NovelToon NovelToon
TEROR

TEROR

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor / Pembunuhan / Eksplorasi-misteri dan gaib / Dendam Kesumat / Mata Batin / Roh Supernatural / Balas Dendam / Sudah Terbit
Popularitas:3.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Riumi

Echa dan teman-temannya harus kembali terlibat dengan pembantaian ilmu hitam yang merajalela dan semakin memiliki kekuatan besar.

Takdir selalu saja menuntun Echa dan teman-temannya untuk memusnahkan ilmu hitam, namun bagi mereka ilmu hitam itu sudah seperti akar pohon, meskipun pohonnya di tebang tapi akarnya masih tertanam didalam tanah.

Semakin hari teror semakin mengintai mereka. Datang dari seorang wanita misterius yang kembali bangkit dari masalalunya, dia ingin membalaskan dendam atas perbuatan Echa dan teman-temannya di masalalu.

"Mereka harus merasakan apa yang aku rasakan. Terutama rasa sakit."

Dendam, kecewa, sakit hati, amarah yang ada di dalam hati wanita misterius itu tidak pernah padam. Bahkan, tujuannya hanyalah satu.

"Aku hanya ingin melihat mereka.. Mati."

Akankah Echa dan teman-temannya berhasil mengungkap siapa akar dari teror yang mengintainya selama ini atau bahkan mereka yang akan mati penasaran?

On IG: @ry_riuu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

|15| MENGERIKAN

Echa dan teman-temannya masih mengamati mayat yang ada di hadapannya. Echa melihat ke arah lantai lima dimana Tania melompat kan diri begitu saja.

Dia melihat ada satu sosok besar, berbulu, tangannya panjang, matanya merah, giginya bertaring dan kukunya panjang hingga mencapai lantai 3. Mengerikan? Tentu saja.

Echa langsung mengalihkan pandangannya dari sosok tersebut sambil menatap kearah mayat Tania yang tidak menghilangkan jejak pembunuhan.

Ini pembunuhan namun tidak disentuh, mereka menggunakan mahluk gaib untuk membunuh Tania, seolah-olah Tania lah yang bunuh diri.

Tatapannya langsung teralihkan ketika sirine mobil polisi dan ambulan datang ke tempat kejadian.

"Izinkan kami yang mengatasi semua ini, kalian semua tolong pergi dari tempat ini." Ujar salah satu polisi.

Semua orang yang mendapat perkataan seperti itu langsung membubarkan dirinya, membiarkan polisi dan para tenaga medis mengurusi semua ini.

"Ayo Ra.." Ajak Azka sambil menggendong Aira yang ketakutan melihat kejadian tadi.

Echa, Bara, Azka, Ivy dan Aira pergi dari tempat tersebut, mereka melangkahkan kakinya menuju lift, namun saat mereka dan beberapa orang sampai di lift Hans dan Adila masuk ke lift yang lumayan masih kosong.

Hans menempatkan dirinya di sebelah Echa yang kosong, posisi Echa berada di belakang bersama dengan Bara, sedangkan Ivy dan Azka yang sedang menggendong Aira berada di depannya.

"Apa kau baik-baik saja?" Tanya Hans menyapa Echa yang sedang menyimpan koper diantara dirinya dan Hans.

"Baik." Jawab Echa.

"Kemana saja satu hari kemarin?" Tanya Hans.

"Ada di rumah." Jawab Echa sambil menatap kearah Bara yang sedang menatap kearah depan.

"Sudahlah. Dia sudah memiliki pacar, jangan mengganggu hubungan mereka." Bisik Adila kepada Hans yang terdengar oleh Echa. Sedangkan Hans yang mendapat perkataan seperti itu hanya diam menatap kearah Bara yang berada di samping Echa.

Sampai tiba saatnya di lantai 5, Echa dan yang lainnya keluar lift terutama Hans dan Adila.

"Ayo kak." Ajak Echa.

"Duluan." Ucap Bara. Echa yang mendapat perkataan seperti itu langsung melangkahkan kakinya keluar dari lift bersama dengan kopernya diikuti oleh Adila, menyusul Azka, Aira dan Ivy di depan.

Sedangkan Bara yang melihat Echa sudah keluar dari lift itu mengikutinya, bersama Hans yang berada di sampingnya.

Bara yang melihat Hans di sampingnya itu langsung mencegahnya untuk melangkah lebih lanjut, dia menatap tajam kearah Hans yang juga sedang menatapnya tajam.

"Dia punya gue, jangan sekali-kali mau rebut dia dari tangan gue kalau Lo masih mau hidup." Ucap Bara dengan nada mengancam.

"Gue bakalan lakuin apapun buat orang yang menghalangi langkah gue." Ujar Hans sambil tersenyum sinis dengan mata yang berubah menjadi hitam dalam satu detik.

Bara melihat hal itu, namun dia tidak berekspresi apapun. Bara hanya menatap lekat mata yang berubah hitam tadi.

"See?" Tanya Hans sambil menepis tangan Bara yang menghalanginya. Hans melangkahkan kakinya menyusul Adila untuk melihat apartemen nomor 33.

"Dia salah orang." Ucap Bara sambil tersenyum sinis menatap kepergian Hans.

Bara tersenyum seperti itu karena ilmu Hans belum terlalu tinggi, lihat saja betapa bodohnya Hans ketika mengeluarkan mata hitam miliknya seolah ingin menghipnotis Bara.

Tanpa Hans ketahui, di dalam tubuh Bara memiliki permata yang mampu membuat siapa saja hancur lebur dalam beberapa detik saja.

Bara melangkahkan kakinya menyusul Echa yang sedang bersama Adila, saat Bara melewati Hans, dia berbisik sebentar di samping Hans.

"Gue peringatan lagi, Lo ganggu cewe gue, siap-siap buat kehilangan segalanya." Ucap Bara datar dan menusuk sambil.melangkahkan kakinya pergi meninggalkan Hans yang sedang tersenyum sinis.

"Manusia biasa yang sangat belagu, tidak memiliki apa-apa tapi sudah mengancam." Ucap Hans sambil tersenyum sinis menatap punggung Bara dengan mengeluarkan mata berwarna hitam miliknya beberapa menit.

"Apa Tania baik-baik saja satu hari sebelumnya?" Tanya Echa kepada Adila yang berada di sampingnya.

"Tidak, pada saat malam harinya, Tania meminta tolong, tapi saya tidak mengerti apa yang harus saya lakukan karena tidak ada apa-apa di apartemen itu." Jawab Adila.

"Apa ada yang berubah dari raut wajahnya?" Tanya Echa.

"Saya tidak bisa membaca ekspresi Tania pada saat itu, dia sangat datar." Jawab Adila.

"Terimakasih atas informasinya." Ucap Echa sambil tersenyum manis.

"Tidak masalah." Ujar Adila yang jugaembalas senyuman Echa.

"Kak Caca.. Aira mau sama Kak Vivi, nanti Aira ke apartemen kakak." Teriak Aira di tengah-tengah keheningan antara Echa dan Adila.

"Iya, gimana Aira aja tapi jangan sampai malem, pas dateng langsung mandi, ganti baju." Sahut Echa yang melihat Aira berada di gendongan Azka.

"Iya kak." Ucap Aira.

"Anak yang manis sekali." Ujar Adila.

"Terimakasih Adila, apa ingin mampir ke apartemen ku?" Tanya Echa yang sedang membuka kunci apartemen miliknya.

"Terimakasih tapi saya harus melakukan tugas dulu, nanti pasti mampir." Jawab Adila. Echa yang mendapat perkataan seperti itu hanya tersenyum manis dan menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.

"Kakak mau ke apartemen mana?" Tanya Echa yang melihat Bara di sampingnya.

"Ke apartemen Caca aja." Jawab Bara.

"Hans ayo." Ucap Adila yang melihat Hans masih jauh.

"Jika perlu apa-apa bisa panggil saya." Ucap Hans sambil menatap kearah Echa yang juga sedang menatap dirinya.

"Iya." Ujar Echa. Hans langsung melangkahkan kakinya menyusul Adila setelah mendengar jawaban Echa. Sedangkan Bara yang melihat itu langsung tersenyum sinis. Padahal sudah Bara peringatkan, namun Hans tetap tidak mendengar perkataannya.

Cklek..

Pintu apartemen Echa langsung terbuka, dia melangkahkan kakinya masuk diikuti Bara di belakangnya.

Echa harus segera membersihkan dirinya dari darah Tania yang sempat mengotori baju dan tubuhnya itu.

"Caca mandi duluan, nanti giliran kakak," ucap Echa yang melihat Bara sedang duduk di sofa sambil membuka Hoodie miliknya yang terkena darah.

"Iya." Ucap Bara.

1
Fitri Andriani
kapan ini mau update lg udh thn 2026 lohhh...
Nungguin lohhhhh aku thorrrrr
sheina azzahra
jangan gampangan juga kali ca, semua cowok di tanggepin, udah punya cowok tapi mau aja tangan nya di cium cowok lain🙄🙄
Tyas Alya
kk udah 2026 nih kapan upload lagi
Dinda nur Fadila
halooo kaaaa, udah lama ga upload nihh aku nungguin lohhh
Vera Apriani
yahhh lagi seru nh...
kapan up lagi thor??
雅那
btw yang tahu ig author apa ya
雅那
2026
semoga author sehat selalu dan segera up
katria yuisna💫
#2020—2026😭🙏🥰
katria yuisna💫
kapan up lagi thor udh nungguin bertahun"😭🙏
kadal buntung
kaka apakah masih lama baru afdet lagi
Rita Hartati
sempat di hapus kemaren app nya,kesel nunggu upload nya lama bgt.
Mama Nakal
ini sudah di tahun 2026 Thor....kapan update nya...? semangat terus yah
Apit Ferfetty
udh hmpir 2th nih ,,kka riumi sehat2 kn,,,update lh ,
Zul Fa
dimulai dari tahun 2021 sekarang di akhir tahun 2025 masih blom aplod juga Thor...... sehat kan thorrrrr
Qori Denisa
thor, kamu gpp kan?
aku udah nungguin loh, mau up kpn? udah mau 2 tahun loh kamu gk up lagi
Nadya Maujud
thor up dong, udah sekitar 4 kali nih di baca ceritanya dari tahun lalu sampai sekarang lo thor di baca ulang ceritanya up dong
Liscya: mau beli buku gak tau caranya,penasaran banget sama ceritanya,up dong pliss 🙏
total 2 replies
Cahaya
Thor, are u okay? sudah 2tahun lebih berlalu. ada apa?
verlyn05
echa buat baraa aja gapapa sumpahh Bright nya buatt guaaa🤭🤭😍😍😍
Matthias Von Herhardt
Di tarik secara singkat dari inti semua ini tuh, teman2 yg Caca anggap baik ternyata bnyk yg berkhianat, tapi tidak untuk bara, dia cahaya untuk Caca, hampir semua ikut serta dalam pemujaan atau ilmu hitam, krna ternyata dari ayah kandung Caca pun dia seorang pengabdi setan, jadi merambat ke mana2, terutama yg tidak suka dgn Caca.
kadal buntung: maaf kaka apakah masih lama baru afdet lagi
total 2 replies
Imliyana Syafi'i
thorrrrr kamu baik" saja kan thorrr
udh satu thun thor aku nunggu....aku bulak balik pengen tau thorrrr
aku cari" di tik tok tkut ada novel kamu
download aplikadi lain cuma pengen tau tkut ada ketmu sih thorrrr
tpi sma aja berhnti disisni
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!