NovelToon NovelToon
Salah Tanggung Jawab

Salah Tanggung Jawab

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Mengubah Takdir
Popularitas:26.4k
Nilai: 5
Nama Author: devi oktavia_10

Terlukanya hati Istri dan Anak saat Ayahnya memilh lebih memperhatikan kebahagian saudara dan keponakannya, dan mengabaikan tanggung jawabnya kepada istri dan anak anaknya.


"Sedikit sedikit uang sedikit sedikit yang kalian minta, kalian pikir saya ini mesin pencetak uang." Bentak pak Galih kepada anak sulungnya yang minta uang bayar SPP.


"Ini lagi mama kalian nggak becus jadi ibu, taunya cuma nadang doang, nggak bisa usaha cari uang, bisanya cuma mengemis sama suami." hina pak Galih kepada sang istri.


Ingin tau kelanjutannya, ikuti terus cerita mamak ya..... 😘😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon devi oktavia_10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab Lima Belas

"Dek, duduk sini, mas mau bicara." ucap Galih pagi itu setelah anak anaknya pergi.

Bu Soraya dengan enggan melangkah dan duduk berhadapan dengan suaminya.

"Mau bicara apa, lansung aja." ucap bu Soraya tanpa basa basi, dengan wajah datarnya, mungkin rasa hormat bu Soraya benar benar sudah habis untuk suaminya itu.

Pak Galih menatap dalam wajah istrinya yang sibuk membalas pesanan, "Sudah berapa lama ya saya tidak memperhatikan nya, kenapa dia semakin cantik, tidak sekumel biasanya." gumam pak Galih menatap kagum terhadap sang istri.

"Klau hanya mau diam diaman, lebih baik saya menyelesaikan kerjaan saya." ucap bu Soraya bosan menunggu sang suami yang katanya mau bicara, tapi sudah lima menit waktu berlalu pak Galih tidak mengeluarkan kata sepatah kata pun, membuat wanita super sibuk itu kehilangan waktu berharganya.

"Ehhh.... Tunggu dulu, jangan pergi." ucap pak Galih yang sadar dari lamunannya.

Bu Soraya menatap pak Galih dalam diam, dan tanpa minat sedikit pun.

"Dek, kenapa kamu dan anak anak, makin hari makin berubah, mana Soraya mas yang dulu, yang patuh dan hormat sama suami, mana istri mas yang dulu, selalu membuatkan mas kopi dan menyiapkan makan untuk mas." keluh pak Galih tidak sadar dengan kesalahannya, ingin di hargai tapi tidak bisa menghargai orang, ingin menuntut hak lebih tapi lupa dengan tanggung jawab sendiri.

Bu Soraya terkekeh mendengar keluhan suaminya itu, mungkin klau dulu saat suaminya berkata seperti ini, bu Soraya lansung merasa bersalah, lalu minta maaf, namun kali ini, jangankan merasa bersalah, justru bu Soraya terkekeh geli mendengar keluhan suaminya itu, lalu berfikir, "Ternyata aku ini sebodoh ini ya dulunya, makanya gampang sekali di tindas oleh laki medusa ini.

" Berubah ya, ohhh.... Itu bukan berubah seharusnya dari dulu kami harus melakukan hal seperti itu, Apa tadi? di suguhkan kopi ya, dan masakan? hahaha.... Anda ini lucu sekali pak, anda pikir saya ini panti sosial yang memberi orang makan cuma cuma." kekeh bu Soraya sinis, muak sudah wanita itu, dan kali ini biar lah dia keterlaluan, biar laki laki itu bisa berfikir jernih, atau semakin lupa diri.

Pak Galih terperangah, dan melotot tidak percaya dengan ucapan istrinya itu, istrinya benar benar sudah berubah total, tidak ada lagi kata kata lembut dan tatapan hormat, yang terlihat sekarang ini adalah tatapan muak dan ingin menantang siapapun yang ingin melawannya.

"Dek." panggil pak Galih dengan lembut.

"Stop mas, waktu saya susah habis, pergi lah ke rumah ibu mu, minta makan atau kopi di sana, jangan minta di sini, saya saja jualan kudu di bayar orang, situ mau makan cuma cuma, ya sori ya, saya bukan pasti sosial, lagian seluruh gaji mu kan di habiskan oleh ibu dan adik mu, berati dia bisa memberikan apa yang kamu mau, oohhh... Iya pakaian kotor mu, itu ada di dalam kantong, bawa lah ke laundry atau ke rumah ibu mu, di sini tidak ada air, sabun dan tenaga gratis untuk mengerjakannya." ucap bu Soraya pedas, lalu meninggalkan pak Galih yang terpaku dan tidak bisa mengeluarkan suara di ruang tamu itu, bu Soraya berjalan ke warungnya, karena hari ini dia mendapatkan orderan nasi kotak sebanyak 350 box.

"Wahhh.... Ada apa nih, tumben wajahnya berseri gitu." goda bu Rini yang melihat sahabatnya masuk ke dalam warung dengan langkah pasti.

"Barusan aku ngelawan mas Galih, rasanya plong banget dada ku, bodo lah mau di bilang dosa, yang penting aku bisa ngeluarin uneg uneg ku." keluh bu Soraya, namun di wajahnya tidak terlihat rasa bersalah.

"Wahhh.... Bagus itu, biar tau rasa tuh laki medusa." kekeh bu Rini. "Kenapa nggak dari dulu saja kamu ngelawan dia, pasti dia nggak akan berani menelantarkan kalian." ujar bu Rini.

"Ntah lah, mungkin dulu aku berfikir, harus jadi istri yang patuh, dan harus mengabdi sama suami, ternyata itu salah, itu nggak berlaku untuk mas Galih, semakin kita tunduk, semakin di injak injak dan tidak di hargai." ucap bu Soraya.

Tangannya sudah sibuk menggoreng ayam.

"Bu, nasinya sudah masak satu panci." ucap Lina karyawan yang sudah seminggu membantu bu Soraya.

"Ya sudah, lansung salin aja ke dalam baskom, abis itu, masak sepanci lagi." sahut Bu Soraya lembut.

"Baik bu." ucap Lina bergegas melakukan perintah dari bu Soraya, gadis berusia 22th itu lumayan cekatan mengerjakan pekerjaan, dan cepat sekali mengertinya.

Sementara pak Galih di rumah makin uring uringan, dia berdiri bertolak pinggang melihat banyak sekali baju kotornya yang sudah di bungkus dengan dua kantong besar oleh sang istri.

"Sial.... Kenapa perempuan itu hitung hitungan sekali dengan saya sekarang, siapa yang mengajarinya melawan." gerutu pak Galih mengacak rambutnya.

"Haaa.... Istri durhaka, bisa bisanya dia tidak mencucikan pakaian saya." kesal pak Galih, terpaksa lah laki laki itu membawa baju kotor itu kerumah sang ibu.

Sementara bu Rini yang mau masuk ke rumahnya memundurkan langkahnya, dan bersembunyi di barang pohon mangga, lalu mengambil HP nya dan memvidiokan pak Galih yang ke susahan membawa dia kantong pakaian kotor, lalu mengirimnya ke bu Soraya.

"Syukurin loe laki laki medusa, emang enak, itu baru aja baju kotor yang di buang sama teman gue, belum lu yang di suruh tidur di luar." kekeh bu Rini menahan sakit perut karena terlalu lama menahan tawa takut ketahuan sama pak Galih.

Bersambung....

1
𝐈𝐬𝐭𝐲 𝟏💋
Mak nya galih takut uangnya di ambil buat berobat🤭 semoga setelah ini galih bisa melihat mana yg tulus dan mana yg modus....
JasmineA
udah kuduga...ngak kasi dia duit anaknya bakal ditendang🤭
Adi Sudiro
sendirinya ibu yg gak berguna cih... semoga pulang dari rumah sakit.. eeh ketabrak mati dehhh🤭🤭🤭🤣🤣
Erna Fkpg
punya orang kok durhaka banget sama anaknya ni anaknya lagi sekarat masih mikir uangnya
Erna Fkpg
emang minta dikarungin tu nenek lampir hindun👍👍👍
Shee_👚
setidaknya dalam keadaan terpuruk Bu Soraya di kelilingi orang² baik dan sayang sama dia.
Shee_👚
Alhamdulillah setidaknya perusahaan bertanggung jawab.
Shee_👚
lah di lawan aja mulutnya begitu, apa lagi gak dilawan semakin menjadi aja itu nenek lampir😏
Shee_👚
bagus kalau ada rasa bersalah, setidaknya kamu masih punya rasa empati Tia, jangan kaya ibumu dah mati hati nuraninya😭
Shee_👚
astaghfirullah denger anaknya sakit dan pulih lama dia malah gak da simpatinya sma sekali😩
Shee_👚
bener² ibu gak da hati, anaknya sedang sakit ko masih sempet² mikirin jatah uang bulanan😤
tenang jangan kawatir duwitmu di minta, bu soraya lebih dari mampu untuk mengobati pak galih😏
Shee_👚
nah disini kita liat seberapa peduli ibu yang selalu di turutin maunya. apa kah akan merawat seperti meminta uang dama galih yang terus menerus
Shee_👚
Alhamdulillah setidaknya pak galih selamat, walau luka di kaki parah tapi bisa pulih kembali
Ariany Sudjana
nah kelihatan kan si Mak Lampir ga peduli sama galih, hanya peduli sama uangnya galih. sekarang kecelakaan, pasti Soraya sama anak-anak yang urus, mana mau tahu si Mak Lampir uang dari mana buat RS
Ariany Sudjana
puji Tuhan, bos pa galih berbaik hati. benar sekali, untung si Hindun sudah pulang, kalau ga, pasti di ambil tuh uang dari bos pa galih
ryuka
dasar nenek gila si hindun ini
Muft Smoker
giliran lapar aj ngarepin cucu ny kasih mkn ,, dasar nenek akhlak less ,,
Shee_👚
semoga pak galih gpp, pliss jangan bikin pak galih amnesia atau meninggal kayanya gak seru jadinya😩
Shee_👚
dih gak tau malu, tadi menghina sekarang mau minta makan😏
Shee_👚
dih sirik aja, bilang aja kamu lapar😂
sana beli sendiri🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!