NovelToon NovelToon
My Secret Lover

My Secret Lover

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cintamanis / Romansa / Nikah Kontrak
Popularitas:16.7k
Nilai: 5
Nama Author: Shn_Bryy

Sebuah tragedi menimpa keluarga gadis berusia 18 tahun bernama Larissa Haninda. Sang Ibu dimasukkan ke dalam jeruji penjara oleh Adiknya sendiri. Wanita itu menuduh Ibu Larissa telah membunuh Kakaknya yang tak lain suami atau Ayahnya Larissa. Si Bibi pun mengusir keponakannya dari rumah, dia tidak peduli dengan apa yang akan terjadi pada gadis tersebut diluaran sana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shn_Bryy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chap 15

Hari baru dan pagi yang cerah, Larissa berdiri di depan bangunan tinggi. Dia menatap lekat bangunan tersebut, menarik napasnya dalam-dalam berharap di sekolah baru ini dia akan mendapatkan ketenangan dalam belajar. Tujuannya adalah lulus dengan nilai terbaik, bekerja lalu berusaha menjadi orang mandiri tidak meminta uang jajan pada suaminya lagi. Walaupun Pram memberikan uang padanya tanda tanggung jawab sebagai suami, Larissa berniat menyimpannya untuk sang anak suatu saat nanti.

Kakinya mulai melangkah masuk, dia disambut hangat oleh penjaga sekolah. Larissa memberikan senyuman manis dan bersapa ria. Setelah itu gadis tersebut melanjutkan langkahnya dengan gembira. Sekolah SMA Angkasa, tempat para anak konglomerat mencari ilmu. Pram memasukkan istrinya ke sekolah tersebut, dia menginginkan yang terbaik untuk Larissa.

Seorang guru pria menghampiri, dia diperintahkan oleh kepala sekolah untuk menjemput murid baru yang akan segera datang. Ketika mereka telah bertemu, keduanya pergi menuju ruang guru. Tak lama Larissa diajak ke kelas, di sana dia mencoba bersikap akrab, menyapa dengan ramah sembari memberikan sedikit senyuman. Wajahnya yang cantik rupawan membuat para murid laki-laki terpana. Beberapa dari mereka ada yang menggombal dan bertanya nomor telepon. Larissa terkekeh, dia menggaruk kepalanya lalu pergi ke tempat duduk.

Di sekolahnya yang dulu, Sania tengah berdiri di depan gerbang menunggu satu sahabatnya yaitu Larissa. Gadis tersebut belum diberitahu jika Larissa telah pindah sekolah. Kini Sania hanya seorang diri, Flora sudah berhenti sedangkan teman satunya lagi entah bagaimana kabarnya. Helaan napas kasar dia keluarkan, memandang sebuah foto di benda pipihnya. Tak disangka hubungan persahabatan mereka begitu cepat terpisah.

Merasa tidak seru sekaligus bosan, Sania menelpon Gavin dan mengajaknya bolos. Dia ingin bercerita banyak pada kakak kelasnya tersebut. Hanya cowok itu yang selalu ada sekarang, tapi Sania sama sekali tidak tertarik atau menyimpan rasa suka pada sang senior.

“Kenapa bolos?” tanya Gavin sambil menyeruput segelas kopi.

Sania mengunyah makanan, wajahnya murung, dia menjawab dengan nada lemas jika kedua sahabatnya sudah tidak ada lagi disekolah. Terasa sepi tanpa adanya mereka. Walaupun Flora selalu bersikap seenaknya saja tapi gadis itu mampu mencairkan suasana. Untuk Larissa, semenjak kejadian di sekolah beberapa hari lalu kini sudah tidak ada kabarnya, padahal Sania berharap gadis itu memberitahu walau hanya mengirim pesan.

Gavin mengelus rambut gadis di depannya. Mereka berdua saling adu tatap lalu tak lama memalingkan wajahnya. Cowok itu mencurahkan isi hati pada Sania tentang perasaan cintanya yang tidak berubah sama sekali untuk Larissa. Kehadiran Pram waktu itu membuatnya sedikit goyah apalagi dirinya mendengar jika Larissa akan segera menjadi milik pria dewasa tersebut.

“Menurut kamu aku harus gimana San? Kayak ada yang janggal dihati, mau ngungkapin lagi takut ditolak kayak dulu. Tapi kalo nggak malah kepikiran terus.”

“Dibilangin ungkapin aja kak, emangnya nggak capek terus-terusan nyimpen rasa suka kakak ke Larissa? Nanti kalo dia jadi milik orang kak Gavin malah nyesel, karena keduluan orang lain.”

“Sekarang kabarnya gimana ya?” Sania menggeleng, dia kembali sibuk dengan makanan di depannya.

Pukul 11.45, Larissa berdiam diri didalam kelas. Dia memandang jendela di sampingnya sambil melamun. Beberapa murid perempuan menghampiri, mengajaknya pergi ke kantin. Larissa tersenyum menerima ajakan tersebut. Kehadiran Larissa dalam geng lima cewek populer itu menarik perhatian orang-orang. Mereka berbisik-bisik jika si murid baru begitu beruntung bisa makan bersama dengan lima cewek itu.

Tak sedikit orang juga yang memuji kecantikan Larissa, bahkan tanpa disengaja ada salah satu murid yang membandingkannya dengan ketua geng tersebut. Murid bernama Mentari mendekat pada Larissa dan merapikan rambutnya yang sedikit berantakan. Dia tersenyum namun terlihat tidak tulus. Larissa merasa canggung mendapat perlakuan seperti itu apalagi banyak siswa yang memperhatikan mereka berenam.

“Oh iya, gue Mentari murid kelas sebelah. Dengar-dengar lu itu salah satu keluarga Wardhana ya? Eum..., setahu gue keluarga tersebut nggak punya anak perempuan. Anak angkat kah? Sorry....!!”

“Iya, aku keluarga angkat mereka. Adiknya Pramudita Wardhana. Salam kenal Mentari.” Larissa sedikit gugup, dia tidak mungkin menjawab jika dirinya adalah menantu keluarga Wardhana.

“Oh, pantas!”

“Kenapa?”

“Nggak ada aura mahal dari diri lu. Beda sama Pramudita dan Riko, mereka berdua terlihat berkelas,” jawabnya.

“Jelaslah orang anak kandung, hahaha.....” sahut yang lain. Kelima murid itu tertawa sedangkan Larissa menyunggingkan bibirnya. Ingin pergi tapi dilarang oleh Mentari, gadis tersebut buru-buru meminta maaf karena telah berkata demikian. Dia meminta dua temannya memesan makanan sambil berbisik sesuatu.

Sekelompok cowok dengan pakaian olahraga sambil memegang bola basket datang ke kantin. Kehadirannya membuat beberapa siswi tantrum. Mentari menjelaskan jika cowok-cowok tersebut adalah murid kelas IPA 2 yang terkenal akan wajah tampan dan prestasinya. Selain itu, salah satu dari mereka orang tuanya merupakan donatur terbesar di sekolahan.

Larissa hanya menganggukkan kepalanya mendengar penjelasan Mentari. Dia sama sekali tidak tertarik pada para cowok itu sebab sudah ada pria dewasa yang telah mencuri hatinya. Bahkan Pram tak kalah tampan dari mereka semua, jika dilihat-lihat lagi suaminya tersebut jauh lebih sempurna dimatanya.

Larissa harus berhati-hati karena dirinya sudah menikah namun masih tetap melanjutkan sekolah. Dia sadar jika murid-murid yang baru saja mengobrol dan dilihatnya bukanlah orang sembarangan, sedikit saja dia bermasalah dengan mereka maka identitasnya akan dicari sampai dalam.

Usai makan di kantin, Mentari kembali mengajaknya berkeliling sekolah. Gadis tersebut membawa Larissa ke salah satu ruangan besar, dia menyebutnya tempat perkumpulan para murid populer. Banyak medali juga penghargaan yang tertata rapi di atas lemari. Ternyata itu semua hasil dari pertandingan para cowok tadi.

“Ngapain lu ngajak masuk murid lain sembarangan?” seru seorang cowok dari belakang. Enam gadis itu langsung berbalik badan,

“Kenalin, murid baru namanya Larissa Wardhana. Dia pantas masuk circle kita karena berasal dari keluarga terhormat.”

“Wardhana? Bukannya mereka nggak punya...?”

“Heem! Anak angkat tapi sangat disayang oleh Pramudita Wardhana.”

“Oh.”

Mentari berdecih melihat tingkah Kenan yang selalu dingin dan mengabaikannya. Padahal status keluarga mereka setara, walau Kenan jauh lebih tinggi darinya. Akan tetapi Larissa yang berasal dari keluarga Wardhana tetap saja masih diabaikan. Padahal sudah jelas, keluarga Wardhana adalah keluarga nomor satu yang paling terkenal di kota mereka.

Pram terlihat tidak fokus saat bekerja. Dia terus menerus memandang ponselnya. Hatinya merasa tidak sabar menunggu telpon dari sang istri. Padahal sekarang waktunya jam istirahat disekolah. Dengan perasaan tidak nyaman juga rasa rindunya pada Larissa, Pram mengajak Bona pergi ke SMA Angkasa untuk sekedar melihat senyuman manis si istri. Baginya senyuman Larissa adalah vitamin, penyemangat hidup.

1
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
thor lanjut opo stop nih...... padahl aku tunggu tunggu loh kelanjutany
Yustikarini Susanti
kayaknya cerita ini gantung smpk disini....dn TK lanjut up nya
Yustikarini Susanti
lanjut
Sofi Sofiah
saya juga ikutan
tehNci
Bona....gajah kecil berbelalai panjang. punya teman namanya Rongrong🤭. Namanya mirip nama hewan lucu di komik majalah kesukaanku waktu kecil
tehNci
Mampir nih Kak....kayaknya bakalan mampir lama deh...🤭
Nuryanti 94
lnjt kk
sabil abdullah
punya pembatu single dan janda muda tu pr banget
elza cantika
awas aj u thor klu ad acara keguguran n larissa celaka
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
awas aja kl berhasil masa kalah sama pembantu
Ira Sulastri
Cakep pak Wardhana demi menjaga calon pewaris keluarga, karena Riko belum menikah 😇
Rita
Bener jgn ditinggalin
Nuryanti 94
hdr kk
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
pembantu mu tuh pram mata mata bella....
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
hans sama bella jadiin satu tuh.... cocok iblis sama jin
Nina_ Ei Rimiri{minami♤♡
mangat
elza cantika
aku.pling bnci klu mlhat pmran utama keguguran udh basi ug krn setiap crta hmpir sm psti keguguran
elza cantika
thor jgn ad drama2 larisa keguguran y thor
Rita
sakit jiwa fiks
Rita
dikira lgsg bikin lgsg jadi dasar Pram
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!