NovelToon NovelToon
MENJADI ISTRI YANG HARAM DI SENTUH

MENJADI ISTRI YANG HARAM DI SENTUH

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Hamil di luar nikah / Duda
Popularitas:147.7k
Nilai: 5
Nama Author: chibichibi@

"Maaf, aku tidak bisa mengkhianati mendiang istriku. Apakah kau ridho jika menjadi istri yang tidak tersentuh? Kalau setuju, ayo kita menikah!" Dave Matthews ( Ex Mafia Black Hawk )

Sekar adalah korban pelecehan ketika gadis itu mencari kerja di kota. Ia menjadi korban penipuan sehingga tak tau kalau ternyata di jual pada seorang Casanova.

Sekar berhasil kabur dan kembali pulang ke desanya. Sayang, gadis belia itu membawa serta benih yang sama sekali tak ia harapkan hadir di dalam rahimnya.

Kenyataan hamil di luar nikah, membuat Sekar putus asa dan berakhir depresi. Sampai seorang pria mualaf yang merupakan mantan mafia bersedia menikahinya.

Sekar menjadi istri yang haram untuk di sentuh sampai ia melahirkan bayi perempuannya.

Dapatkan Sekar, menimbulkan percikan cinta di hati seorang Dave, yang mati bersama jasad mendiang Anne?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon chibichibi@, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15. Pencerahan

"Tapi aku gak bisa, Max! Aku gak bisa menghianati cintaku sama Anne!" Dave tak mampu menahan gejolak emosinya jika sudah membahas masalah ini. Namun pria itu hanya bisa melampiaskannya dengan memukul batang pohon yang berdiri tegak tak jauh darinya.

"Mengkhianatinya gimana? Anne bahkan sudah sibuk dengan urusannya sendiri sekarang. Dia gak akan lagi ngurusin apapun yang di tinggalkannya di dunia termasuk kamu!" Ucapan Max begitu tegas, hingga mampu membuat Dave terkesiap.

"A–apa maksudmu, Max!" Dave seketika menoleh pada sahabatnya itu.

"Orang yang sudah meninggal dunia, artinya sudah lepas dari apapun yang ia tinggalkan di dunia ini. Baik itu harta, jabatan maupun keluarganya. Jasadnya mungkin terlihat terkubur di dalam tanah namun ruhnya itu berada di alam yang lain, yaitu alam barzah. Mereka, orang-orang yang telah meninggal dunia nyatanya kini tengah di sibukkan dengan pertanggung jawaban segala perbuatan mereka selama di dunia. Mereka sedang berurusan dengan Allah. Mereka sedang berada dalam keadaan serta kesibukannya sendiri sehingga sama sekali tak ada waktu untuk memikirkan kita. Kau paham maksudku kan?" Penuturan dari Max seolah menampar logika Dave.

Namun pria itu terlihat menggeleng tanpa sadar. Max pun menghela napasnya. Ia harus ekstra sabar dalam menjelaskan duduk perkara ini pada sahabatnya. Jangan sampai Dave salah paham pada maksudnya.

"Keadaan orang yang telah meninggal itu lain-lain, Dave. Jika yang banyak amalnya maka kehidupan mereka akan tenang. Mereka akan mendapatkan kehormatan dan kedamaian. Sebaliknya jika sedikit amalnya dan banyak keburukannya selama hidup di dunia, maka orang itu akan mendapatkan kemalangan dan kehinaan. Alam kubur adalah uang muka dari siksa neraka atau nikmatnya surga. Semua yang mati akan mengalami salah satu dari keduanya. Sampai sini apa kau sudah mengerti?"

Dave terdiam demi menelaah setiap kalimat yang di tuturkan oleh sahabatnya itu. Max telah banyak memahami arti maupun hukum agamanya. Terlepas dari pada putranya yang menjadi qory internasional serta ustadz muda ternama di desa itu.

"Lalu, menurutmu, apakah Anne ku di siksa atau--"

"Mengenai itu, bukan ranahku dalam menilai. karena sesungguhnya siksaan maupun nikmat kubur adalah kuasa Allah dan hak prerogatif-Nya. Namun aku pernah mendengar salah satu tausiah yang pernah dibawakan oleh Zayn, putraku. Bahwa, para mualaf yang masuk Islam maka status mereka laksana bayi yang baru lahir. Bersih dan suci tanpa dosa."

"Maksudmu, Anne--"

"Ya, semoga saja. Karena Anne meninggal tak lama setelah dirinya mengucapkan dua kalimat syahadat. Kepergiannya bahkan dalam keadaan yang sangat baik, yaitu ketika sedang bersujud menyembah Allah." Max menarik napasnya mengingat kejadian tahun lalu dimana salah satu anak buah terhebatnya itu adalah pergi menghadap ilahi dalam keadaan terhormat. Anne meninggal ketika sedang melaksanakan sholat pertamanya.

Dave menekan dan menahan perasaannya sedemikian kuat. Ucapan Max sampai ke hatinya. Menggugah kesadarannya. Dimana ia pikir selama ini Anne hanya tertidur lelap di dalam tanah. Ternyata tidak begitu kenyataannya. Mendiang istri yang sangat ia cintai itu berada di alam lain yang kini entah sedang mengalami apa.

"Aku berharap Allah mengampuni segala dosanya dan menempatkannya di tempat yang damai dan tentram," ucap Dave lirih dengan air mata yang kembali jatuh di dagunya.

"Aamiin. Aku pun berharap begitu. Aku menyayanginya sebagai sahabat dan saudara. Anne pasti ingin melihatmu bahagia di dunia ini serta fokus dalam ibadah. Selagi Allah masih memberimu kesempatan dan waktu, jangan sia-siakan mereka yang telah Allah amanahkan padamu."

Dave kembali tersentak, dengan penuturan Max sebelum sahabatnya itu berlalu begitu saja meninggalkannya.

Dave kembali ke kediamannya selepas isya. Pertama kali yang di lihatnya adalah sosok Sekar yang menyambutnya dengan senyum. Wanita itu patuh, dengan tetap mengenakan pakaian yang menutup aurat ketika di depannya. Namun Sekar membuka cadarnya.

"Mas mau mandi dulu atau makan? Biar Sekar siapkan," tawarnya dengan suara lembut. Dave m menoleh ke arahnya sekilas dan kembali mengalihkan pandangannya.

"Urus saja bayimu. Kan sudah kubilang sejak awal, kalau kamu gak perlu melakukan tugas sebagai istri. Jadi, kamu gak perlu menyambutku kayak gini!" tegas Dave.

Sekar sempat tersentak dengan ucapan pria yang merupakan suaminya itu. Walaupun Dave hanya menganggapnya sebagai istri secara formalitas saja.

"Maaf, Sekar gak mau membuang kesempatan untuk mendapatkan pahala yang besar, Mas. Ijinkan, Sekar tetap mengabdi dengan melakukan hal-hal di luar sentuhan fisik antara kita," ucap Sekar lagi dengan nada penuh permohonan. Dave jadi tak tega untuk bersikap lebih tegas dari ini.

"Aku mau mandi lalu tidur setelahnya. Tapi kamu gak perlu siapkan air panas. Aku akan menggunakan air dingin aja."

Sekar mengangguk walaupun Dave tidak melihatnya. Setelah pria itu masuk ke dalam kamarnya, Sekar pun mengekori.

"Astagfirullah!" Dave terkejut di saat mendapati Sekar berada di kamarnya sedang tersenyum manis ke arahnya.

"Ngapain kamu di sini!"

"Ijinkan Sekar menyiapkan pakaian ganti," ucapnya masih tetap lembut meskipun pria di depannya menyentaknya dengan kasar.

"Gak usah! Aku gak mau pakaianku di pegang sama kamu!"

Mendapati penolakan dari suaminya, Sekar tak bisa berbuat apa-apa. Ia kembali tersenyum sebelum akhirnya pamit dari kamar yang sedikit menyesakkan dadanya itu.

"Sampai kapanpun aku hanyalah wanita yang hina-dina baginya." Sekar menekan dadanya yang semakin sesak. Ia memutuskan kembali ke kamarnya. Rupanya putri kecilnya telah terbangun.

"Maafkan, Ibu yang belum bisa memberikan kasih sayang seorang ayah padamu, Nak. Ibu akan terus meminta pada Allah agar Dia mengubah hati dan perasaan ayah Dave. Agar beliau mau menerima kehadiran kita dengan hatinya," bisik Sekar yang langsung di respon makhluk mungil itu dengan suara gelak tawa khas bayi.

Sementara itu, Dave di dalam kamarnya tengah menekan perasaan yang tak karuan. Setelah pencerahan yang Max berikan padanya. Rupanya ia masih belum bisa menerima kehadiran Sekar dan bayinya sepenuh hati.

"Tunjukkan caranya agar aku bisa menerima kehadiran mereka ya Allah. Berikan aku cara agar dapat berdamai dengan kenyataan ini. Bayi itu, adalah benih dari orang yang ku benci. Melihatnya tentu mengingatkanku pada kejahatan Darren!"

Dave belum mengikhlaskan apa yang terjadi pada keluarganya akibat ulah Darren. Tanpa Dave sadari, bahwa semua skenario ini adalah kehendak Allah yang tak lepas dari ketentuan-Nya.

Malam itu, bayi Sekar menangis dengan kencang dan tak henti-hentinya. Bayi perempuan yang bernama Khanza itu demam. Sekar bingung karena ibunya kemarin ijin pulang. Ibunya pun tak bisa berlama-lama meninggalkan sang bapak di rumah.

Dave yang tak tahan dan merasa khawatir pada akhirnya mengetuk pintu kamar Sekar.

Sekar langsung membukanya. Wajahnya sembab karena ikutan menangis. Namun bukan pemandangan itu yang membuat Dave melongo di tempatnya berdiri. Melainkan ...

1
yuyun Rahayu
mana nihh ya kak kok gk up² lgi gimna kish nyaaa😭
yuyun Rahayu
kak aurthoor gk lanjut lagi tah ini😭😭
yuyun Rahayu
emakkk mana nihh ceritanyaaa ditunggu² sampai jamuran nihhh🤭🤭
Bintang 1016
🤣🤣🤣ok q jawab....
sama sini hujan trs,,,,,ni kopi buat teman nls biar cpt u🤣💞💞
Mak Aul: mana mana kopinya
total 1 replies
yuyun Rahayu
ahh mak cmn seuprit bkn penasaran aja..hehehe dibandung lembang mah adem makk..dan gk hujn
yuyun Rahayu: iya emakkk😁😁
total 2 replies
Isna Wati
nanggung thor
Mak Aul: 😄 masa sih
total 1 replies
yuyun Rahayu
kak author kejaaarrr ahhhh..biar kaya film ala² india🤭
yuyun Rahayu: okeee dehh makk ttp aku tunggu😁
total 6 replies
yuyun Rahayu
bikin penasaran ajaaa eihh
Marya Dina
ya elaht thorrr kak y seneng banget bikin penasaran..🫢🫢😁
Marya Dina: 😁😁😁😁😁
total 2 replies
Mak Aul
Sepi ah yang komen ...
males update jadinya 🥲
yuyun Rahayu
luka yg pernh melahirkan darren mungkn ya emak aul..
Mak Aul: bisa jadi😄
total 2 replies
yuyun Rahayu
ttp setia menggu emak aul
yuyun Rahayu: iyaa lahh mak🤭
total 2 replies
yuyun Rahayu
hiatus ny lila pisan tp ttp setia menggu ttp penasaran bagiamna jelita terkejut melihat Darren
yuyun Rahayu: love to juga dehhh sama emak aul
total 4 replies
yuyun Rahayu
hadir emakkk..aku tuhh sellu setia menggu wlpn haitus nyaaa lila pisan🤭🤭🤭
Mak Aul
maksudnya "terapi"
Su Narti
semangat Thor, masih setia cerita mu💪💪💪💪💪💪
Mak Aul: huaaa, terhuraaa sangatt, maacii 🤗
total 1 replies
Marya Dina
semoga othor selalu sehat,, ttp semangat
masih setia menunggu
Marya Dina: 🥰🥰🥰🥰🥰
total 4 replies
Ira Janah Zaenal
Hiatus jangan lama lama Thor.. semangat😍
Mak Aul: insyaallah, siap😄
total 1 replies
Sugiarti
kerennnnnnn
yuyun Rahayu
kak kok gk dilanjut lgi sihhh😭😭😭
Mak Aul: makasih ya sayang, maaf banget ya. sehat-sehat buat kita🤗
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!