Kisah yang menceritakan tentang Zay Aditya, Dia terpaksa harus pergi meninggalkan kekasihnya. Dari London, Inggris, Zay Aditya kembali ke kota kelahirannya meninggalkan masa lalu, dan bertemu Akira, perempuan ceria yang bekerja sebagai reporter.
Sejak itu masa lalu Zay Aditya mulai terungkap satu per satu. Akira jatuh cinta pada Zay.
Apakah Zay akan membuka hati untuk Akira?
Atau Zay masih berharap Tuhan akan mengalah dan mengirimkan Mira, kekasih masa lalu kepada nya?
Pastikan subscribe agar tidak ketinggalan cerita nya..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon idaa_nafishaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Akhir Catatan..
Saans Mein Teri Saans Mili To
-Ketika nafasku bertemu dengan nafasmu
Mujhe Saans Aayi
-Aku mulai kembali bernafas
Rooh Ne Chhoo Li Jism Ki Khushboo
-Jiwaku tersentuh oleh aroma tubuhmu
Tu Jo Paas Aayi
-Ketika kau mendekat
Saans Mein Teri Saans Mili To
-Ketika nafasku bertemu dengan nafasmu
Mujhe Saans Aayi
-Aku mulai kembali bernafas
Kab Tak Hosh Sambhale Koi
-Sampai kapan seseorang dapat menjaga kesadarannya
Hosh Ude To Ud Jaane Do
-Jika kesadaran melayang, biarkan melayang
Dil Kab Seedhi Raah Chala Hai
-Sampai kapan hati bisa terus berjalan lurus
Raah Mude To Mud Jaane Do
-Ketika jalannya berbelok, biarkan berbelok
Tere Khayal Mein Doob Ke Aksar
-Ketika aku hanyut dalam angan-angan tentanmu
Achchi Lage Tanhaai
-Kesepian nampak baik
Saans Mein Teri Saans Mili To
-Ketika nafasku bertemu dengan nafasmu
Mujhe Saans Aayi (3x)
-Aku mulai kembali bernafas
Raat Teri Baahon Mein Kate To
-Saat aku habiskan malam di pelukan mu
Subaha Badi Halki Lagti Hai
-Pagi nampak begitu cerah
Aankh Mein Rehne Lage Ho Kya Tum
-Apakah kau mulai tinggal di mataku
Kyon Chhalki Chhalki Lagti Hai
-Mengapa mataku tampak berkaca-kaca
Mujhko Phir Se Chhoo Ke Bolo
-Maka sentuh aku dan katakan padaku
Meri Kasam Kya Khaayi
-Apa kau sudah bersumpah atas diriku?
Saans Mein Teri Saans Mili To
-Ketika nafasku bertemu dengan nafasmu
Mujhe Saans Aayi
-Aku mulai kembali bernafas
Rooh Ne Chhoo Li Jism Ki Khushboo
-Jiwaku tersentuh oleh aroma tubuhmu
Tu Jo Paas Aayi
-Ketika kau mendekat
Zay Aditya teringat dengan lagu yang sering mereka mainkan, jika dulu terdengar menyenangkan. Sekarang lebih terdengar menyakitkan.
Zay Aditya masih berada di gereja untuk mengutarakan isi hatinya..
"Ini tidak benar. Semua ini salah benar-benar salah. Perang antara aku dan kau sudah dimulai kau curi cintaku darinya aku akan mencuri keyakinannya darimu."
Zay Aditya terus fokus menatap Tuhan dan duduk di kursi ke tiga barisan depan.
"Dia percaya jika aku tidak bersamanya, aku akan hidup. jadi mulai sekarang aku akan menghadapi kematian setiap hari. Kita lihat berapa lama kau akan membiarkan aku hidup."
Zay Aditya mengangkat tasnya kemudian dia pergi meninggalkan london.
Butuh waktu lima tahun untuk menjadi orang yang mendapat julukan sebagai The man cannot die. Atau orang yang tidak bisa mati..
...----------------...
Akira menutup buku catatan milik Zay Aditya, hingga tampak terasa ada sesuatu yang mengalir membasahi pipinya.
Dia tidak menyangka jika sebuah kisah yang dia baca secara tidak sengaja, membuatnya yang dikenal dengan gadis yang dingin dan tidak memiliki perasaan, menangis.
Akira terus melihat ke arah air mata yang menetes melalui matanya. Dia benar-benar masuk ke dalam cerita yang baru saja selesai dia baca.
Keesokan harinya, Akira mendatangi tempat di mana dia melakukan tujuan bebas ke dalam air sebelum kemudian ditolong oleh Zay Aditya.
Akira berharap bahwa tentara itu masih ada di sana, mengingat saat tentara itu pergi. Tenda masih berdiri di sana dan tidak di bongkar.
Akira melihat bahwa Zay Aditya baru saja selesai merapikan barang-barangnya dan hendak meletakkan rasanya di atas motor.
Akira tersenyum dan mematikan motornya sebelum berjalan mendekati Zay Aditya dan mengembalikan jaket yang sudah dia pinjamkan.
"Terima kasih." Ucap Akira sambil menyerahkan jaket itu kepada Zay Aditya.
Zay Aditya menerima jaket itu dan dia terkejut saat mendapati buku catatan itu juga ikut terbawa pada jaket yang dia pinjamkan kepada gadis asing yang sudah dengan bila menceburkan diri ke air laut yang dinginnya bisa saja membekukan tubuh.
Zay Aditya memilih meletakkan jaket itu di tali yang terhubung antara motor dan tas ranselnya.
Zay Aditya memilih untuk tidak berkata apapun dan langsung naik ke atas motor nya.
"Zay Aditya.."
Akira dengan hati-hati mencoba untuk memanggil tentara yang dia bahkan belum tahu namanya
Tentu saja Zay Aditya menoleh karena memang gadis itu memanggil namanya. Akira tersenyum dan langsung berdiri di depan motor Zay Aditya.
"Jika kamu Zay Aditya yang dimaksud dalam buku catatan itu, Bukankah itu artinya sosok Mira nyata?"
"Kenapa kamu membiarkan kisah berakhir dengan ketidakpastian? Kenapa kamu tidak berusaha kembali dan menemui Mira lagi?"
Zay Aditya terlihat bakalan nafas panjang kemudian berusaha menghidupkan motornya.
"Dengar tentara, aku tahu seharusnya aku tidak terlibat dalam hal ini. Tapi aku sudah terlibat. Kamu tidak mengenalku. Aku adalah gadis keras kepala yang tidak akan pernah menyerah sebelum aku mendapatkan apa yang aku inginkan."
"Aku juga tipe wanita yang sangat tidak menyukai kisah romantis, tapi kisahmu itu benar-benar membuatku tertarik dan ingin mengetahui apa yang terjadi."
"Tentara dengar, aku Akira, usiaku 21 tahun. Dari zaman hubungan kuliah aku adalah wanita yang mudah putus saat merasa bahwa pasangan sudah tidak bisa membuat aku merasa senang."
"Dengan dasar hubungan cinta yang telah kamu tuangkan ke dalam buku catatan itu, Aku penasaran apakah benar ada kisah cinta yang seperti itu. Apa kamu benar-benar menuliskan ini sesuai kisah hidupmu? atau ini hanya bagian dari imajinasi?"
Zay Aditya terlihat melihat Akira sebentar lalu mengalihkan pandangannya ke arah lain.
"Dengan seperti ini cinta jadi sangat membingungkan. Tentara yang ingin ku tahu hanya apa ada cinta seperti itu? maksudku jika itu bisa terjadi padamu bisakah terjadi pada semua orang termasuk diriku?"
"Denger, siapa nama mu tadi?"
"Akira.
"Kamu mengagumkan. Pikirkan cerita ini, lalu lupakan kau tetap akan menjadi mengagumkan."
Zay Aditya kemudian segera pergi meninggalkan Akira yang mengambil ponselnya dan langsung menghubungi kekasihnya, Arjun.
"Halo Arjun. Bisakah kamu menungguku selama 10 tahun sebelum akhirnya kita bisa bersama?"
"---"
"Apa? tidak? baiklah kalau begitu kisah kita akan benar-benar putus dan berhenti menghubungi aku."
Akira meletakkan kembali ponselnya dan tersenyum ke arah Zay Aditya yang semakin jauh meninggalkannya.
"Baiklah Tentara, jika ini memang cinta dan benar adanya. Sebaiknya tetap begitu."
Tak tahu sampai kapan
Jalan yang ku tempuh ini sampai di ujung
Lelah... Aku merasa lelah
Dengan jalan yang aku tapaki
Mungkin memang harus ku kemudikan dengan baik
Agar sampai di tujuan sesuai keinginan
Tapi, bisa kah diriku?
Bisakah kemudi itu berkolaborasi dengan pikiranku ini?
Ataukah kemudi itu yang bisa membawa ku ke jalan yang benar?
Tuhan... Ada kah seseorang yang Kau siapkan untuk ku
Untuk bersama menopang beban yang ku pikul ini
Agar mau ku bagi kesedihan ku
Mau ku bagi derita ku
Tak tahu apa lagi yang bisa ku lakukan
Aku
Wanita yang penuh dosa
Yang berharap Kau mau menunjukkan
Kuasa-Mu itu untuk ku
*Sekarang aku telah benar-benar menderita
Aku sudah masuk ke dalam kisah cinta
seseorang yang tidak aku kenal*.
...----------------...
...----------------...
...----------------...