ini novel ketiga ku..
novel ini lebih menguras emosi, berisi tentang perjodohan dan berakhir dengan perselingkuhan..
merasa sama-sama nyaman dan saling membutuhkan sehingga menimbulkan keterikatan..
Nayla yang terus disiksa fisik maupun batin oleh suaminya akhirnya menemukan tambatan hati, hanya saja lelaki tersebut telah memiliki istri..
sedangkan Edward yang merasakan kehampaan rumah tangganya serta perselingkuhan istri nya berkelana mencari cinta sejati, tetapi terhalang restu orang tua??
bagaimana kisah cinta mereka...
baca terus novel-novelku yang lain, tolong like dan vote terus ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zian hafiz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
mulai tumbuh perasaan
sore ini Alan datang bersama pengasuh baru Kayla sedangkan Edward sudah pergi setelah menyelesaikan sarapan nya.
Nayla menoleh pada pintu yang terbuka, Alan masuk dan di ikuti oleh Pengasuh baru Kayla
" Nay...ini pengasuh untuk anak mu" ucap Alan
" terimakasih Alan..."
" Mbak bisa pke kamar yang ini dulu...karna disini hanya ada dua kamar" ujar Alan
" jadi Mbak nya tinggal di sini ya?" tanya Nayla karna selama ini dia tidak pernah memiliki pengasuh yang tinggal 24 jam bersama nya
" iya...untuk sementara waktu biar dia menemani mu disini dulu,sampai keadaan benar-benar aman" ujar Alan
Alan menunjukan kamar yang akan ditempati oleh pengasuh baru Kayla setelah itu dia pamit untuk segera pulang...
*****
sementara di kediaman rumah Dhika, dia sibuk mencari keberadaan Nayla ponsel Nayla pun tidak bisa dihubungi
" sial....." umpat Dhika
" kemana kamu Nay,,kamu tidak akan bisa lolos semudah itu dari ku" pekik Dhika sambil meremas rambut nya
Nayla yang sedang menidurkan Kayla dikamar memang sengaja memblokir semua yang berhubungan dengan Dhika, tekad nya sudah bulat Untuk berpisah karna tak ada juga yang bisa dipertahan kan dari pernikahan nya, sudah cukup bersabar Nayla menerima semua perlakuan Dhika mulai dari menyiksa fisik hingga batin nya..
saat sedang menepuk pelan bokong anak kesayangan nya ini ponsel Nayla berbunyi menandakan pesan masuk dari Edward
💌
sudah tidur Nay??
💌
baru mau tidur
💌
sebelum kekantor besok aku mampir ketempat mu dahulu...
💌
kenapa???
💌
tidak ada apa-apa, hanya ingin bertemu sebelum berangkat bekerja😄
💌
baik lah, mau sarapan apa?
💌
terserah..asalkan kamu yang masak apapun akan aku makan..!!!
💌
gombal.....baik lah, segera tidur besok kamu harus bekerja
💌
selamat malam, semoga mimpi indah Nay...
❤️❤️
Nayla senyum-senyum sendiri membaca pesan dari Edward tanpa niat membalasnya lagi.
" kenapa dengan perasaan ku....." batin Nayla
tak bisa dipungkirinya bahwa dia memang sudah merasa nyaman bersama Edward karna perhatian yang tulus diberikan Edward untuk nya serta Kayla..
benar saja pagi-pagi sekali Edward sudah datang ke apartemen yang ditempati Nayla
Nayla baru saja menyelesaikan memasak nasi goreng seafood nya, Setelah menyelesaikan sarapan dan menata nya dimeja makan Nayla lalu membersihkan diri
20 menit kemudian Nayla sudah rapai mengenakan dress selutut berwarna navy
" Kayla tidak ikut sarapan?" tanya Edward
" dia masih tidur,ayo makan sarapan mu setelah itu kekantor" ucap Nayla
" kamu lupa kalau aku Bos nya???" ucap Edward menyombongkan diri
" jangan sombong tuan, diatas langit masih ada langit"
" iya...iya....aku mengerti" ucap Edward melemah
" kapan aku bisa bekerja Ed?" tanya Nayla disela mengunyah nasi goreng nya
" tunggu seminggu lagi, kapan kamu akan memasuk kan gugatan mu?"
" secepatnya akan aku urus"
" jangan sampai Dhika mengetahui keberadaan mu Nay,aku takut dia berbuat nekad pada mu dan Kayla"
" dia tidak akan berani macam-macam pada Kayla karna bagaimana pun Kayla adalah anaknya"
" kita tidak bisa menebak isi kepala Dhika, aku ingin kau berhati-hati dan jaga dirimu saat aku tidak bersamamu..!!!" tegas Edward
" iya....cepat habiskan sarapan mu,aku antar ke depan"
setelah menghabiskan sarapan nya Nayla segera mengantar Edward sampai ke depan pintu...
" jaga diri, aku mencintaimu" ucap Edward lalu mencium pucuk kepala Nayla
Nayla hanya tersenyum tanpa menjawab kata-kata Edward karna sesungguhnya Nayla sendiri belum mengerti dengan apa yang harus dia lakukan, disisi lain dia masih berstatus istri sah Dhika, tapi Dhika telah menyakitinya berkali-kali,sementara didepan mata ada lelaki yang mengungkapkan rasa sayangnya disaat rumah tangganya berantakan, kalau menuruti ego nya ingin sekali membalas perlakuan Dhika, tapi dia tak ingin menjadikan Edward hanya pelarian semata, dia harus benar-benar memantapkan hatinya untuk menerima Edward.