NovelToon NovelToon
Kita Dan Masa Lalu

Kita Dan Masa Lalu

Status: tamat
Genre:Romantis / TimeTravel / Peningkatan diri-peningkatan identitas/sifat protagonis / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:24.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: Vera Herawati

Ini adalah kisah tentang dua insan yang sangat jauh berbeda, tetapi jatuh cinta.

Takdir menyedihkan menimpa keduanya selama hidup sampai Mahapatih Candrakumara Dewananda dan Putri Balqis Humaira Azhari meninggal dalam pesakitan memperjuangkan cinta untuk melampaui sekat-sekat agama dan sosial.

Tapi...

Kisah Candrakumara dan Balqis kembali terjalin dengan inkarnasi modern mereka. Candrakumara terlahir kembali sebagai Garalt Zayn Mahesa, seorang bintang film yang sangat menawan. Dan Balqis terlahir kembali sebagai Aneska Zoya Raveena, seorang gadis cantik nan lugu yang bermimpi menjadi seorang aktris besar. Semesta mempertemukan mereka kembali.

Dapatkah mereka mencegah tragedi yang sama terjadi pada diri mereka? Atau justru takdir pahit itu akan terulang lagi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vera Herawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mimpi Aneh

Di tengah hujan yang sangat deras, Candrakumara berjalan dengan cepatnya karena ingin melihat jenazah Rajendra Bhatt yang sudah dibaringkan dan akan segera di kremasi.

Dilihatnya, wajah dan tubuh Rajendra Bhatt penuh dengan luka. Dia sangat yakin bahwa yang terjadi pada Brahmana itu adalah pembunuhan. Di depan mayat itu juga ada Indra Bhatt yang seluruh tubuhnya telah dirantai. Dia adalah tersangka utama atas pembunuhan Rajendra Bhatt.

"Bagaimana kau akan menebus dosa ini, Indra Bhatt?" tanya Candrakumara dengan penuh kemarahan.

"Bukti apa yang menunjukkan kalau Indra Bhatt yang membunuh Rajendra Bhatt?" tanya Arimbi.

"Ibu... Bagaimana kau menebus dosa ini?" tanya Candrakumara pada Arimbi.

"Menebus apa? Hukuman apa? Siapapun yang menentang agama akan berakhir seperti itu. Nasib baik berpihak pada selirmu. Kalau tidak, dia pasti sudah tewas juga," ucap Indra Bhatt.

Mendengar itu, Candrakumara berjalan ke arah Indra Bhatt dengan penuh amarah. Bagaimana bisa seorang Brahmana mempunyai pikiran sempit seperti itu?

Tetapi saat ingin sampai ke hadapan Indra Bhatt, Arimbi menghalanginya dengan berdiri di depan Indra Bhatt yang membuat Candrakumara menghentikan langkahnya tetapi tetap menatap tajam mata Indra Bhatt.

***

Di kantornya, Candrakumara tengah bersantai seraya memainkan lampu-lampu kristal pemberian dari Citrapsada. Semenjak Candrakumara membantu Kerajaan dan mereka mengetahui bahwa Putri mereka telah menikah dengan Candrakumara, mereka terus saja mengirimkan upeti setiap bulannya. Tetapi, mereka tidak tahu bahwa putri mereka diperlakukan semena-mena oleh keluarga Candrakumara.

"Tuanku, ibumu datang," ucap Dananjaya yang datang bersama Gasendra dan Arimbi.

"Mengapa kita dituduh berbuat kejahatan meski tinggal satu atap?" tanya Gasendra.

"Saat ada dinding pembatas antara keduanya, mereka tidak lagi seatap," ucap Candrakumara.

"Ya, kami mengerti! Mengapa kau memanggil kami? Kejahatan apa yang kami perbuat?" tanya Arimbi.

"Indra Bhatt!" teriak Candrakumara.

"Melindungi kejahatan adalah kejahatanmu!" lanjutnya.

"Beraninya kau bicara begitu pada Ibu!" bentak Gasendra.

"Dan kau? Beraninya kau bicara begitu pada Mahapatih," ucapnya seraya berjalan menuju Gasendra.

"Tuanku--" ucap Dananjaya tetapi dipotong oleh Candrakumara yang sekarang sudah seperti orang yang mabuk.

"Ingatkan dia, sasaranku jarang meleset," ucap Candrakumara dengan terus menatap Gasendra dengan kemarahan.

"Candrakumara, ini bukan dirimu, tapi pengaruh hadiah dari Citrapsada itu. Dia telah merasuki kepalamu," ucap Gasendra.

"Hadiah dari Citrapsada juga ada di kepalamu. Perhiasan di kepalamu, dilehermu, semua itu hadiah dari Citrapsada. Kau tidak bisa terima hadiah ini? Kalau begitu, lepaskanlah!" bentak Candrakumara seraya mendorong Gasendra dan menarik kalung yang ada dileher adiknya itu.

Candrakumara memungut butiran mutiara yang berhamburan di lantai itu dan memberikannya pada Ibunya.

"Hadiah Citrapsada sudah diterima, tapi tidak dengan putrinya. Balqis sebagai selirku diterima, tapi tidak sebagai istriku. Tapi ingatlah Ibu, cinta Candrakumara untuk Balqis itu mutlak. Dari mana datangnya kebencian itu, Ibu?" tanya Candrakumara dengan suaranya yang tercekat di ternggorokan dan air mata yang sudah menggenang di pelupuk matanya.

"Darah Mahapatih tidak boleh tercampur oleh orang luar, itu saja!" ucap Arimbi.

"Sudah dilakukan... sekarang?"

"Itulah masalahnya! Kau memerangi Muslim dan kau masih jatuh cinta pada salah satunya?" tanya Arimbi.

"Aku memerangi Kerajaannya, bukan agamanya. Aku mohon pada Ibu untuk terakhir kalinya... Candrakumara akan tetap menjadi Mahapatih hanya jika Balqis diterima. Sepakat?" tanya Candrakumara.

"Tidak."

Mendengar itu, Candrakumara melepas penutup kepalanya sebagai simbol bahwa dia sudah melepaskan jabatan Mahapatih. Dan menyatakan bahwa mulai sekarang, dia bukan lagi Mahapatih melainkan hanya seorang keturunan Brahmana biasa.

"Itu milik Ibu," ucapnya seraya pergi dari ruangan itu.

***

Zayn yang sudah sampai disana langsung mencari-cari keberadaan Zoya sembari menahan rasa sakit di tubuhnya.

"Dia dimana sih? Mana cuacanya dingin lagi," gumam Zayn.

Beberapa saat kemudian, dia melihat Zoya sedang duduk melamun di sebuah bangku. Jika dilihat dari belakang, dia persis sekali seperti kunti.

"Zoya," panggil Zayn.

Gadis itu berbalik dan melihat Zayn sudah berdiri dengan wajah luka-luka. Dengan cepat Zoya menghampiri laki-laki itu.

"Zayn, kamu baik-baik aja? Kamu kenapa?" tanya Zoya dengan ekspresi kekhawatiran yang tampak jelas di wajahnya.

"Lo sendiri? Mana yang sakit? Apa lo ketabrak lagi waktu nyebrang jalan?" tanya Zayn.

"Zayn, kenapa kamu terluka?"

"Gue yang nanya sama lo, kenapa lo sakit?" tanya laki-laki itu seraya memeriksa suhu tubuh Zoya dengan memegang tangannya lalu beralih ke dahinya.

Zoya tidak menjawabnya, dia hanya merasa tidak enak badan tetapi hatinya yang justru sakit karena melihat Zayn penuh dengan luka seperti itu.

"Kita pulang aja ke rumah," ucap Zayn saat dia tidak mendapat respon apa-apa dari Zoya.

Laki-laki itu menggandeng tangan Zoya tetapi tiba-tiba dia merasakan bagian perutnya sangat sakit hingga dirinya mengerang kesakitan.

"Zayn, ada apa? Kamu baik-baik aja?" tanya Zoya yang mulai panik.

Zayn tidak dapat menahan rasa sakitnya lagi dan jatuh pingsan.

"Zayn! Zayn!" teriak Zoya seraya menggoyang-goyangkan tubuh Zayn.

Saat melihat ada beberapa orang yang lewat, Zoya segera meminta bantuan pada orang-orang itu untuk menelepon ambulans.

Sedangkan di dalam ketidak sadarannya, Zayn melihat dirinya sedang berada di perbatasan dimensi bersama dengan seseorang yang persis seperti dirinya. Hanya saja gaya berpakaian mereka sangat berbeda.

"Siapa kamu?" tanya orang itu.

"Siapa kamu?" tanya Candrakumara.

"Aku Candrakumara. Jika di kehidupan berikutnya dia dan aku bersatu lagi, ingatlah perkataan ini setelah terbangun dari mimpimu. Semua kejadian terulang sendiri. Nasib yang terjadi disini juga sedang terjadi di dunia sana, nasib buruk seperti yang sudah diduga. Lindungilah wanita itu dari orang yang berbahaya," ucap Candrakumara.

Tiba-tiba, Zayn terbangun dari pingsannya dan melihat banyak sekali orang yang mengerumuni dirinya seraya memotret dan merekamnya. Dia juga melihat wajah cemas Zoya.

"Permisi, apa Mas baik-baik aja?" tanya seorang petugas ambulans yang ingin mengangkat Zayn tetapi laki-laki itu keburu sadar.

Zayn berusaha untuk bangun dan dia dibantu oleh Zoya.

"Saya baik-baik aja," ucap Zayn pada petugas itu.

"Kamu baik-baik aja?" tanya Zoya.

"Gue baik-baik aja," ucap Zayn.

Mendengar itu, Zoya langsung memeluk Zayn dan Zayn membalas pelukan wanita itu sembari menenangkannya agar tidak khawatir lagi.

***

Zayn dan Zoya yang baru saja sampai di rumah langsung disambut dengan wajah cemas oleh Aidan dan cerocosan laki-laki itu.

"Heh, gue bilang jangan pergi, tapi lo nggak dengerin gue. Lo itu hampir aja kena masalah serius, tau nggak!" ucap Aidan.

"Gue bilang gue baik-baik aja," ucap Zayn dengan wajah datarnya.

"Siapa orang yang mukul lo? Lo liat mukanya?" tanya Aidan.

Zayn tiba-tiba teringat dengan orang itu. Zayn tidak tahu siapa dia, tetapi Zayn tidak mungkin mengatakan yang sebenarnya bahwa broker itu juga adalah penjelajah waktu, sama seperti dirinya.

"Entahlah," ucap Zayn pada akhirnya.

"Menurut dugaan lo, nggak ada? Yah, mungkin karena lo selebriti, bisa aja itu adalah salah satu haters lo" ucap Aidan.

"Dia ditemukan polisi yang berpatroli di daerah Kemang, dan pengejaran atas pelaku tersebut dimulai pada siang hari"

Zayn terdiam saat melihat siapa orang yang sedang disiarkan di berita yang sedang tayang sekarang itu.

Karena bingung dengan tingkah Zayn, Aidan menoleh ke arah televisi dan bertanya pada Zayn.

"Kenapa?" tanya Aidan.

"Itu orangnya," ucap Zayn.

"Orang itu? Tahanan yang kabur itu? Bondan?" tanya Aidan seraya menunjuk ke arah televisi yang menampilkan gambar tersangka.

"Iya, bener," ucap Zayn.

"Dia ngelepas topinya hari ini," ucap Zoya yang membuat Zayn dan Aidan langsung menoleh ke arahnya.

"Zoya, lo juga inget dia? Orang itu kan yang pake seragam polisi dan pake topi waktu malam itu?" tanya Zayn.

"Dia pake topi polisi dan topi hitam juga," ucap Zoya.

"Lo pernah ngeliat dia lagi setelah hari itu?" tanya Zayn.

"Iya, waktu aku jalan-jalan," ucap Zoya seraya menganggukkan kepalanya.

"Astaga, gue syok banget. Liat gue merinding. Berarti, si broker itu ngebuntutin Zoya? Kenapa?" tanya Aidan.

"Kalo sesuatu kayak gitu terjadi, lo harusnya bilang sama gue! Apa lo sebodoh itu?" bentak Zayn pada Zoya.

"Zoya juga nggak tau itu. Kenapa lo nyalahin dia?" ucap Aidan membela Zoya.

Zayn tidak menghiraukan ucapan Aidan dan langsung pergi menuju balkon yang terletak di lantai dua rumah itu.

"Dasar si Zayn. Dia bertingkah tanpa alasan," ucap Aidan lalu segera menyusul Zayn ke balkon.

Sedangkan Zoya hanya bisa terdiam, sesaat kemudian dia pergi ke kamarnya.

Di balkon, Zayn berjalan bolak-balik seperti orang linglung sambil menggerutu kesal.

"Lo ngapain sih? Bisa duduk nggak?" tanya Aidan.

"Kenapa si brengsek itu ngebuntutin Zoya?" tanya Zayn lalu duduk di sebelah Aidan.

"Apa dia cuma ngikutin Zoya aja? Dia juga hampir ngebunuh lo. Lo bisa ngalamin masalah serius tadi!" ucap Aidan.

"Makanya itu, kenapa si brengsek itu mgebuntutin Zoya...." Tiba-tiba Zayn teringat dengan ucapan Candrakumara di dalam mimpinya dan juga teringat tentang tanda yang ada di leher Bondan.

Zayn menghela napasnya. "Dan," panggilnya.

"Apa?"

"Jangan salah paham soal ini. Gue tadi mimpi. Di mimpi itu, gue tinggal di zaman kerajaan," ucap Zayn.

"Apa lo seakan-akan ngeliat lagi kehidupan masa lalu lo?" tanya Aidan.

"Gue bukan ngeliat kehidupan masa lalu gue, tapi gue ngerasa gue ngeliat dua alam semesta yang berbeda. Gue ada di alam semesta lain,"

"Lo ini bicara omong kosong. Ini pasti gara-gara Airin ngasih tau lo soal peninggalan-peninggalan itu. Karena itulah lo ngalamin mimpi yang nggak masuk akal ini. Kenyataan yang ngatur mimpi lo. Lo pernah belajar ilmu saraf, bisa-bisanya lo nggak sadar."

"Emang gitu, ya?"

"Yaiyalah."

"Ah, gue belakangan ini nggak fokus."

"Itu wajar... mimpi aneh sebelum proyek-proyek besar lo. Ini pasti pertanda bahwa proyek lo dan Zoya bakal berhasil," ucap Aidan.

***

Bersambung...

1
Ade Manis

Next up. 😉
Semangat untukmu. 😊

Salam manis dari STILL IN LOVE. 💖
Ade Manis
4 like tertinggal mendarat. 😊
Ditunggu kelanjutannya. 😉

Salam manis dari Still In Love. 😊
AngghyShifah_chy
lanjut dong thor ngegantung nih😍😍😍😍😍
veraaa: Udh di up yaa tapi masih review😊
total 1 replies
AngghyShifah_chy
modusnya itulohhhhhhh😜😜😜😒😒😒😒😒
AngghyShifah_chy
kok cerita Zoya yg laper itu kek adegan di film legend of the blue sea sih???
veraaa: Ide cerita aku emng terinspirasi dari sana dan aku bikin dengan alur versi aku sendiri. Jadi mohon dimaklumi kalo ada kemiripan di beberapa part ya hehe
total 1 replies
AngghyShifah_chy
gila,gila,gila bwanget udah bisu,buta tuli pula,dibayar berapa itu artis ngetopnya hahahah😅😅😅😅😂😂😂😂
Rindu Pelangi
mampir kak
Auriell Zeta
Bagus kak❤

maaf baru bisa mampir
Jangan lupa mampir dikaryaku
Aisyah Aqila ya...
An Hayme
Hi thor aku mampir kesini bawa like vote dan rate untukmu.
Semangat menulisnya
Salam dari LOVATY
Reni
kok bisa mimpi kerajaan?
veraaa: Baca terus part selanjutnya yaa
total 1 replies
Dhea Amelia S S
Bagus dan seru banget kak ceritanya.. Ceritanya juga hampir mirip sama legend of the blue sea.. Tapi lebih seru dan lokal semangat kak
cucu kakek
masih enjoy bacanya
cucu kakek
mulai mmampir
cucu kakek
sabar
Little Peony
Semangat ya thor ❤️
Little Peony
Halooo thor
veraaa: Hallo juga
total 1 replies
mamah wangda
terinspirasi dari hom Santi hom Yach 🙏🙏🙏😁😁😁
Ai
next up! semangat nulisnya thorr🤗
.
.
.
salam dari "Diakah Jodohku, Jodohku dari Kakaku "☺
Jangan lupa tinggalkan jejak 😉
Sekapuk Berduri
hallo kak jika berkenan mampir kecerita pertamaku juga.. terimakasih💕
reni
Kok Zayn bisa mimpi keajaan Majapahit ...?
hmmm...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!