NovelToon NovelToon
Mantan Suami Istri

Mantan Suami Istri

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 5
Nama Author: TK

Saat mantan suami istri di pertemukan kembali setelah sekian lama, dengan banyak perubahan dari masing-masing. Apa kedua orang itu masih bermusuhan? Atau malah saling jatuh cinta?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon TK, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Fiveteen

Vote sebelum membaca 😘

.

.

Arion masuk ke dalam kamar berukuran sedang itu, walaupun tak terlalu besar tapi kamar Finn sangat nyaman. Kamar putranya cukup rapih untuk ukuran seorang laki-laki, berbeda sekali dengannya saat kecil. Sebelumnya Arion sudah mengganti pakaiannya dengan kaos berwarna pink yang di pinjamkan Ara, sebenarnya agak geli juga memakainya tapi terpaksa. Mau bagaimana lagi, awalnya Ia memang tak niat akan menginap disini.

Dilihatnya satu pigura kecil yang ada di meja belajar, Arion membawa dan melihatnya. Ada foto Arabelle sedang menggendong seorang bayi ditaman, sudah pasti jika bayi itu adalah Finn. Entah kenapa melihat itu lagi-lagi membuat hatinya sakit. Ara pasti sangat berat karena harus menjaga dan membesarkan Finn seorang diri, tanpa ditemani seorang suami. Pria apa Ia yang teganya menelantarkan mereka.

Arion mulai berpikir, bagaimana saat Arabelle ngidam, menginginkan sesuatu saat malam hari? Apa ada yang membelikan?

Apakah wanita itu rutin memeriksakan kandungannya?

Sial, Ia benar-benar merasa sangat bersalah. Terkutuklah kau Arion!

Tapi Arion juga tak tahu jika selama ini Ia mempunyai anak, sebenarnya apa alasan Ara menyembunyikan kehamilan darinya? Jika Finn sekarang berusia enam tahun, berarti wanita itu hamil tepat setelah mereka berpisah.

Apa Arion tak curiga Finb anak orang lain? Bisa saja kan Ara berhubungan dengan orang lain setelah berpisah darinya. Tidak, karena Arion sudah menyelidiki semuanya. Saat itu Ia membawa beberapa helaian rambut rontok Finn di restoran, dan setelah melakukan tes DNA ternyata Finn adalah putranya, darah dagingnya.

"Kenapa ada buku orang lain disini?"

Arion merasa bingung melihat banyak buku tulis bukan milik Finn dimeja belajar, kecurigaanpun muncul di dadanya. Apa jangan-jangan..

Aneh perasaan Arion langsung tak enak. Apa putranya mengerjakan tugas teman-temannya? Jikapun Finn meminjam buku orang lain, tak mungkin karena pelajaran ini sama.

Sial! Umpatnya dalam hati.

Pria itu lalu membawa handphone disaku celananya, menelphone seseorang.

"Selidiki bagaimana keseharian Finn di sekolah!"

"..."

"Saya tunggu!"

Jika ada yang sampai memperlakukan anaknya dengan tak baik, lihat saja, Arion tak segan-segan membuat perhitungan dengan mereka. Tak boleh ada yang sampai menyakiti orang-orang yang Ia cintai! Ia akan menjaga mereka segenap jiwanya.

****

"Selamat pagi jagoan."

Finn tersenyum kecil saat Arion mengacak rambutnya, aneh padahal jika ibunya yang melakukan itu Ia selalu tak suka. Tapi saat pria dewasa itu yang melakukan padanya ada perasaan berbeda, lebih tepatnya senang.

Arion duduk disamping Finn, telah tersedia nasi goreng dihadapannya. Kenapa Arion sangat suka suasana ini ya? Mereka terlihat seperti keluarga bahagia, keluarga yang harmonis.

"Finn nanti berangkat sekolahnya bareng saja bersama Om."

"Gak papa Om, Finn bisa naik bus bersama Mama."

"Gak ada penolakan." Tegas Arion sambil melanjutkan sarapannya.

Dan Arabelle yang dari hanya terdiam memperhatikan interaksi kedua pria itu. Mulai dari saat Arion menyisir rambut Finn yang sedang sarapan, lalu menuangkan susu ke gelas anak itu membuat hatinya menghangat.

Bahkan Finn selama ini tak pernah seceria pagi ini, sejak kehadiran Arion entah kenapa Finn menjadi anak yang perlahan mulai membuka diri. Ara tak tahu sejak kapan Arion dan Finn saling kenal, tapi melihat kedekatan mereka bisa jadi mereka sudah lama kenal.

"Ayo kita berangkat."

Arion membawa tas gendong Finn, anak itu sempat menolak tapi Ia tetap memaksa. Tangan kanan Arion terulur menggandeng tangan mungil Finn. Ya Tuhan, pagi ini adalah pagi yang sangat berkesan baginya. Selama ini tak pernah Arion merasakan sebahagia ini.

Arabelle dan Finn duduk dikursi depan, tentu saja itu perintah Arion. Selama perjalanan Ara hanya diam sambil mendengar obrolan antara kedua pria itu yang sesekali tertawa.

Apa ini sudah saatnya Finn tahu siapa Papah kandungnya? Tapi pertemuan mereka bahkan baru beberapa hari, Ia takut terlalu cepat.

"Finn mau pindah sekolah?" Tanya Arion sambil tetap fokus menyetir.

"Hah? Em tidak Om."

"Kalau mau pindah bilang ya sama Om, jangan malu."

Finn hanya mengangguk kecil, anak itu duduk tak nyaman dipangkuan Ibunya. Sebenarnya Finn ingin pindah sekolah, tapi Ia merasa tak enak pada Ibunya. Mobil berhenti didepan gerbang sekolah itu, Arion dan Ara ikut turun bersama. Finn mencium kedua pipi Ara, lalu perhatiannya teralih pada Arion yang berdiri disamping Ibunya.

Anak kecil itu melangkah mendekat lalu memeluk pinggang Arion. "Terimakasih Om sudah menjadi teman Finn, Om sangat baik padaku dan Mama, Sampai bertemu lagi." Bisiknya lalu melangkah meninggalkan kedua orang dewasa itu.

Arion masih terdiam meresapi kata-kata manis itu, Ia sangat tersentuh mendengar ucapan Finn. Pria itu menyentuh dadanya, Ia bahkan bisa mendengar suara detak jantungnya yang berdetak cepat.

"Kenapa rasanya sakit."

Arabelle segera menoleh saat mendengar itu, melihat Arion yang sedang memegang dadanya. Pria itu lalu menghadap ke arahnya dengan pandangan sendu.

"Kau masih ingin menyembunyikan aku dari Dia?"

"Ara aku tak ingin putraku menderita, lihat tadi? Dia terlihat sangat nyaman bersamaku. Apa kau tega memisahkan kami? Kasihan dia karena tak pernah merasakan sosok ayah dihidupnya. Finn bahkan tidak tahu kalau aku memang ayah kandungnya."

Perlahan air mata jatuh di pipi Ara. "A-aku.."

"Jangan sampai Ia semakin menutup dirinya sendiri, membentengi diri denganmu. Kau Ibunya Belle, Finn berubah karena dia sudah dewasa. Dia tahu jika keluarganya tak utuh, dan dia butuh kehadiranku."

Arion memeluk Ara yang sudah terisak sambil menutup wajahnya. Ia mengecup puncak kepala wanita itu mesra, sambil mengusap punggung bergetar Ara.

"Maaf karena aku datang terlambat, tapi ijinkan aku untuk memperbaiki semua kesalahan itu. Tolong ijinkan aku bersama kalian."

Dan Ara semakin memeluk Arion erat.

 ****

"MANA BUKU KITA?!!"

Finn terkejut mendengar teriakan itu, anak itu membuka tasnya mencari buku tulis mereka. Tapi keringat dingin sudah Finn rasakan saat tak menemukan buku tulis teman-temannya. Padahal semalam setelah mengerjakan tugas mereka, Ia langsung memasukan buku-buku itu ke dalam tasnya. Kenapa sekarang tidak ada?

"Lama banget!"

"Bu-bukunya tertinggal." Cicit Finn sambil menundukan kepala.

Dan ke empat orang itu langsung menatap marah Finn, kedua anak dari mereka langsung menyeret Finn ke belakang sekolah. Teman sekelasnya bahkan tak ada yang memperdulikannya, mereka seolah tuli mendengar teriakan minta tolongnya.

Bruk!

Finn meringis saat tubuhnya didorong kasar ke tumpukan kayu dibelakang, punggungnya langsung nyeri seketika. Lalu jambakan dirambutnya membuat Finn meringis menahan sakit.

"HEH LO MULAI BERANI YA SAMA KITA HAH?!"

"Ampunn.."

Salah satu dari mereka lalu dengan kejamnya menendang perut Finn sampai anak itu berteriak kesakitan dan meringkuk dilantai kotor gudang itu.

"MAMPUS!!"

Ke empat anak laki-laki itu lalu keluar dari gudang, meninggalkan Finn yang masih meringkuk menahan sakit diperutnya. Finn meneteskan air matanya saat rasa sakit itu semakin menjalar ke seluruh tubuhnya.

Hanya karena kesalahan sekecil itu Ia sampai mendapat kekerasan seperti ini, bahkan Ibunya sendiri tak pernah menyakitinya.

Kenapa mereka selalu jahat padanya? Finn sering mendapat bulian dari teman-temannya. Pernah suatu hari mereka mengatai Ibunya dengan kejam, karena Finn tak terima Ia melawan, tapi naas mereka dengan kejamnya malah menguncinya di gudang sampai sore.

Apa Arabelle tahu? Tidak. Finn tak pernah mengadu pada Ibunya. Ia tak mau Ibunya khawatir dan menangisinya, biarlah Finn menjalani masalah ini sendiri. Ia harus kuat, demi Ibunya yang sangat Finn cintai.

Dan sekarang Finn rindu pada Arabelle, Ia ingin pulang memeluk wanita itu sambil menangis mengungkapkan semua kesedihannya. Finn tak mau sendiri lagi, Ia butuh pelukan sang Ibu.

"Hiks Mama, aku mau pulang!"

                                     

1
Becce Ana'na Puank
Luar biasa
Ray Aza
sifat dasar cowok itu pemburu bukan yg diburu. dr masih cindil sdh diintilin trs yg ada bikin ilfeel. ksh ruang dan waktu utk finn, kl mmg finn pny rasa sm kamu pasti dia akan kehilangan dan berusaha nyari kamu. tp kl finn ga ada rasa juga ya sudah. tutup buku cari yang baru. cinta boleh bodoh jangan, jgn prnh maksa perasaan ujung2nya km yg akan terluka.
hanya org bodoh yg mengagungkan cinta sampai mati, krn bertepuk tangan tdk bisa dilakukan sendirian
USWA ,: sejauh ini hanya ini yg paling jauh bang...
total 1 replies
Ce Habibah
ara kamu jngn egois dong kasihan fin biarlah dia merasa kasih sayang orang lain (papanya)selain mamanya
Alif
jahat betul fin sama tasya ya.. klo memang g mau sama lila minimal fin g macarin teman dekatnya, bgt jg tasya kamu kan sahabatnya knpa kamu terima teman macam apa kamu tasya hnya krna cwok kamu tega sama sahabatmu
Mezuke Holee
Luar biasa
Mezuke Holee
Lumayan
reiga1911
mantap
Ria Dardiri
menarikkk
Alanna Th
aq jg tdk brjdh dg cinta prtmq yg kandas n mmalukn 😵😥💔💔
Alanna Th
pasti bgt, shg lilia pth hati doble", akhirnya mmbw hatiny yg hancur k aussie. stlh lilia pergi, barulh finn mrasa khilangan 🤔😱😰
Alanna Th
skrg tgl 7-7'23 , thor aq baca yg k 3 x nya 👍😘😍😂🤣💗😉
Alanna Th
sdh prnh baca, tp lupa critanya n kpn bacanya. mo baca ulang, thor 🤔👍👍👍😍😂🤣
Aranel T: Hehe mantap Kak
total 1 replies
Yani Cuhayanih
Menarik lanjuut
RithaMartinE
sukaa visualnnya 😍😍
@azza
novel romantis
Nuranita
wah bocil ini....emg minta d ungsikan ke palestina kayake
Nuranita
aqila and michael.....lebih seru kyake
Nuranita
deep conversation..nih bocil akhirx luluh juga......good girl
Nuranita
bocil reseh ini mah....
.
Nuranita
alysiax kurang cantik thor.....maaf y.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!