NovelToon NovelToon
Love Strory

Love Strory

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: Andira

Novel nya gak usah di baca yaa, soalnya author bikin krn gabut doang😄

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 15

Sekitar jam satu siang, Amelia yang sudah siap segera turun menghampiri Lusi yang tengah duduk bersantai.

"Mama hari ini ikut aku yahh" Ucap Amelia sembari mencium pipi Lusi.

"Kemana sayang" Tanyak Lusi.

"Kesuatu tempat dan mama harus ikut karena aku ingin menunjuk kan sesuatu" Ujar Amelia sedikit memaksa.

"Baiklah" Ucap Lusi karena Lusi memang tidak perna menolak kemauan Amelia apapun itu.

Setelah menempuh perjalanan hingga satu jam, Akhir nya Lusi dan Amelia sampai di Cafe Shop.

Aurelia, Evan dan beberapa karyawan pun serta para pengunjung sudah menunggu kedatangan Amelia dan Lusi. Setelah Lusi masuk ke dalam Cafe Shop, Suara tepuk tangan pun bergemuruh di Cafe Shop.

Lusi yang mendapat kan kejutan pun akhirnya menangis haru mendapatkan kejutan dari Amelia.

Aurelia pun mendekati Lusi sembari membawa kue ulang tahun yang susah payah Aurelia buat bersama Evan. Dan seketika wajah Lusi berubah menjadi datar saat melihat Aurelia.

"Selamat ulang tahun mama" Ucap Aurelia sembari tersenyum dan menetas kan air mata haru. Bukan nya menyambut Aurelia, Lusi malah memalingkan wajah nya.

"Mama berdoa dulu setelah itu tiup lilin nya" Pinta Amelia sembari tersenyum dan kini terlihat Senyuman di bibir Lusi.

Evan yang melihat nya dari kejauhan pun merasa heran dengan sikap Lusi kepada Aurelia.

Setelah berdoa Lusi pun meniup lilin nya dan memotong kue. Kue pertama Lusi berikan kepada Amelia. Aurelia juga berharap mendapat kan suapan dari Lusi.

Namun Lusi tidak melakukan nya, Seolah olah Aurelia tidak nampak di depan nya tapi Aurelia tetap tersenyum. Amelia yang kasian melihat nya pun langsung mengambil kue yang Lusi taruh tadi dan menyuapi Aurelia.

Setelah itu semua orang di suguhkan beberapa makanan di atas meja dan hari ini Cafe Shop milik Amelia mengadakan makan gratis untuk tamu yang datang hari ini.

Setelah beberapa menit Amelia mengantar Lusi masuk kedalam ruangan nya untuk memperlihat kan kado yang Amelia siapkan untuk Lusi Dan saat Aurelia juga ingin masuk tiba tiba tangan Lusi menghalangi langkah Aurelia.

"Kau bukan bagian dari keluarga ku jadi lebih baik kau tidak perlu masuk" Tatapan tajam pun terpancar jelas di wajah Lusi.

"Tapi ma..."

"Jangan panggil aku mama, aku bukan mama mu" Ketus Lusi.

"Mama apa apaan si" Omel Amelia sembari menarik tangan Aurelia untuk masuk "Aurelia ini adik aku, dia punya hak masuk kedalam sini, apalagi semua ini Aurelia yang menghias nya dengan susah payah dan kue yang mama makan tadi adalah buatan Aurelia" jelas Amelia.

"Ck.. Tau gitu mama tidak akan memakan nya" Decak Lusi

"Kenapa mama begitu membenci ku, apa salah ku ma" Tanyak Aurelia dengan nada bergetar.

"Sampai kapan pun aku akan membenci mu, bahkan sampai kau mati sekali pun" Jelas Lusi tampa memandang ke arah Aurelia sedikit pun.

"Mama" protes Amelia.

"Apa!! Sampai kapan kau berpura pura lagi!! Mama sudah muak melihat dia dan mama tidak mau melihat dia lagi!! Semakin mama melihat nya, maka semakin sakit hati mama, Amelia" Ujar Lusi berapi api.

"Tapi Aurelia tidak mengerti apapun ma, kenapa mama menyalahkan Aurelia"

"Apa yang tidak aku ketahui kak" Tanyak Aurelia.

"Sudah lah lebih baik kau pergi saja dek, tidak usah peduli kan mama" Pintah Amelia agar Aurelia tidak mendengar pengakuan Lusi.

"Stop!!"

"Apa yang sebenarnya terjadi, tolong jelasin kak biar aku mengerti kenapa mama sangat membenci ku" Ujar Aurelia dengan isak tangis nya.

"Evan" Teriak Amelia, Evan yang sedari tadi jadi penonton pun segera masuk menghampiri Amelia "Tolong bawa Aurelia pergi dari sini" pintah Amelia saat Evan berada di ambang pintu.

"Aku tidak mau pergi, aku mau mendengar penjelasan mama" Aurelia memberontak saat Evan menarik tangan nya. "Jangan sentuh aku, Evan" Aurelia menghempaskan tangan Evan.

Evan pun melihat ke arah Amelia dan Amelia memberikan sebuah isyarat Evan yang peka pun langsung menggendong tubuh Aurelia agar keluar dari ruangan Amelia.

"Amelia mohon ma, jangan lampiaskan sakit hati mama kepada Aurelia, dia tidak mengerti apa apa" Ujar Amelia saat Aurelia sudah pergi di bawa oleh Evan.

"Sampai kapan kau mau menutupi semua nya..Sampai kapan Amelia" Lusi sedikit berteriak

"Sudahlah, Amelia tidak ingin berdebat dengan mama, lebih baik mama lihat kado yang Amelia siap kan untuk mama" Pinta Amelia mencair kan suasana.

Aurelia sama sekali tidak tahu jika mama nya adalah seorang pelakor dan gara gara mama Aurelia lah yang membuat Amelia tidak bisa merasakan kasi sayang seorang ayah.

Saat Evan lengah, Aurelia pun berlari menjauhi Evan. Hingga beberapa menit kemudian Evan menyadari jika Aurelia tidak ada di samping nya.

Aurelia terus berlari entah kemana dengan langkah yang bergetar dan air mata yang terus mengalir tampa henti.

Evan yang sangat khawatir pun terus mencari Aurelia hingga hujan turun dengan deras membuat Evan bener bener khawatir dengan keadaan Aurelia saat ini.

1
Jessy
Cerita nya bagus banget😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!