SILAHKAN UNTUK MENCARI LAPAK LAIN TERLEBIH DAHULU!!!!!!
SEBAB KARYA INI SEDANG DALAM TAHAP PERBAIKAN!!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nadia*yve, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 16
seorang wanita yang begitu cantik dan anggun berjalan mendekati beberapa orang yang sedang berkerumun disatu tempat.
ada apa ini?" suara nya begitu indah dan lembut membuat semua orang terpikat tapi tidak dengan hanza yang hanya diam dengan wajah nya yang datar dan dingin.
"ini nona,orang miskin ini ingin masuk kedalam tapi saya cegah eh tapi dia malah memaksa ingin masuk!" erroyn menunjuka hanza dengan lancang dan berkata dengan lembut pada nona muda.
"apakah benar tuan?" nona tersebut berkata lembut dan mengalihkan pandangan pada hanza dan saat melihatnya entah kenapa jantung nona tersebut berdegup kencang dan rona merah muncul diwajahnya.
"yah..." hanza menjawab lempeng dan berusaha untuk tenang karena jika tidak habislah sudah penjaga ini ditangannya.
"apa tuan memiliki tiket akses masuk?" nona tersebut bertanya.
"yah..." hanza sekali lagi menjawab singkat bahkan suara lembut dan senyuman nona tersebut begitu tidak mempan padanya.
"bisa kah kau tunjukkan?" nona kembali bertanya sambil berusaha untuk tenang menghadapi sikap dingin hanza.
"hmm..." hanza mengangguk dan kemudian merogoh sesuatu dari saku bajunya dan memberikan pada gadis tersebut.
"hahaha benarkan apa kubilang? mana ada tiket warna emas,yang ada hanya tiket perak dan tembaga.." erroyn dan semua orang tertawa terbahak bahak melihat tiket warna emas namun berkilau bagai permata
saat dilihat dengan baik maka tiket tersebut bukan hanya berwarna emas tapi juga hitam dan tiket tersebut nampak beda karena ada nama sipemilk dan ruangan no miliknya beserta lambang naga pada ukiran.
nona yang melihat tiket tersebut langsung merasa pucat dan ketakutan,dia tahu betul bagaimana rupa tiket VVIP dan hanya petinggi dan juga pemilik dari pelelangan XianJin yang bisa tahu modelnya lain dari itu tidak pernah ada yang memilikinya.
silahkan tu tuan ma masuk." nona berkata lembut dan sangat sopan membuat semua orang tercengang.
"nona...apa maksudnya?" erroyn bertanya dengan bingung
"bodoh dasar bodoh,ini adalah tiket emas VVIP pelelangan XianJin dan hanya orang besar lah yang bisa memilikinya,mulai sekarang kau kupecat!" semua orang tercengang mendengar kan perkataan nona tersebut.
wajah mereka semua pucat saat mengingat telah menghina hanza tapi karena tidak mau terlibat masalah lebih jauh akhirnya hanza berjalan meninggalkan mereka sambil mengambil kartunya.
dan penjaga tadi nampak syok saat dia dipecat keluar tanpa hormat dari gedung pelelangan,tapi bukan hanza namanya jika tidak membalas.
pisau lipat yang berada ditangannya mulai bermain.
kecepatan dan kekuatan dari pisau sangat cepat namun begitu stabil hanya orang yang memiliki ilmu tenaga dalam yang dapat melihat kecepatan tersebut.
syuutt
arrggg..
buk!
semua orang terkejut saat melihat penjaga tadi sudah berubah menjadi mayat dan di dahinya sudah ada sebuah pisau tajam yang menembus begitu dalam.
darah terus keluar membuat semua orang merinding dan ketakutan.
tak jauh dari tempat kejadian 10 prang dari keluarga besar dan sangat berpengaruh diseluruh dunia menyaksikan dengan mata kepala saat orang yang melempar itu adalah hanza.
karena mereka memiliki ilmu tenaga dalam jadi mereka bisa mengikuti pergerakan tangan hanza dan lebih terkejut lagi saat hanza sama sekali tidak menggunakkan tenaga dalam.
"heh anak ini sangat menarik!" 10 orang tersebut tanpa sadar mengucapkan kalimat nya secara bersamaan tapi karena jarak yang berbeda dari mereka maka tidak ada yang sadar.
dan hanza yang berjalan santai menghentikan langkah saat merasakan ada beberapa tatapan yang melihat ke arahnya tak butuh 5 menit untuk tahu karena wajahnya sudah ada dalam ingatan.
'!' hanza terkekeh dan kemudian berjalan santai diikuti oleh gadis muda tersebut.
didalam ruangan tampaklah suasana mewah dan sangat megah,bahkan hanza sangat kagum tapi raut wajahnya masih biasa saja alias datar bak tembok.
handphone ditangannya berputar pelan dan senyum tipis terpatri diwajah tampannya bahkan gadis yang disebelahnya begitu tersipu dengan gaya cool hanza.
"tuan mari lewat sini..." gadis tersebut menunjukkan jalannya pada hanza dan hanza hanya mengangguk lalu mengekor dari belakang.
bahkan para orang besar merasa heran karena tidak biasanya nona muda ini mau melayani orang secara langsung.
"siapa namamu nona?" hanza bertanya dengan senyuman tanpa memperhatikan ataupun menoleh membuat nona tersebut merasa kesal.
"namaku syafira mahandira.Nona muda dari pemilik pelelangan ini..." syafira memperkenalkan diri dan syafira ingin melihat reaksi hanza saat tahu dia adalah seorang nona muda dari pemilik pelelangan.
oh.." hanza menjawab santai dan acuh membuat syafira hampir ingin memukul wajah tampan dan dingin tersebut.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
soalnya banyak novel mata uang logo dolar malah rupiah🗿