NovelToon NovelToon
Contrac wedding 30 day's with CEO

Contrac wedding 30 day's with CEO

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:187.9k
Nilai: 5
Nama Author: Morata

Emin Erdana gadis cantik nan rupawan, usia 18 tahun terpaksa harus menikah dengan Tuan muda Abelano putra tunggal Tuan Basten dan Nyonya Agatha. Untuk menyelamatkan reputasi Keluarga Besar Basten. Setelah pernikahan Putranya Abelano gagal karna sang kekasih lebih memilih pria lain.

Akankah Emin Erdana menerima pernikahannya dengan Abelano?
"Apakah Abelano dapat menerima pernikahan itu? simak ceritanya di "Contrac wedding 30 day's with CEO "


by Morata
FB Nolan s
Ig Sihalohoherlita

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Morata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 16. MULAI PROTES

Pertanyaan Nyonya Agatha kepada Abelano mengenai nafkah lahir dan batin yang diberikan oleh Abelano kepada istri yang baru ia nikahi beberapa minggu yang lalu.

"Jangan pernah melakukan kesalahan Jika kamu tidak ingin menyesal nantinya. Nyonya Agatha mengingatkan putranya untuk memperlakukan Emin dengan baik.

Nyonya Agatha meminta kepada Abelano agar dirinya tidak mengizinkan Emin bekerja di perusahaan yang lokasi kantornya berada di dekat komplek perumahan tempat mereka tinggal saat ini.

Setelah selesai berbicara dengan Nyonya Agatha, Abelano memilih untuk kembali ke kamar. ketika ia sudah tiba di sana ia tidak menemukan sosok Emin berada di kamar yang selama ini ia tempati.

"Dimana dia?

"Mengapa dia selalu mencari masalah di rumah ini? gumam Abelano dalam hati sambil menelisik seisi ruangan. Tetapi ia tidak melihat sosok yang ia cari. Emin memilih untuk duduk di balkon meratapi nasibnya yang ia alami selama ini.

Ia bingung harus bercerita kepada siapa. Jika ia memberitahu tentang pernikahan bohongan ini kepada kedua orang tuanya. tidak menutup kemungkinan kedua orang tuanya akan marah besar kepada Emin.

Suara deringan ponsel milik Emin terdengar jelas di telinganya. Ia melihat nomor Ponsel Daren yang menghubunginya. "Ada apa Darren menghubungiku? gumamnya dalam hati sambil langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya, agar sambungan telepon selulernya tersambung kepada Daren.

Asik ngobrol bersama Darren di dalam sambungan telepon seluler, membuat Emin tidak menyadari kalau suaminya sudah berada di belakangnya mendengar apa yang mereka bicarakan.

Terlihat begitu happy ketika berbicara dengan Daren di dalam sambungan telepon seluler, membuat emosi Abelano semakin memuncak.Abelano langsung meraih ponsel dari tangan Emin. Membuat Emin menggelengkan kepalanya. Ia khawatir Abelano akan berbicara yang tidak-tidak kepada Daren.

Daren Yang penasaran Mengapa tiba-tiba Emin memutuskan sambungan telepon selulernya, ia kembali mengirim pesan Whatsapp kepada nomor WhatsApp Emin. "Suami datang bukannya berada di kamar melainkan kamu asik ngobrol dengan lelaki lain!" wanita macam apa seperti itu?" teriak Abelano.

Maaf Tuan sebelumnya dikontrak pernikahan kita, kalau aku bebas menjalin hubungan dengan lelaki lain sama seperti anda juga. Mengapa Anda memarahiku setiap kali aku berbicara kepada sahabatku? bukankah itu merupakan privasiku?Emin mulai protes akan tindakan yang dilakukan oleh Abelano kepadanya.

Abelano langsung terdiam. Ia pun bingung Mengapa dirinya sampai saat ini merasa tidak terima kalau Emin dekat dengan pria lain.

Dua puluh sembilan hari kontrak pernikahan Itu sudah berlalu. Malam itu Emin sudah membereskan barang-barangnya memasukkannya ke dalam tas miliknya. Karena setelah itu Emin harus meninggalkan rumah utama keluarga Basten.

Ketika Abelano sudah pulang dari kantor, ia terhenyak melihat barang-barang yang sudah terkumpul di satu tempat dengan rapi. Ia juga melihat tas yang berisikan baju-baju milik Emin. Tetapi Emin tidak ada di kamar. Abelano berniat untuk mencari Emin yang dicari, malah asik ngobrol dan bercanda gurau dengan Bi Astuti.

Abelano memilih untuk menunggu di kamar. sebelumnya Emin tidak mengetahui kalau suaminya sudah pulang. Karena setiap Abelano pulang dari kantor, tidak ada tegur sapa sama sekali. Kini Emin sudah berpamitan kepada Bi Astuti, membuat bi Astuti merasa sedih dan menangis sesungguhkan.

"Bi, aku pasti merindukanmu. mudah-mudahan di tempatku yang baru aku betah bekerja ya Bi." ucap Emin sambil meneteskan air matanya. ia tidak sanggup harus berpisah dengan Bu Astuti, yang selama ini menemani hari-harinya selama berada di rumah utama keluarga Basten menggantikan sang ibu.

Malam hari telah tiba, setelah menyantap menu makanan yang dihidangkan di atas meja, Emin berniat untuk berpamitan kepada Nyonya Agatha dan Tuan Basten. tetapi ia tidak sanggup untuk mengeluarkan suaranya membuat Emin mengurungkan niatnya untuk berpamitan kepada Nyonya Agatha dan Tuan basten.

Drama makan malam telah usai, kini masing-masing anggota keluarga mengambil aktivitas mereka masing-masing ada yang Langsung tertidur dan ada juga yang melakukan aktivitasnya seperti biasa.

Emin berlalu ke kamar. Sakit rasanya di usia 18 tahun Emin harus menyandang gelar janda. Sakit benar-benar sakit dirasakan Emin saat ini. Pernikahan bohongan yang dilangsungkan satu bulan yang lalu membuat Emin tidak sanggup berbicara apa-apa. Dalam jangka satu bulan ia sudah menjadi seorang janda.

Emin duduk di kursi rias sementara Abelano memilih untuk duduk di sofa. "Kamu mau ke mana? Mengapa barang-barang kamu, kamu kumpulkan semua?" tanya Abelano yang belum menyadari kalau hari itu usia pernikahan mereka tepat 30 hari. Itu artinya kontrak pernikahan itu akan berakhir.

Emin tidak menjawab. lalu memberikan kontrak pernikahan itu kembali kepada Abelano. lalu ia membentangkan ambal di lantai untuk sekedar membaringkan tubuhnya yang sudah terasa ngantuk.

Emin membaringkan tubuhnya di atas lantai beralaskan ambal. Sementara Abelano masih tetap diam memperhatikan Apa yang dilakukan gadis kecil itu. Entah karena merasa ngantuk Emin Langsung tertidur pulas tanpa mempedulikan mimik wajah suaminya yang sebentar lagi hubungan di antara mereka sudah tidak ada lagi.

****

Pagi harinya Emin terbangun dari tidurnya. seperti biasanya sebelum dirinya melakukan aktivitas lainnya, ia selalu sholat terlebih dahulu. Emin tidak ingin melewatkan kewajibannya sebagai seorang muslim.

Setelah selesai sholat subuh. Kini Emin berniat bergegas pergi dari rumah utama keluarga Basten. Pelan-pelan Emin mengangkat barang dan seluruh pakaiannya. sementara Abelano masih tertidur pulas di atas ranjang yang berukuran King size itu.

Perlahan demi perlahan Emin keluar dari rumah utama keluarga Basten, tentunya setelah meminta izin kepada Bi Astuti dan menitipkan sebuah surat kepada Nyonya Agatha. Di dalam amplop itu tertera surat perjanjian kontrak pernikahan antara Abelano dan juga Emin.

"loh neng Emin mau kemana?" tanya petugas keamanan yang bekerja di rumah utama keluarga Banten. "Tidak kemana-mana mang hanya saja seluruh pakaianku yang ada di sini ingin aku donasikan saja." sahutnya berbohong.

Bersambung......

hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏

JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓💓

JANGAN LUPA FOLLOW OUTHOR MORATA KARNA AKAN ADA GIVEAWAY DI SANA AKHIR BULAN

1
Nini Tuti
Luar biasa
Inayatul Khoiriyah
makin kesini makin menarik ceritanya
Inayatul Khoiriyah
lanjut thor.ceritanya menarik nih
Qaisaa Nazarudin
Untuk kemasukan aja ya Thor,, Harusnya omongan Paris dan dan Emin itu harus di pisahkan setiapa omongan mereka, jgn di sambung2, Riders jadi gak paham omongan nya siapa,, Aku coba utk paham dr td itu kata2 dr siapa,karena kalimat dan ayatnya kamu sambungkan di antara keduanya..
Qaisaa Nazarudin
Diihh Emin ternyata iman mu senipis kulit bawang,di cumbu dikit aja udah luluh aja..
Qaisaa Nazarudin
👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Cih SAYANG.. mau muntah aku mendengarnya🤮🤮🤮🤮
Qaisaa Nazarudin
Aaaaahhh ku tarik kata2 ku tdi yg tlah mengatakan waktu yg tdk tepat hp Emin berbunyi,, Ternyata emang waktu yg paling tepat hp nya berbunyi,karena yg nelponnya adalah pak Faris 👏🏻👏🏻👏🏻😅😅
Qaisaa Nazarudin
OMG waktu yg tidak tepat dia berbunyi..🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Cih,, Egois banget,, Ingat Emin bagi mu janya wanita SAMPAH dan wanita MURAHAN,, bukan kah cap itu yg sudah kamu berilannkepd Emin??!!Dasar,Rasain kamu sekarang,Aku gal rela kalo Emin sampai menerima Abelano lagi thor..
Qaisaa Nazarudin
Jangannpernah menyalahkan org lain atas kesalahan kamu sendiri..
Qaisaa Nazarudin
ISTRI??!! gak sadar kamu kontrak pernikahan mu sudah tamat,gak malu kamu..
Qaisaa Nazarudin
OMG semoga Abelano gak liat Emin🤲🏻🤲🏻
Qaisaa Nazarudin
Kannwaktunitu Emin pernah minta ijin utk kerja di perusahaan,kenapa gak langsung di cari di sana aja..
Qaisaa Nazarudin
Pantas menjadi menantu kalian TAPI tidak pantas menjadi istri seorg Slbeno yg sombong itu,Albeno gak pantas buat Emin,
Qaisaa Nazarudin
Nah sekarang kamu tau siapa yg murahan Albeno?? istri mu kah atau mantan kamu??
Qaisaa Nazarudin
Yezzz Akhirnya Emin bisa keluar dr rumah itu,Semoga pria angkuh dan tua itu bajagia dan senang karena pernikahan kontrak pilihannya sudah terlaksana..Jangan menyesal iya,,
Dan semoga Emin selalu sukses di luar sana,Jgn mau di pujuk pulang oleh pria tua itu lagi iya Emin..👍🏻
Qaisaa Nazarudin
👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻👍🏻 Bagus Emin,Aku suka gaya mu, kamu harus tegas dan sadarkan pria sombong itu kembali akan kesadarannya yg terlalu pongah,memandang org lain hina,tampa di sadari dia itu yg lebih hina,karena gak pernah bersyukur dgn apa yg dia miliki,harusnya irang kaya itu merendah diri jgn sombong,karena harta hanya lah titipan.. ckck..
Qaisaa Nazarudin
Astaga udah 38 aja umurnya,Tua banget, tapi keluakuannya kayak abege,hak sadar diri,kelakuannya gak sama dgn umurnya,yg selalu maki2 org seenak jidatnya..🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Cih yg ada ntar di hoda dan di rayu dikit,kamu yg luluh,dan hilang semua dendam mu..🙄🙄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!