" Apa susahnya menjawab pertanyaanku?! Bukan'kah aku ini calon suamimu?! Apa pantas seorang wanita yang memiliki calon suami pergi bersama dengan laki-laki lain?! Jangan seperti wanita murahan Najwa!" Reyhan Nugraha
" Aku memang wanita murahan! Bukan'kah kamu sudah tau dari awal, kalau aku memiliki anak di luar nikah! Jadi selama ini penilainmu seperti itu, dasar brengsek! Kamu memang sama seperti keluarga Adipati, menilaiku wanita murahan. Walaupun aku wanita murahan, tapi aku tidak akan pernah melakukan hal bodoh seperti itu! Lebih baik kamu pergi dan jangan pernah muncul lagi dalam hidupku!." Najwa Putri Kasna
Perjalanan cinta mereka begitu penuh dengan lika-liku, Reyhan yang sudah pernah mengecewakan Najwa saat itu, ia tidak ingin Najwa kembali lagi pada Alex, tapi ternyata ucapan Reyhan salah, kata-kata Reyhan membuat Najwa sakit hati, lalu jalan apa yang akan Najwa ambil? Setelah Najwa membuka kembali hatinya untuk laki-laki yang sama, tapi ia di kecewakan untuk yang kedua kalinya
Najwa juga sadar kalau ia adalah wanita murahan, ia harus hamil di luar nikah bersama Alex Adipati. Alex Adipati adalah laki-laki yang bisa membuat Najwa melupakan Reyhan, tapi semua itu karena sandiwara Reyhan yang akan menikah, Reyhan memngenalkan calon istri pada Najwa, dan calon istrinya mengaku sedang hamil, hingga Najwa juga melakukan hal yang bodoh bersama Alex. Najwa pikir Alex juga laki-laki seperti Reyhan, yang akan bertanggung jawab atas janin yang di kandungnya, tapi ternyata Najwa salah menilai Alex, bahkan Alex meminta Najwa untuk menggurkan kandungannya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.F, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB. 16 Perdebatan bersama Alex
Alex masih diam, ia bingung harus mengatakan apa pada Najwa. Najwa yang melihat reaksi Alex, ia langsung tersenyum puas, ia juga tidak tau alasan Alex mengirim orang untuk melihat apa yang ia lakukan saat di Ausi, yang jelas ia merasa terganggu, tapi ia terus saja pura-pura tidak melihat, hingga sekarang ia bisa mengatakan tentang anak buah Alex
"Tuan Alex, tidak perlu kuatir, karena saya tidak akan mengatakan bahwa Anda adalah papahnya, karena Anda bukan papah kandungnya, jadi anda tidak perlu mengirim orang untuk memata-matai saya, saya tidak akan pernah mengusik hidup anda!"
"Berhenti memanggilku dengan panggilan tuan, dan berhenti memanggilku dengan kata anda, kita itu bukan orang asing. Najwa, aku ingin melihat anak kita."
"Tutup mulutmu!! Anda tidak pantas mengakui Leo sebagai putramu!!"
Alex hanya bisa menghela nafas berat, saat mendengar bentakan dari Najwa, ia tidak melihat sosok Najwa yang lemah lembut, 6 tahun di Ausi ternyata banyak perubahan di dalam diri Najwa, tidak hanya cantik dan memiliki gelar sebagai pengacara, tapi Najwa juga sekarang bersikap sangat dingin
"Aku tau aku salah saat itu Najwa, tapi tolong temukan aku dengan anakku."
Alex sudah mulai berkaca-kaca, ia memang sangat merindukan Najwa, dan anaknya, seandainya dulu ia tidak mendapatkan ancaman dari orang tuanya, ia tidak akan pernah melepaskan wanita yang sangat ia cintai.
"Tuan Alex, harus Anda tau, saya sangat senang karena Anda saat itu tidak bertanggung jawab atas janinku, saya akan menjelaskan sedikit tentang masa lalu saya. Anda memang orang pertama yang menjamah tubuh saya, tapi bukan berarti Leo anak Anda."
"Maksud kamu apa Najwa?"
"Seperti yang anda katakan dulu, saya adalah wanita murahan, saya sengaja berpura-pura pusing saat anda memberikan alkohol pada saya, saya tau anda menginginkan tubuh saya, untuk itu saya meminumnya, dan membiarkan itu terjadi hanya untuk keuntungan pribadi saya."
"Tolong jangan bertele-tele, maksudmu apa? Kenapa Leo bukan putraku?"
Najwa yang melihat reaksi Alex, ia semakin tersenyum sinis, ia tidak menyangka kalau Alex akan langsung terpengaruh dengan omong kosongnya.
"Karena dia anak kandung Reyhan."
" Tidak mungkin Leo bukan putra kandungku, tidak mungkin kamu selingkuh bersama Reyhan, apa lagi dulu kamu juga mengatakan kalau kamu sudah melupakannya, jadi tidak mungkin itu terjadi, aku yakin Leo putra kandungku!"
"Tapi kenyataannya seperti itu, bahwa Leo bukan putra anda."
"Najwa pasti kamu bohong, saat kita melakukan itu, kamu juga masih perawan, jadi itu pasti hanya akal-akalan kamu saja!"
Walau pun Alex terus yakin kalau Leo adalah putranya, tapi ia merasakan sakit hati, saat Najwa mengatakan kalau Leo adalah putra dari Reyhan, hingga tidak terasa air matanya menjatuhi pelupuk matanya, ia sudah menderita telah kehilangan Najwa selama ini, dan sekarang harus di hadapkan dengan kata-kata yang tidak masuk akal dari Najwa
"Tuan Alex, saya tidak mengada-ngada, itu kenyataannya, saya akan menceritakan sedetail mungkin, agar tidak salah paham. Saya sengaja tidur bersama Anda, agar perselingkuhan saya dengan Reyhan tidak di ketahui oleh orang lain, termasuk kehamilan saya, saya bisa mengatakan kalau itu adalah anak anda, sebenarnya itu hasil perburuan saya bersama Reyhan, yang anda katakan dulu memang benar, saya wanita murahan, saya tidak hanya tidur bersama anda, tapi saya lebih sering tidur bersama Reyhan, terima kasih karena hingga sampai saat ini, hubungan saya bersama Reyhan masih belum di ketahui istrinya, itu semua karena kebodohanmu tuan."
Air mata Alex semakin deras, yang awalnya yakin kalau Leo adalah putranya, tapi sekarang harapannya sudah pupus, setelah Najwa menceritakan dengan detil, ia tidak menyangka kalau ia hanya di manfaatkan oleh wanita yang sangat ia cintai hanya untuk bersama lelaki lain, ia selama ini terus memiliki rasa bersalah pada Najwa, tapi ternyata wanita itu hanya memanfaatkanya, lalu Alex langsung menghapus air matanya
"Kembalilah padaku Najwa, aku tidak peduli kalau itu bukan putraku, aku mencintaimu, aku juga akan menganggap Leo seperti putra kandunganku."
Najwa yang mendengar ucapan dari Alex, ia langsung tertawa terbahak-bahak.
"Bukankah anda dulu telah melepaskan saya? Apa anda pikir saya akan menerima kembali? Saya tidak akan pernah menerima itu tuan, saya sudah sangat bahagia menjadi wanita simpanan dari Reyhan, karena dari dulu saya hanya memanfaatkan anda."
Alex mencoba menepis pikiran negatifnya, ia mencoba yakin lagi kalau Leo adalah putranya, ia akan mencari tau apa Najwa benar-benar menjadi wanita simpanan dari Reyhan, atau itu hanya akal-akalan Najwa agar menghindarinya.
"Iya aku dulu terlalu bodoh telah melepaskan kamu, tapi sekarang aku tidak ingin melepaskan kamu lagi, mari kita menikah."
"Tuan Alex, apa anda sudah gila? Anda sudah memiliki istri, dan sekarang anda mengajak saya menikah?"
"Aku memang sudah gila saat kamu pergi ke Ausi tanpa sepengetahuanku, bahkan aku selalu melakukan hal yang gila agar bisa menemukanmu, kalau kamu ingin menikah denganku, masalah istriku serahkan semua padaku, aku akan secepatnya menceraikan istriku."
Semenjak Najwa pergi entah kemana, Alex memang sangat gila untuk terus mencari keberadaan Najwa, bahkan ia tidak segan-segan untuk menghukum bawahannya karena tidak bisa menemukan informasi tentang keberadaan Najwa, bahkan hukuman itu bukan hanya satu pukulan dua pukulan, tapi ia akan memukul bawahannya hingga babak belur.
Najwa yang terus mendengar ocehan Alex, ia lebih baik secepatnya pergi dari hadapan Alex, karena percuma saja terus berdebat, kalau Alex masih saja menginginkannya, bahkan entah apa yang sebenarnya Alex inginkan, mengingat dulu Alex membuangnya seperti sampah
"Tuan Alex, saya sudah tidak ingin berurusan dengan anda, apa lagi dengan keluarga anda, kalau begitu saya permisi."
Najwa baru saja melangkah, tapi pergelangan tangannya sudah di tahun oleh Alex
"Tunggu, aku tau Leo putra kandungku, aku akan pastikan kalau Leo adalah putra kandungku, aku percaya kamu tidak mungkin melakukan hal seperti itu, apa lagi mengingat Reyhan hanya menganggap kamu sebagai adik tirinya, jadi tidak mungkin kalau kamu menjadi wanita simpanannya."
Setelah mengatakan itu, Alex langsung melepaskan pergelangan tangan Najwa. Najwa yang mendengar ucapan dari Alex, ia sedikit gemetar, entah apa lagi yang akan di lakukan Alex sekarang, ia juga tidak tau.
Najwa pikir Alex akan menganggapnya seperti angin lalu, setelah 6 tahun lamanya mereka berpisah, dan menganggap ia seperti sampah, tapi sekarang Alex datang seenaknya, bertanya tentang putarannya, dan seolah-olah dulu Alex tidak pernah membuangnya.
"Kalau anda lupa saya akan mengingatkan lagi, kalau pun itu bukan hasil perselingkuhan saya, anda dulu sudah membunuh putra anda sendiri, apa anda lupa, dulu anda menyuruh saya untuk menggugurkan kandung saya?"
Setelah mengatakan itu, Najwa langsung pergi, dan Alex juga tidak menahannya lagi. Kata-kata Najwa bagi Alex adalah sebuah pukulan.
"Maafkan aku Najwa karena sudah membuatmu kecewa."
lelah iya..Mengapa Autor begitu menyiksamu/Shhh/