Saat sekolah SMA Aku berpacaran dengan seorang cowok bernama Rudi. Setelah lulus, aku tak lagi mendengar kabarnya, hingga aku di pertemukan dengan seseorang bernama Adi yang mencintaiku. Akupun juga sangat mencintainya. Dan akhirnya aku dan Adi memutuskan untuk menikah. Dan tentu perjalanan kami tak mudah..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon isti purnama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BERTEMU 2
Setelah beristirahat selama dua hari di rumah, kondisiku kembali normal. Aku sudah bisa beraktifitas seperti biasa. Aku mulai bekerja setelah seminggu lebih cuti kerja. Semua teman temanku senang melihat aku kembali bekerja, kecuali Laras. Gak tau kenapa dia masih saja terlihat tidak menyukaiku. Tapi aku tak begitu memperdulikannya.
"Vina akhirnya kamu kembali bekerja." Kata Agus
"Aku rindu sama kamu. Kamu udah bener bener sehat?" Lanjut Rio
"Iya aku sudah sehat kok." Jawabku sambil tersenyum.
"Makasi ya." Lanjutku
Kami semua melanjutkan kerja. Saat itu memang kondisi warung sedang ramai jadi aku tak terlalu menggubris Laras.
hari berlalu begitu cepat. Sudah waktunya pulang. Aku keluar dari warung. Aku sempat terkejut karena disana aku melihat seseorang yang mungkin sangat aku rindukan. Adi. Aku melihatnya duduk diatas motornya. Setelah melihatku dia menghampiriku.
"Vin.. Apa kabar kamu? Kamu sudah sembuh?" Tanya Adi.
"Aku baik kok. Ya seperti yang kamu lihat, aku sudah sehat." Jawabku sambil tersenyum.
"Vin aku boleh bicara sama kamu?" tanya Adi kepadaku
"Bicara soal apa?" Tanyaku
"Soal kesalahpahaman hubungan kita." Jawab Adi
"Apa masih ada yang mau dibicarakan?" Tanyaku
"Aku mohon." Pinta Adi
Aku mengiyakannya, dan kami pergi ketempat yang lebih nyaman untuk berbicara.
"Vin.. maafin aku karna aku sempat gak percaya sama kamu. Ada seseorang yang sengaja menghasut aku supaya aku dan kamu berpisah. Aku benar benar minta maaf Vin." Terang Adi menjelaskan apa yang terjadi
"Siapa?" Tanyaku
"Laras." Kata Adi
"Aku sudah menduganya. Karena hanya dia yang terlihat sangat membenciku diantara yang lain." Kataku
"Beri aku kesempatan sekali lagi untuk menebus semua kesalahanku Vin." Pintanya
"Maaf Adi aku belum memikirkan soal itu. Aku mau sendiri dulu." Terangku
"Aku mohon." PIntanya lagi
"Beri aku waktu untuk berfikir." Kataku
"Sampai kapan?" Tanya Adi
"Sampai aku menemukan jawaban yang terbaik untukku." Kataku
"Baiklah aku akan nungguin kamu" Katanya
Sebenarnya aku ingin kembali bersamanya tapi aku ingin lebih menenangkan hatiku dulu untuk sementara waktu. Aku tak ingin terburu buru dalam mengambil keputusan. Setelah perbincangan itu, Adi mengantarku pulang. Dan ternyata Rudi sudah menunggukun di depan kost. Aku takut Adi akan salah paham lagi dengan Rudi, tapi ternyata tidak. Aku merasa sangat lega. Adi lalu berjabat tangan dengan Rudi sekalian pamit untuk pulang karna hari sudah mulai larut.
"Sudah lama?" Tanyaku berapa lama Rudi sudah menungguku
"Sekitar 5 tahun." Jawabnya sambil menahan tawa.
"Ih aku beneran." kataku sedikit kesal dengannya
"Aku juga beneran." Katanya sambil tertawa.
"Tauk ahh.." Kataku
"Haha ngambek." Ketawanya makin keras
"Udah makan?" Tanya Rudi.
Aku hanya menggelengkan kepala. Dan dia mengajakku keluar untuk mencari makan. Dia penasaran untuk apa Adi menemuiku tadi.
"Tadi Adi nmenemuimu?" Tanya Rudi
"Iya. Dia datang untuk minta maaf. Dan minta kesempatan lagi." Jelasku
"Lalu?" Tanyanya penasaran
"Gak ada lalu." Kataku dengan nada mengejeknya.
"Apa yang kamu katakan?" Tanyanya
"Aku butuh waktu untuk berfikir." Jawabku
"Kamu merindukannya?" Tanyanya lagi
"Mungkin" Jawabku
"Kalau kamu masih sayang sama dia kenapa gak diberu kesempatan saja? Mungkin kamu sakit untuk saat ini, tapi lebih menyakitkan lagi kalau sampai kesempatan itu hilang. Jangan biarkan dirimu menyesal nantinya" Kata Rudi menasehatiku.
"Makasi yaa Rud, cuma kamu yang bisa mengerti aku." Kataku dan tersenyum padanya.
Rudi hanya membalas tersenyum padaku dan tangannya mengelus kepalaku. Makanan datang, kami lanjutkan acara makan kami. Setelah selesai makan Rudi mengantarku pulang. Sesampainya dikost aku istirahat sejenak kemudian mandi. Setelah selesai mandi aku merenungkan tentang apa yang dikatakan Rudi tadi, dan aku fikir fikir apa yang dia katakan ada benarnya juga. Karena kesempatan tak akan datang dua kali, jdi aku tak akan membiarkan diriku menyesal pada akhirnya. Aku hanya tersenyum sendiri ketika itu. Dan langsung aku rebahkan tubuhku di kasur. Aku memejamkan mata karna sudah hampir tengah malam. Dan besok aku harus kembali bekerja.
biar dia tau kelakuan istrix
Dan sahabatx..
laut thor
di rumah tidur ma orang lain..
penasaran banget endingnya gimana...
semangat thor......
Aku mampir dah kasih boomlike tiap partnya dan rate 5. Mampir jg ke The Power of Mutant ya.. ditunggu boomlike+rate5 nya... Makasih🙏
💕Saling Support💕
-Pengorbanan Cinta Arya dan Isyana
-Antara cinta dan misi
Siapa tahu kakak suka dengan ceritanya
like,komen,rate 5, dan vote 😊 saling dukung kak
kalau sempat mampir baliklah ke karyaku "sahabat atau cinta" dan "berani baca" tinggalkan like dan komen ya makasih
Jangan lupa mampir dan feedback juga kekaryaku ya kaka..
Like,komen aku nantikan..
Tambahkan juga karyaku kedaftar favorit ya kaka...