NovelToon NovelToon
TERLALU LELAH

TERLALU LELAH

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Menantu Pria/matrilokal / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Aira azahra

Ayunda menerima kekurangan suaminya hanya bekerja bengkel saja. Walaupun kehidupan mereka pas-pasan.

Ayunda sangat sabar menghadapi sikap suaminya selalu menurut kepada ibu dan kakak iparnya juga.

Sanggupkah Ayunda bertahan menghadapi sikap keluarga suaminya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aira azahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Niat Rujuk

"ah, it-itu menunggu Regan,". Ucap Ayunda,terbata-bata.

"Kau ingin pulang,aku bisa mengantarkan mu,". Tawar Zense. dengan wajah datarnya.

Entah angin dari mana seorang Zense Alvaro, ia menawarkan jika mau mengantar seorang wanita pulang bersamanya.

"Tidak, terimakasih,". Tolak Ayunda.

"Zense,". Kata Regan,yang baru datang yang masih ngos-ngosan.

"Hmmm,". Zense,hanya berdehem. Lalu beranjak pergi meninggalkan Ayunda,dan Regan

"Dari mana saja kau,aku ditinggal sendirian,". Ketus Ayunda.

"Maaf, tadi di tarik Vivian. Ayo kita pulang, kenapa Zense,sampai ke sini,". Tanya Regan, nampak heran.

"Mana aku tau,dia tiba-tiba datang dan menawarkan untuk mengantar aku pulang,". Jelas Ayunda.

"Mengantarkan kamu pulang. Aneh, apa ada rasa dengan mu yu. Biasa pandangan pertama,". Regan, menyipitkan matanya dia menaruh rasa curiga. "apa kamu sudah melakukan jampi-jampi kepadanya,".

"Ck, ngaur. Ngapain tadi sama Vivian," Tanya Ayunda.

"Besok,dia menyuruhku datang ke restoran untuk makan siang bersama, keluarga ku dan keluarganya,".

"Oh, jangan-jangan sebentar lagu bakalan cepat nikah ini,".

"Serah lah,aku ikut saja. Lagian Vivian,tipe ku juga,". Kekehnya

"Eleh,bakalan aku jampi-jampi tu Vivian,".

"itss, jangan.lebih baik kamu jampi-jampi Zense, bakalan jadi istri sultan.pasti mantan suami kamu itu gak bakalan kepanasan lagi tapi langsung meninggoy". kekekhnya

Ayunda, cengengesan mendengar perkataan temannya itu.

********

"bu,aku liat Ayunda, sekarang sukses,". Ucap Hendri,kepada ibunya.

"Terus, kenapa,".

"Mau gak, kalau aku rujuk lagi, dengar-dengar gajih dia besar, kerja kantoran lagi". Pinta sang Hendri

Sang ibu, berpikir sejenak saat mendengar perkataan anaknya. "Emang Ayunda,mau gitu rujuk sama kamu,". Tanya bu Sari

"Yah,ibu bantuin aku gitu. Masa gak mau,".

"Kamu tau sendiri kan,banyak yang belain Ayunda,gak mau kalau harga diri ibu di rendahkan,".

"Gak papa cuman sebentar bu,nanti kita balas Ayunda,". Kata Hendri lagi.

"nanti ibu pikirkan lagi,". Sahut sang ibu.

Masa iya,aku mohon-mohon kepada Ayunda,pasti dia bakalan injak-injak harga diri ku,batin bu Sari.

"Kalau bisa secepatnya bu,biar hidup kita enak. Gak kaya begini semakin hari semakin sepi warung makan Siti,mana dia sakit-sakitan lagi,". Keluh Hendri.

"Iya,nanti ibu usahakan.kalau gak demi uang mana mau ibu,". Sungut sang ibu.

"Umur kak Ambar dan kak Neli,udah tua bu.udah cukup untuk menikah kalau mereka menikah hidup kita terjamin selalu punya cadangan untuk kita,". Ide sang Hendri

"ibu masih mikir,siapa yang mau sama kakak-kakak kamu,gak papa duda atau punya istri yang penting kaya,".

"Aku setuju bu,nanti aku bantu cari juga.tanya-tanya ke teman siapa tau dapat,". Ujar Hendri.

"Mau kemana bu,". Tanya Hendri, melihat ibunya mau keluar rumah.

"Mau ke tempat kerjanya Siti, biasanya dia malas-malasan kalau gak di jaga,".

"Aku ikut bu,". Hendri,juga ikut beranjak pergi mengikuti langkah kaki ibunya.

Hanya perlu 15 menit saja mereka telah sampai di warung makan Siti,nampak sepi tanpa ada yang pembeli. Siti, terlihat termenung di ujung kursi keadaan nya sangat menghawatirkan badan kurus,wajah kusam dan terlihat menua.

"kenapa kosong melompong begini di laci Sit,mana uang,". Teriak Bu sari,kepada menantunya.

"Mulai pagi, sampai sekarang gak ada yang beli bu,uang untuk belanja mengisi menu yang lain juga gak ada hanya menu lalapan saja,". Keluh Siti.

"Ini juga, meja-meja kok berdebu sit,jangan jadi istri pemalas kamu.kalau begini terus mana ada yang mau mampir,". Decak Hendri.

"Jual saja warung makan ini Hend, lumayan buat kita sehari-hari uangnya,". Ujar bu Sari

"Benar bu,nanti aku kasih palang dijual cepat, didepan nanti,". Jawab Hendri.

"Jangan dijual mas,hanya warung ini mata pencarian kita untuk dapat uang,". Ucap Siti,setara memohon jangan menjual warung makan miliknya

"Buat apa Sit, sekarang gak kaya dulu rame. Kamu juga sakit-sakitan mana gak bisa masak. Malah orang jijik liatnya,". Bentak Hendri.

Siti pasrah mendengar perkataan sang suami,dia tak mampu melawan karena badannya sangat lemah.

"Semoga cepat mati,". Gumam bu Sari.

"Ayo pulang sana,". Usir Hendri,kepasa istrinya.

Dengan langkah gontai untuk pulang. Sang suami sedikit pun tidak ada rasa kasian kepada dirinya. "Apa ini dosaku karena kesombongan ku selama ini,". Gumam Siti. Air matanya berderai deras di pipi kusamnya.

Hendri,dan ibunya sedang mengumpulkan benda-benda di warung itu seperti bangku,meja dan lainnya. Untuk mereka jual.

"Kalau dijual semuanya, lumayanlah uangnya,". Ucap Hendri.

"Iya,kita sambil menunggu kapan lakunya warung ini,".

"Aku juga promosi di sosmed bu,biar cepat. Ibu juga cerita-cerita kemana siapa tau ada pengen,".

Ada senyuman kecil di bibir Hendri dan ibunya, karena sebentar lagi mereka dapat uang banyak.

*****

saat Ayunda, pulang dari kerja. ia melihat sebuah tulisan terpampang didepan warung makan Siti.

"Dijual,apa warung makan Siti,mau dijual,". Ayunda, menghentikan motornya tepat didepan rumah makan Siti,tengah tutup.

"sayang sekali kalau di jual,apa aku beli aja lumayan buat pegangan siapa tau aku bisa jual apa gitu atau aku sewakan,tapi harus minta bantuan siapa yah untuk membeli,kalau aku sendiri jangan deh, takutnya malah aku di akalin,". Ayunda, terdiam sejenak sambil memikirkan siapa yang mau membantu nya.

"aahh,aku tau,minta bantuan sama bu RT,pasti mau apa lagi bu RT ngomongnya gak punya rem,bisa kewalahan mantan mertua aku itu menghadapi nya,". Ayunda, menyungging kan. senyuman kecilnya.

******

"bu RT,bu RT,". teriak Ayunda, dari luar rumah.

"ehhh,ada Ayunda. ayo masuk,". ajak bu Rt, kepadanya. "ada apa yu,".

"gini bu, warung makan Siti,kayanya mau dijual. aku jadi pengen gitu Bu,tapi ibu taukan kalau kami punya masalah,". Ayunda, terlihat sendu agar bu RT,mau membantu nya.

"tau yu, terus kamu maunya gimana,".

"gini bu,bisa gak bantu aku.ibu seakan-akan membeli rumah makan itu padahal aku yang beli dan dengan uangku,ibu hanya peran pengganti saja, tolongin aku yah bu.nanti aku kasih uang,". Ayunda, tersenyum kecil di sudut bibirnya.

dengan senyum merekah di wajah bu RT,ia langsung menerima tawaran ku. "wah mau banget aku yu,apa lagi ada cuannya,". kekehnya

"syip,aku tunggu bu kabarnya.lebih cepat lebih baik,". ujar Ayunda.

"selesai kerjaan ku. nanti aku kerumah Siti,dan membicarakan itu. kamu tenang saja serahkan pada ibu RT,".

"bagus,bu RT. memang top,". puji Ayunda.

uuhh, akhirnya beres juga,batin Ayunda

1
Hasanah
🤣🤣🤣sllu slah ya zense
Hasanah
yg ad Klian yg tidak waras
Rahayu Sisrolia
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Susilo Wati
wkwkwkwk🤣🤣🤣🤣
Budi Paryanti
maaf ea thor....kata" xa agak lain di baca xa ,bukan ancamkan yhor tapi camkan kali 🙏🏻🙏🏻 dan bukan yg ngirim vidio sama mamah tapi "ke " mamah ,maaf ea.....sekali lagi, pertama sy pikir salah ketik tapi ternyata bukan, itu akan merubah arti jadi xa thor
Budi Paryanti
cerita xa seh menarik, cuma 1 kekurangan xa terlalu banyak bahasa yg kurang pas penulisan dan letak kata xa , maaf ea thor....sy harus berkata jujur dan berharap kedepan xa km bisa memperbaiki xa agar karya" mu makin menarik tuk di baca, semangaattt thor
Budi Paryanti
😀😀😀😀 kasian km yolanda .....dagh narsis bakal di peluk oleh J tapi ternyata J justru menghampiri ayunda.....kasian dweh lo.....jangan merasa lo gadis dan ayunda janda lantas lo bisa ngalahin pesona ayunda... mimpi ajj dweh lo 😀😀😀
Budi Paryanti
manusia" dungu.....ikatan suami istri kan ada bekas xa sementara ikatan darah kakak beradik sampai kapan pun akan ttp sama dan tak berbekas masa ea malahan nyuruh ayunda rujuk buat ngerawat adik xa sendiri....punya otak apa g seh mereka thor 😜
Budi Paryanti
saat xa ambar menuai apa yg tlah dia tabur, dulu.....ia ikut mendukung saat hendri menikah dengan istri muda xa dan menyuruh hendri menceraikan ayunda, kini dia merasakan sakut za dimadu sedangkan ayunda g pernah merasa sakit karna cinta tlah hilang dr hati xa
Budi Paryanti
maaf ea thor....bahasa km kq banyak yg kurang tepat ea....misal xa " entah datang dimana" seharus xa entah datang darimana, trus harus lulu koleksi seharus xa harus lulus seleksi dll yg mengganggu saat di baca
Budi Paryanti
mereka harus dapet hukuman yu.....jangan lemah dan berbaik hati sama orang yg g tau apa itu tobat ia bakal ngulang kesalahan " yg lain kalau selalu di maafkan.....karna merrka g tau jera sebelum masuk penjara
Budi Paryanti
wanita baik baik hanya tuk laki" baik baik behitu pula sebalik xa
Budi Paryanti
itu lah akibat laki" suka main celup sembarangan akhir xa ayunda selamat dari laki" yg suka jajan sembarangan, mantap thor 👍🏻
Budi Paryanti
aq syuka visual tokoh xa 👍🏻
Budi Paryanti
ich dasar pak tejo bejat.....
Sri ganti
Luar biasa
Budi Paryanti
semoga zensesecepat xa nikah ama ayunda biar si tua bangka tejo itu g berkutik dan gangguin yunda lagi thor
Budi Paryanti
orang malas kerja berharap bisa kaya 😂😂😂😜 mimpi ajj sana
Budi Paryanti
Alhamdulillah akhir xa yunda kerja dan jabatan xa juga bagus.....bakalan nyesel tuk di kutu busuk dan antek" xa karna dagh menceraikan yunda
Budi Paryanti
bagus yu.....tinggalin ajj kuarga toxit itu....mendingan jadi janda tapi hati hapy dr pada bersuami cuma status doang lha makan cari sendiri dan malah ngasih makan suami dan keluarga xa mana g di kasih nafkah lagi......
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!