Lika liku percintaan anak SMA bernama Amara Anindita sepeninggal tunangannya dalam menjalankan tugasnya didaerahrawan konflik,dia dihadapkan pada 2 cinta yang rumit.
Cinta seorang Kapten Mahesa Anggara ataukah cinta seorang Adhikara Arjuna,yang
merupakan kakak angkat yang mencintai nya sedari kecil.
Ia terpaksa menikah dengan salah seorang dari mereka ,karena suatu kesalahan .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yha-nie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
*Episode 15
"allhamdulillah hasilnya bagus dek ,tinggal menjalani therapy ,,,"allhamdulillah hasilnya bagus dek ,tinggal menjalani therapy ,akan Abang usahakan waktunya supaya bisa nganter kamu dek !" ujar Angga .
"mudah mudahan dihari kelulusanku nanti ,aku bisa berjalan lagi bang " harapan Amara .
"aamiin ,,!" yang langsung dijawab Angga ,
ia menggenggam jemari Amara erat, mencoba memberikan semangat, tangan satunya melakukan kemudi mobilnya , keluar dari halaman parkir RS , kemudian melaju menuju jalan raya ,
" dek mampir ke rumah Abang dulu ya ,abang mau ngambil sesuatu, boleh ?" ajak Angga ,
Amara hanya mengangguk mau gimana lagi ia tak punya pilihan ,tak lama mobil sudah depan gerbang kesatrian petugas yang lagi jaga mengagguk hormat
"Ada tamu Ndan?" sapanya,
ketika melihat Amara ,Amara hanya tersenyum manis .
" iya nih calon istri ,,,!" jawaban kapten Angga yang sontak membuat mereka tebelalak ,karena setahu mereka kapten Angga tak pernah membawa tamu seorang perempuan, sejak ia pindah kemari .
" bang kenapa daritadi ,Abang terus menyebutku calon istri ,aku jadi malu bang !"
ujar Amara merasa tak enak ,ketika sudah sampai di dalam rumah .
"lho emang bener kan dek ,masa calon adik ?"
jawab kapten Angga ,
ia mengambil air mineral , dan sebotol minuman soda.
" mau makan apa ? kita pesen aja ya ?" tawarnya
""soalnya mas nggak bisa masak dek , paling cuma ada mie instan sama makanan ringan aja dirumah "
ujar Angga terus terang .
"nggak papa mie instan pun ngga apa apa bang "
jawab Amara ,
"kenapa tadi diajak makan kamu nggak mau ?"
lanjutnya .
"maaf bang aku malu !"
jawab Amara ,ia tertunduk
kemudian Angga menghampiri kemudian ia berjongkok dihadapan Amara .
"tatap mata Abang dek, kenapa kita mesti malu,kita membayar makanannya bukan meminta ataupun mencuri, kenapa ,,,,kalaupun ada yang mencemoohmu ada Abang dek bersama mu, " ujar Angga datar,Amara menengadahkan wajahnya yang tertunduk,
"sudah jangan banyak pikiran ,lebih baik kita fokus saja kepada pengobatan dek !" lanjutnya dusapnya lembut pucuk rambut Amara .
"Abang kedapur dulu ya ,,!" ujarnya,Amara mengagguk pelan ,
sendiri ia mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan nampak rapi dan bersih,rupanya Angga penyuka kebersihan ,tak banyak perabotan disini namun tertata rapih dan membuat kesan lapang dan nyaman .
ia kemudian meraih ponsel ,melihat chat teman2 nya
ia tersenyum senyum sendiri menyimak chat grup .
maklum mereka lagi pada libur untuk persiapan ujian akhirnya.
tak lama Angga datang dan mendorong kursi roda Amara menuju meja makan ,
" maaf cuma mie instan sama telor aja adanya ,nggak papa kan ?" ujarnya
" nggak papa ,,,malahan aku suka banget wanginya " jawab Amara .
"mau aku suapi? tawarnya
Amara menggeleng , kemudian meraih sendok dan mulai memakan mie itu.
"Bang Angga hutang penjelasan padaku!"
ujar Amara ,sesudah makan mie mereka kembali keruang tamu,
"siapa mereka bang ?,kalau boleh saya tahu ,dan kenapa Abang berbohong ?" berondong Amara .
sesaat Angga menghela nafas ,
" dia mantan tunanganku , beserta ibunya !"
jawabnya ,yang sontak membuat Amara kaget
"tapi jangan marah ya ,,,dia masalalu Abang !"
ujarnya lagi .
"tapi kenapa Abang berbohong mengatakan aku istri Abang dan sedang mengandung anak Abang ?" tanya Amara lagi.
" tapi ,,benarkan kamu istri masa depan Abang , dan calon ibu anak Abang bukan?" godanya ,
"Bang ,,,maaf aku masih punya cita 2 yang ingin kukejar , maaf untuk saat ini aku belum bisa menerima siapapun " lirih Amara
" aku takut suatu saat akan menyakiti hati Abang!" ucapnya parau .
"untuk saat ini aku tak bisa berjanji untuk siapa hatiku akan berlabuh ,semuanya aku serahkan kepada takdir , takkan pernah kupinta dengan siapa karena tak ingin berakhir kecewa .!" ujarnya parau
" karena kutahu waktu tak bisa berjanji!" lanjutnya setengah terisak ,karena ikatan yang dibuat manusia kadang tak sesuai dengan yang diharapkan dan tak sesuai.dengan yang diimpikan.
Angga mendekat ,meraih Amara dalam dekapannya
" maaf ,,,maaf Abang terlalu memaksakan kehendak Abang ,baiklah Abang akan menunggu ,mungkin itu
yang Abang bisa lakukan sekarang !"
perlahan ia melihat wajah sedih itu,diusapnya lembut air mata di pipi Amara ,perlahan wajah mereka mendekat ,,namun entah kenapa muka Amara berpaling ,
"maaf ..!" ujar Angga tersadar
"tok,,,tok,,tok!"
terdengar suara ketukan pintu,Angga segera berdiri menuju pintu dan membukanya,
" siap ijin saya mengantarkan berkas yang anda minta !"
terlihat seorang prajurit menyerahkan sebuah amplop coklat .
" baiklah ,terima kasih " sahut Angga seraya menerima amplop itu.
"siaap ,Ndan saya permisi " sahutnya lagi ,
yang hanya dijawab anggukan oleh Angga,tak lama prajurit itu pergi .
"nah berkasnya udah ada ,aku akan mengantarmu pulang mungkin kau sudah lelah !" ujarnya lagi ,
ia masuk ke kamarnya sebentar , kemudian ia keluar rapi kembali,
"atau masih ingin disini?" tawarnya lagi .
Amara menggeleng .
" kita pulang ,mungkin sebentar lagi mas Juna pulang " pintanya seraya melihat jam di dinding ini sudah menjelang sore.
Arjuna sudah mewanti 2 Amara untuk segera pulang ketika ditelfon tadi .
* see you next part 🙏
* terima kasih atas like and comment nya jangan lupa vote nya ya 🙏😘
gimana nih thor...
Kasih banyak KK 🙏