NovelToon NovelToon
Jiwa Seorang Pemimpin

Jiwa Seorang Pemimpin

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Penyelamat / Tamat
Popularitas:610.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Pa'tam

Dia tidak pernah bermimpi untuk menjadi seorang raja.
Namun jiwa seorang pemimpin sudah melekat sejak kecil dalam dirinya. Dan darah seorang raja mengalir dalam tubuhnya.
Carlos, seorang pemuda yang menjadi pewaris dan penerus dari kakek moyangnya Atalarik attar.
Namun tidak semudah seperti apa yang dibayangkan, rintangan demi rintangan harus ia hadapi. Mampukah Carlos menghadapinya?

Penasaran? Baca yuk!
Cerita ini hanya fiksi belaka tidak ada kaitannya dengan dunia nyata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pa'tam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 15

"Fia, biar aku saja yang panjat," kata Carlos.

"Yakin? Emang bisa?" ujar Sofia.

"Hmmm, biar begini jago manjat loh."

Sofia tersenyum, ia menoleh ke kiri dan kanan, dia hendak duduk, tapi tidak ada tempat. Akhirnya ia mengumpulkan daun dan menyusunnya.

Sementara Carlos masih mendongak keatas. Ia membuka sepatunya lalu mulai memanjat.

Satu persatu ia menjatuhkan buah tersebut yang sudah matang. Setelah merasa cukup, Carlos pun segera turun.

"Bagaimana? Aku sudah bilang pasti bisa."

"Narsis," gumam Sofia.

Kemudian mereka mengumpulkan buah yang sudah jatuh ke tanah. Kemudian mereka pulang dengan mengajak jaguar ikut dengan mereka.

"Sepertinya kamu sudah terbiasa bergaul dengan hewan buas?" tanya Sofia.

"Ya begitulah, aku dulu ada hewan kesayangan namanya Leo, Leona dan Jery. Tapi sekarang mereka sudah mati. Kini tinggal anak-anak mereka saja. Nanti aku bawa kamu ke negaraku untuk berkenalan dengan mereka," jawab Carlos.

"Hmmm, aku belum pernah kemana-mana, apalagi keluar negeri," ujar Sofia.

Carlos hanya tersenyum, tanpa sadar ia mengelus kepala Sofia. Sofia hanya terdiam diperlakukan seperti itu. Tidak ada yang memperlakukan nya seperti itu selain sang kakek.

"Kenapa kamu begitu baik?" tanya Sofia. Padahal pertanyaan itu sudah ia tanyakan sebelumnya. Tapi ia tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan.

Karena menurutnya jawaban Carlos hanya sebuah candaan untuk menghiburnya. Namun kali ini Sofia tidak mendapatkan jawaban atas pertanyaannya itu.

"Mungkin aku terlalu berharap, hatiku meleleh jika terus dilakukan seperti ini," batin Sofia.

Carlos menoleh kebelakang karena Sofia ternyata tertinggal karena sedikit melamun. Ia berharap jawaban Carlos, karena suka sama dia.

Entahlah, padahal baru beberapa hari mereka bersama. Tapi sudah cukup mengesankan bagi Sofia yang memang tidak pernah bertemu pemuda seperti Carlos.

Kalau pemuda nakal, Sofia sering bertemu sewaktu pergi ke pasar. Mereka tidak segan-segan mengganggu Sofia. Beruntung Sofia bisa menjaga diri sendiri.

"Loh, kenapa?" tanya Carlos.

"Eh iya, aku tadi ingin mengambil sesuatu," jawab Sofia.

Kebetulan sekali Sofia menemukan jamur di tanah. Lalu ia segera mengambilnya. Carlos mendekat lalu melarangnya.

"Jangan! Jangan diambil!" cegah Carlos.

"Kenapa? Ini jamurnya enak loh," ucap Sofia.

"Aku alergi jamur, aku akan sakit jika memakannya walaupun cuma sedikit," jawab Carlos.

"Ohhh...." Sofia manggut-manggut. Ia akhirnya tidak jadi mengambilnya.

Kemudian Carlos mengatakan, "Jika kamu ingin mengambilnya dan memakannya tidak apa-apa. Tapi jangan di campur dengan dengan masakan lain."

Ya, terakhir Carlos masuk rumah sakit gara-gara tidak ketahuan jika masakan di restoran itu mengandung jamur. Sejak saat itu ia harus berhati-hati.

Sofia pun mengetik jamur tersebut dan membungkusnya dengan daun yang cukup lebar. Betapa senangnya dia dapat memasak jamur nantinya.

"Memang ada ya orang alergi jamur?" tanya Sofia.

"Ada, aku kak Carla dan papaku," jawab Carlos.

"Ohhh...." Bibir Sofia monyong kedepan saat mengatakan oh. Sialnya hal itu membuat Carlos gemas.

Begitu banyak gadis, tapi sepertinya hanya Sofia yang membuat Carlos seperti itu. Setiap apa yang dilakukan oleh Sofia membuatnya gemas.

Apalagi Sofia yang tampil apa adanya tanpa dibuat-buat. Bahkan kecantikannya juga alami tanpa polesan apalagi oplas.

Mereka tiba di rumah, ternyata yang lainnya juga sudah ada. Carlos meletakkan buah yang mereka petik untuk di cuci.

Sedangkan Sofia membersihkan jamur yang nantinya akan ia masak. Hanya Carla dan Carlos yang tidak memakan jamur tersebut.

Sementara di istana ...

Perdana menteri sudah memulai menjalankan apa yang diperintahkan oleh Carlos.

Ia mendekati pengawal itu lalu memegang lehernya. Mereka sudah terbiasa, karena pengawal itu adalah orang kepercayaan perdana menteri.

Sekarang perdana menteri mengerti ucapan Carlos. Untuk tidak mempercayai siapapun di istana ini.

Beruntung perdana menteri saat memasang kamera pengintai tidak memberitahu siapa-siapa.

Dan beruntung juga ia tidak memberitahu jika Carlos masih hidup. Jika tidak, mungkin semuanya sudah terbongkar.

"Sekarang aku mengerti, ternyata orang yang aku percaya adalah orang yang mengetahui tempat keluargaku di tahan," batin perdana menteri.

"Tuan, apa yang kau berikan padaku? Kenapa aku seperti digigit semut?" tanya pengawal itu.

"Tidak ada, nih lihat, lihat tidak ada, kan?" jawab perdana menteri.

Pengawal itu meraba tengkuknya dan benar tidak terjadi apa-apa. Dia tidak curiga sama sekali.

Perdana menteri menjauh dari situ dan masuk kedalam kamarnya. Ia mengeluarkan ponselnya yang jarang dibawanya. Dan hanya disimpan di tempat yang aman.

Perdana menteri menekan angka di ponselnya lalu menekan panggilan. Tidak berapa lama panggilan pun terhubung.

"Halo Paman, ada apa?" tanya Carlos.

"Aku sudah melakukan seperti yang diperintahkan. Sekarang apalagi?" jawab perdana menteri.

Paman bersiap-siap, malam ini kita akan melakukan penyelamatan untuk keluarga paman. Dengan alat pelacak itu, kita bisa menemukan lokasinya," ucap Carlos.

"Baik, aku akan siapkan Yacht untuk kita pergi ke pulau itu. Tapi bagaimana jika raja dan pengikutnya curiga?"

"Paman tenang saja, siapkan saja Yacht itu, nanti biar kami yang urus. Paman tidak perlu ikut dan tetap berada di samping raja."

Perdana menteri pun mengerti. Ia akan menunggu Carlos dan yang lainnya di dermaga. Setelah itu ia akan kembali ke istana.

"Huh." Perdana menteri menarik nafas panjang setelah panggilan telepon terputus.

"Semoga kalian semua selamat, ayah sudah sangat merindukan kalian," ucapnya.

Bagaimana tidak? Dari mereka kecil di tahan oleh raja, hingga sekarang sudah belasan tahun lamanya.

Pintu kamar perdana menteri diketuk, perdana menteri segera membukanya. Ternyata pelayan istana.

"Ada apa?" tanya perdana menteri.

"Raja William ingin bertemu Anda Tuan," jawab pelayan.

"Baiklah, aku akan segera kesana."

Pelayan menunduk lalu undur diri. Perdana menteri pun segera menemui raja.

"Yang Mulia," sapa perdana menteri dengan menunduk hormat.

"Apa sudah kamu temukan lencana itu?" tanya raja William.

"Belum Yang Mulia, saya sudah mencarinya kemana-mana tidak juga ketemu. Bahkan saya cari di tubuh pemuda itu juga tidak ketemu."

"Bagaimana dengan anak itu? Apa mereka sudah mati?"

"Sudah Yang Mulia, saya sudah memastikannya sendiri. Bahkan mereka juga sudah di makan oleh burung pemangsa daging."

Raja William tertawa mendengarnya, namun seketika terdiam. Ia masih bersikeras ingin mendapatkan lencana tersebut.

Karena kononnya, jika lencana itu disatukan. Maka bisa menjadi kunci untuk membuka peti yang selama ini belum bisa di buka.

Raja Attar sengaja menyerahkan salah satu lencana tersebut pada putranya sebelum ia dibunuh.

Mungkin ia sudah mempunyai firasat buruk saat itu. Dan juga itu sebagai pencegahan agar peti tersebut tidak bisa di buka.

Sementara lencana yang ada ditangan raja William sudah beberapa kali berpindah tangan.

Karena mereka haus kekuasaan, jadi tidak segan-segan untuk merampas lencana tersebut.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Anggap saja ini Sofia.

1
Dewi Lestari
sungguh luar biasa karyamu thor
Anita Juwita
/Good/
04581
aku suka semua karya2 nya kak....semoga Kakak lebih semangat lagi buat menghasilkan karya2 yng pasti nya lebih seru lagi cerita nya ..
aku tunggu karya mu selanjut nya kak.
tetap semangat dan sukses buat semua karya2 nya..sukses selalu semangat 💪💪
Sharifah Linda Ismail
I like it 🇲🇾🫶
Siti Nurjanah
wah siisiap bertempur nih
Siti Nurjanah
wah omongan Carlos waktu kecil jd kenyataan dpt istri orang hutan
ndapa Ngara
asyik deh certanya
sangt menghiburku/Drool//Drool//Drool//Drool/
Karo Karo
bagus banget Thor 🫰🏻
Atze Atze
seandainya ada pemimpin cerdas,adil, bijaksana,tegas, pinter.. didunia nyata... negara ini akan aman dan makmur..
Atze Atze
persis sama seperti didunia nyata..negara Konoha...miris..
Mazree Gati
alurnya jadi beda,cerita kerajaan,,skip
Pa'tam: Silakan kalau mau skip. Tapi di sini ceritanya Carlos menjadi raja menggantikan raja yang lalim. Carlos dengan kekuatan keluarga Henderson bersama-sama merebut kembali kekuasaan dan menjatuhkan raja yang lalim dan mengembalikan kepercayaan rakyatnya.
total 1 replies
ummu syafanah
thor urutannya kudu baca yg mana dlu? opa oma ny mninggal pas dcerita mana ya?
Pa'tam: Eh lupa, 9) Arsy Kesayangan Tuan Mafia.
total 2 replies
Irma Luthfah
ternyata Leo dan Leona jg udah meninggal. huhuhu ikut sedih😭😭😭😭
Irma Luthfah
ikut sedih diva dan darmendra udah meninggal😭😭😭
Sativa Kyu
👍👍👍
LENY
SUDAH BACA DULUAN THOR KEREN CERITANYA👍👍
LENY
UNTUNGLAH SANIA HATINYA BERSIH DAN JG BAIK GAK CEMBURU ANAKNYA LEBIH DEKAT DISAYANG MERTUA.❤
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya, siapa tau Kaka suka.

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

Insyaallah seru ka... xixi
di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
LENY
DUH ADAKAH RAJA YG SEPERTI CARLOS INI BENAR2 KEREN RAJA BERHATI MALAIKAT❤❤
LENY
REZEKI ORANG BAIK BEGITULAH ❤
LENY
MANTAP INI BARU RAJA YG MENCINTAI RAKYATNYA ❤❤👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!