NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Anak Juragan

Kisah Cinta Anak Juragan

Status: tamat
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:180.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ipah

AUTHOR TIDAK MENJAMIN KARYA INI ENAK DI BACA. TAPI YANG PENASARAN BISA MAMPIR

Nama adalah doa. Hal itu telah diketahui semua orang.

Banyak orang yang memberi nama anaknya sesuai dengan karakter tokoh idola masing-masing. Sama halnya dengan pasangan Reyhan dan Laura yang memberi nama anaknya Salman Alfarisi.

Keduanya berharap kelak putranya mewarisi segala kebaikan yang ada pada diri salah satu sahabat nabi yang di jamin masuk surga itu.

Namun apa jadinya, jika doa tulus itu di kabulkan Allah? Termasuk soal percintaannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ipah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15. Tidak seperti bulan

"Apa yang terjadi, sehingga kamu menangis?"

'Yes, berhasil. Dia mendekati ku.' batin Wulan penuh kemenangan. Namun ia masih berpura-pura menangis, sambil menunjuk ban mobilnya yang robek.

Salman mengernyitkan dahi ketika melihat ban depan gadis itu yang terlihat robek, akibat benda tajam.

'Siapa yang tega berbuat seperti itu? Astaghfirullah.' batin Salman sambil mengusap dadanya.

"Apa kamu punya ban cadangan?" Wulan mengangguk sambil masih terisak.

Salman mencari ban cadangannya, dan mulai menggantinya. Sedangkan Wulan duduk tak jauh dari mobilnya, sambil diam-diam mengarahkan kamera handphonenya untuk mengambil gambar lelaki di hadapannya.

Sekian menit berselang, akhirnya Salman berhasil mengganti ban mobil itu.

"Alhamdulillah, sudah selesai." ucap Salman sambil menghirup nafas lega.

Wulan menoleh ke arah ban mobilnya, lalu menoleh ke arah Salman. Sontak gadis cantik itu terkekeh geli. Salman pun heran melihat kelakuan gadis itu. Bukannya mengucapkan terima kasih, tapi malah menertawakannya.

Wulan mengambil tisu dari dalam tasnya, lalu membersihkan wajah Salman yang penuh dengan noda dengan lembut. Membuat lelaki itu terperangah, dan menatap wajah cantik dihadapannya.

"Eh, kamu tak perlu melakukan ini. Aku bisa sendiri."

Salman meraih tisu yang di pegang Wulan untuk membersihkan wajahnya.

"Terima kasih ya, sudah dibantuin." ucap Wulan sambil menatap wajah tampan itu tanpa kedip.

Salman hanya menganggukkan kepalanya, lalu bangkit berdiri.

"Aku ingin mengajakmu makan, sebagai ucapan terima kasih ku." Wulan memegang pergelangan tangan Salman.

"Tidak perlu, tadi kamu sudah mengucapkan terima kasih pada ku juga kan? Dan tolong lepaskan tanganku."

"Aku ngga mau melepaskan, sebelum kamu mau menerima tawaran ku." Wulan justru mengeratkan pegangannya.

"Baiklah."

Wulan tersenyum lalu melepaskan pegangannya. Keduanya pun berjalan menuju food court yang terletak di bagian depan super market.

Ketika memilih pesanan, Wulan lebih memilih menyamakan pesanan makanannya dengan Salman.

Setelahnya, pemuda itu memainkan handphonenya sambil menunggu pesanannya datang. Sedangkan Wulan tak bosannya memandang wajah Salman yang terlihat teduh itu.

Sekian menit berselang, seorang pelayan datang mengantar pesanan mereka.

"Hei, kenapa kamu terus menatap ku seperti itu? Memangnya bisa kenyang ya, hanya dengan melihat ku saja."

Wulan mengangguk sambil tersenyum dan menatapnya. Membuat Salman jengah, dan akhirnya menyuap makanan ke mulutnya.

"Sejak tadi kamu terus memanggil ku, dengan sebutan kamu, kamu. Apa kamu tidak tertarik untuk mengetahui nama ku?" Salman menggeleng, membuat Wulan mendengus kesal.

"Semua lelaki tertarik dengan ku dan bahkan mereka berlomba-lomba mengejar ku, karena melihat kecantikan dan lekuk tubuh ku yang indah. Tapi kenapa kamu tidak tertarik dengan ku." cetus Wulan dengan percaya dirinya, yang membuat Salman tersedak dari makanan yang baru saja masuk ke mulutnya.

"Aku bisa saja tertarik padamu, tapi tidak untuk mengejar mu. Karena aku takut, tidak bisa menahan rasa cemburu ku, ketika kamu mempertontonkan lekuk tubuh mu pada laki-laki lain. Wanita itu seharusnya tidak seperti bulan, yang setiap orang bisa melihatnya tanpa tertutupi apapun. Tapi wanita seharusnya menjadi seperti matahari, yang membuat mata tertunduk sebelum melihatnya. Wanita yang cantik itu adalah wanita yang cantiknya bukan sekedar dinilai dari kecantikan rupanya. Tetapi seberapa banyak orang yang menyukainya karena kebaikan akhlak, ibadah dan prestasinya."

Wulan menelan Saliva mendengar ucapan Salman yang sangat menusuk hatinya. Seketika ia tertunduk malu. Baru kali ini ada orang yang berani mengatakan apa adanya kepadanya.

Selama ini ia memang mengenakan pakaian yang serba minim hingga memperlihatkan lekuk tubuhnya. Sehingga banyak yang memujanya, dan membuatnya melambung tinggi. Ia pun menarik ujung bajunya, agar bisa lebih menutup tubuhnya. Namun percuma saja bajunya tidak bisa bertambah panjang.

❤️❤️

1
Nofi Ani
ni ada kelanjutannya tdk?
Purwadi NA
barakallah fiik author yg telah menceritakan perjalanan umrah yg menyentuh
Purwadi NA
Ceritanya lumayan bagus.
Cuma yg baca kayaknya sedikit.
Mungkin revisi judul biar lebih menarik reader.
Wardah Zurryanakpwk
Kecewa
Fitri
Assalamualaikum... masya Allah d akhir ceritamu, koq, jadi mewek gini bacanya... sedih banget ngerassa, akhirnya satu persatu pergi meninggalkan dunia fana ini, semoga semua amal baik mereka d Terima d sisi Allah.....
Ipah: wa'alaikumussalam kak, author yang nulis juga sedih nih kak. tapi mau gimana lagi. mau bikin S3 nya in shaa Allah 🤭

terima kasih sudah mengikuti kisahnya sampai akhir ya. sehat selalu dan lancar rezekinya 😘😘
total 1 replies
Fitri
Assalamualaikum... jelas pasti kaget, karena, tidak d beti khabar sebelumnya..
Ipah: wa'alaikumussalam kak, author aj juga kaget kak🤭
total 1 replies
Vivi Ifkar
papa bayu dan oma romlah kemana ya ko nggak pernah keluar kenapa harus si tiwi mulu yg ada wkwkwm
Ipah: qiqiqi, mereka juga ikut meninggal kak. terima kasih ya sudah mengikuti kisah mereka sampai akhir. sehat selalu dan lancar rezekinya 😘😘
total 1 replies
Fitri
Assalamualaikum semoga menjadi anak2 sholeh dan sholeha dan menjadi kebanggaan orang tua.


.
Ipah: wa'alaikumussalam kak, pokoknya doa yang baik untuk mereka ya kak, dan untuk seluruh pembaca setia😘😘
total 1 replies
Fitri
Assalamualaikum... dasar para orang tua g peka, klo anak ya sudah kelelahan bermain... cepat d angkat dong biar g nangis babynya....
Ipah: wa'alaikumussalam kak, jawabannya ada di part selanjutnya kak🤭
total 1 replies
Fitri
Assalamualaikum.

wkk.. wkk.. wkkk uda sam aja nie, kyk Leon lebih parah mala somplak nya... 😀😀😀
Ipah: wa'alaikumussalam kak, sama-sama somplak mereka kak🤣
total 1 replies
Fitri
Assalamualaikum..
emang harus d ajarkan kepada anak untuk. mengenal lingkungan dan beradaftasi dengan baik, ya itulah tanggung jawab sebagai orang tua, serepot apapun itu yg terbaik untuk anak... Semangat Salman Wulan, menjaga baby Maryam...
Fitri
Assalamualaikum.. ikatan anak m ibunya yg pastinya sangat kuat, begitu jg dengan Leon terhadap mama margaretha... semoga semuanya d beri kelimpahan kesehatan dan rezeki yg halal, buat keluarga besar Fatin dan Leon....
Fitri
Assalamualaikum... semoga semua yg d lakukan menjadi berkah, buat Salman dan Wulan, selayakny emang bagi kita yg mampu... berbagi kepada yg membutuhkan... 👍👍👍
Fitri
Assalamualaikum... y harus bisa tahan dong Leon, katanya sayang istri.,. masa gitu.. 😇😇😇😇😇
Fitri
Assalamualaikum... mama Tiwi the best de... pintar masak tendang nie, bisalah pesan m mama Tiwi buat Lebaran.
😄😄😄
Fitri
Assalamualaikum.. Wkk.. wkk.. wkk.. apa emang gitunya selain d sedot pakai oenyedot asi, apa papanya jg boleh meminumnya y... 🤔🤔🤔
Fitri
Assalamualaikum.. wkk.. wkk.. wkk harus itu salma, tanya m pakarnya...
Fitri
Assalamualaikum..
wkk... wkkk.. wkkk makanya jgn asal jgn nyosor aja Leon... g sabar amat si, masih bnyak waktu dan kesempatan, terpenting acara aqiqahan berjalan lancar.. 😀😀😀
user player
selamat berbuka puasa para pembaca dan author
user player
selamat berbuka puasa semuanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!