NovelToon NovelToon
Benih Titipan Tuan Mafia

Benih Titipan Tuan Mafia

Status: tamat
Genre:Mafia / Romansa / Selingkuh / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:667.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: HaluSi

Semua berawal dari sebuah kecelakaan naas yang merenggut kebahagiaan rumah tangga Naysila.
Setelah insiden tersebut, Nay mengalami kerusakan pada separuh wajah dan sebagian tubuhnya sehingga membuat Mahendra, Suaminya perlahan menjauh.
Ketika Nay berada di puncak keputusasaan. Dia memutuskan bunuh diri sampai takdir membawanya ke tempat asing.
Nay di berikan kehidupan layak namun harus mau menandatangani surat perjanjian kontrak pernikahan oleh seorang ketua Mafia berdarah dingin.

"Berikan anak untukku!! Jangan pernah menggunakan hati sebab pernikahan itu berakhir saat bayi itu lahir." Kai.

Minta dukungannya..
Terimakasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HaluSi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 15

"Ini sekertaris saya, Kanaya. Panggil saja Naya." Ujar Han memperkenalkan. Nay berdiri lalu bersalaman dengan keduanya.

"Kenapa kemarin kamu tidak ada?" Tanya Jessica tersenyum simpul.

"Oh saya sedang ambil cuti karena orang tua saya sakit." Hendra terdiam ketika mendengar suara Nay. Dia masih mengenal baik suara tersebut.

Mana mungkin begitu. Wajah Nay akan sulit di perbaiki.

Tubuh Nay terseret beberapa meter sampai-sampai gesekan dari body motor mengeluarkan percikan api. Entah bagaimana kejadiannya karena paska kecelakaan sebagian tubuh Nay berkerut dan keriput seperti luka bakar.

Wanita ini yang sudah merubah Mas Hendra menjadi orang lain.

Ada rasa sesal terbesit. Pertemuannya dengan Hendra hari ini membuatnya sadar jika lelaki terkasihnya sudah jauh berubah.

"Oh begitu. Emm jadi bagaimana Pak Han. Apa perinciannya sudah di siapkan?" Nay menyodorkan berkas yang di bawa.

Jessica dan Hendra terlihat serius mempelajari berkas seakan ingin mencari-cari kecurangan yang mungkin saja di selipkan. Nay dengan senang hati menjawab pertanyaan demi pertanyaan agar Jessica tidak curiga jika dirinya hanya orang baru.

Otak Nona Nay berkerja sangat baik. Dia cocok menjadi Istri Tuan Kai. Tapi aku tidak habis fikir. Kenapa Tuan Kai melibatkan Nona dalam misi ini?

Han bahkan tidak tahu jika Nay hanya berperan sebagai Istri sementara. Tidak salah jika dia menganggap keterlibatan Nay adalah keganjilan.

"Di mana kamu tinggal Naya?" Tanya Jessica ramah.

"Apartemen Santika."

"Wah. Apartemen mewah itu." Hendra tersenyum simpul. Sejak tadi dia mulai curi pandang pada Nay.

"Hanya menempati saja. Itu milik perusahaan. Em rumah orang tua saya terlalu jauh. Kalau saya pulang pergi akan memakan waktu panjang."

"Di mana itu?"

"Maluku Utara." Jessica tersenyum aneh. Lokasi yang di sebutkan Nay berjarak sangat jauh." Saya tinggal di dekat pegunungan Halmahera." Imbuhnya seakan menyakinkan.

"Astaga itu jauh sekali.

"Itu kenapa saya cukup terbantu dengan fasilitas yang di berikan perusahaan."

"Bukankah ada rumah dinas?"

"Terlalu luas untuk saya tinggali sendiri." Jawab Nay begitu tepat. Jessy mulai percaya jika Naya hanya sekedar berkerja di perusahaan Xu grup bukan di tugaskan untuk memata-matai.

Perbincangan hangat mulai terjalin. Bukan hanya membahas soal perusahaan, tapi Jessica kerapkali melontarkan pertanyaan yang bersifat pribadi pada Nay. Setelah persetujuan di capai, Han dan Nay berpamitan untuk pulang.

"Meski Tuan Kai orang yang kejam, tapi setidaknya dia tidak munafik." Ujar Han setelah keduanya sampai di dalam mobil.

"Aku yakin wanita itu yang sudah merubahnya."

"Menurut saya, setia tetap saja setia. Jika sampai dia mendua, semua alasan yang di lontarkan semata-mata ingin menutupi kebohongan nya." Tiba-tiba Nay kembali membuka pintu mobil ketika melihat Hendra keluar dari perusahaan.

"Aku akan mendekatinya atas nama orang lain. Katakan itu pada Tuan Kai."

Sudah bisa di tebak jika Nay tidak sanggup menahan gejolak yang ada pada hatinya. Dia tidak sabar mendekati Hendra dengan kecantikan yang di milikinya sekarang.

Sementara Han, lebih memilih menghubungi Alan sebab dia menganggap Nay merupakan Nyonya Kai yang wajib di hormati setiap permintaannya. Hal itu membuatnya tidak sanggup mencegah dan memutuskan untuk meninggalkan lokasi karena masih sangat banyak perkerjaan yang harus di urus.

"Permisi Pak Hendra." Sapa Nay ramah. Mimik wajahnya terlihat berseri-seri penuh harap.

"Oh astaga Naya. Ada apa?" Hendra tersenyum simpul, tentu saja dia merasa senang atas sapaan Nay.

"Saya ingin menanyakan beberapa hal tentang proyek baru. Em bisakah kita makan siang bersama?" Tanpa sedikitpun kewarasan, Nay melontarkan permintaan tersebut. Padahal dia seharusnya tahu jika apa yang di lakukan adalah pelanggaran.

"Bukankah tadi sudah di bahas."

"Ada beberapa hal yang perlu di tambahkan." Jawab Nay beralasan.

"Mungkin besok saja. Em aku sudah punya janji dengan seseorang." Hati Nay langsung di terpa kekecewaan berat walaupun berusaha di tutupi." Maaf Naya. Aku sudah terlambat." Imbuhnya berjalan menuju mobil mewahnya.

Nay menatapnya dari tempatnya berdiri, dengan jelas dia melihat seorang wanita masuk secara diam-diam ke mobil Hendra.

Kecemburuan mulai menyelimuti otak Nay. Dia memesan taksi dan membututi kemana Hendra pergi tanpa tahu akibat perbuatannya akan membuat penyamaran terbongkar.

"Ikuti mobil itu Pak." Pinta Nay pada supir taksi. Dia menatap fokus ke depan memperhatikan kemana mobil Hendra melaju.

Tertera pada layar, panggilan yang berasal dari Kai namun Nay malah mematikan.

Dari jauh terlihat Hendra masuk ke sebuah restoran. Nay turun di bahu jalan dan terus mengikutinya. Dia duduk di salah satu tempat dengan jarak aman.

Hati Nay kembali merasa kecewa saat melihat kenyataan Hendra bersama seorang wanita. Keduanya memang terlihat canggung tapi apa yang mereka bicarakan terdengar jelas di telinga Nay.

"Istriku yang menyuruh aku mencari pacar." Jawab Hendra gamblang. Kejadian semalam membuatnya ingin membalas Jessica dengan cara yang sama.

Istri? Apa Jessica adalah Istri Mas Hendra.

Nay masih pada posisinya sambil terus mendengarkan obrolan yang kian memuakkan. Dia tidak menyangka jika keluguan Hendra terbabat habis sampai-sampai lelaki yang dulu sangat di cintainya begitu lihai merayu.

"Tapi tetap saja takut. Nanti aku di sebut pelakor." Ujar si wanita mengungkapkan kekhawatirannya.

"Itu tidak akan terjadi. Aku jamin." Sebenarnya aku tertarik dengan Naya. Tapi aku terlanjur memiliki janji. Ah besok saja aku terima ajakan Naya. Sepertinya dia tertarik padaku.

Ketika Nay akan beranjak, sebuah momen membuatnya mengurungkan niat. Dia melihat Caca berjalan menghampiri meja Hendra dengan raut wajah geram.

"Kebetulan." Sapa Caca langsung saja duduk tanpa di persilahkan.

"Tidak sopan sekali. Kenapa kamu menganggu?" Protes Hendra merasa terganggu.

"Siapa dia Mas." Tanya si wanita menunjuk ke arah Caca.

"Aku tidak ada hubungannya dengan lelaki ini. Aku hanya tidak habis fikir. Kenapa kamu belum juga melanjutkan pencarian Nay dan malah sibuk dengan urusan mu sendiri."

Caca terpukul akibat kehilangan Nay. Dia merasa payah karena tidak dapat menjadi pelipur lara bagi Nay sampai-sampai orang yang di anggapnya penting menghilang tanpa jejak.

"Sudah ku katakan jika dia bukan urusan ku lagi. Kami sudah bercerai."

"Jangan egois kamu Mas. Aku tahu alasan mu tidak perduli padanya. Karena wajahnya berubah buruk sehingga cintamu menghilang begitu saja. Tega kamu Mas. Aku sudah meminta tolong untuk mencari di mana Nay sekarang. Hanya mencari! Setelah dia di temukan, biarkan dia bersama ku."

Caca mengucapkannya dengan mata berkaca-kaca. Dia tidak mengira jika kehidupan manis nan sederhana yang sempat membuatnya iri, bisa terhempas dengan mudah.

"Jika dia di temukan, pasti dia akan memaksaku untuk kembali!!" Nay yang mendengar itu sontak tersayat perasaannya. Hatinya baru terbuka akan kenyataan cinta Hendra yang tidak sebesar perkiraan.

Ini hanya wajah imitasi. Bagaimana jika suatu saat wajah ini menghilang? Mungkin Mas Hendra akan kembali meninggalkan ku..

"Tidak akan ku biarkan itu terjadi!!" Caca berdiri sambil mendengus kesal." Aku akan membuka mata Nay untuk melupakan mu! Jika aku punya dana cukup, tidak mungkin aku meminta bantuan dengan mengemis seperti ini!!" Setelah melontarkan kalimat tersebut, Caca berjalan keluar restoran di ikuti oleh Nay. Sengaja dia keluar dari perkerjaannya hanya untuk mencari Nay dengan caranya sendiri tanpa bantuan pihak berwajib." Benar-benar tidak punya hati lelaki itu!! Semudah itu melupakan seseorang dan tidak bertanggung jawab!!" Gerutu Caca seraya berjalan.

"Ca." Sontak saja langkah Caca terhenti. Perlahan dia menoleh ke arah Nay yang sudah berdiri di belakangnya.

"Si siapa?" Tanyanya terbata. Jelas-jelas dia mendengar suara Nay tapi sosok yang di lihat jauh berbeda.

"Bisa kita bicara empat mata."

"Aku tidak mengenal mu."

"Tapi kamu mengenal suara ku." Manik Caca membulat. Hatinya langsung merasa yakin jika sosok yang tersenyum ke arahnya adalah Naysila, sahabatnya.

🌹🌹🌹

1
Ayiek Sundoro
emang ada kah di dunia nyata cowok sepolos Kay ini 😄😄🌹🌹
Tarmi Widodo
dasar bodoh si nay udah di cerai masi ngaku suami,emosi aq
Tarmi Widodo
Sisil itu kay,.🤔
Tarmi Widodo
dasar laki² pecundang
Tarmi Widodo
nyimak
Yunerty Blessa
𝑀𝑎𝑘𝑎𝑠𝑖ℎ 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑘𝑎𝑘 𝑡ℎ𝑜𝑟..𝑠𝑢𝑛𝑔𝑔𝑢ℎ 𝑖𝑛𝑑𝑎ℎ 𝑘𝑎𝑟𝑦𝑎 𝑘𝑎𝑘 𝑡ℎ𝑜𝑟.....𝑡𝑒𝑟𝑢𝑠𝑘𝑎𝑛 𝑢𝑠𝑎ℎ𝑎 𝑘𝑎𝑘 𝑡ℎ𝑜𝑟 𝑑𝑎𝑙𝑎𝑚 𝑏𝑒𝑟𝑘𝑎𝑟𝑦𝑎 𝑑𝑎𝑛 𝑠𝑒ℎ𝑎𝑡 𝑠𝑒𝑙𝑎𝑙𝑢....
Yunerty Blessa: 𝘀𝗮𝗺𝗮..𝘀𝗲𝗺𝗮𝗻𝗴𝗮𝘁 𝘀𝗲𝗹𝗮𝗹𝘂..
total 2 replies
Yunerty Blessa
𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟𝑛𝑦𝑎 𝑡𝑎𝑚𝑎𝑡 𝑗𝑢𝑔𝑎.....𝑚𝑎𝑘𝑎𝑠𝑖ℎ 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑘𝑎𝑘 𝑡ℎ𝑜𝑡 😘😘
Yunerty Blessa
𝑚𝑜𝑔𝑎 𝑙𝑎ℎ𝑖𝑟 𝑔𝑎𝑛 𝑠𝑒𝑙𝑎𝑚𝑎𝑡..
Yunerty Blessa
𝑠𝑒𝑟𝑎𝑚
Yunerty Blessa
𝑝𝑒𝑛𝑎𝑠𝑎𝑟𝑎𝑛 𝑛𝑖ℎ..𝑚𝑎𝑘𝑖𝑛 𝑗𝑒𝑑𝑢𝑔 𝑝𝑢𝑙𝑎..
Yunerty Blessa
𝐴𝑙𝑒𝑥 𝑏𝑒𝑛𝑎𝑟² 𝑛𝑒𝑘𝑎𝑑....𝑠𝑖𝑎𝑝² 𝑎𝑏𝑖𝑠 𝑛𝑦𝑎 𝑚𝑢
Yunerty Blessa
ℎ𝑎𝑡𝑖² 𝐾𝐴𝑖 𝑑𝑎𝑛 𝑁𝑎𝑦... 𝐴𝑙𝑒𝑥 𝑚𝑒𝑛𝑔𝑔𝑖𝑙𝑎
Yunerty Blessa
𝐴𝑙𝑒𝑥 𝑘𝑢𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑠𝑖𝑢𝑚𝑎𝑛...𝑘𝑎𝑠𝑖𝑎𝑛 𝑡𝑎𝑝𝑖 𝑡𝑢 𝑙𝑎ℎ 𝑗𝑎ℎ𝑎𝑡
Yunerty Blessa
𝑡𝑎𝑛𝑡𝑒 𝑏𝑢𝑎𝑡 𝐴𝑙𝑎𝑛🤣🤣
Yunerty Blessa
𝑏𝑒𝑟𝑠𝑖𝑎𝑝𝑙𝑎ℎ 𝐴𝑙𝑒𝑥 😏😏 𝑛𝑦𝑎𝑤𝑎 𝑚𝑢 𝑑𝑖 𝑢𝑗𝑢𝑛𝑔 𝑡𝑎𝑛𝑑𝑢𝑘..
Yunerty Blessa
𝑠𝑦𝑎𝑏𝑎𝑠 𝑁𝑎𝑦,,,,𝑐𝑒𝑔𝑎ℎ 𝑎𝑛𝑎𝑘 𝑏𝑢 𝑅𝑎𝑛𝑖𝑎 𝑠𝑒𝑏𝑒𝑙𝑢𝑚 𝑚𝑎𝑠𝑢𝑘 𝑘𝑒 𝑑𝑎𝑙𝑎𝑚 𝑝𝑒𝑟𝑢𝑠𝑎ℎ𝑎𝑎𝑛 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑗𝑎𝑑𝑖 𝑝𝑒𝑚𝑏𝑎𝑛𝑡𝑢..
Yunerty Blessa
𝑁𝑎𝑦 𝑏𝑒𝑟𝑢𝑛𝑡𝑢𝑛𝑔 𝑚𝑒𝑚𝑖𝑙𝑖𝑘𝑖 𝐾𝑎𝑖 𝑘𝑎𝑟𝑛𝑎 𝑝𝑒𝑡ℎ𝑎𝑡𝑖𝑎𝑛.....
Yunerty Blessa
𝑚𝑜𝑔𝑎 𝑐𝑒𝑝𝑎𝑡 𝑡𝑒𝑟𝑒𝑛𝑑𝑢𝑠 𝑘𝑒𝑏𝑢𝑠𝑢𝑘𝑎𝑛 𝐴𝑙𝑒𝑥
Yunerty Blessa
𝑁𝑎𝑦 𝑡𝑒𝑟𝑙𝑎𝑙𝑢 𝑝𝑒𝑟𝑐𝑎𝑦𝑎.....𝑎𝑝𝑎 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑘𝑎𝑡𝑎𝑘𝑎𝑛 𝐾𝑎𝑖 𝑚𝑒𝑚𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑒𝑛𝑎𝑟.....ℎ𝑎𝑡𝑖²
Yunerty Blessa
ℎ𝑎𝑡𝑖² 𝐴𝑙𝑒𝑥 𝑛𝑎𝑠𝑖𝑏 𝑚𝑢 𝑏𝑎𝑘𝑎𝑙𝑎𝑛 𝑠𝑒𝑝𝑒𝑟𝑡𝑖 𝐸𝑙𝑎𝑛𝑔.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!