NovelToon NovelToon
Ketika Cinta Harus Memilih

Ketika Cinta Harus Memilih

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:38.1k
Nilai: 5
Nama Author: dianshen

7 tahun bukanlah waktu yang singkat untuk pasangan suami isteri Mia dan Shendy membina rumah tangga, dan kebersamaan mereka selama ini kurang lengkap karena belum hadirnya buat hati di tengah-tengah kehidupan mereka


Shendy memang tidak mempermasalahkan hal itu, bisa hidup bahagia bersama sang isteri sudah cukup baginya namun berbeda dengan Mia, wanita itu selalu merasa kesepian dan sedih kerap kali membayangkan adanya kehadiran anak di rumah mereka


Bahkan Sendy kerap kali harus menghibur sang isteri setiap kali mendengar kabar berita kehamilan para sahabatnya


Shendy merupakan sosok yang penyabar dan sangat mencintai isterinya tapi rasa cintanya di uji ketika sang isteri mengungkapkan keinginan konyolnya pada Shendy hingga membuat pria tersebut marah besar dan terjadilah pertengkaran hebat diantara keduanya


Apakah keinginan konyol sang isteri hingga membuat Shendy yang penyabar itu marah besar?

Simak terus cerita selanjutnya!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dianshen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

Sendy mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi, ia merasa kesal dengan sikap isterinya yang begitu naif dan bodoh menurutnya

Entah apa yang sudah Siska katakan kepadanya sehingga bisa membuat Mia begitu mudah luluh kepadanya

Awalnya Sendy mengira setelah ia mengatakan semuanya kepada Mia tentang siapa sebenarnya Marisa, istrinya itu akan berubah pikiran dan segera membatalkan rencananya itu tapi dugaannya justru salah isterinya justru tetap ingin melanjutkan rencana konyolnya itu

Sendy yang dalam keadaan emosi pun tidak lagi berpikir jernih, pria itu pun langsung menghubungi Marisa dan mengajaknya bertemu

Mendapat ajakan dari Sendy tentu saja membuat Marisa merasa sangat senang dan wanita itu pun langsung bergegas bersiap-siap untuk menemui Sendy ditempat yang mereka sudah tentukan

Setelah satu jam lamanya akhirnya yang ditunggu-tunggu pun tiba juga

" Maaf sudah membuat mu menunggu lama" ucap Marisa memperlihatkan rasa bersalahnya kepada Sendy

" Tidak masalah, duduklah!" ucap Sendy datar dan mempersilahkan Marisa untuk duduk

Marisa tersenyum lalu menarik satu kursi dan mendudukkan dirinya

" Apa sebenarnya tujuan mu?!"

" Tunggulah dulu mas, bukankah lebih baik kita itu bicara sambil makan biar lebih santai" ucap Marisa memotong ucapan Amar

" Aku_!" belum selesai bicara Marisa malah dengan santainya memanggil pelayan lalu memesan makanan dan juga minuman, tentu saja hal itu membuat Sendy geram dibuatnya

" Mas mau pesan apa?"tanya Marisa dengan suara lembutnya

Sendy memutar bola matanya jengah, sebenarnya jika tidak karena terpaksa sungguh ia malas berurusan dengan wanita yang ada di hadapannya saat ini

" Tidak usah terima kasih!"tolak Sendy ketus, lagi pula tadi dia sudah sempat memesan minuman sambil menunggu kedatangan Marisa

" Pesan Jus jeruk saja ya mbak!" meskipun menolak Marisa tetap memesankan minuman untuk Sendy

Tidak butuh waktu lama pesanan Marisa pun datang dan lagi-lagi Sendy dibuat kesal karena Marisa malah terlihat santai dan menikmati makanannya

" Aku tidak punya banyak waktu untuk menunggu mu menghabiskan makanan mu itu" ucap Sendy dengan nada ketus

Marisa pun tersenyum " Oke baiklah kamu mau bicara apa denganku?"tanya Marisa seraya meletakkan sendok dan garpunya lalu mengelap mulutnya dengan tisu

" Bicaralah mas!" serunya dengan suara lembut dan senyum pun tidak pudar dari wajah cantiknya

" Aku ingin kau membatalkan rencana konyolmu itu dengan isteriku!"

" Jangan bertindak melampaui batasan mu Marisa!" tekan Sendy

" Apa tujuan kamu sebenarnya melakukan hal ini?" tanya Sendy bersikap dingin

Marisa bukannya takut dengan sorot mata Sendy yang menatapnya dengan tatapan tajam, wanita itu justru semakin mengembangkan senyumnya

" Aku tidak mempunyai tujuan apapun mas, aku hanya ingin membantu isteri mu itu saja" jawab Marisa dengan sikapnya yang dibuat selembut mungkin

Sendy mengepalkan tangannya ucapan Marisa tidak bisa dipercaya begitu saja, dia tahu siapa Marisa mana mungkin wanita itu mau membantu wanita yang tidak lain isteri dari mantan kekasihnya

Sendy yakin Marisa dan Siska pasti mempunyai niat terselubung dibalik rencananya itu hanya saja dia belum bisa berbuat apa-apa dan mencari kebenarannya karena entah kenapa Mia bisa begitu mudah percaya kepada mereka

" Aku yakin kau dan juga temanmu yang bernama Siska itu sudah merencanakan sesuatu iyakan?"

Mendengar tuduhan Sendy yang begitu pedas membuat Marisa memasang wajah sendu

" Kamu sangat kejam mas, tega banget kamu menuduhku seperti itu!"

Sendy memutar bola matanya malas mendengar drama yang sedang wanita dihadapannya mainkan

" Padahal aku berniat bersungguh-sungguh untuk membantu isterimu, bahkan awalnya pun aku tidak tahu kalau ternyata suami dari mba Mia adalah kamu mas"

Sendy membuang pandangannya ke sembarang arah, ucapan Marisa sungguh tidak mudah untuk ia percaya begitu saja

" Aku tahu kamu pasti menginginkan anak kan mas bahkan dulu kita pernah berencana mempunyai banyak anak" tutur Marisa mengingat masa-masa mereka saat bersama dulu

" Jangan mengungkit sesuatu yang sudah berlalu" ketus Sendy

" Iya, maafkan aku" ucap Marisa

" Impian kita memang sudah berlalu mas tapi mbak Mia juga begitu menginginkan anak darimu mas, meskipun dengan cara meminjam rahimku aku sungguh tidak keberatan kok mas jadi izinkan aku tetap membantu kalian untuk mewujudkannya mas!" tutur Marisa berharap Sendy tidak menaruh curiga lagi padanya

" Anggap saja apa yang aku lakukan sebagai penebus kesalahan ku pada mu mas, dan aku janji tidak akan mengusik kebahagiaan kalian setelah anak kalian nantinya terlahir" Marisa tidak menyerah wanita itu terus berusaha meyakinkan Sendy

Sendy bergelut dengan pikirannya sendiri, pria itu sungguh nampak bimbang jika Mia benar-benar tetap ingin dirinya menikah dengan Marisa maka dia tidak bisa berbuat apa-apa padahal disisi lain ia tidak ingin apa yang menjadi keputusannya nanti bisa menyakiti perasaan Mia sendiri

" Mas Sendy!"

Sendy terkesiap dari lamunannya ketika mendengar suara yang begitu sangat ia kenali memanggil namanya

" Mia!"

1
Lilik Juhariah
bagus ceritanya Thor kereeeen GK bs konent
Lilik Juhariah
aduuuh nyesek
Lilik Juhariah
sedih banget, nyesek
Lilik Juhariah
kereeen ceritanya , gk belibet gk banyak drama trs penyusunan katanya luar biasa
Lilik Juhariah
bagus lho ceritamu Thor, tapi blm ada yg notif hingga sedikit yg baca, penulisannya , alur tata bahasa keren lho ,
Lilik Juhariah
ahirnyaaa ada pelangi setelah hhujan
Lilik Juhariah
simalakama , lbh baik bercerai tapi menikah gk dianggap , dan gk mungkin gk ada iri dlm poligami,
Lilik Juhariah
bknnyz membujuk Mia ,malah kabur sebulan gk pulang, cinta modelan apa
Dhiana Wiyanshena
Terima kasih kakak🙏🤗
Lilik Juhariah
bagus lho ceritanya , alurnya juga mengena gk belibet banyak drama, kereee thor
Lilik Juhariah
aduuuh bacanya sport jantung sedih bangeeet
Dian mamah Rafa
terus semangat kk....terus berkarya.....lanjutkn kisah"yg lain yg blm tamat juga....
Dian mamah Rafa
kk knp yg chesy sama amar ko gak d lanjut lg ..
Dian mamah Rafa
selamat buat mia dan sendy...akhirny d beri kesempatan hamil....dlm penantian panjang ......
Anis Rohayati
serru bgt akhir nya mia selamat ka dan hamil pula 😍😍😍😍
Dian mamah Rafa
yg meninggal siapa kk..melati atau mia....semoga saja melati...yg d nyatakan hamil mia...
Anis Rohayati
jadi ga semangat buat lanjut ka karna mia meninggal ka
Anis Rohayati
mudah2han si jalang melati aja yg meninggal ka enak bgt bahgaia si jalang melati
Anis Rohayati
sumpah kaga seru klu mia meninggal ka
Desi Aja
☺️☺️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!