NovelToon NovelToon
My Dear Daddy

My Dear Daddy

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 5
Nama Author: Dewi tan

Kevin Setiawan, 25 tahun, adalah seorang pengusaha muda kaya, yang kabur dari rumah karena menolak di jodohkan oleh orangtuanya.

Untuk menutupi identitasnya, dia tinggal di sebuah rumah kos dan bekerja sebagai pegawai minimarket.

Suatu malam dia menemukan seorang bayi tepat di depan pintu rumah kosnya, pertemuan dengan bayi perempuan itu membuat hidup Kevin berubah, dan kini dia menyandang status ayah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi tan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembali ke Jakarta

Kevin menaruh beberapa barang pentingnya di dalam tas ranselnya, hari ini dia rencana akan pergi ke Jakarta dengan pesawat terbang.

Dia melirik ke arah Meira yang masih berbaring di tempat tidur Kevin. Dibelainya dengan lembur rambut bayi mungil yang kini tersenyum ke arahnya itu.

"Daddy pamit ya Mei...daddy janji tidak akan lama...Meira baik-baik sama Bu Joko dan ibu-ibu lainnya disini ya..." Kevin mengecup kening Meira lalu segera mengangkat bayi mungil itu dalam gendongannya.

Setelah menutup pintu rumahnya, Kevin berjalan keluar rumah menuju kerumah Bu Joko. Di tengah jalan dia memesan taksi online dari ponselnya, setelah sampai di rumah Bu Joko, dari depan teras, Bu Joko nampak sudah menunggunya dengan beberapa ibu-ibu lain.

"Titip Meira ya Bu..kalau ada apa-apa langsung hubungi aku..." Ucap Kevin sambil menyerahkan Meira ke dalam gendongan Bu Joko.

"Kau tenang saja Mas Kevin...Meira aman bersama kami....di sini dia akan banyak teman...Iya kan Mei.." Bu Joko tersenyum ke arah Meira.

"Terima kasih Bu...oya, ini kunci rumah saya...kalau pakaian atau popok Meira kurang atau kehabisan susu, di rumah banyak stok Bu..." Kata Kevin sambil menyerahkan serangkaian kunci ke arah Bu Joko.

"Tapi Mas Kevin tidak apa-apa nih rumahnya kami masuki...nanti ada yang hilang kan jadi tidak enak..."

"Tidak apa-apa Bu...lagian di rumah saya tidak ada barang berharga kok...tenang saja..." Sahut Kevin.

"Baiklah...Mas Kevin hati-hati ya di jalan..."

"Iya Bu...saya pamit ya...ibu-ibu semua saya pamit..." Ucap Kevin sambil menautkan kedua tangannya di dadanya.

"Iya Mas ganteng...hati-hati di luar sana banyak godaan..!" Seru salah seorang ibu yang sejak tadi berdiri di belakang Bu Joko.

Kevin Pun melangkahkan kakinya dan masuk kedalam taksi yang sudah sejak tadi di pesannya. Kemudian taksi itu melaju meninggalkan rumah Bu Joko dan para ibu-ibu yang menatap Kevin sampai taksi itu hilang di balik tikungan jalan.

"Pak...berhenti di depan minimarket itu sebentar!" Seru Kevin pada sang supir taksi. Lalu taksi itupun berhenti di depan minimarket tempat Kevin bekerja.

Kevin turun dari taksi dan bergegas masuk kedalam minimarket itu, Yanti dan Joni sudah berdiri menunggu sambil menatapnya haru. Selama Kevin bekerja, tidak pernah Kevin pergi jauh kecuali hari ini.

"Mbak Yanti...Joni....aku pamit ya...sampaikan maaf ku sama boss besar, aku benar-benar ada urusan penting..." Kata Kevin.

"Kau pergi tidak akan lama kan?" Tanya Yanti.

"Pokoknya aku akan cepat kembali Mbak..kerena Meira kan ada di tempat Bu Joko...aku menitipkannya di sana..." Jawab Kevin.

"Sebenarnya ada urusan apa sih Vin? Keliatannya penting banget...?" Tanya Joni.

"Ada deh...nanti lain waktu kita ngobrol lagi...kalau kalian kangen sama Meira, datang saja ke komplek rumahku..."

"Oya Mas Kevin...ini ada sedikit bekal buat di jalan..." Yanti menyodorkan sebuah bungkusan ke arah Kevin.

"Trima Kasih Mbak....kalau begitu aku langsung ya...nanti aku akan menghubungi kalian..." Kevin segera membalikan tubuhnya keluar dari minimarket itu dan kembali naik ke dalam taksi yang telah menunggunya.

Tak lama Kevin sudah sampai di bandara, dia langsung duduk sebentar di kursi tunggu, kemudian mulai memencet nomor ponsel Paul.

"Halo..."

"Halo Paul...aku OTW Jakarta...tunggu aku, nanti ku kabari kalau sudah sampai..."

"Oke Bro...hati-hati..." Sahut Paul.

Kemudian Kevin langsung mematikan ponselnya. Penerbangan hari ini sangat tepat waktu, tidak ada keterlambatan sama sekali. Saat Kevin mulai naik ke dalam pesawat, dia mulai membuka maskernya.

**********

Sekitar satu jam lebih Kevin sudah sampai di Bandara Jakarta. Kevin berjalan menyusuri terminal kedatangan dan mulai duduk di kursi tunggu sambil menunggu Paul menjemputnya.

Seorang laki-laki muda berpenampilan trendy dan berwajah tampan seperti Kevin, datang mendekati Kevin yang masih duduk bersandar di kursi tunggu bandara. Saat Kevin menoleh, dia langsung berdiri dan memeluk laki-laki itu yang tak lain adalah Paul sepupunya yang sudah lebih dari setahun tidak bertemu muka.

"Paul! Apa kabar Broo!" Seru Kevin saat memeluk Paul.

"Gilaa! Gue kangen banget sama lu Keviin!!" Balas Paul sambil menepuk-nepuk bahu dan pipi Kevin.

Sesaat Paul melepas pelukannya, lalu memperhatikan Kevin dari ujung rambut sampai ujung kaki. Matanya menatap tak berkedip.

"Ini beneran Kevin sepupu gue kan??" Tanya Paul seolah tak percaya.

"Emang kau pikir siapa bro? Setan?" sahut kevin.

"Sejak kapan selera you jadi berubah drastis begini? Sekarang kenapa jadi makin kampungan gini sih Vin...? Lu mirip tukang ojek tau Gak?" Cetus Paul heran.

"Udah deh ah..penampilan gak penting...aku capek, mau numpang tidur di apartemen mu!"

"Lah..lu kan punya rumah gede...ngapain tidur di apartemen gue??" Tanya Paul.

"Kau lupa Bro...jangan kasih tau nyokap bokap!!" Seru Kevin melotot.

"Eh..iya..iya...yang ini beneran lupa...ayo lah...kita jalan sekarang..."

Mereka segera berjalan menuju ke parkiran bandara. Kemudian Kevin naik ke dalam mobil Paul yang mewah dan langsung merebahkan kepalanya yang dirasa lelah.

Tak lama kemudian mereka telah sampai di apartemen Paul yang cukup mewah dan luas, sangat cukup untuk standar bujangan seperti Paul.

Setelah mereka menaiki lift dan sampai di apartemen Paul, Kevin langsung loncat keatas tempat tidur Paul yang berukuran besar, kemudian dia segera tidur sambil memeluk guling Paul.

"Hei Vin!! Lu kayak nggak pernah tidur setahun tau nggak?? Itu kasur gue langsung lu jajah!!" Jerit Paul.

"Sudah lama aku tidak merasakan tidur di kasur seempuk ini Paul...!!" Ujar Kevin sambil memejamkan matanya.

"Emang selama ini you tidur di mana? Di hutan??" Tanya Paul kesal.

"Hoaaamm....sudah ah...ngantuk mau tidur!!" Kevin langsung tidur memeluk guling sambil membelakangi Paul.

Paul hanya menggelengkan kepalanya dan mendengus kesal.

"Heh Vin! Lu berhutang penjelasan sama gue ya... awas kalau you nggak mau cerita...gue aduin sama bokap nyokap lu!!"

Groook.....grroookk...

Terdengar suara dengkuran Kevin, ternyata Kevin sangat lelah sampai langsung tertidur pulas.

"Kalo gue jadi cewek... bakalan illfeel denger suara lu ngorok Viiiin....!!" Seru Paul sambil ikut menghempaskan tubuhnya di sebelah Kevin.

**********

Hai guys...jangan lupa tinggalin jejak...dan simpan cerita ini di dalam rak buku kalian...

Trimakasih...🌝🙏🤝❤️

1
Yani Anwar11
😭😭😭😭
🅰️đ₳ɽ₳
dah mampir thor 😁💪
Ubun Uman
menarik
uus widiani
apa tania ibunya maira
Hertin Liberti
aku terharu thoooor baca episode .. bagaimana tulus dan ikhlas nya seorang anak untuk membantu ayahnya......dari usia dini Emira sudah diajarkan untuk berbagi.....indahnya berbagi itu thoooor....hhhaaaa .......
Hertin Liberti
seneng baca cerita nya thoooor....alurnya ceritanya natural.....
Tryn_123
sumpahin deh si dave ini g punya anak selamanya....jahatnya minta ampun
Tryn_123
banyak kisah pria tidak tahu diri macam dave itu....banyak kisah pria berhati malaikat yg begitu tulus seprti Kevin,,,semoga Tuhan melindungi orang2 baik itu
Tryn_123
Dave tidak tau diri ya.....tapi Kevin bijaksana sekali.....
Tryn_123
gitu ya kalo pria disuruh belanja....suamiku juga.nurut banget sama penjualnya.....
Tryn_123
pelajaran berharga,,jangan pernah membanding2kan anak...apalagi anak orang lain dg anak kita sendiri....kecemburuan bisa menjadikan orang gila
Tryn_123
kalo ortu kevin yg nyiksa sedikit lumrah,lah si ijah....babu juga
Tryn_123
jangan lupa ikut BKB,ya Vin
Herta Siahaan
buat dave dan santi sadar donk. bukan malah egois
Herta Siahaan
krmbaliin meira thor. itu g adil. dah ambil cara curang
Herta Siahaan
g boleh gitu donk thor. cara curang
Herta Siahaan
apa g punya body guard ya .. kayak bos bos besar gitu
Herta Siahaan
biar dave sadar... kebajatannya.
Davina Rahmania
ngakak 😂😂 inspirasi pelaut dari nenek moyang
Davina Rahmania
untuk panggilan you" kayak alay banget untuk seorang pengusaha kurang untuk mendalami cerita jadinya 😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!