NovelToon NovelToon
Menikah Yang Ke-dua

Menikah Yang Ke-dua

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ayu_Merdeka

Aisyah adalah wanita shalihah yang taat beragama, Setelah lulus dari pondok pesantren, dirinya dipinang oleh Anwar. Lelaki santun, baik dan penyayang.

Di tahun kedua, pernikahannya terpaksa harus kandas karena Anwar menalak dirinya, dengan dalih tidak bisa memberikan keturunan, Anwar tega menceraikannya

Berbagai cara sudah Aisyah lakukan, dari mulai therapist, program kehamilan, dan mengkonsumsi obat-obatan herbal.

Tetapi Allah tetap belum memberikan rejekinya, sampai pada akhirnya Anwar berselingkuh dan memilih menikah dengan Rani (Pelakor)

"Tolong jangan ceraikan aku mas" Aisyah tersungkur di lantai, ia menitihkan air matanya saat melihat Anwar pergi meninggalkan dirinya

Mungkin Allah menguji umatnya sesuai batas kemampuannya.

Akankah Aisyah kuat melihat Anwar lebih memilih wanita lain ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu_Merdeka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana kakak beradik

Menikah Yang Ke-dua

Chapter 16

Pintu lift sudah terbuka, aku segera melangkah keluar. Kudapati seorang wanita cantik dengan pakaian sopan tengah berdiri di samping meja kerjanya di samping kiri pintu masuk.

"Mbak Aisyah... Silahkan ikut saya"

Katanya beranjak dari tempatnya

Aku hanya mengangguk dan mengikutinya dari belakang, ada perasaan aneh, kenapa wanita tadi langsung memanggil nama ku. Apa mungkin ini rencana Fina dengan kakaknya? Batinku mulai bertanya-tanya.

"Tok.. tok...!" Wanita itu mengetuk pintu, kudengar suara mas Farid mempersilahkan masuk.

"Pak ...!

Ini mbak Aisyah sudah datang" kata wanita tadi menyampaikan

Mas Farid mendongak menatap ku dengan tatapan dingin

"Selamat pagi Pak" sapaku sedikit kaku

"Silahkan duduk...!

Kamu boleh keluar" titah Farid tercengang melihat penampilan Aisyah

"Ternyata wanita ini cantik juga, wajahnya imut nggak mbosenin" katanya dalam hati, tatapan netranya tak lepas dari paras ayu Aisyah.

Dengan gugup aku langsung menarik kursi di depan ku. Dengan hati-hati aku menapakkan dudukku.

"Terimakasih pak"

"Siapa nama lengkap mu?" Tanya Farid sambil membuka map berwarna biru

"Aisyah Fitria Lhasa pak" jawab ku, ku lihat mas Farid menulis namaku di bagian bawah di lembaran kertas dalam map tersebut.

"Tanda tangani ini" titah Farid sambil menyodorkan map tadi

Aku tercengang keheranan, apa maksud dari perkataan mas Farid. Karena ada rasa penasaran akhirnya aku membaca tulisan di dalam map trersebut dari atas sampai bawah.

Ternyata itu adalah surat perjanjian kerja, jadi aku langsung diterima kerja di perusahaan ini. Kan aku belum diwawancarai, sepertinya ini rencana Fina dan kakaknya. Dia langsung memperkerjakan ku tanpa mengiinterview ku terlebih dahulu.

Farid terus memandangi wajah cantik di depannya, "Sial kenapa ini pikiran ku, mataku rasanya tak ingin melepaskan wanita ini" serunya dalam hati

"Maaf pak, saya tidak bisa menandatangani kontrak ini." Jawab ku singkat, aku tahu semua ini karena bantuan Fina.

"Cepat tanda tangani..." Titahnya seperti membentak ku

"Tidak pak Farid..  saya mohon maaf, aku ingin bekerja di perusahaan ini sesuai dengan prosedur bukan karena Fina yang meminta bapak" jelasku, aku pun memberikan alasan kenapa aku tidak bisa menandatangani kontrak itu.

"Bodoh... Ini murni karena kemampuan mu, aku sudah melihat pengalaman kerja mu, dan juga kamu adalah lulusan S1 manajemen keuangan dengan nilai terbaik. Lalu apa lagi yang ku ragukan dari mu?

Kamu itu niat bekerja di kantor ku apa tidak? Aku butuh wanita yang smart dan etos dalam bekerja. Kalau kamu tidak berniat bekerja disini.... Silahkan keluar..." Tegas Farid  dengan wajah dinginnya, ini adalah caranya untuk mendesak Aisyah supaya mau menandatangani kontrak kerjanya.

Sebenarnya Farid sudah mengetahui sedikit tentang pribadi dan masa lalu Aisyah. Ia mengetahui semuanya dari Fina. Fina juga menceritakan kalau mantan suami Aisyah adalah manager di perusahaannya. Fina meminta bantuan padanya untuk membantu Aisyah bekerja di perusahaannya.

"Iya baik pak, akan saya tanda tangani." Jawab ku sambil mengambil pena itu, segera ku tulis parafku di atas nama terang ku. Aku tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini. Mendengar kejelasan mas Farid tadi, sepertinya dia menerima ku disini murni karena kemampuan ku. Mungkin caranya saja yang tak mewawancarai ku, membuat ku sedikit bimbang.

"Bagus. Sekarang kamu bisa mulai bekerja. Tolong kamu buatkan secangkir kopi untuk ku" titah Farid meminta Aisyah untuk menyeduhkan kopi untuknya. 

"Baik pak" jawab ku lagi

 Aku pun bergegas keluar dari ruangan tersebut.

"Akhirnya rencana ku dengan Fina berhasil juga" gumamnya sembari tersenyum lebar setelah melihat Aisyah keluar dari ruangannya

Farid dan Fina memang berencana membalas dendam, ia menyetujui rencana adiknya untuk membalas Anwar dan Rani karena ia termasuk tipe lelaki yang setia, ia paling benci penghianatan. 

"Sebenarnya...bodoh banget itu si Anwar, dia lebih memilih wanita murahan itu ketimbang Aisyah. Tenang Aisyah aku akan membantu mu membalas lelaki brengsek itu..." Gumam Farid kesal

Farid mulai menjalankan rencananya, ia meminta Anwar untuk ke ruangannya.

Setelah sepuluh menit kemudian aku masuk ke ruangan mas Farid dengan membawakan secangkir kopi ya ia minta.

"Permisi pak ini kopinya" dengan hati-hati ku taruh kopi itu diatas mejanya.

"Aisyah kenapa kamu ada disini?" Tanya Anwar tercengang karena kagetnya. Ia sedikit terpesona dengan penampilan baru mantan istrinya. Sangat anggun dan menawan "Aisyah cantik banget" katanya dalam hati kedua matanya menatap tajam penampilan Aisyah dari atas sampai bawah, tak disadari ia menelan salivanya terpesona oleh penampilan Aisyah.

"Masya Allah... Kenapa mas Anwar ada disini" tubuhku sedikit gugup dan gemetar, bibirku seperti tak bisa terbuka karena tatapan mas Anwar yang begitu dalam padaku

"Dia asisten baruku pak Anwar, apa kalian saling kenal?" Tanya Farid berpura-pura, padahal ia tahu betul tentang hubungan mereka.

"Oh... Aisyah ini.... Tidak pak kami cuma pernah saling kenal hanya sebatas teman" elak Farid berbohong, ia tak mau Farid mengetahui hubungannya dengan mantan istrinya.

Aku menarik nafas dalam-dalam

"Iya pak" imbuhku dengan lantang meyakinkan mas Farid, meski berat mengucapkannya. Mungkin dengan seperti ini mas Anwar akan mengira kalau aku sudah ikhlas melepaskan. 

1
echa purin
🙏🏻
Ikah Kartini
maksih ya aku mamapir lg ke novel mu
insa alloh ,untik novel yg lain ,pasti mampir 🙏🙏💪💪💪
Ray
weleh....pake nanya apa salahnya lagi.... Anwar Anwar🤣🤣🤣
Almeera sya
😍😍
Aqella Lindi
kalau aq punya suami kyak gni qu sumpah burung ny gk hidup wk wk
Jumiah
makanya jangan selingkuh ? anwar klo gk mau di selingkuhi ..liat lh istri mu jd teh celup celup..
Jumiah
klo azizah wapat dlm keadaan beriman
gk menyusah kan orang ,kelak akan allah gantikan ,di ahirat ntt dengan peria sholeh ..dan gagah perkasa..
Jumiah
seandai x ? kmu menikahi suami orang dengan paksa ,klo kmu meninggal
ap kmu mampu pertanggung jawab kan di dlm kubur mu.orang yg merebut suami orang dengan nyata ,itu keinginan setan
Jumiah
jangan konyol azizah menginginkan suami orang .pelakor gk diakui umat rasullullah ,
Jumiah
perjalanan mu msh panjang azizah
lagin masih belia bangan gk usah mikir cinta blm waktux pikirkan kesembuhan mu dlu..biar gk merepot kan suami mu ntt x..biar kmux jua bs melayani suami mu
sepenuh x
Jumiah
ayo ais kmu harus bisa ,
tunjukan klo kmu bs bahagi walau tampa
nya disisimu ...
gempi
b
Tati Suarti
gmn kabar s Anwar
Tati Suarti
ceroboh ..sekelas pengusaha sukses g pengamanan
Tati Suarti
bukannya taubat malah menjadi
.
.dosa besar
Tati Suarti
salam juga g boleh blum mahram
Tati Suarti
jangan karna dunia lupa diri...ingat dunia g akan d bw mati
Tati Suarti
Rani pelacur!
Tati Suarti
azizah jatuh cinta sama farid
Tati Suarti
Alhamdulillah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!