Alisha Inara gadis cantik yang berusia 20 tahun, dia biasa di panggil Nara. Nara seorang gadis lugu, sederhana dan suka membantu Ibunya.
Suatu hari Nara di pertemukan laki-laki yang suka padanya, laki-laki itu bernama Adit Irawan yang satu tempat kerja dengannya dan berteman pula di Facebook.
Di hari yang bersamaan setelah berada di rumah Nara berkenalan dengan Veri Firmansyah melalui media sosial Facebook dari pesan Messenger.
Kisah Percintaan mereka seperti roller coaster penuh dengan lika liku.Siapakah yang akan mendapatkan Nara.
Buat yang penasaran dengan ceritanya, langsung saja ya baca ceritanya..
Terimakasih banyak 🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Windye Indie Prakoso, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
15. Sosok Ibu Lisa
Visual Ibu Lisa
Ibu Lisa sosok perempuan yang penyayang, sederhana, kuat, mandiri, Baik hati.
Ibu Lisa sudah berusia 45 Tahun, walaupun sudah berumur Ibu Lisa tetap berjualan lontong dan macam-macam gorengan untuk membantu keuangan suaminya dalam kehidupan sehari-hari.
Pesanan Lontong dan Gorengan.
Nara bergegas mulai menghitung bakwan yang sudah matang yang disuruh Ibunya.
"Mah bakwannya ada 80 ni, yang 50 aku tata di box ya Mah." Ucap Nara.
"Iya Nak,bakwannya di lebihkan 2 ya Nak buat Ibu Ida". Sahut Ibu Lisa yang menyuruh Anaknya.
"Siap Mah..Laksanakan.. " Jawab Nara sambil tersenyum melihat Ibunya.
"Ini Mamah juga udah banyak goreng Tahu isinya, setelah kamu selesai masukkan bakwannya ke dalam box kamu hitung Tahu isinya juga ya Nak.." Ucap Ibu Lisa.
"Ok Mah.." Jawab Nara.
Waktu sudah menunjukkan pukul 05.15 WIB. Sudah banyak langganan Ibu Lisa yang mulai datang membeli gorengan dan lontong untuk Sarapan.
Karena terlalu sibuk mengurus pesenan Ibu Ida, jadi dagangan belum tertata di depan rumah Nara.
"Assalamu’alaikum.. Ibu Lisa.."Ucap salam dari pelanggan Ibu Lisa.
"Walaikumsalam.." Jawab Ibu Lisa sambil membukakan pintu rumahnya.
"Ibu Lisa jualan nggak hari ini??," Tanya salah satu pelanggan Ibu Lisa.
"Jualan Bu, maaf belum saya Tata di meja. Sebentar ya bu saya ambilkan dulu di dalam lontong sama gorengnya." Jawab Ibu Lisa.
"Iya Bu Lisa.." Ucap Pelanggan Ibu Lisa.
Ibu Lisa bergegas masuk kedalam rumahnya dan mengambilkan Lontong, bakwan dan tahu isi.
"Ini Bu lontong sama gorengannya." Ucap Ibu Lisa.
"Saya lontong 10 sama bakwannya 10 juga ya bu". Ucap pelanggan Ibu Lisa.
"Baik bu.." Jawab Ibu Lisa.
"Maaf banget ya Bu, soalnya lagi urus pesenan orang saya sampai lupa bu.. Hehe," Ucap Ibu Lisa sambil tangannya memasukkan pesenan pelanggannya ke dalam plastik dan mengobrol dengan pelanggannya.
"Iya nggak apa-apa Kok Bu.." Sahut Pelanggan Ibu Lisa.
"Ini Bu, jadi 20 ribu."Ucap Ibu Lisa.
"Ini uangnya ya bu, Oh iya Bu Lisa besok saya juga pesen gorengan bakwan 100 sama lontongnya 50 ya bu Lisa." Ucap pelanggan Ibu Lisa.
"Pesenannya di ambil jam berapa ya Bu?.," Tanya Ibu Lisa.
"Besok saya saja yang ambil kesini bu Lisa, besok sore jam 5 bisa kan Bu Lisa?.," Tanya pelanggan Ibu Lisa.
"Bisa Bu.. Terimakasih ya Bu.." Ucap Ibu Lisa.
"Iya Sama-sama Bu Lisa." Jawab Pelanggan Ibu Lisa.
Ibu Lisa mulai melayani pembeli yang sudah berdatangan untuk membeli dagangannya.
Nara berjalan ke depan ruang tamunya sambil membawa pesenan Ibu Ida yaitu box lontong dan box gorengan bakwan serta tahu isi satu per persatu di letakkan di atas meja ruang tamunya.
"Mah.. Ini pesenan Ibu Ida sudah jadi semuanya Mah." Ucap Nara.
"Iya Nak, kamu minta anter Rangga ke rumahnya Ibu Ida ya,itu di anterin pesenannya Nak." Ucap Ibu Lisa yang menyuruh Nara dan Rangga mengantar pesenannya.
"Iya Mah, aku panggil Rangga dulu.," Jawab Nara yang bergegas masuk kedalam menuju pintu kamar Rangga.
"Tok.. Tok.. Tok.. De anterin Kakak ke rumahnya Ibu Ida di suruh Mamah De.." Ucap Nara yang memanggil Rangga sambil Ketuk pintu.
"Iya Kak, tunggu sebentar aku lagi pakai baju habis mandi." Jawab Rangga yang berteriak dari dalam kamarnya.
"Cepetan De, jangan lama-lama.." Sahut Nara.
"Iya bawel.." Jawab Rangga.
Rangga keluar dari kamarnya dan mengambil kunci motor yang menggelantung di lemari kecil khusus kunci-kunci.
"Ayo Kak..Aku keluarin motornya dulu ya" Ucap Rangga.
"Ok, bantuin Kakak ni angkat plastik pesenannya De berat." Ucap Nara yang meminta tolong ke Rangga.
"Kakak Naik dulu ke atas motor, nanti aku yang angkat plastiknya." Sahut Rangga.
"Ok broo" Jawab Rangga sambil menepuk pundak adiknya.
Nara bergegas naik ke motor, dan Rangga mengangkat plastik pesenan Bu Ida di letakkan di pangkuan Nara.
"Mah.. Ini total pesenan Ibu Ida semuanya jadi berapa Mah??" Tanya Nara.
"Semuanya Jadi 200 ribu Nak, jangan lupa bilang ke Ibu Ida terimakasih ya Nak." Jawab Ibu Lisa.
"Siap Mah.. Aku sama Rangga pergi anterin pesenan Ibu Ida dulu ya Mah." Ucap Nara.
"Iya Nak,Jangan ngebut-ngebut Rangga". Jawab Ibu Lisa.
"Siap Mah.." Jawab Rangga.
"Assalamu’alaikum.." Ucap Nara.
"Walaikumsalam.." Jawab Ibu Lisa.
Nara dan Rangga bergegas pergi ke rumah Ibu Ida yang tidak jauh beberapa kilometer dari rumahnya.
Selang waktu hanya 5 menit Nara dan Rangga sampai ke rumah Ibu Ida.
"Tiinng.. Noonggg.. Tttiiinggg.. Noonggg.." Bunyi bel Rumah Ibu Ida.
"Assalamu’alaikum.." Ucap Nara memencet bel rumah Ibu Ida.
"Walaikumsalam,. Iya tunggu sebentar." Teriak Ibu Ida Dari dalam rumahnya sambil berjalan membukakan pintunya.
"Ibu Ida saya anaknya Ibu Lisa, ini pesenan Ibu Ida sudah Jadi semuanya." Ucap Nara.
"Oh iya, Tunggu sebentar ya De. Ibu ambil uangnya dulu kedalam.sini masuk dulu de." Jawab Ibu Ida Sambil membawa plastik pesanannya yang di beri Nara ke dalam.
"Tidak usah Ibu saya sama adik saya tunggu di luar saja Bu." Sahut Nara.
"Semuanya jadi 200 ribu ya De?" Tanya Ibu Ida sambil bertiak dari dalam.
"Iya Ibu benar.." Jawab Nara.
"Ini uangnya ya de, salam untuk Ibu Lisa Terimakasih ya." Ucap Ibu Ida sambil mengulurkan tangannya ke Nara.
"Siap Bu.. Mamah saya juga tadi titip salam buat Ibu Ida Terimakasih, tadi Mamah juga kasih lebihan gorengan buat Ibu Ida karena Ibu sudah baik banget sering order di mamah saya." Jawab Nara sambil tersenyum.
"Waahhh.. Alhamdulillah.. Terimakasih banyak ya. Pasti Nanti saya pesen lagi di Ibu Lisa. Salam buat Ibu Lisa ya de..!". Sahut Ibu Ida yang menitipkan pesan ke Ibu Lisa sambil tersenyum.
"Iya Ibu nanti saya sampaikan salamnya ke Mamah saya.. Saya dan Adik saya pamit pulang ya bu Ida." Ucap Nara.
"Iya De, terimakasih ya.." Jawab Ibu Ida.
"Sama-sama Ibu.. Assalamualaikum..". Ucap Nara dan Rangga.
"Walaikumsalam.." Jawab Ibu Ida sambil tersenyum melihat Nara dan Rangga.
Nara dan Rangga segera pulang kerumahnya.
Beberapa menit berlalu Nara dan Rangga sampai di rumah.
"Assalamu’alaikum Mah.." Ucap Nara.
"Walaikumsalam.. Gimana tadi ketemu sama Ibu Idanya Nak?.," Tanya Ibu Lisa.
"Ada Mah, ini uangnya.. Ibu Ida tadi juga titip salam buat Mamah katanya Terimakasih, nanti katanya mau pesen lagi ke Mamah." Jawab Nara.
"Alhamdulilah.., Ya sudah kamu sama adik kamu Rapi-rapi sana sudah jam 6 nanti terlambat lagi." Ucap Ibu Lisa.
Rangga sudah terlebih dulu masuk duluan setelah sampai tadi.. Nara pun bergegas masuk ke dalam kamarnya untuk Rapi-rapi untuk berangkat kerja.
Setelah rapi Nara dan Rangga bergegas berangkat.
"Mah Aku sama Rangga berangkat dulu ya." Ucap Nara.
"Kamu sudah bawa bekal kamu belum di atas meja makan nak??.," Tanya Ibu Lisa.
"Oh iya Aku lupa Mah, kamu tunggu disitu biar mamah ajah yang ambilkan." Jawab Ibu Lisa.
"Terimakasih Mah.." Sahut Nara.
Rangga sudah menghidupkan motornya dan menunggu Nara.
"Ayo si kak cepetan lama banget.. Tinggal ni" Ucap Rangga yang meledek Nara.
"Sebentar si De, Mamah lagi ambilin bekal aku di dalam." Sahut Nara kesal.
"Ini nak bekal kamu, jangan lupa di makan ya". Ucap Ibu Lisa.
"Ya sudah aku langsung berangkat ya Mah, Assalamu’alaikum..". Ucap Nara berpamitan ke Ibu Lisa sambil mencium tangan Ibu Lisa.
"Walaikumsalam.. Hati-hati ya Nak, Rangga Jangan ngebut-ngebut jalannya pelan-pelan saja.," Sahut Ibu Lisa.
"Siap Bos.." Jawab Rangga sambil tersenyum melihat Ibu Lisa.
Nara dan Rangga berangkat menuju tempat biasa Rangga mengantar Nara kerja.
Sesampainya Di tempat biasa Nara di antar jemput Rangga ternyata sudah Ada Adit yang menunggu kedatangan Nara sambil membawa Bunga dan tersenyum melihat ke arah Nara.
🌸BERSAMBUNG 🌸
Maaf ya teman-teman jika ada kesalahan dalam penulisan ya, mohon kritik dan sarannya ya. Jangan lupa tinggalkan jejak yaa.. 😉
Jangan lupa Like, Komen, Vote dan Rate ya
Terimakasih teman-teman sudah mampir membaca karya saya 🙏
*hujan dibalik punggung
*suamiku ceo ganas
Semangat Up kak, lanjut 🌸🌸🌸
salam dari -ZEVANAYA-
salam hangat dari Zahra Anak Yang Tak Berdosa