NovelToon NovelToon
Kepincut Janda Anak 2

Kepincut Janda Anak 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / CEO / Dunia Masa Depan
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Adca_21

raina Larasati janda dengan 2 anak suaminya meninggal karna serangan jantung sekarang dia harus banting tulang untuk menghidupi anak anaknya, dari yang tidak biasa bekerja sekarang Raina harus mencari nafkah......

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adca_21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 30

 "Rania duduk sebentar disini menunjukan ke pangkuan nya"

"tidak mas aku duduk disini saja aku gak mau kejadian kemarin terulang lagi aku malu sampai sekarang pak Adi meledekku dengan wajah cemberutnya"

 "Biar aku kasih pelajaran kalau dia berani berani meledek mu ayo sini"

"gak mau mas aku takut tiba tiba ada yang datang" Arsen mengarah kan remot nya ke arah pintu dan pintu pun terkunci.

 "Ayo sayang sini aku merindukanmu," dengan malas Rania menghampiri nya, dan Arsen langsung mendudukan dipangkuan nya. Wangi tubuh Rania sudah seperti candu untuk Arsen.

 "lepas mas aku sudah rapi aku mau kerja mendorong bahu Arsen tapi Arsen malah semakin memendamkan wajahnya di antara bukit Rania"

 "Rania aku sudah bicara sama orang tua ku mereka menunggu mu Minggu depan kita akan kerumahku" Rania hanya mengangguk dan mempersiapkan mentalnya.

 "Sudah ya aku mau kerja dulu mas"

"sebentar Rania aku ingin seperti ini sebentar saja tangan nakal Arsen sudah kemana mana sentuhan sensual Arsen membuat Rania panas dingin dan dibawah Rania milik Arsen sudah mengeras.

 "Sayang aku ingin cepat menikah denganmu"

"sabar mas!"

Arsen mengecup leher jenjang Rania. Rania menghentikan Arsen mas kamu jangan membuat warna merah lagi karna menyarankan nya harus banyak foundation

 "Gapapa sayang nanti siang kita ke mall kamu belanja kebutuhan mu sekalian kita ada meeting di luar" Arsen melanjutkan aksinya mencumbu leher Rania memberikan kembali tanda cintanya.

Sekarang Rania lebih berani mengalungkan tangannya gairah Arsen semakin menggebu apalagi Rania tidak mau diam menggerakkan bokongnya mata Arsen semakin sayu karna gairah nya sudah di ubun ubun.

Rania aku tidak tahan kalau harus menahan seperti ini, Rania tidak mendengarkan nya sekarang Rania yang mendominasi biasanya Rania hanya menerima saja tapi tidak dengan sekarang Rania seperti terpancing Rania mencium Arsen dengan kasar mengigit bibir Arsen menyedotnya membelit lidah Arsen mengabsen semua rongga mulut Arsen sungguh Rania liar sekali Rania membuat Arsen kewalahan dengan permainan nya sekarang.

Sambil menggosok kan nya tongkat dan kerang Rania hanya terhalang oleh celana mereka karna posisi nya sudah pas ditengah kerang Rania. Rania terus bergerak tidak karuan memaju mundurkan bokong nya.

"Ahhhh Rania ini nikmat sekali" Arsen terus menggeram kenikmatan Rania terus membelit lidah Arsen. Arsen melepaskan nya dan membuka baju Rania menyingkap nya.

langsung melahap sumber kehidupan nya yang sudah menjadi candu, Rania semakin bergairah dan menggeliatkan tubuhnya lebih cepat. ahhh... Rania ini nikmat sekali puting Rania satunya lagi terus Arsen memainkan nya membuat Rania mendesah.

"Ahhh... mas ahh pelan pelan mas sakit,"

untung ruangan Arsen kedap suara kursi kebesaran Arsen pun ikut berderit oleh ulah mereka, Ardi yang akan masuk ke ruangan Arsen tapi dikunci si bos sudah punya mainan baru masih pagi pun digarap nya langsung meninggalkan ruang Arsen.

"Ayo.. sayang terus Rania semakin menekan kan duduk nya memaju mundur kan bokongnya Arsen sampai merem melek oh sayang ini nikmat sekali aku sudah tidak sabar ingin meniduri mu aku ingin tau seganas apa di ranjang Arsen sudah meracau tidak tentu.

Arsen semakin meremas bokong Rania dan tetap menyusu memberikan warna warna merah di dada Rania

"ahhh mas aku mau aku mau ke luar

"tunggu sayang kita keluar kan sama sama Rania semakin mempercepat nya akhirnya mereka mengeluarkan nya sama sama "

Dengan nafas terengah engah Rania dan Arsen melemas Rania langsung menyembunyikan wajah nya di leher Arsen dan memeluk nya.

"Hey kamu kenapa sayang?"

"aku malu mas"

"tadi aku begitu liar menggoda ku, Arsen terkekeh kenapa malu hm kenapa kamu tadi tidak malu"

disalahkan seperti itu langsung Rania menunjukan muka nya ,salah siapa yang mancing aku duluan mas"

"iya iya aku yang duluan tapi kamu menikmati nya juga kan"

"Rania ayo kita menikah sekarang saja ya aku gak tahan ingin menerkam mu"

"emang nya aku mangsa mu mas"

setelah orang tua mu menerima ku aku akan mempertimbangkan nya mas,berdoa saja mas semoga orang tua mu menerima ku dan anak anak.

Awas aku mau ke toilet, ini gimana mas aku gak bawa baju ganti celana dalam ku basah baju ku juga sudah bau keringat

Kamu tunggu dulu di kamar nanti aku pesan kan baju ganti untukmu istirahatlah sebentar nanti kita meeting di luar dan belanja kebutuhan mu.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!