Disini hanya cerita ringan penghibur disaat hati yang sedang lelah saja ya genks...
Vio gadis berpipi Chubby dan body sedikit berisi yang berhasil mencuri pikiran Tuan Muda yang sudah tidak muda lagi.
Pertemuan tiba-tiba yang sering dengan Vio membuat Elan Moza CEO perusahaan Moza Company dan Petarung di salah satu kejuaraan bela diri itu penasaran dan timbul getaran aneh dalam dirinya tapi enggan mengakuinya
Akankan Vio punya rasa yang sama dengan El ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zeezaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
3 Pegawai Vio
Sampai di ruko barunya Vio melihat ada 2 orang seperti bodyguard tapi berjaga depan ruko. apa dia satpam?
Vio tersenyum ke arahnya.
" haii selamat malam pak " Sapa Vio ramah
" Malam Nona, " Sapa kedua orang tersebut.
" Siapa nama kalian? " Tanya Vio.
" saya Daffa dan ini saudara saya Daffi " ujar salah satu dari mereka.
"loh kalian kembar ya? " Tanya Vio yang memperhatikan wajah mereka berdua
" iya nona kami kembar identik yang membedakan hanya kulit kami saja " ujar pria yang berkulit putih yaitu Daffa.
" baiklah mohon maaf ya saya tidak membawa makanan jadi saya tidak bisa memberikan kalian camilan untuk malam kalian berjagan " ucap Vio seperti penuh sesal.
" Nona Vio baik sekali, terima kasih nona atas perhatiannya " Ucap Daffi Pemuda yang agak berkulit sawo pucat alias ga hitam-hitam banget sebenarnya.
Vio pun melenggang masuk dan ada 3 orang yang menunggu ia sambil santai.
Melihat Vio masuk 3 orang itu langsung bangun dan memberi hormat.
" Eh kalian siapa ? " tanya Vio
" saya Ana ini Arin dan ini Tini Nona. " ujar gadis bernama Ana.
Vio terlihat berpikir,kemudian Salah satu gadis yang bernama Arin menjelaskan " kami diutus tuan Elan untuk menemani nona kesini " ucap nya
" Maksudnya kami disini bekerja untuk membantu usaha berjualan Nona , kami sudah ditraining hanya saja kami belum prakteknya Nona " Ujar Tini.
" oh kalian yang disiapkan Kak El untuk aku ya ,baiklah selamat datang selamat bergabung mari kita komit mulai hari ini bekerja sama dengan baik, jangan anggap aku nona kalian ya hihi panggil aja aku Vio sepertinya aku lebih muda hanya tubuhku saja yang padet nih haha " Vio tertawa.
Vio melihat 3 gadis itu terdiam.
" hmm koq diam? " Tanya Vio
Vio menatap gadis itu satu persatu. " Kenapa kaku sekali mirip-mirip Kak Dev " ujar Vio lagi.
Vio mengambil ponselnya hendak menelepon Elan tapi tak ada nomornya. ia teringat punya kartu nama Dev .
Vio mengeluarkan kartu nama Dev dan menekan nomor Dev sambil menatap mereka lagi " Kak Ana kenapa diam saja? " Tanya Vio
" Kami biasa bertugas tanpa bicara Nona " ucap Ana
" Ck kalian kan jadi team aku, kalau team aku ga bisa diam aja kak nanti sepi ,ga nyaman kerjanya " ujar Vio
" Tapi Nona " Belum sempat Tini menjelaskan Vio menatap layar ponselnya.
Vio menelepon Dev belum diangkat, setelah bberapa kali panggilan baru terangkat.
" Sebentar aku telepon dulu yah kak " ujar Vio tetap sopan dan ramah.
#
Halooo Kak Dev ..
Iya nona Vio
Maaf kak ganggu, boleh aku bicara dengan Kak El ?
Maaf Nona dia sedang ti_...
Halo Viona , kenapa , ini aku El.
Kak El ini pegawai yang kak El bilang buat aku kakak suruh diam atau gimana sih? Aku ga mau ah kalau yang diam aja. aku mau nya mereka santai aja ga mau kaku gini mirip Kak Dev.
Aku juga ga mau dipanggil Nona, aku bukan nona-nona.
Ini pegawai aku kan? jadi kak El ga boleh ikut campur mereka harus gimana ya ,gimana mau besar toko aku kalau sistem kerjanya diam aja gini kak.
Loud speaker ponselnya Vi aku ingin bicara dengan mereka.
okey.
Halo Ana,Arin ,Tini .. Kalian turuti saja maunya Viona ,buat kalian sama-sama nyaman bekerja disana, ikuti saja maunya selama tidak membahayakan
hais Kak El ,dikira aku apa membahayakan mereka
hahaha aku kan hanya memberikan wejangan saja.
Ya udah kak lanjut lagi tidurnya maaf ya aku ganggu bye kaaaak salamkan ubtuk Dev ya terima kasih sudah mengangkat telepo aku.
#
Tut Tut Vio pun mematikan ponselnya.
" Nah dengar kan kakak2 ku sayang, kalian jangan diam aja ya aku ini orangnya rame kak,jadi aku mau kalian juga happy kerja disini biar ga ada beban gitu " jelas Vio
Mereka saling tatap lalu tersenyum mengangguk.
" Kalau gitu aku ke atas dulu yah kakak2 aku drai rumah sakit soalnya takut banyak kuman , kakak lnajut aja istirahat nya ya. maaf ya kak aku ga bawa cemilan untuk kakak besok paling baru aku beli kak " ujar Vio
" Kalau cemilan dan semua bahan makanan dan masakan sudah kami siapkan tadi nona Vio, Nona mau dimasakan apa? " tanya Tini yang pintar mengolah makanan.
" eh bukan maksud ku untuk kalian dan please jangan panggil aku nona. aku merasa jadi nona muda hahaha. panggil Vio aja ya kak " Ujar Vio.
Mereka tersenyum mengangguk, bersamaan.
Vio pun pamit naik ke ruko lantai 2 yang ada kamarnya .
" Ternyata Nona Vio baik ya ,ramah juga walaupun Ndut tapi manis " ujar Ana
" iya dan tadi kalian dengar kan? Tuan El tertawa " ucap Tini lagi
" Iya beruntung kita yang dipilih dari mansion tugas disini " Ujar Arin tak kalah gembira.
" Oh iya kita telepon tuan Dev dulu. masa kita memanggil nya tanpa sebutan nona " Tini menekan nomor Dev.
#
Halo tuan maaf mengganggu, ini nona Vio meminta dipanggil Vio sajam bagaimana tuan?
Turuti saja apapun permintaan nya.
#
" Tuan El yang menyahut, katanya turutin saja " Ucap Tini.
Mereka mengangguk lalu masuk ke dalam kamarnya untuk beristirahat.
***
Keesokan harinya Elan dan Lea sudah berangkat ke Negara J.
Vio sibuk dengan rutinitas nya , online shop nya.
Vio menjelaskan hal-hal apa saja yang harus dilakukan oleh team online shop nya.
Mereka membagi tugasnya.
✓ Ana bagian marketing sesuai keahliannya.
✓Arin bagian balas pesan dan menghubungi calon customer dengan kepiawaian nya berbicara.
✓ Sedangkan Tini bagian packing dengan kecepatan dan ketelitian nya.
" Kalau tugas semua sudah kakaka semua handle, lalu aku ngapain ya kak? " Vio jadi bingung sendiri.
" Kamu fokus latihan biar makin langsing dan ke resto Vi " kekeh Ana
" ah iya aku sampai lupa jadwal latihan ku kak " Cengir Vio.
Terlihat Sila sampai di Ruko Vio .
" Waahh kereeenn langsung punya 3 pegawai euy " ucap Vio.
" Tau nih Kak El padahal aku belum sanggup bayar mereka, tapi katanya biar aja yang penting usahaku maju dulu " senang Vio.
Siapa yang tidak senang ya kan, ada modal kita tinggal kembangkan Saja dan tanpa diganggu oleh 2 benalu lagi Tante Rika dan Anaknya Sarah.
" Hey aku sudah selesai ngampus nih, kita ke resto Mozle yuk kamu belum kesana kan " ujar Sila
" Iya belum koq kamu tau Sil aku mau kesana "
" Kak Arsyad yang kasih tau dan kamu akan diberikan arahan oleh kak Arsyad " ujar Sila lagi.
" Okeh kita kesana yuk cuss " ajak Vio.
***
Maaf ya kemarin-kemarin ga update.
jangan lupa tetap dukung othor ya kakak sayang 😘
klo ud gk biar d unfavorite aj ne
semangat ya thor, jangan lama2 lg up nya