NovelToon NovelToon
DIMANA JASADKU

DIMANA JASADKU

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Spiritual / Selingkuh / Horor / Tamat
Popularitas:896.2k
Nilai: 4.6
Nama Author: Putri Leo

demi menemukan jasadnya, Roh dari Wanita bernama Safana harus berkeliaran menjadi hantu, menemui satu persatu orang yang ia kenal, Hingga sebuah kebenaran berhasil ia dapatkan dengan bantuan seorang pengacara muda nan tampan bernama Fatir. kebenaran apa yang mereka temukan ??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Leo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Capter 15

.

.

 "Pokoknya aku tidak mau pulang keapartemen, aku mau dirumahmu saja.. Apartemen itu ada hantunya..."Ronta Mesya dengan terus duduk diranjang. tubuhnya yang masih polos karna pertempuran ranjang dengan Ridwan baru saja mereka lakukan.

"Tapi kalau adiknya Safana kesini bagaimana ?? Dia bisa curiga denganku.. aku masih harus mengurus harta milik Safana dulu.."balas Ridwan mencoba merayu.

"Kenapa lama sekali sih ?!! aku sudah bersabar cukup lama.. lagian kenapa juga kau pura-pura menyukai adiknya Safana ??!! Atau jangan-jangan kau beneran suka lagi sama dia ??!!" tuduh Mesya.

"Itu tidak akan terjadi sayang.."Ridwan memeluk Mesya dari belakang.

"Aku terpaksa, karna memang aku butuh dia dalam melakukan semua ini.. sudahlah, kalau waktunya sudah tiba, Kita akan hidup bahagia bersama diluar negeri."Imbuh Ridwan seraya kembali mencumbu Mesya.

Mesya memejamkan mata kala tangan Ridwan bergerilya diseluruh tubuhnya.

"Kalau kau sampai membohongiku, aku akan membunuhmu.."Ucap Mesya seraya menyambar bibir Ridwan dan menciumnya penuh Hasrat.

.

.

 Mama Weni mengetuk pintu kamar Difa guna mengajak putri keduanya itu makan malam.

Perlahan Difa telrihat membuka pintu kamarnya. namun tatapan Difa yang terlihat tidak suka membuat senyum mama Weni luntur.

"Ada apa Ma ??"

"Ayo turun.. kau belum makan sejak siang."Ajak mama Weni.

"Mama masih peduli denganku ya ?? Wah... aku terharu sekali.."Balas Difa bernada ejekan.

"Difa.. Mama masih malas berdebat denganmu.. cepatlah turun papamu sudah menunggu."Timpal Mama Weni.

"Baiklah.."Difa melewati Mama Weni san turun terlebih dulu meninggalkan Mama weni yang masih diatas.

Tiba dibawah Difa langsung duduk dan mengambil makanan tanpa menyapa sang papa. rupanya gadis itu masih kesal pada kedua orangtuanya.

"Difa.. kapan kau akan selesai skripsi ?? Sudah berapa tahun kamu kuliah tapi tidak selesai-selesai "Ucap Papa Rio memulai bicara.

Difa menghembuskan nafasnya dengan kasar. "Papa juga mau membandingkan aku dengan kak Safana ???"

"Kenapa kau bawa-bawa nama kakakmu ?? papa bertanya padamu Difa !!"Timpal papa Rio.

"Aku memang tidak sepandai dan sepintar kak Safana, terserah papa mau menganggapku apa, paling kalian juga mau membandingkanku dengan kak Safana kan.."Celoteh Difa

Mama Weni yang baru duduk segera menyentak Difa. "Difa !! jaga bicaramu dengan papamu !!"

Brakk !!!

"Mama menyuruhku makan. tapi kenapa kalian tidak membiarkanku menelan satu nasi saja !!! sebegitu pentingkah kuliahku ?? Apa sellama ini kalian memikirkan itu !!!?" Protes Difa dengan wajah kesalnya

Mama weni hendak menjawab, namun segera ditahan Papa Rio.

"jadi sekarang kau maunya bagaimana ?? Sampai kapan kau menjadi arogan begini ??"Papa Rio tidak meninggikan suaranya sama sekali.

Difa menghela panjang nafasnya. "Apa penting aku lulus atau tidak ?? Asal papa tempatkan aku dikantor aku akan langsung bisa belajar disana."

"Tapi kalau kau tidak lulus semua staf pasti mempertanyakan Difa, Dikantor tidak ada anak tidak ada orangtua, meski papamu pemilik perusahaan"Tutur Mama Weni memberi pengertian pada putri bungsunya

"hah..kalian memang terlalu meremehkan aku !!!"Difa beranjak dari duduknya dan meninggalkan meja makan. Mama Weni yang hendak mengejar ditahan oleh papa Rio.

"Tapi Pa.."

"Sudahlah.. Entah bagaimana dan kenapa Difa begitu ingin masuk kekantor tapi dia tidak mau kuliah."Ucap Papa Rio begitu kefikiran. dulu sebelum Safana meninggal papa Rio tidak kawatir dengan perusahaannya, sebab Safana begitu bisa diandalkan, namun kini jika bukan Difa siapa lagi penerusnya kelak. Namun sifat arogan Difa terus saja membuat papa Rio ragu untuk menjadikan Difa penerusnya setelah ia pensiun nanti.

...

.

.

.

1
Mukhlisa Hasbi
dan
Mukhlisa Hasbi
typo cuy
henidiyanpuspitosarilistianingrum tembem
Kalo fatir mau ingin mati.. gak perlu nyuruh orang buat bunuh.. itu sama aja menyuruh orang lain berbuat dosa juga bikin susah hidupny karena masuk penjara juga.. Bunuh diri aja.. semua kan di tanggung sendiri..
henidiyanpuspitosarilistianingrum tembem
logika nya.. jika safana sdah mencium dan sdah melihat gelagat aneh adik dan suaminy ketika berada di apartemen.. seharusny di ikuti terus.. pasti akan tahu dengan mudah apalagi diriny sdah menjadi hantu atau arwah penasaran..
Shadriana Ana
👍
Susi Akbarini
andau fator bertemu safana sblm dijodohkan dgn ridwan..


😀😀❤❤😘😍😙
Mala Mala: klo itu terjadi,,cerita ini tak kan ada besti 🤭🥰
total 2 replies
Nisa Nisa
kukira setalah jasad ditemukan dan pelaku dpt hukuman cerita selesai. Kok malah ngelantur jd kisah cinta dgn hantu 🤣🤣
Nawfal putri: aneh tapi nyata ya kak🤣🤣
total 1 replies
Nisa Nisa
padahal Difa yg membunuh kakaknya bisa dimaafkan, krn hubungan darah?
Nisa Nisa
tetap tdk merasakan bersalah papa Rio dan berusaha menimpakan semua salah pada si brensek Ridwan
Nisa Nisa
hanya mama Wina yg msh waras. Padahal sebagai ibu hatinya pasti sangat hancur tp tdk sekalipun dia menyalahkan suaminya yg sdh menjodohkan anaknya pada kekasih adiknya yg berakibat petaka
Nisa Nisa
kesalahan awal dari papa Rio yg main jodoh jodohkan saja tanpa bertanya dulu, tanpa menyelidiki dulu. Memang setidak laku itu Safana yg pintar berbisnis sampai harus dijodohkan. Bodohnya lagi itu kekasih si psikopat adik Safana pula.
Nisa Nisa
sadis sekali si Difa ini, anak siapa sih mama Wina dan Papa Rio orangnya baik. Apa mereka membesarkan anak setan 🤔
Nisa Nisa
astaga, Ridwan tukang celap celup ternyata. kasihan sekali Safana,
Nisa Nisa
agak membingungkan kalau mereka membunuh Safana terus menyembunyikan mayatnya, tujuannya apa?
Malah ribet diganti mayat orang kecelakaan, gk jelas juga siapa dan kapan kecelakaan entah sengaja atau tdk. tp kalau kebetulan lebih mustahil krn mayat walau muka hancur tp body dan ciri2 fisik setidaknya mirip banget.
henidiyanpuspitosarilistianingrum tembem: Tanpa surat perintah pengeledahan.. apalagi tidak mengenakan seragam polisi.. tetap di anggap sah secara hukum terlebih jika kecurigaan ckup kuat sudah mengarah ke tindak pidana.. apalagi jika sdah menemukan bukti..
total 2 replies
Nisa Nisa
Heran yg dibakar Difa semalam apa?
Nisa Nisa
fix dia orang ini pelaku pembunuhan Safana, pertanyaannya dia benar-benar sdh mati atau cuma koma?
Nisa Nisa
harusnya biar terkurung sampai ada yg datang dan memergoki niat jahatnya
Nisa Nisa
notaris kok pakai cap tangan, memang dia buta huruf?
Nisa Nisa
hantu bodoh cuma nonton perkelahian padahal ceritanya bisa mengangkat barang, bisa membanting barang. ambil apa kek buat bantu. Dari hidup bodoh sampai jd hantu tetap bodoh 🤣🤣
Nisa Nisa
bukankah Difa sdh membakar baju dan barang bukti sehingga berkata sdh tdk ada bukti lg. Lalu sekarang baju, kain dan obat kok msh ada
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!