Alya Sandrina seorang gadis yang masih berusia 17 tahun serta memiliki paras yang sangat cantik.
Ia kehilangan kesucian nya disaat masih duduk dibangku SMA setelah mengenal seorang pria tampan dan mapan yang bernama Rendy.
Sejak perkenalan nya dengan rendy kehidupan alya berubah drastis sebab rendy telah merenggut segala nya kebahagiaan alya.
Author tidak hanya menceritakan cerita cinta yang indah bak didunia dongeng saja.
Novel ini menceritakan konflik percintaan Alya yang begitu rumit dan terlibat diantara cinta segitiga.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melisa Lim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#episode 15
Rendy memacu mobil nya dengan kecepatan tinggi karna ia sudah tak sabar ingin bertemu dan berbicara dengan alya sebab rendy bisa merasakan sakit hati yang alya rasakan saat ini karna rendy juga merasa hal yang sama.
Ia merasakan kekecewaan yang luar biasa atas perkataan ayah nya.
Sesampai nya rendy diparkiran apartemen ia segera berlari menuju pintu lift dan naik kelantai atas. Rendy memencet bel apartemen alya sampai berulang kali.
Alya berpikir bahwa andi yang memencet bel apartemen nya sebab tadi ia melihat wajah andi begitu khawatir dengan diri nya.
Alya membukakan pintu nya dan ia melihat rendy sedang berdiri dihadapan nya. Alya ingin menutup pintunya kembali tetapi rendy mendorong pintunya hingga pintu nya terbuka.
Rendy memeluk alya dengan erat dan mengecup bibir alya sampai berulang-ulang kali.
"Aku mencintaimu alya dan aku sangat menyayangi mu." ujar rendy.
"Pulanglah, aku sedang tak ingin berbicara dengan mu saat ini dan aku mohon pengertian kamu rendy." jawab alya.
"Aku tidak akan melepaskan pelukanku alya karna aku sangat menginginkanmu dan aku tidak akan pernah menikahi nya." balas rendy.
"Kamu akan lelah menungguku rendy dan sebaik nya kamu menuruti keinginan ayah mu untuk menikah dengan nya. mungkin perlahan aku akan bisa menerima kenyataan ini." ujar alya sambil meneteskan air matanya.
"Pergilah, aku sangat lelah rendy dan biarkanlah aku beristirahat." alya ingin melepaskan pelukan rendy tapi rendy semakin kuat mencengkram tubuh alya hingga terasa sakit.
Rendy mencium bibir alya yang basah karna air matanya. Alya berusaha mendorong tubuh rendy agar ia menjauh dari nya.
Dan bisa-bisa nya rendy menciumi alya padahal hati alya sedang teriris perih dan perlakuan rendy seperti itu membuatnya semakin terluka.
Rendy terus mencium bibir alya dan melumatnya. Rendy mendorong tubuh alya hingga terduduk diatas sofa dan membaringkan tubuh alya dan menindih tubuh kurus alya.
Alya tak bisa bergerak memberontak karna ia telah dikuasai oleh rendy. Rendy mulai membuka seluruh pakaian yang ia kenakan dan menelanjangi alya.
Rendy mulai menyetubuhi alya dan alya hanya pasrah karna ia sudah tak bisa memberontak lagi. alya hanya menikmati setiap sentuhan dan gerakan rendy.
* * *
Alya segera berdiri dan berlari menuju kamar mandi karna rendy telah menanamkan benih nya kedalam rahim nya.
Rendy sudah kehabisan cara untuk memaksa alya agar mau menikah dengan nya walaupun tanpa restu ayah nya dan agar supaya ayahnya berhenti menjodohkan nya dengan Qanita putri sahabatnya jika mendengar alya tengah mengandung anaknya.
Wajah alya terlihat pucat dan ia terduduk lama dikloset berusaha untuk membuang benih rendy.
Alya tak ingin dirinya hamil karna ia berpegang teguh dengan keinginan ibu nya untuk mengejar cita cita nya dahulu.
Rendy menggedor pintu kamar mandi,
"Alya..alya..," rendy tahu alya berusaha membuang benih nya. Rendy tak ingin gagal menghamili alya sebab rendy ingin semua berjalan sesuai dengan rencana nya. Tetapi alya tak mengindahkan panggilan rendy.
Rendy membaringkan tubuh nya ke atas ranjang dan memeriksa ponsel nya.
Rendy melihat begitu banyak panggilan tak terjawab dari nomor yang tidak ia kenal.
Rendy meletakkan kembali ponsel nya diatas meja disamping ranjang dan rendy pun tertidur karna ia merasa kelelahan.
Tak berapa lama alya keluar dari kamar mandi dan mendapati rendy telah tertidur pulas diranjangnya.
Alya memakai piyama nya dan berbaring disebelah rendy. Ia menatap wajah rendy lekat, "Aku juga mencintaimu dan aku sangat menyayangimu rendy bahkan aku juga tak ingin kehilanganmu", Alya berbisik ditelinga rendy dan membuat rendy kembali sadar.
Rendy mendengar sayu perkataan alya tadi dan Rendy mendekap tubuh alya sehingga wajah alya jatuh di dadanya.
"Jangan pernah berpikir untuk meninggalkan aku walau hanya sedetik pun, berjanjilah alya". Rendy berkata tanpa membuka matanya.
"Pergilah kekamar mandi dan bersihkan badanmu". Alya menjauh dari tubuh rendy dan rendy segera bangkit dari pembaringan nya.
Setelah selesai membersihkan tubuhnya, Rendy kembali naik ke ranjang dan ia memeluk alya dari belakang dan mereka pun tertidur.
*alya sama sekali tidak pernah menghargai suaminya dan sama sekali tidak pernah menjaga perasaan suaminya
*alya bahkan kembangkan dan mengancam suami hanya karena mencemaskan pria lain
*alya bahkan memohon dan sujud dikaki suami hanya untuk pria lain
*alya tidak pernah berterima kasih pengorbanan suaminya
anggap lah suami ini konfkinya
tapi disayangkan penyelesaian konfliknya
*tidak perasaan bersalah alya pada suakinya
*tidak ada perasaan menyesal alya kerena menyakiti suaminya
*tidak ada permintaan maaf alya pada suaminya
*tidak ada ucapan Terima kasih alya pada suaminya
*tidak ada rasa bersyukur alya untuk suaminya
*tidak ucapan cinta alya membalas cinta suaminya
*tidak ada perjuangan alya untuk membahagiakan suaminya
alya adalah istri yang tidak pandai berterima kasi, tidak tau diuntung, tidak tau diri, bahkan tidak peka dan menjaga perasaan suami, kasian Daniel yang memiliki istri kayak alya
Alya kelebihan bodoh
Ga enak jadi anak perempuan ya gitu.Lelaki meh ga ada bekas nya lah klo cewe ibarat kaya ikan merah ( Kata Alm ema )