NovelToon NovelToon
Smartphone Hero

Smartphone Hero

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:86.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Edo

Sheida mengalami kepedihan di dunia ini, dirinya merasa terkucilkan oleh lingkungannya, bahwa juga oleh kedua orang tuanya, dirinya berharap bisa menemukan suatu kebahagiaan di kehidupannya. Suatu hari Sheida mendapatkan sebuah @mail dari seseorang, @mail tersebut berkata akan mengabulkan keinginannya.

Apakah Sheida akan menerimanya ?

Baca terus Cerita Novelnya dan ketahuilah lanjutan kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Edo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pembebasan kedua Saudara

“Tuan Dalius aku ingin mengajukan permintaanku !” Dengan percaya diri aku masuk ke ruangan tuan Dalius. Mendengar perkataan ku yang seperti itu tuan Dalius merasa keheranan. Beliau berkata bahwa jika keinginanku adalah untuk meminta membebaskan mereka berdua, maka dirinya tidak bisa melakukannya.

“Memang benar tuan Dalius tidak bisa melakukan secara terang terangan, namun bagaimana kalau dengan cara sembunyi – sembunyi ?” Aku pun berkata seperti itu untuk membuat beliau terpancing dengan ucapan ku.

Tak butuh waktu yang lama beliau akhirnya memakan umpan yang aku berikan itu. “Apa maksudmu petualang Sheida ? Apa kau berniat untuk membebaskan mereka berdua dengan cara yang kotor ?” ucap tuan Dalius yang merasa kesal dan keheranan.

Setelah itu pembicaraan kami pun di mulai. Kami mengobrol begitu panjang lebar malam itu. Tuan Dalius juga merasa ide milikku ini lumayan untuk di coba. Jadi pun beliau menyetujui rencana milikku ini.

Setelah pembicaraan panjang lebar itu aku pun segera pergi dan langsung menuju ke kamarku untuk beristirahat. Dalam perjalanan ke kamar diriku bertemu Ruru. Ruru terlihat murung dan tampak sedih. Aku pun mendekati Ruru dan bertanya tentang apa yang dirinya pikirkan.

“apa yang kamu pikirkan Ruru ?” tanyaku dari arah belakang yang membuatnya sedikit terkejut.

“Sheida-sama, tidak aku hanya berpikiran bahwa mereka berdua seharusnya tidak mendapatkan hukuman ini. Ini serasa tidak adil untuk mereka” ucap Ruru yang memberitahukan seluruh isi isi hatinya kepada ku.

Dengan pelan – pelan diriku mengusap kepala Ruru. “Tenang saja Ruru, aku pasti akan menyelamatkan mereka berdua” ucapku sambil mengelus elus kepala Ruru. Ruru sedikit keheranan dengan tingkah lakuku tersebut. Ia bertanya tentang bagaimana diriku nanti bisa menyelamatkan kedua kakak beradik tersebut.

Setelah mendengar ucapannya itu, aku pun berkata kepada Ruru untuk masuk ke dalam kamar terlebih dahulu. Diriku berkata kepadanya bahwa akan menjelaskan semua rencanaku itu setelah kita berdua sudah sendirian.

Ruru hanya mengikuti kemauan ku dan ikut masuk ke dalam kamar ku tersebut. Setelah kami masuk aku pun menjelaskan secara rinci kepada Ruru tentang rencana untuk membebaskan mereka berdua itu.

“Sheida-sama memang jenius, namun apakah rencana ini akan berhasil. Seingatku waktu lalu tuan Dalius membicarakan soal orang yang akan datang dari kerajaan untuk mengecek tentang kematian dua saudara itu” ucap Ruru yang sedikit ragu dengan rencana itu.

Dengan sedikit senyuman aku tampakkan kepada Ruru. “Soal itu aku tahu, dan saat itulah nanti kamu akan menjalankan rencana untukku” ucapku dengan penuh keyakinan. Setelah itu aku pun memberitahukan tugas khusus yang aku buat untuk partnerku tersebut. Kami berbicara cukup lama di dalam kamar saat itu.

Setelah selesai berbicara panjang lebar, akhirnya diriku menyuruh Ruru untuk segera tidur dan bersiap untuk esok hari. Ruru pamit kepadaku dan hendak pergi ke kamarnya sendiri. Di dalam kegelapan yang sunyi diriku merasakan bahwa ada sesosok mata yang sedang melihat ke arahku.

Diriku mengecek seluruh ruangan untuk memastikan tidak ada yang tahu tentang pembicaraan kami berdua malam itu. Setelah mengecek seluruh ruangan sampai ke sudut – sudutnya, ternyata diriku tidak menemukan seseorang sama sekali. Aku pikir mungkin itu hanya imajinasi kecil ku saja.

Aku pun naik ke atas kasur dan ingin segera tidur. Tak butuh waktu yang lama mataku pun terpejam dan akhirnya diriku pun tertidur.

Esok hari pun tiba, aku segera bangun dan akan langsung menjalankan rencanaku tersebut. Pertama tama diriku dan Ruru pergi menuju ruangan tuan Dalius untuk di berikan sebuah hadiah dan penghargaan.

Salah satu pelayan tuan Dalius memberikan sebuah tongkat sihir yang baru kepada Ruru sebagai hadiah. Setelah itu tuan Dalius melirik ke arahku. Beliau berkata bahwa hadiahku nanti akan di berikan setelah hari menjelang siang.

Aku pun menerima permintaan tuan Dalius tersebut. Tak lama kemudian ada seseorang yang tiba – tiba saja membuka pintu. Arah pandangan kami pun tertuju kepada orang yang membuka pintu tersebut.

Di lihat dari penampilannya seperti dia adalah seorang kesatria kerajaan. Tampangnya sangat gagah dan berari, dia maju menghadap tuan Dalius dan memberikan sebuah surat kepadanya.

Tuan Dalius menerima surat tersebut, beliau langsung membacanya di tempat. Setelah membacanya beliau menyambut orang tersebut. “Selamat datang kesatria suci” ucap tuan Dalius kepada pria kekar itu.

Aku sedikit keheranan dengan nama panggilan tersebut, aku pun bertanya tanya arti dari nama panggilan itu. “Kesatria suci ? Apa kamu tahu maksud dari kata itu Ruru ?” ucapku kepada Ruru dengan penasaran.

Ruru pun menjelaskan tentang arti kalimat tersebut. Ia berkata bahwa kesatria suci itu adalah kesatria yang memiliki kemampuan dan kekuatan tempur yang luar biasa hebat. Ruru juga menambahkan tentang cerita – cerita yang mengagumkan dari para kesatria suci itu.

Dari penjelasan Ruru aku pun menyimpulkan bahwa kesatria suci ini ada sekitar 5 orang. Dan salah satu dari mereka dapat mengalahkan monster Iblis hanya dengan sekali serang. Aku pun penasaran dengan seorang kesatria suci itu.

Setelah berbincang – bincang cukup lama dengan tuan Dalius, beliau pun melihat ke arah kami dan mulai memperkenalkan kami kepada kesatria suci itu.

“Perkenalkan kedua orang ini yang telah aku ceritakan kepadamu, yang perempuan bernama Ruru dan pemuda yang satu ini adalah Seorang petualang yang bernama Sheida Nayn” ucap tuan Dalius kepada kesatria suci tersebut.

“Salam wahai petualang muda, namaku adalah Gordon, salah satu kesatria suci di kerajaan ini” ucap Gordon kepada kami dengan logat kesatrianya. Kami pun menyapanya dengan sopan supaya tidak menyinggung perasaannya.

Setelah perkenalan tersebut tuan Dalius pun mengajak Gordon untuk berkeliling kediamannya itu. Setelah melihat mereka berdua pergi aku pun melihat ke arah Ruru “Ruru rencananya !” ucapku sambil berbisik di telinga Ruru.

“Aku mengerti Sheida-sama” ucap Ruru sambil menganggukkan kepalanya. Setelah itu Ruru pun pergi dari ruangan tuan Dalius itu.

Aku pun menggerakkan badan seperti melakukan pemanasan “Sekarang saatnya memulai rencananya” ucapku di dalam hati.

Tak lama kemudian penghukuman

eksekusi kedua kakak adik itu pun di mulai. Mereka berdua di bawa oleh penjaga untuk di pancung di depan umum. Kakak beradik itu mulai berjalan ke atas panggung yang sudah di siapkan untuk mereka.

Setelah naik di atas panggung mereka berdua pun di ikatkan seutas tali di leher kedua kakak beradik tersebut. Algojo pun siap menarik tuas untuk membuka pintu yang berada di bawah kaki mereka.

Tuas pun di tarik, kedua kakak beradik tersebut jatuh ke bawah. Dengan tangan mereka yang di ikat, kedua kakak beradik tersebut mencoba untuk memberontak dari ikatan tali yang berada di lehernya tersebut. Setelah beberapa detik kemudian, kedua kakak beradik tersebut seketika diam tak bergerak.

Mereka berdua telah mati dengan keadaan yang di gantung di depan umum. Tuan Dalius pun berdiri dan mengatakan bahwa mereka berdua telah mati, akan tetapi sebelum sempat beliau menyelesaikan perkataannya, kesatria suci tersebut pun berdiri.

“Tunggu sebentar” ucap Gordon dengan lantang. Ucapannya itu membuat tuan Dalius berhenti berbicara dan menoleh ke arahnya. Beliau pun bertanya kepada Gordon apakah ada masalah yang mengganggu dirinya.

Gordon pun kembali melihat tuan Dalius dan berkata bahwa dia ingin memeriksanya secara langsung, supaya dia tahu benar apakah mereka berdua telah mati. Saat itu aku pun berpikiran bahwa rencanaku ketahuan, aku pun mencari cara untuk membuatnya percaya.

Setelah kesatria suci tersebut mendekati mayat kedua kakak beradik tersebut. Dia pun mengecek pernafasan mereka, setelah itu dia memeriksa detak jantung mereka berdua. Dalam hatiku, aku berharap bahwa rencanaku ini akan berhasil. Dan semoga kesatria suci ini dapat ditipu dengan trik murahan kecilku ini.

“Apakah itu hanya perasaanku saja ?” ujar Gordon di dalam hatinya. Setelah itu dia pun membalikkan badannya dan pergi dari tempat tersebut. “mereka sudah mati biarkan mereka berdua di kubur dengan layak” ujar kesatria Gordon kepada tuan Dalius.

Aku pun merasa sangat lega karena telah menyelesaikan masalah ini. Tuan Dalius pun kembali berdiri dan mengucapkan beberapa kalimat mengenai kedua kakak beradik tersebut.

Setelah semua kerumunan pergi tuan Dalius pun menyuruh pengawalnya untuk menguburkan kedua jasad kakak beradik tersebut. Dengan sigap kakak beradik itu di masukkan ke dalam peti mati dan di kuburkan di dekat hutan di daerah kediaman tuan Dalius yang tak begitu jauh.

Aku pun di berikan sejumlah uang yang besar dari tuan Dalius. Setelah menerima uang tersebut aku pun segera pergi dari kediaman beliau. Diriku pun berjalan ke arah pemakaman kedua saudari itu. Saat diriku sudah dekat dengan pemakaman tersebut aku pun mengecek keadaan sekitar, diriku mencoba untuk tidak ada yang mengikutiku saat itu.

Setelah memastikan bahwa keadaan itu aman diriku pun berbicara kepada pohon “Hei, ini aku. Kalian bisa keluar sekarang” Setelah mendengar perkataanku itu, tiba – tiba ada seseorang yang keluar dari balik pohon tersebut.

Mereka berdua adalah Sora dan Siro. “Astaga kamu ini sampai rela melakukan hal seperti ini kepada kami” ucap Sora dengan tampilan yang sudah berbeda dari sebelumnya. “Kakak bukankah kamu seharusnya berterima kasih kepada tuan Sheida karena menyelamatkan kita berdua ?” ujar Siro kepada kakaknya.

Siro dan Sora terlihat seperti orang lain, aku pun senang bahwa mereka sudah di anggap mati. Setelah itu aku pun memberikan sejumlah uang yang banyak kepada mereka. Diriku berpesan kepada Siro dan Sora untuk mencari tempat tinggal yang baru. Siro mengambil uang tersebut, ia mengambilnya sambil mengucapkan terima kasih.

Sora pun memelukku dan mengucapkan terima kasih, dia memeluk tubuhku sambil menangis. Setelah itu aku pun berpisah dengan mereka, mereka memasuki hutan dan tidak terlihat lagi. Aku pun segera kembali ke kota untuk bertemu dengan Ruru. Sebelum diriku pergi tiba – tiba ada sebuah notif muncul dalam Ponselku. Notif itu bertuliskan tentang secret quest. Petunjuk dari secret quest tersebut adalah pergi ke Hutan Tanaman dan mengambil batu kristal yang berada di sana.

Tanpa basa basi lagi diriku pun bergegas untuk kembali ke kota dan segera pergi ke hutan tersebut bersama dengan Ruru......

1
Nurr Aiman
baru pertama baca ajaa udah keliatan seru nya
labib Zack Lee Ramadhani
blom nyampe 10 kata di baca dh bosan ,paling benci soalnya novel yang kata "AKu/saya" di ubah dari nama MC ke aku
•A®MAN°
p
Qiya
suka alurnya cuma agak pusing kalau baca cerita dari sudut pandang orang pertama 😭😭
NiveNote
sebenarnya belum tapi karena peminatnya ngak banyak jadi aku end sampai situ aja
zhuyu☘️🈴⃟🍥•⭐
seriusan ini udah tamat kak?
zhuyu☘️🈴⃟🍥•⭐
wah semangat Kaka....
jadi rebutan 2cewe deh... MC nya...😆😆😆👍
VillainYgSebenarnya
KEBAHAGAIAAN AJA LU HINDARIN DASAR PECUNDANG GK BERGUNA
Paidi Jr: mampir yuk biar fresh
total 1 replies
Kohaku
O
Infinity Story
Permisi kak izin promo

Lord of Vermilion

Terima kasih sukses dan sehat selalu
Jingga
Semangat🐼, jangan lupa mampir balik🤩🥀
Zahroni Nur Hafid
Semangat upnya thor...[Blossom with you] support dgn boomlike, vote dan rating 5..... Jika ad waktu silahkan mampir support novelku jg ya
Kurogane Byakuya
view orang ke3 aja Thor
Kurogane Byakuya
view orang ke-3 lah Thor
Nick Name
aku aku aku aku aku aku aku aku aku aku aku aku aku aku
labib Zack Lee Ramadhani: sama Nic name ,gua juga benci novel uang nama MC jadi aku/saya
total 3 replies
♦𝕳𝕸𝕮 𝕾𝖎𝖗𝖊𝖌𝖆𝖗.♦
hhmm
ryan shihab: Hallo kakak kakak penulis atau pembaca senior ku, kita saling follback yuk ka dan main main dong ka ke lapak aku ka, novel "catatan akhir sekolah".cerita nya menarik loh ka penuh action dan Romantis dan pasti nya bikin greget loh ka, dan yang buat cerita nya lebih hidup, cerita nya itu langsung dari kisah nyata aku loh ka selama aku sekolah, pokok nya seru deh ka, dan bikin nostalgia waktu masa masa SMk dulu ka, terima kasih ka?
total 1 replies
♦𝕳𝕸𝕮 𝕾𝖎𝖗𝖊𝖌𝖆𝖗.♦
ok
Mahija Sakti
mohon luangkan waktu anda untuk membaca novel saya
ginsel Putri
hmm apakah ini, terinprisasi dari anime yang tentang Hp juga
Aditya Bwi: isekai wa smartphone kan??
total 1 replies
ᵏⁱⁿᵍsʜᴀᴅᴏᴡシ︎ᴍᴏɴᴀʀᴄʜᵏⁱⁿᵍ
Thor mana skill nya dan statistik nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!