NovelToon NovelToon
Mr. Obsessed

Mr. Obsessed

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Dikelilingi wanita cantik / Percintaan Konglomerat / Cinta Murni / Bad Boy
Popularitas:214.2k
Nilai: 4.6
Nama Author: dewi ervendi

7 tahun berlalu Briana Luna keluar dari rumahnya sendiri semenjak sang ibu meninggal dunia. Statusnya sebagai anak angkat membuat gadis tidak bisa melakukan apapun selain angkat kaki dari rumah tersebut.

Seperti biasa, saat libur semeter Luna akan berubah menjadi gadis gila pekerjaan. Semua dia lakukan demi kelangsungan hidup dan untuk biaya kuliahnya. Sampai hari itu tiba, Elova. Satu-satunya sahabat yang dia miliki menawarkannya sebuah pekerjaaan dengan gaji yang fantastis.

Niat ingin bekerja Luna malah dijadikan obsesi seorang pria aneh yang sialnya adalah majikannua sendiri. Dia Scott Diego Nevalion

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi ervendi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

14

Brak!!!

Ouh Tuhan

Rasa-rasanya baru saja Scott memejamkan mata. Namun, suaara brisik berasal dari luar jendela berhasil mengusik tidurnya, dia melirik jam diatas dinding yang bergelantungan, masih pukul 06 lewat seper empat. Terlalu pagi untuk Scott yang baru saja pulang dari berburu.

Crunkkk!!!

Sekali lagi suara pecahan kaca terdengar nyaring, membuat Scott kelihalangan kesabaran. Pria itu bangun dari pembaringan, meraih mantel miliknya yang tergantung lalu memakainya sambil berjalan.

Brakkk!!!

Luna menghempaskan karung ketiga diatas lantai, memindahkan tanah-tanah itu ke dalam pot. Menanam beberapa bibit bunga mawar, menatanya dirumah kaca berbentuk sebuah kubah dengan ornamen yang indah namun warjnyan meluntur. Luna bahkan berencana mengecat tempat itu agar jauh lebih indah.

“Kau gila? Ini terlalu pagi untuk membuat keributan.” Teriak Scott kesal sekali. Mana ada orang berkebun sepagi ini.

Luna menoleh, meletakkan skop kecil diatas tanah berisi pot, dia kemudian berdiri menyambut kedatangan tuan muda. ”Selamat pagi tuan, apa anda butuh sesuatu?”

“Apa yang kau lakukan?” Scott bertanya kembali, masih dengan kekesalan yang membuncah

Luna menatap kesekelilingnya. “Berkebun.”

“Siapa yang memberimu perintah?”

“Aku hanya… aku pikir taman ini akan jauh lebih indah jika dipenuhi bunga-bunga. Setiap hari anda bisa melihat keindahnnya dibalik jendela itu.”

“Kenapa kamu berpikir saya akan menyukainya? Saya tidak suka bunga.” Scott melangkah mendekati beberapa pot yang sudah Luna tanami dengan beberapa bunga mawar. Menendangnya dengan brutal hingga pecah.

“Hey tuan, apa yang anda lakukan. Aku susah payah menanamnya.”

Scott menatap tajam jemari Luna yang mengenggam lengannya. Dia menepis dengan kasar. “Siapa kau dengan lancang menyentuh tubuh saya?”

“Hanya karena saya membiarkan mu tetap berada disini, bukan berarti kau bisa melewati batasmu nona.” Tatapan yang mendominan berhasil membuat tubuh Luna membeku. Ini bukan pertama kalinya mereka saling berkontak fisik, akan tetapi hari ini Scott benar-benar seperti orang yang berbeda.

Scott memutar tubuhnya melangkah meninggalkan Luna, harga dirinya sedang diinjak pria kaya dan sombong itu membuatnya kehilangan kesabaran. Luna dengan langkah panjang menyusul Scott, memblokir jalannya dengan dada membusung. “Anda pikir aku ini gadis mesum tuan? Aku hanya menyentuh lengan anda bukan tubuh.”

Luna dengan keberanian melebih 100 persen mendekati Scott yang masih menatapnya dengan tenang. “Ini yang namanya menyentuh tubuh.” Diluar dugaan, Luna mengerai bagian dada Scott dengan jemarinya, turun kebagian perut lalu naik lagi. Kali ini dia benar-benar terlihat seperti gadis mesum.

Tak!!!

Hanya dengan satu tangan, Scott mencengkram kedua pergelangan Luna begitu erat. Menariknya lebih dekat hingga tubuh mereka menempel satu sama lain. Keduanya menatap satu sama lain dalam waktu yang cukup lama, Luna dengan sorot mata tajam yang begitu indah sangat berani menatap Scott.

“Menyingkir dari tubuh saya, atau kamu dalam masalah.” Scott meninggalkan Luna dirumah kaca dikeliling bunga-bunga kering.

Cih, dasar aneh.

.

.

.

“Berikan saya handuk!”

Sambungan telepon khusus mansion itu tiba-tiba terputus bahkan sebelum Luna mengatakan apapun.

Berikan saya handuk? Yang benar saja. Apa dia lupa bagaimana sikapnya tadi?

Lama Luna berdiri tegak didepan pintu kamar Scott yang tertutup rapat, dia menjadi merinding sendiri. Sekeliling kamar itu sangat gelap tak ada lampu atau cahaya yang menyorot, hawa sunyi menggentayangi lorong kamar itu.

Kenapa hidup dalam kegelapan.

Tok

Tok

Tok

“Tuan muda.” Luna berteriak, berharap tuan muda sombong itu keluar dari kamar dan mengambil barangnya.

“Aughhh… tempat ini sangat menyeramkan.” Luna tidak tahan, sejujurnya dia penakut parah, dia tidak tahan lagi. Lalu memutuskan untuk masuk kedalam kamar tuan muda.

Sungguh, sepanjang hidupnua dia akan hidup dalam kegelapan?

“Tuan muda…” Luna melangkh pelan masuk kekamar itu, meraba apapun yang bisa menjadi tumpuannya. “Dimana tombol lanpunya?” Luna mencari skalar lampu dikamar itu, bagaimana pun dia berusaha tetap saja Luna tidak bisa melihat apapun di kamar itu.

“Dimana dia?”

Luna melihat pintu kamar mandi sedikit terbuka dengan cahaya keoranyes-an, dia memalingkan muka. Takut jika Scott tengah mandi dan tidak memakai apapun.

“Tuan handuknya aku simpan di atas nakas.”

Tak ada suara apapun, bahkan gemercik air tak terdengar dari dalam sana. Awalnya dia tidak perduli namun dia sedikit khawatir, Luna mendekati cahaya oranye dari kamar mandi, tangannya menyentuh pintu , sedikit mendorong dengan hati-hati

Realy, dia mandi tanpa menutup pintu? Bagaimana kalau ada yang masuk?

Ocehan dalam hati Luna berhenti secara mendadak. Mulutnya lebih lebar, manik-manik indah tubuh matanya. Ini pertama kalinya dia melihat Scott bahkan handuk dalam genggamannya terjatuh diatas lantai

1
Qaisaa Nazarudin
Aelah udah baca dan ikut kesel dengan ulah Amora dan Diana ternyata CUMAN MIMPI DOANG..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Udah Nikah masih aja manggil TUAN,Nanti orang-orang akan bergunjing lagi kalau kalian itu sekedar PURA-PURA NIKAH..
Qaisaa Nazarudin
Mulai deh punya rencana LICIK JADI PELAKOR..😏😏🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Hah datang lagi si ular kepala dua 🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwk MAMPOS kau JALANG..
Qaisaa Nazarudin
Scott Hukum aja Tuh JALANG yang dengan berani2 nya menghina dan merendahkan isteri mu..
Qaisaa Nazarudin
Hah MAMPOS kau Amora..
Qaisaa Nazarudin
Pasti ini ulah Amora..
Qaisaa Nazarudin
Jadi benar Scott bukan anak kandung Amora, Pantesan mati2an Amora membangkang dan segitu membenci Scott..
Qaisaa Nazarudin
Apa Scott BUKAN anak kandung mereka ya??
Qaisaa Nazarudin
Segelas WINE maksudnya??
Qaisaa Nazarudin
typo #Menunggu Di meja makan..#
Qaisaa Nazarudin
cenggini 👍👍👍👍👍👍💪💪💪
Qaisaa Nazarudin
Kenapa Luna gak bisa TEGAS kayak Lova?? Belajar dari Lova utk bersikap Tegas,Biar gak bisa diremeh dan direndahkan,Apalagi kamu itu ISTERI NYA Scott,Berarti kamu itu MAJIKAN mereka yang patut di patuhi dan Hormati lho..
Qaisaa Nazarudin
Ia ialah namanya juga Cassanova,mana cukup dengan satu wanita.. Berarti ini Alur verita luar negeri ya..
차니 Chani🇰🇷: Halo kak, izin perkenalan diri sbg penulis baru ya. Kalau tertarik, aku menulis novel nuansa negeri ginseng. Mulai dari kisah konglomerat, balas dendam, sistem, dsb. Yuk mampir~ terima kasih♡
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Gadis MAMBA?? Mamba itu apa? terlalu banyak kata2 yang tidak ku fahami,dan typo juga bertebaran,padahal ceritanya seru lho.
Qaisaa Nazarudin
Ini Luna udah melanggar janjinya,Di KATA JANGAN MERAYAU eh malah Merayau..🤦
Qaisaa Nazarudin
Waahh udah kayak masuk sarang MAFIA aja lagaknya..😁😁
Qaisaa Nazarudin
Bodyguard dong..wkwkwkwk mampir thor 🙋
resia
thor where r u ?
are ok thor ?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!