NovelToon NovelToon
Anak Genius Itu Anakku

Anak Genius Itu Anakku

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Kaya Raya / Tamat
Popularitas:6.9M
Nilai: 5
Nama Author: rozh

10 tahun menikah bersama suaminya, ia tak kunjung memiliki keturunan, gunjingan, hinaan serta tekanan dari pihak keluarga suaminya, bahkan hingga suaminya meninggal dunia, semuanya dilimpahkan sebagai kesalahannya.

Nama baru sebagai janda baginya seolah menambah hina dirinya. Hingga suatu malam ia di perkosa lelaki yang tak dikenal. Entah anugerah atau musibah, bagaimana ia harus menyikapi itu, karena malam itu ia memiliki tiga orang putra.

Mereka anak-anak yang genius dibidangnya masing-masing. Kehidupan berubah total, Kinah wanita mandul yang miskin dan hina menjadi Nyonya kaya raya, cantik jelita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rozh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Apa kita akan hidup bersama Papa?

“Maaf telah membuatmu menderita selama ini, kamu berjuang sendiri merawat dan membesarkan mereka.” Sekar berkata lembut.

“Siapa namamu, Nak?” Ia tatap wanita berhijab nan cantik itu dengan bingkaian senyum.

“Sakinah.” sahutnya.

“Nama yang cantik dan lembut.” tuturnya, Ia masih menebar senyum di wajahnya.

“Apakah mereka kembar?” tanya Sekar lagi.

“Iya,” jawabnya.

Setelah bertanya, Sekar melepaskan genggaman tangannya, berjalan mendekat ke arah Ardhen, “Dia yang membutuhkan ginjal?” tanyanya kembali, Sakinah menjawabnya dengan mengangguk.

Wizza pun berjalan mendekat ke arah Ardhen setelah Sekar mendekati anak yang duduk di ranjang pasien itu.

“Sore Nek, Kek.” sapa Ardhen.

“Ah... Sore Sayang, kau sangat mirip dengan putraku, menggemaskan sekali dirimu,” Sekar langsung memeluk Ardhen.

Setelah memeluknya, ia juga menatap Arhen, lalu tersenyum manis, kemudian ia rentangkan tangannya. Arhen berjalan mendekat, lalu Sekar sedikit merungkukkan badannya, mereka pun saling berpelukan.

“Namamu siapa, Sayang?” tanya Sekar.

“Arhen, Nek.” jawabnya tersenyum cerah.

“Kalian benar-benar mirip dengan putra-putraku,” kata Sekar pelan nyaris bergumam. Kemudian ia mengelus lembut wajah Arhen. Lalu, berjalan mendekat ke arah Sakinah, membiarkan Wizza berdiri di samping ranjang Ardhen.

Arhen juga melangkah mendekat dan memegang tangan Dedrick, “Papa akan menyelamatkan Ardhen, 'kan?” tanyanya menatap Dedrick. Pemuda itu tersenyum kaku.

Sekar menoleh, menatap ke arah dua laki-laki itu.

“Arhen, Mom sudah bilang, dia bukan Papamu,” Kinah berkata tegas.

“Bisa kita bicara sebentar di luar?” Sekar mengajak Sakinah keluar.

Mereka berbincang-bincang cukup lama, yang diawali dengan permintaan maaf dan keinginan untuk bertanggung jawab atas perbuatan putranya. Kini, ia membujuk Sakinah agar bersedia menikah dengan putranya. Ia terlanjur jatuh hati pada dua malaikat kecil yang ia temui tadi.

“Tidak apa-apa Tante, aku baik-baik saja. Jangan memaksa putra Tante untuk menikahiku, menikah adalah sesuatu yang penting, bukan main-main. Pernikahan bukan hanya tanggungjawab di dunia, tapi juga untuk akhirat. Lagi pula, di dalam kepercayaanku tak bisa menikah dengan beda keyakinan.”

“Tentu aku tak mungkin memaksa seseorang untuk memeluk agamaku,” kata Sakinah tegas.

Sekar terdiam cukup lama, dia mengerti, Indonesia bhinneka tunggal Ika, terdiri dari banyak pulau, banyak suku dan adat, setiap daerah berbeda bahasanya dan tentu saja juga berbeda-beda dalam meyakini agama. Ya, ia memang bukan seorang Muslim. Dia paham itu.

“Aku harap Tante mengerti dengan maksudku. Untuk berbaur dengan beda culture saja sangat sulit, apalagi tentang menyatukan keyakinan yang berbeda.” tutur Sakinah.

“Aku mengerti, Kinah. Aku berharap kamu memikirkan ini dulu, masalah keyakinan, itu bukan masalah. Anak-anakku tidak dalam menganut agama apapun sekarang. Ya, walaupun Aku dan Ayahnya mengimani agama yang berbeda denganmu.”

“Baiklah Tante, aku akan memikirkannya.”

Jujur dari lubuk hati, Sakinah tak peduli dan tak berniat menikah lagi. Ia masih memiliki rasa cinta untuk Ardi yang lebih dulu pergi menghadap Sang Ilahi. Masalah anak-anak, selama ini ia bisa mengurusnya, di sampingnya ada sepasang suami istri yang baik hati, Shalsabila dan Jimi.

Ia hanya menghargai Sekar. Baginya, menikah dengan lelaki yang telah melakukan perbuatan tak terpuji kepadanya adalah pria buruk. Ditambah dengan beda keyakinan, beda cara pergaulan. Dia dari Indonesia, sedangkan Andrean dari Belanda, walaupun Ibunya keturunan Indonesia. Jadi, baginya sangat sulit untuk mempertimbangkannya.

Setelah cukup lama berbincang, Sekar dan Sakinah masuk ke kamar inap Ardhen kembali. Hanya ada Andrean dan Dedrick di dalam, Wizza entah kemana.

Sekar tersenyum. “Oh, ya, Kinah. Jika kamu butuh sesuatu kabari Tante,” Ia memberikan kartu namanya.

“Tante harus pergi dulu, ada sesuatu yang harus dikerjakan.” ucapnya, kemudian berjalan mendekati Arhen dan Ardhen. “Nenek dan Kakek akan kembali kemari besok, jaga Mamanya baik-baik, ya,” Nenek itu mengedipkan matanya pada Ardhen.

Ardhen seketika langsung menatap Arhen, lalu mengangguk. Ya, kebiasaan mengedip itu sering dilakukan oleh Arhen sebelumnya.

“Apa Papa juga akan pergi dengan Nenek? Tidak di sini bersamaku dan Mom?” tanya Ardhen pada Andrean.

Arhen mengerutkan alisnya, “Hei, ini Papa kita!” sergah Arhen seraya menunjuk Dedrick.

Ardhen menatap wajah Dedrick dan Arhen, memang sangat mirip, tapi ia juga merasa sangat mirip dengan Andrean. Kemudian ia memilih menatap Sakinah, wanita itu malah memilih berwajah suram membuat Ardhen menundukkan pandangannya.

“Papa akan kembali lagi, jangan bersedih, Ardhen akan segera sembuh,” kata Andrean lembut, ia membelai kepala Ardhen, membujuknya.

Sekarang giliran Arhen menatap adiknya dan Andrean, lalu menatap Sakinah.

“Papa pergi dulu, ya, sama Nenek. Jaga Mama dan Adiknya,” Dedrcik berkata lembut, mengelus lembut pipi Arhen. Kemudian juga mengelus kepala Ardhen yang menatapnya cukup lama.

Andrean ingin mengelus kepala Arhen juga, namun anak itu sepertinya ingin menolak, dari sikapnya yang tak acuh dan hanya menatap Arhen. Ia akhirnya memutuskan tersenyum dan pergi bersama keluar.

Kini, tinggallah Sakinah, Arhen dan Ardhen di dalam ruangan.

“Mom, tolong jelaskan pada kami, siapa Ayah kami?” Dua anak-anak laki-laki itu menatap Sakinah.

“Apa kalian lapar? Mau Mom belikan sate? Atau bakso ceker?” tanya Sakinah mengalihkan pembicaraan.

“Mom,” panggil Ardhen lembut. “Kami tau Mom berusaha mengalihkan topik pembicaraan ini. Tetapi sampai kapan Mom akan menutupinya? Kami berhak tau Mom, apapun masalahnya, bagaimanapun, percayalah kami ini akan tetap mencintai dan mempercayaimu.” tutur Ardhen.

“Iya, Mom. Kami akan selalu percaya padamu,” Arhen memeluk Sakinah.

Hati dan pikirannya yang tadi penuh, kini mencair seperti es disiram air mendidih. Ia membalas pelukan Arhen, kemudian ia peluk juga Ardhen.

“Mom, jika kau ingin memeluk kami, peluk saja, tetapi jangan menangis.” protes Arhen yang menyadari Sakinah menangis. “Kami tak suka melihat Mom menangis, jadi tetaplah tersenyum bahagia.”

Bukannya diam, Sakinah semakin menangis sesungukan. ‘Ya Allah, terimakasih atas hadiahmu ini untukku. Aku sungguh bahagia, tak ada kenikmatan yang lebih dari ini lagi, begitu lamanya aku menunggu sang buah hati dahulu, kini kau berikan aku malaikat-malaikat kecil yang sangat luar biasa.’

“Mom, please don't cry! Jika kamu menangis, maka kami juga akan menangis,” Arhen mulai merengek. Dan kini, mereka bertiga menangis dalam pelukan.

“Hei, hentikan kenapa kesayangan Mom juga menangis?” Sakinah melepaskan pelukannya dari Arhen dan Ardhen, kemudian menghapus air mata kedua anak laki-laki itu.

“Apa kalian menginginkan kehadiran seorang Papa?” tanya Sakinah menatap kedua putranya.

“Tentu saja, Mom.” Arhen dan Ardhen menjawab serempak. Sakinah mengelus kepala kedua putranya lembut sembari tersenyum.

“Apa kita akan hidup bersama Papa?” Tampak wajah berbinar dari pertanyaan Ardhen, begitupula dengan Arhen yang menanti jawaban dengan wajah antusiasnya.

“Apa kalian setuju dan menginginkannya?”

“Iya, Mom.” sahut mereka kompak dengan senyuman sumringah.

...***...

1
Syafiqa Rishman
adrean tak layak utk sakinah. dah celup sana sini. dpt isteri cantik Dan solehah. aku harap jodoh sakinah dgn dendrick. bkn adrean.
Syafiqa Rishman
bahasa English kamu sngat teruk.. jgn lah terlalu bergantung pada google translate. bila di baca jdi berterabur.
Eka Novariani
aku berharap ardhen segera menemukan donor nya sekaligus ayahnya 😍
ibeth wati
maaf Thor sampai disini bacanya karena terlalu kecewa dgn jalan ceritanya tak pikir happy ending ternyata sad anding ..sukses selalu Thor🙏
C2nunik987
Arsen liat penderitaan papa Andrean dgn kesedihan kehilangan istri tercinta dan anak kesayangan nya Arsen kehilangan kekasih hatinya ....beban hati Arsen sangat dalam dan sakit 😭😭😭😭 wajar dia bersikeras balas dendam
C2nunik987
Apa Arsen ke inggris jadi mafia gt....Arsen yg sangat terpukul mentalnya Krn kehilangan papa Andrean papa Dedrick mom sakinah dan rose serta Hans di dpn mata ....gmn dia ga penasaran balas dendam...pergilah Abang bantai mrk smua dan pulang lah dgn slmt utk adik adikmu 💪🔥😍🙏😭😭😭
Rozh: typo, maksudnya "Terjebak Dendam 2 mafia
total 2 replies
C2nunik987
Arsen nanti lagi klo bertemu perempuan yg bisa membuatmu jatuh cinta langsung blg iahh biar ga salah paham....🙏😍💪🔥tapi bunuh dulu itu Johan yg udh mengingkari janji membunuh mom dan rose 😭😭😭
C2nunik987
Johan dan Sonny mau bunuh vindo trs aja balas dendam yg ada kalian berdua dihabisi Arsen 😡😡😡
C2nunik987
Bilal genius saat kelingking bertaut terap aku pinang dgn bismillah 😅😅😅😅
C2nunik987
Bilal pengganti uncle Yusuf tergila gila ma Mila ....🙈🙈🙈
C2nunik987
😅😅😅😅 maharnya layangan pengin perang badar Mila diambil dr Jay 😅😅😅😅
C2nunik987
2 orang kesayangan dlm hdpnya setelah mjd yatim piatu ....papa Dedrick kesayangan triplets dan mom sakinah belahan jiwanya papa Andrean 😭😭🤲🤲
C2nunik987
mata Arsen buta sebelah ....ia kan papa Andrean pasti shock terluka kehilangan kakak dedrick juga istri kesayangan nya 😭😭😭😭
C2nunik987
Sabar ardhen nanti kepingan puzzle dlm otakmu bakal utuh jgn km paksa iahhh ganteng nya mom sakinah kesayangan papa Andrean 😍🙏😭
C2nunik987
Arhen sabar iahhh udh ga kebayang lagi klo smuanya sembuh trs ke makam mom Sakinah papa Dedrick Hans dan Rose.... banjir air mata semuanya jugaaa😭😭😭😭
C2nunik987
hah kawin lari .... ardhen smoga pln pln ingatan mu kembali 🫰😍🙏
C2nunik987
Smoga hazium jodoh ardhen yg menyelamatkan nyawa ardhen dan bisa sembuh total kembali genius dan tampan 😍🙏😍
C2nunik987
Setelah smua sembuh dirawat pertemukan mrk dlm kebahagiaan ia thorr ....jgn biarkan mrk yatim piatu ....kasian Arsen dan adik adik nya klo hrs kehilangan papa Andrean juga 😭😭😭🙈🙈🙈
C2nunik987
Smoga Mila jd anak yg dewasa genius dan Solehah cantik dan ga nakal lagi ....dan dia bisa pahami keadaan yg ambyar di keluarga nya ....😭😭😭😭
C2nunik987
Pasti hancur hati arhen dgr mom nya meninggal dunia tanpa perpisahan....Abang dan papanya koma....blm klo tau ardhen amnesia 😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!