NovelToon NovelToon
Awakening Of The Demon Lords

Awakening Of The Demon Lords

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Fantasi Timur
Popularitas:87.9k
Nilai: 5
Nama Author: fardiyanto

Genre : Action, Adventure, Magic,Romance and Superpower.
[Jangan Lupa Like, Coment dan Vote buat mensupport author]

Ray pemuda dari Indonesia yang sedang berkuliah di Tokyo,Jepang. Dia hanya pemuda biasa yang berumur 23 tahun tetapi saat kecelakaan itu terjadi menimpa Ray, dia tewas dan di hidupkan lagi oleh suara yang tidak dikenal olehnya.

Kemudian jiwa dia ditransfer dari bumi ke Dunia yang menggunakan mana sihir,Dunia tersebut disebut Benua Alluria. Ray yang dihidupkan kembali di Dunia tersebut menjadi reinkarnasi Raja Iblis.

Bagaimana kelanjutan kisah Ray? Penasaran? Saksikan petualangan dari Ray dan nikmatilah cerita mereka.

NB : Apabila ada kesalahan dalam kata atau kalimat, mohon dimaklumi yha dan akan update sehari satu chapter saja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fardiyanto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 15. Agistia dan Laura

Bos bandit menyerang Ray dengan pukulannya hingga Ray yang menangkisnya sedikit terdorong kebelakang.

"Oh,..lumayan juga kau,bocah s*alan." ujar bos bandit itu.

"Hem..." Ray yang masih menahan serangan bos bandit itu.

Ray melancarkan serangan juga mengarah ke bos bandit itu,

'Sihir api biru : Blue Fireball"

Bola biru dengan hawa panas mengarah ke bos bandit itu dengan cepat bos bandit itu mengambil sebuah palu besar dari kereta kudanya lalu serangan Ray dihentikan dengan pukulan palunya.

Ray yang makin bersemangat karena serangan yang di buat tidak membuat dia gentar sama sekali, "Hoho...bagus juga bisa menghancurkan serangan ku." ujar Ray makin berniat membunuh bandit itu dengan cepat.

"Kau pikir dengan serangan seperti itu bisa mengalahkanku, jangan naif kau. Aku akan mengalahkanmu dengan 1 menit saja." Balas bandit itu dengan sikap percaya dirinya.

"Benarkah, kalau begitu aku hanya membutuhkan 30 detik saja." jawab Ray yang sudah bersiap dengan kekuatannya.

"Jangan sombong kau,bocah s*alan." bandit itu menyerang Ray dengan pukulan palunya mengarah ke Ray.

Ray yang sigap langsung mundur beberapa langkah dan langsung mengeluarkan kekuatannya,

'Sihir kata : Mendekatlah'

Bandit yang semula jauh dari Ray kini langsung berada di depan Ray.

("S*alan sejak kapan aku berada di depan bocah ini.") pikir bos bandit itu.

Ray langsung menebasnya dengan pedang yang dibawanya tetapi bandit itu menangkis serangan Ray menggunakan palunya. Bandit yang menangkis serangan Ray terpental ke belakang, bandit itu kemudian mengeluarkan kekuatan sihirnya.

'Sihir api : Pukulan Palu Neraka'

Bandit itu yang mengeluarkan serangan ke arah Ray yang tadi ada di depannya kini menghilang.

("Dimana dia? seharusnya ada di depan tadi.") Gumam bandit di kepalanya.

Ray menghilang lalu langsung tepat dibelakang bos bandit tersebut, "Kau mencari ku,.." ujar Ray.

'Sihir angin : Sayatan Tornado'

Bandit terkejut bahwa Ray sudah tepat dibelakangnya tanpa sadar dia terkena serangan Ray dan bos bandit itu terluka dari serangan Ray, bandit itu yang tak terima langsung berlari ke arah Ray.

Ray hanya diam sejenak melihat bandit itu mengarahkan palunya ke arahnya, tiba-tiba palu itu hancur berkeping-keping karena sihir Ray,

'Sihir kata : Hancurlah'

Bandit itu kembali terkejut tiba-tiba senjatanya yang dia bawa hancur begitu saja, Ray langsung menyerang habisan bos bandit itu.

'Sihir kata : Mendekatlah'

Bandit itu merasakan hawa membunuh Ray, tadi serangan yang sama tetapi dengan kekuatan yang berbeda. Ray menebas bandit itu dengan pedangnya membuat bandit itu tidak bisa menangkisnya hingga seluruh tubuh bandit itu mengeluarkan banyak darah, Ray yang melihatnya langsung mengeluarkan kekuatan yang besar ke arah bandit itu.

"Sekarang saatnya kau....MATI." ujar Ray dengan kekuatan yang sedang di keluarkan olehnya.

'Sihir Api biru : Tombak Penghancur'

Bandit itu terkena serangan besar Ray lalu terkapar tidak bernyawa lagi di tanah dengan darah bercucuran di seluruh tubuh bandit.

Ray yang telah menghabisi bos bandit itu lalu melihat Leon dan Asdella yang sudah menghabisi bandit itu, "Kalian sudah selesai." ucap Ray ke dua bawahannya.

"Yha,Tuan kami telah membunuh mereka semua." jawab Leon.

"Baiklah, kalian berdua bawa kuda kalian dan juga Liliana kesini." Ray menyuruh mereka berdua.

"Siap,Tuan." jawab Leon dan Asdella bersamaan.

Leon dan Asdella langsung melaksanakan perintah Ray, melainkan Ray yang menghampiri kedua budak itu dengan luka di sekujur tubuhnya. Budak itu merupakan Ras dari demi-human manusia setengah hewan, budak itu yang melihat Ray berjalan ke arah mereka langsung ketakutan karena budak itu melihat bagaimana dia membunuh bandit itu.

"Kalian jangan takut, aku hanya berniat menolong kalian." ujar Ray.

"...." kedua gadis budak itu hanya diam ketakutan.

"Namaku Ray, nama kalian siapa?" Ray bertanya kedua gadis budak itu.

Ray yang kesulitan berbicara dengan mereka, lalu Liliana, Leon, Asdella dan Erix datang. "Oh..kalian." ujar Ray "Liliana, tolong keluarkan kekuatan sihir air penyembuhmu." lanjut Ray.

"Eh...kenapa? Apa aku sudah bilang kalau aku memiliki sihir air penyembuh?" jawab Liliana karena Ray sudah mengetahui kekuatannya.

"Aku hanya merasakannya kalau kamu punya kekuatan itu, jadi tolong keluarkan untuk mereka." Ray meminta tolong Liliana.

"Baiklah,tapi kekuatanku hanya menghentikan dan juga menghilangkan rasa sakit." jawab Liliana dengan mengumpulkan mana di tubuhnya.

'Sihir air : Gelembung Air Penyembuh'

Bola air langsung melahap kedua gadis budak itu dan di dalam bola air itu mereka berdua merasakan luka disekujur tubuhnya menghilang, Ray yang melihat mereka berdua bahagia bahwa lukanya tidak sakit sama sekali, lalu Ray berniat menambahkan jurus penyembuh tingkat tingginya ke bola air itu.

"Liliana pertahankan itu.." ujar Ray.

"Ehm,..baiklah." jawab Liliana.

'Recovery'

Ray hanya menyentuh bola air itu dengan mengeluarkan kekuatan penyembuhnya, tiba-tiba luka di sekujur kedua gadis budak itu menghilang dari tubuh mereka. Kedua gadis budak itu terkejut seluruh luka di tubuhnya menghilang, bola air yang dikeluarkan Liliana menghilang dan kini kedua gadis itu sembuh total tetapi berterimakasih dengan kondisi ketakutan.

"Te-teri..ma..kas..ih.." ujar salah satu gadis budak itu.

"Sama-sama." jawab Liliana.

"Nah sekarang jangan takut lagi, aku disini hanya membantu kalian mengerti." ujar Ray "Kalau boleh tahu nama kalian siapa?" lanjut Ray yang bertanya kedua gadis budak itu.

Kedua gadis budak itu saling menatap dan lalu menjawab pertanyaan Ray dengan suara pelan,

"Namaku Agistia." gadis budak dari Ras Demi-human tipe anjing menjawab pelan.

"Dan namaku Laura." gadis budak dari Ras Demi-human tipe kelinci menjawab juga dengan suara pelan.

"Aku perkenalkan lagi, namaku Ray dan yang menyembuhkan kalian ini adalah istriku Liliana, lalu mereka berdua bawahanku Leon dan Asdella serta Serigala kecil ini namanya Erix." jelas Ray.

Liliana hanya tersenyum ke mereka berdua, begitu juga dengan Leon hanya tersenyum beda dengan Asdella menyapa mereka berdua. "Haloo,.." Asdella menyapa mereka berdua.

Ray beberapa saat menatap kedua gadis itu lalu mengeluarkan kalimat lagi untuk kedua gadis itu, "Kalian jangan takut, kami disini hanya menyelamatkan kalian." ujar Ray.

"Ba-baik dan terimakasih." jawab kedua gadis itu.

'kruwwkk'

'kruuwwkk'

Suara perut yang kelaparan, gadis itu malu karena suara kelaparan itu dari mereka. Ray dan lainnya yang melihat mereka berdua hanya tertawa sambil menatap mereka, "Hahahaha, kalian lapar, kalau kalian mau ikut kami ke desa itu nanti kalian bisa makan sepuas kalian." ujar Ray.

Mata gadis berbinar setelah mendengar kata makanan lalu menganggukkan kepala menandakan kalau mereka bersedia ikut ke desa itu.

Sebelum itu Ray dan lainnya menyuruh Leon dan Asdella mengumpulkan mayat bandit itu lalu dibakar oleh Ray, barang yang ditinggalkan bandit dijarah oleh Ray baik dari kereta kuda sampai peralatan yang ada di dalam kereta kuda tersebut.

"Kalian semua kita akan menggunakan kereta kuda ini jadi Liliana, Agistia dan Laura bersama di dalam kereta yang mengemudikan Asdella kemudian kuda Asdella aku yang bawa Leon tetap membawa kudanya lalu kuda kerajaan yang aku dan Liliana bawa kesini dikembalikan saja boleh kan Liliana."

"Iya tidak apa-apa tapi aku harus menulis sebuah surat biar keluargaku tidak khawatir." jawab Liliana.

Mereka semua menuju desa kecil di sana dengan kereta kuda milik bandit. Sesampainya di desa itu, semua warga desa menganggap kalau kereta kuda milik bandit itu kembali untuk menyerang desanya lagi.

BERSAMBUNG.

1
Hinata Sakaguchi
Uwahhh Lucifer Sama
Hadi Aditama
next thor 💪
Progeigar
MC tolol,bego,naif
⊰W I L K⊱
|85|
⊰W I L K⊱
'80'
⊰W I L K⊱
85
⊰W I L K⊱
100
Yosafat
haga
Abdul Gofur
lumayan
Kiychivarly
ini lah yg saya benci, sudah mewarisi kekuatan sama ingatan raja iblis, tpi yg direnkarnasi kan ga sesuai dengan wakat raja iblis..
Iman Indra
sip kosa katanya enak jadi pala gw gak pusing bacanya lanjutkan thor👌👍
Saril
halo min saya pembaca baru soalnya
ᵍˡˣƒJomblo abadi
Sabar ya
Rifqin Pratama
pas ada tambahan kata e tiba" aku keingat logat anak brandan thor wkwkw tah lah gatau jugak mungkin sama di daerah lain jugak
my dick is big
yooooo
my dick is big
jangan setengah setengah besuk
my dick is big
lanjut besuk
my dick is big
ini sudah kelewatan namanya s
pertama salah gak apa munkin thor nya sedang buru buru buat atau gak fokus dan yang kedua salah lagi gak apa apa munkin ada gaang guang yang ketigaaa!! salah lagiii!! ti-tidak masalh munkin ada salah teknis yang kee empatttttttt!!!!!! salah lagiiii??? mana bisa gitu thor tolong perbaiki besuk besuk besuk besuk besuk besuk terus salah aja nulis besok
my dick is big
yossssssssssssssssssssss
my dick is big
mantaolllll
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!