NovelToon NovelToon
Cinta Itu Nyata

Cinta Itu Nyata

Status: tamat
Genre:Romansa / Cinta Seiring Waktu / Nikah Kontrak / Selingkuh / Tamat
Popularitas:75.6k
Nilai: 5
Nama Author: novi niajohan

Putera Mahesa, pria berusia 36 tahun ini tidak pernah percaya dengan apa yang namanya cinta.

Seperti orang yang sedang terkena alergi, jika ada orang yang mengucap atau membahas kata-kata cinta, pria itu seperti terserang gatal-gatal atau bersin-bersin saat itu juga.

Suatu hari, sang ayah memikirkan masa depan anaknya yang sudah hampir menginjak kepala 4, serta memikirkan nasib perusahaannya agar terus memiliki penerus.

Akan tetapi sang ayah tiba-tiba jatuh sakit ketika Putera menolak mentah-mentah permintaannya untuk menikah.

"Aku tidak ingin menikah dan aku juga tidak percaya dengan cinta!" sentak Putera, ketika sang ayah meminta dirinya untuk segera menikah.

Mengapa Putera menolak untuk menikah dan apa alasan pria itu membenci kata-kata cinta?

Apakah Putera akan menemukan pasangan hidup dan siapakah wanita yang berhasil membuat pria itu menyadari jika cinta itu nyata?

Nantikan terus disetiap episodenya dalam Novel berkisah "CINTA ITU NYATA"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novi niajohan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16. Mengobati.

Opa Mahes beserta Martin dan juga Putera, menyempatkan diri mengantar Lovely untuk kembali ke toko bunganya terlebih dahulu, sebelum mereka pulang ke rumah masing-masing.

Bukan hanya untuk mengantar Lovely saja, Putera juga ingin mengambil mobilnya yang masih terparkir di seberang toko bunga.

Selama perjalanan mengantar Lovely, Opa Mahesa bertanya karena rasa penasaran, tentang awal mula terjadinya kejadian. Serta mengenai siapa orang-orang yang telah berlaku jahat kepadanya.

"Ly, beritahu Opa. Siapa sebenarnya orang-orang itu, mengapa mereka ingin membawamu pergi?" tanyanya.

"Dia Papaku dan gerombolan pria yang ditangkap tadi adalah para anak buah lintah darat yang bernama Leo," balas Lovely.

"Papamu?" ucap Opa Mahes bingung.

"Iya benar, orang yang tega berlaku seperti itu adalah Papaku," balas Lovely.

"Tapi kenapa dia tega melakukan itu kepadamu sayang dan apa hubungan antara Papamu dengan anak buahnya lintah darat?" tanya Opa Mahes lagi.

Lovely terdiam, sedikit tidak enak hati juga jika harus menceritakan masalah kehidupan pribadinya kepada semua orang yang berada di dalam mobil.

Terutama kepada si Putera itu, karena dia takut jika Putera akan beranggapan kalau dirinya sedang mengarang cerita menyedihkan saja, hanya untuk menarik perhatian maupun simpatik dari Opa Mahes.

"Ceritakan saja, siapa tahu Opa bisa membantumu," ucap Opa Mahes.

Lovely menggeleng. "Tidak Opa, hanya masalah pribadi saja. Aku tidak ingin merepotkan kalian," balasnya.

"Tidak apa ceritalah," serobot Putera yang ternyata diam-diam merasa penasaran juga dengan kisah dirinya.

Lovely menatap semua pria di dalam mobil yang sedang menunggu dirinya menjawab pertanyaan Opa Mahes, sama seperti anak kecil yang sedang menunggu seorang ibu membacakan sebuah dongeng untuk anak-anaknya.

Begitulah dengan mereka semua, menunggu Lovely untuk menceritakan kisah hidupnya.

Wanita cantik itu menghela nafas panjang, kemudian menceritakan tentang kondisi keluarga dan juga kejahatan yang pernah dilakukan oleh Pak Marsan selama ini kepada keluarganya.

Mengenai KDRT kepada sang ibu sebelum bercerai, hutang-hutang judi dan juga foya-foya ayahnya kepada banyak lintah darat yang tersebar dimana-mana.

Opa Mahes beserta yang lainnya begitu terkejut, ketika mengetahui hal tersebut, bahwa semua hutang-hutang Pak Marsan malah di limpahkan kepada Lovely dan juga ibunya agar membayarkannya kepada sang lintah darat.

Dan yang membuat mereka bertambah geram dan tidak habis pikir adalah, mengapa ada seorang ayah yang tega menukar putrinya hanya demi membayar lunas semua hutang-hutang kepada renternir dan juga untuk bersenang-senang.

"Sungguh biadabb! Orang seperti itu tidak pantas dipanggil dengan sebutan ayah," geram Opa Mahes.

"Benar, dia bahkan tega menukar anaknya hanya demi kesenangan duniawi. Tuan Besar Mahesa ... Setelah apa yang terjadi hari ini, saya rasa mereka tidak akan membiarkan Lovely hidup dengan tenang dan mereka pasti akan melakukan hal yang sama lagi suatu hari nanti," ucap Martin ikut gemas mendengar hal tersebut.

Opa Mahesa mengangguk. "Kau benar Martin, apalagi cucuku juga ikut terlibat dalam menggagalkan rencana mereka. Opa merasa kalau Putera akan menjadi incaran para penjahat itu juga," balasnya.

"Aku tidak takut pada apapun dan tidak takut pada siapapun, selama yang ku lakukan itu adalah benar," tutur Putera menyela pembicaraan.

Lovely menatap Putera lewat kaca dalam spion mobil, sungguh tidak di sangka jika pria menyebalkan itu telah sudi menolongnya dari tangan orang jahat.

"Pak Putera, terima kasih karena telah menolongku dan aku minta maaf, karena diriku kau juga jadi terlibat dalam masalah," ucap Lovely.

"Tidak apa, aku hanya tidak suka melihat orang-orang berlaku kasar seenaknya," balas Putera.

Opa Mahes dan Martin saling memandang, ini kali pertamanya mereka menyaksikan dalam sejarah hidup. Jika pria kaku seperti Putera mau banyak berinteraksi dan peduli dengan seorang wanita asing.

...----------------...

Toko Bunga.

Sesampainya di toko, Lovely segera mencari dan memeluk Ibu Diana setelah dirinya kembali dari kantor kepolisian.

Keduanya melepas tangis haru dan saling mengucap syukur, karena telah terbebas dari jeratan Pak Marsan serta kejadian menakutkan yang baru saja menimpah mereka, karena bantuan dari seseorang.

Ibu Diana segera menghampiri pria yang telah berani melawan penjahat demi menyelamatkan putrinya.

"Terima kasih, Nak. Jika bukan karena bantuan dan juga keberanianmu itu, putriku ini pasti sudah dibawa oleh mereka." isak tangis Ibu Diana berterima kasih kepada Putera.

"Sama-sama Bibi, jangan sungkan. Putrimu sudah kembali, aku juga harus segera pulang dan besok pagi aku akan kembali lagi ke sini untuk bekerja bakti," balas Putera sambil mengedarkan pandangannya ke sekeliling.

Begitu banyak sekali fasilitas umum yang telah dirusak olehnya karena perkelahian tadi dan ia langsung mengingat akan hukuman pelayanan masyarakatnya yang akan dimulai esok pagi.

"Jangan khawatir, besok aku akan membantumu kerja bakti disini," ucap Lovely memberi tawaran.

Sontak saja Ibu Diana merasa terkejut, tidak biasanya Lovely mau berinteraksi dengan seorang pria asing.

"Iya benar, Bibi juga akan membantumu besok," sela Ibu Diana.

Putera tersenyum dan hendak kembali mengambil mobilnya, namun belum sempat dia pergi Lovely sudah menahannya untuk pergi.

"Kenapa kau menghalangiku, minggirlah!" titah Putera.

"Maaf Pak, tunggulah sebentar disini. Aku hanya ingin mengobati luka lebam di wajahmu itu saja," balas Lovely.

Putera meraba wajah tampannya dan merasa ada sedikit ngilu di bagian bibir dan sekitar dahi "Tidak perlu aku bisa mengobati sendiri," tolaknya.

"Jangan menolak, Bapak sudah menolongku. Anggap saja ini rasa terima kasihku padamu," balas Lovely.

"Yang dikatakan oleh Lovely benar, Bibi juga tidak bisa membiarkan kamu pulang dalam kondisi luka seperti itu. Sekarang biarkanlah Bibi dan anak Bibi mengobati lukamu," ucap Ibu Diana membenarkan perkataan putrinya.

Kemudian mengajak Putera untuk duduk di kursi depan toko bunganya, lalu mulai mengobati luka Putera.

Lovely mengambil kapas yang telah dibasahi dengan cairan antiseptik, dengan hati-hati ia mengusap ujung bibir Putera yang lebam serta luka lainnya dan selama itu pula Putera memandangi wajah Lovely dengan lekat dari jarak dekat.

Ada perasaan aneh pada dirinya, entah mengapa dia berdebar tidak karuan saat disentuh oleh seorang wanita. Makhluk yang paling dia benci di muka bumi ini.

Nalurinya selalu saja tidak ingin berhenti memandang dan menatap keindahan yang tersuguh di depan mata. Seperti ada daya pikat yang cukup kuat dan tidak bisa dia tarik begitu saja dengan mudah.

Ada lagi satu kebingungan yang tidak dapat ia mengerti, mengapa tubuhnya itu tidak bereaksi negatif saat mendapat perlakuan manis dari seorang wanita seperti ini.

Tidak sama dengan sebelum-sebelumnya, dia pasti akan merasa gatal dan bersin-bersin jika ada seorang wanita yang mencoba memberinya perhatian.

Putera segera mengedarkan pandangannya ke sembarang arah, saat tatapan matanya itu tidak sengaja beradu dengan tatapan lawan jenis dihadapannya.

"Sudah selesai," ucap Lovely sambil merapihkan kotak P3K miliknya.

"Terima kasih," balas Putera sembari meraba dahinya yang telah tertutup plester luka.

.

.

Bersambung.

1
Alif
klo msh ragu y tinggal nyewa detektif untuk cr tau dong, orang kaya dn pinter satu ini dikit lambat mikir, ini kerjaan othor psti biar kt emosi
Surya Hermawan
Luar biasa
neng ade
tamat nya nanti aja thor .. ingin lihat keseruan disaat mama Diana hamil dan sampai melahirkan .. membuat opa Mahesa semakin bahagia
Noviyanti: hihi, pengennya begitu. cuma karna karya ini sepi jadinya buat yg baru. terima kasih ya sudah baca karya ini sampai tamat 🙏🙏🙏
total 1 replies
neng ade
semoga Putra mau memaafkan mama nya
neng ade
setelah. Feby berhasil menyadarkan Alex semoga Lovely pun akan berhasil juga menyadarkan Putra.. hingga dendam di hati mereka masing2 hilang dan mereka akan akur serta rukun dan damai
neng ade
Feby km harus bisa membuat Alex cinta mati dan bertekuk lutut pada mu agar dia tak mengganggu Lovely
neng ade
semoga benar apa yg di ucapkan nyonya Rosa bahwa dia akan melindungi cucu dan menantu nya dari ambisi seseorang yaitu Alex
neng ade
selamat datang baby Marcell Putra Mahesa...
neng ade
jahat banget tuh si Alex .. semoga aja karma nya cepat datang
neng ade
sukses bobol gawang .. semoga cepat hadir buah cinta mereka ..
😍😍
neng ade
semoga Lovely dan Putra bisa saling menerima dan saling mencintai
neng ade
ternyata Putra blm tau. klo Alex ada dlm masalah ini..
neng ade
mereka ga tau klo si Alex itu yg membebaskan Leo karena dia bos nya dan punya rencana merebut Lovely
neng ade
sekarang ada konflik baru jadi bikin semangat baca nya .. karena ada intrik dlm keluarga yg ternyata Alex adik tiri nya Putra yg punya dendam.. jadi seru nih
neng ade
Putra alergi dngn kata cinta ..
Lovely alergi dngn kata sayang ..
😂😂
neng ade
bodo amatlah terserah penulis aja
😁
neng ade
dua dua nya sama2 egois dan keras kepala .. semoga aja masih ada yg bisa menyatukan mereka .. bu Diana harus turun tangan menasehati putri nya
neng ade
jika di minta baik2 tapi tak di kasih ya si paksa aja lah !
neng ade
ah .. jadi. rumit .. !
neng ade
lucu juga ya Putra dan Lily. awal nya kaya tom & jerry lama2 kedua nya pasti pada bucin 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!