NovelToon NovelToon
Mr. Arrogant And Possesive

Mr. Arrogant And Possesive

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / CEO / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:9.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Miss Rahayu

"Aku ingin mengakhiri semua nya"
Kalimat itulah yang selalu menempel dalam fikiran Anindita. Sampai saat ini ia belum mengetahui alasan kandas nya hubungan nya dengan Vano.

Hingga disuatu tempat, ia bertemu dengan pengusaha muda tampan bernama Fernan Wiratama,tak lain adalah Kakak dari Vano Wiratama. Dan takdir berkata lain Anindita harus selalu bersama Tuan Muda Fernan. Karena apa? Penasaran? Ikuti kisah nya.

Akankah Anindita bisa melupakan sang mantan kekasih? atau malah terjerat cinta dengan tuan muda tampan?

Up : setiap hari

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Panti Asuhan (Part 1)

Anindita terduduk lemah di Bangku Taman. Ia tidak percaya atas semua nya. Ia tidak percaya Vano memutuskan hubungan nya begitu saja tanpa alasan yang jelas.

" Mengapa Vano? Mengapa kau memutuskan hubungan kita tanpa alasan yang jelas!?" Tangis nya pecah Air mata nya semakin deras mengalir di pipi mulus nya. Ia memegang dada nya yang terasa sesak. Suara nya tercekat.

" Kau jahat Vano. Kau jahat! Apa yang kau sembunyikan dari ku? " Anindita menangis sesenggukan. Wajahnya menengadah menatap langit yang terang dengan cahaya bintang dan bulan. Ia berharap ini hanyalah mimpi buruk nya.

Perlahan Anindita mengatur nafas dengan perlahan. Ia menarik nafas pelan. Mengeluarkan secara perlahan. Anindita mulai menguasai dirinya.

Ia terbangun merogoh ponsel yang ada di tas nya untuk memesan taxi online.

Anindita menaiki taxi online. Di dalam mobil ia terus melamun tatapan nya kosong mengarah ke luar jendela mobil. Pikiran nya hampa. Ia sangat sangat kecewa dengan Vano.

Vano yang sejak tadi mengawasi Anindita di dalam mobil. Ia mengikuti taxi yang Anindita tumpangi. Vano tidak akan tega meninggalkan Anindita sendirian. Setidak nya dia memastikan Anindita sampai dengan selamat ke Apartment nya.

Di apartment Anindita.

Anindita bersiap untuk tidur. Ia melangkah menuju kamar mandi. Perlahan ia melepaskan pakaian nya. Air shower mengguyuri tubuh Anindita. Mata nya terpejam. Air mata nya menetes di pipi nya yang basah. mengingat memory indah bersama Vano. Vano yang romantis. Vano yang Selalu membuat nya tersenyum. Vano yang senyuman hangat nya hanya diberikan untuk nya. Vano yang pengertian dan perhatian. Sentuhan Vano menggenggam jemari Anindita dengan hangat dan lembut Sekarang hanya sebuah kenangan. Kenangan yang entah sampai kapan Anindita bisa melepaskan nya.

Perlahan Anindita membuka mata nya. Ia tidak mau berlarut dalam kesedihan. Ia harus memulai awal hidup dengan bahagia. Ya bahagia karna sudah lulus sarjana. Saat ini ia hanya ingin mewujudkan impian nya menjadi desainer. Anindita bertekad untuk bisa melupakan Vano secara perlahan.

Segera Anindita membersihkan tubuhnya. Dan bersiap untuk bermimpi malam ini.

___****___

Hari ini Anindita akan mengunjungi Panti asuhan yang ia anggap sebagai rumah ternyaman nya. Ia membawa banyak makanan, buah-buahan dan juag uang yang tidak sedikit jumlah nya. Sejak Anindita menjadi seorang Manager ia sering menabung untuk kebutuhan hidup di panti Asuhan nya. Uang yang ia dapat sebagai Manager cukuplah besar. Ia digaji dengan jumlah tiga kali lipat dari gaji Manager yang biasanya.

" Selamat pagi Grand Ma... " Sapa nya tersenyum terhadap ibu panti asuhan.

" Anindita. " GrandMa kaget. Karna Anindita tidak mengabarinya terlebih dahulu. Ia teesenyum hangat. Memeluk Anindita.

Anindita membalas pelukan GrandMa dengan erat. Air mata nya lolos di pelupuk matanya. Ia sangat merindukan GrandMa. Hampir satu tahun Anindita tidak bertemu dengan GrandMa nya. Seorang nenek yang sudah dia Anggap sebagai Ibu sekaligus Nenek. Karna sejak bayi ia di urus oleh GrandMa dan Grand Fa nya.

" Aku merindukan mu GrandMa. "

" GrandMa pun Begitu. Kau cucuku yang selalu kurindukan. " Ucap GrandMa mencolek hidung Anindita." Sudah jangan menangis lagi." ucap Grand Ma menyeka Air mata Anindita.

Anindita mengangguk tersenyum.

" Grand Fa kemana?. " Tanya Anindita melihat keseliling.

" Seperti biasa Grand Fa ada di belakang Taman. "

" Waaah apakah bunga Tulip ku sudah bertumbuh besar GrandMa?" Tanya Anindita antusias.

" Ya. Grand Fa mu merawat nya dengan baik. "

" Ah aku harus memberikan nya hadiah. "

Grand Ma terkekeh." Apakah hanya Grand Fa mu saja yang akan kau beri hadiah hemm? "

" Tentu saja tidak. Kau juga akan mendapatkan hadiah dari ku. Kau ingin apa Grand Ma?." menggenggam tangan Grand Ma dengan lembut.

" Tidak ada hadiah yang Grand Ma inginkan selain kebahagiaan mu. " Ucap GrandMa dengan tulus.

" Aaah Grand Ma kau manis sekali." memeluk Grand Ma kembali.

" Sudah sana Temui Grand Fa mu. Dia sangat merindukan mu."

" Baiklah. Aku juga sudah tidak sabar ingin melihat bunga Tulip ku. Aku pergi dulu Grand Ma.. bye." Ucap Anindita mengecup pipi kiri Grand Ma. Ia berlari menuju Taman belakang.

" Hei jangan berlari. " teriak Grand Ma.

" Ya. " Ucap Anindita teriak tanpa menoleh.

GrandMa menggeleng kepala pelan ia tersenyum melihat tingkah Anindita tidak berubah sejak dulu yang selalu ceria seperti anak kecil yang menggemaskan.

Anindita melangkah menuju Taman belakang. Taman yang berukuran mini. Di tengah taman terdapat dua bangku berhadapan dan satu meja di tengah. Dan di sekeliling taman terdapat banyak tanaman bunga Tulip. Tentu saja itu adalah permintaan sang Tuan Putri Anindita sejak dulu.

" Hai Grand Fa. " Sapa Anindita dibelakang tubuh Grand Fa yang sedang menyiram tanaman.

Grand Fa terdiam. Ia berfikir sejenak. Seperti nya suaranya kenal. Pikir Grand Fa.

Ia membalikan badan nya. Mata nya melotot dengan mulut menganga. Menatap Anindita yang sedang tersenyum manis.

" Hey Grand Fa mengapa kau melihat ku seperti melihat hantu saja. " Anindita mengerucutkan bibir nya.

Grand Fa terkekeh." Itu karena Grand Fa kaget. Kau kemari tidak mengabari kami terlebih dahulu. "

" Maafkan Aku Grand Fa. Ini kejutan bukan?. " Anindita memeluk Grand Fa dengan erat. Pelukan yang ia anggap sebagai pelukan seorang ayah sekaligus kakek.

Grand Fa membalas pelukan Anindita.

" Ya ya ya kau berhasil mengejutkan ku. "

Anindita tersenyum " Grand Fa aku merindukan mu. "

" Tapi tidak dengan Grand Fa. Aku tidak merindukan mu. "

" Ah Grand Fa kau menyebalkan sekali. " Anindita mengerucutkan bibir nya.

Grand Fa terkekeh." Tentu Grand Fa pun merindukan mu gadis nakal. " mencolek dagu Anindita."

Anindita tersenyum ia mulai melihat bunga-bunga tulip yang selama ini ia rindukan.

" Bunga Tulip ku." Ucap Anindita antusias ia berjalan cepat untuk menyentuh bunga tulip tersebut. " Grand Fa kau merawat nya dengan sangat baik. Bunga nya terlihat sangat segar dan cantik sekali.

"Tentu saja. Bunga Tulip nya terlihat cantik dan indah sama seperti pemiliknya." Ucap Grand Fa menggoda Anindita.

Anindita tersenyum malu. " Baiklah seperti nya aku harus memberimu hadiah. Hadiah apa yang kau ingin kan Grand Fa?."

" Tidak ada hadiah yang Grand Fa ingin kan selain kebahagian mu Gadis Nakal. " Ucap Grand Fa tulus mengusap puncak kepala Anindita."

" Ah kalian manis sekali. Mengapa jawaban nya sangat kompak? "

" Dengan siapa?. " tanya Grand Fa mengernyitkan kening nya yang sudah terlihat sedikit keriput.

" Siapa lagi kalau bukan kekasih mu Grand Ma. " Ucap Anindita tertawa

Grand Fa terkekeh. " Itu karna kami memang benar-benar menginginkan kebahagiaan mu. "

Anindita memeluk Grand Fa kembali." Aku sudah bahagia bersama kalian. Trimakasih untuk kabahagiaan ini. " Ucap Anindita pelan dengan mata berkaca-kaca.

Grand Fa mengangguk. Ia melepaskan pelukan nya dengan pelan" sudah jangan bersedih. Apa kau lupa dengan anak-anak disini? "

Anindita menepuk jidat nya" Ah ya Ampuuun.. Dimana mereka Grand Fa?."

" Seperti nya mereka sedang bersiap-siap untuk makan malam. "

" Baiklah aku akan segera kesana. "

Anindita Menghampiri Grand Ma yang sedang memasak.

" Grand Ma kau sedang masak apa?. "

" Aku sedang masak Currywourst dengan tumis Toge. "

" Tumis Toge? " gumam Anindita. Seketika bayangan Tuan Muda Fernan terlintas di fikiran nya. Ia menggeleng cepat.

" Ada apa? "tanya Grand Ma yang sejak tadi melihat Anindita melamun.

" Ah tidak apa Grand Ma. Tumis Toge adalah pengalaman terburuk ku. " Ucap Anindita kesal.

Grand Ma mengerutkan kening nya." Kenapa? Bukan nya tumis toge makanan Favoritmu? Kau sudah mulai tidak menyukai Tumis toge lagi hemm? "

" Bukan begitu Grand Ma. Aku mempunyai pengalaman terburuk di tumis toge itu. Nanti aku ceritakan. "

" Baiklah Grand Ma siap mendengarkan. Ah ya nanti malam kita akan kedatangan tamu istimewa. "

" Tamu istimewa? Siapa?. "

" kejutaaaan.. " Ucap Grand Ma tertawa.

" Sejak kapan Grand Ma main rahasia dengan ku hemm? " Anindita menggelitik pinggang Grand Ma. Ia tertawa

" Sudah sudah.. hentikan sayang.. hentikan! Grand Ma geliii... " Ucap Grand Ma tertawa bahagia.

1
Hikari yu
bagus ceritanya
Siti Martinah
Luar biasa
Shifa Burhan
novel munafik
*anin berkali berbohong tapi tidak disalahkan
*fernan berbohong langsung disalahkan dan tidak mudah dimaafkan fernan hadir mengemis dulu baru dimaafkan

*anjn tinggal dengan lelaki lain tidak disalahkan
*fernan bawah karina tinggal dirumahnya, (anin juga ada disitu) dianggap kesalahan besar tidak mudah dimaafkan dan harus mengemis maaf dulu

*anin salah paham lihat fernan pelukan dengan karina kesalahan fernan dan harus mengemis maaf dulu baru dimaafkan
*fernan lihat anin pelukan dengan devan bukan kesalahan

kesalahan anin dan fernan banyak yang sama tapi karena pemikiran yang egois dan munafik oleh authornya jadi semua yang dilakukan fernan kesalahan fatal tapi semua yang dilakukan anin bukan kesalahan dan dibenarkan

kalian bangga buat novel yang kelihatan sekali kemunafikannya kayak gini, ini sama saja kalian bangga memamerkan pola pikir dan imajinasi kemunafikan kalian sendiri
Shifa Burhan
Kita bongkar kemunafikan novel ini
* pelakor kalian laknat tapi pebinor kalian puja2 bahkan kalian spesial kan bisa berkali kontak fisik dengan istri orang (munafik)
* karina diajak fernan tinggal dirumah kalian laknat tapi anin kabur dari rumah dan tinggal dirumah lelaki lain bahkan anak panggil anin mama mereka tingg kayak sebuah keluarga kalian benarkan (munafik)
* fernan tidak tegas pada karina kalian laknat tapi anin tidak tegas pada devan dan vano kalian benarkan (munafik dan murahan)
* intraksi fernan dengan wanita lain kalian bela tapi intraksi anin dengan pria lain kalian benarkan bahkan pelukan kalian benarkan (munafik)
*anin salah paham fernan pelukan dengan karina kalian buat anin tegas pergi dan fernan harus mengejar dan mengemis maaf tapi saat fernan melihat anin pelukan pada devan kalian buat fernan kayak orang bodoh Terima begitu saja (munafik)
*saat anin tidak percaya fernan, maka fernan salah karena tidak bisa menjaga kepercayaan tapi saat devan tidak percaya anin tetap devan salah karena harus saling percaya (munafik)
*fernan membohongi anin adalah kesalahan fatal, fernan dihukum, dan harus mengemis maaf pada anin tapi anin membohongi fernan dibenarkan
* dan masih banyak lagi kemunafikan dalam novel ini yang dibela oleh author

Thor jadi novelis wanita jangan egois benar semua kesalahan anin dibela dan dibenarkan semuanya, tapi giliran fernan buat salah, dilaknat habis2an, jadi wanita dewasa sedikit jadi bisa buat novel adil
@shiha putri inayyah 3107
akhirnya bayi Anin sama fernan lahir dengan selamat...💐💐💐💐🌹🌹🌹🌹🌷🌷🌷🌷🌷🥀🥀🥀🥀🥀
@shiha putri inayyah 3107
semoga persalinan Anin berjalan dengan lancar,,, ibu dan bayi nya sehat...
@shiha putri inayyah 3107
mau normal atau pun Caesar menang sama² sakit... bedanya kalo normal penyembuhan pasca melahirkan nya lebih cepat,,, kalo Caesar itu lebih lama,,,
Ida Siswati
ceritanya seru penuh tantangan
Win Cantik
bagus ceritanya
linamaulina18
CK g usah mengejas orang npa kyk kalian plng bnr aja
linamaulina18
salam kenal buat outhornya
@shiha putri inayyah 3107
hahaha,,, Gin kamu lucu banget...😂😂😂😂
@shiha putri inayyah 3107
lucu juga kelakuan sekertaris Gin saat jatuh cinta...🤭🤭🤭🤣🤣🤣
@shiha putri inayyah 3107
dr lucky lagi cemburu...🤭🤭
@shiha putri inayyah 3107
good joob mama anis ,,,👍👍👍👍 biar tau rasa ulat bulu karina... jd perempuan kok murahan banget kaya ga ada cowok lain atau gak laku aja ngejar² suami orang... sangat merendahkan harkat dan martabat kaum wanita....
@shiha putri inayyah 3107
si ulat bulu karina bikin kesel... 🤮🤮
@shiha putri inayyah 3107
siapa lagi yg nubruk fernan...
@shiha putri inayyah 3107
ya ampun ngidam nya fernan,,,, ingin beli cilok di taman bintang,,, terus makan nya di jepang... Sultan mah bebas mau ngidam apa dan gimana juga....
@shiha putri inayyah 3107
granma mau nyomblangin vano sama Fera....🤭😂😂😂
@shiha putri inayyah 3107
gagal maning... yg sabar ya fernan istri mu lagi datang bulan...🤭🤭🤭🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!