NovelToon NovelToon
GARA [Perjuangan Cinta]

GARA [Perjuangan Cinta]

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Cinta Terlarang / Percintaan Konglomerat / Teen Angst
Popularitas:12.3k
Nilai: 5
Nama Author: linsi putri

Bercerita tentang hubungan percintaan antara Galih dan Asmara. Sebuah kisah cinta yang dipenuhi dengan berbagai lika-liku kehidupan.

Senang, sedih, air mata serta trauma yang begitu kelam. Keduanya saling jatuh cinta secara instan, namun seiring berjalannya waktu kejadian tak diinginkan pun terjadi.

Hingga mereka dihadapkan pada suatu pilihan, BERTAHAN atau BERAKHIR.

Akankah Asmara dan Galih dapat mempertahankan hubungannya sampai akhir?

Atau Mala berakhir dengan tragis?

yuk baca dan simak kisahnya sampai akhir ya😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linsi putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tragedi Didapur

...☘️HAPPY READING☘️...

...----------------...

Hari semakin larut, Asmara masih setia menemani Galih dikamar. Membiarkan pemuda itu tertidur di pangkuannya.

Bibirnya tersenyum saat sesekali terdengar dengkuran halus yang keluar dari mulut kekasihnya.

"Kamu lucu banget sih," Asmara mengusap lembut pipi Galih, menatap wajahnya cukup lama. Wajah tampan namun terlihat pucat itu.

Asmara membungkukkan punggungnya demi bisa mendekatkan wajahnya dengan Galih lalu mendaratkan beberapa kecupan disana.

"Selamat tidur sayang, aku tinggal sebentar ya." Bisik Asmara. Secara perlahan menggeser kepala Galih dan memindahkannya keatas bantal berbentuk love yang ada disebelahnya.

Bantal yang Galih beli langsung dari Eropa sekitar dua bulan lalu khusus untuk Asmara, dengan disertai ukiran berjumlah empat huruf diatasnya, bertuliskan GARA. Ukiran yang sama persis seperti yang ada dicincin yang tersemat dijemari manisnya.

Asmara menuruni ranjang dengan gerakan yang sangat pelan, ia takut jika Galih akan terbangun dari tidurnya dan malah membuatnya semakin lama terkurung didalam kamar. Sebab ia sudah cukup pusing mengingat tingkah pemuda itu yang seperti bayi.

Sebelum benar-benar keluar kamar, Asmara menyempatkan menarik selimut untuk Galih. Menutupi tubuhnya sampai batas leher, Kemudian melangkahkan kaki keluar kamar.

Gadis itu berjalan kearah dapur.

Begitu sampai ditujuan Asmara langsung menyambar celemek dan memakainya, bersiap memasak sesuatu untuk Galih.

Asmara melongok saat ia tak menemukan apapun didalam kulkas, hanya ada beberapa kentang dan telur disana.

Beruntung Asmara cukup kreatif, hanya menggunakan bahan-bahan sederhana ia dapat menyulapnya menjadi masakan yang lezat.

Cekrek

Asmara terlontak kaget saat menyadari seseorang memotretnya dari arah belakang. Buru-buru ia memutar tubuhnya untuk melihat sang pelaku.

"Galih?"

Pemuda itu menyengir tanpa dosa. Entah sejak kapan ia berdiri disana.

Galih merasa sangat puas saat melihat hasil gambarnya. Sekalipun wajah gadisnya tak terlihat, namun Asmara sangat cantik disana. Lekuk tubuhnya terlihat jelas dari belakang membuat Galih ingin merengkuhnya lalu menyembunyikannya didalam selimut.

"Jangan fotoin aku diam-diam. Aku gak suka."

"Ok," sahut Galih lalu berjalan mendekat. Pemuda itu mengangkat ponselnya sedikit tinggi setelah mengaktifkan kamera depan, kemudian..

Cekrek

"Astaga, Galih!" pekik Asmara tak habis pikir oleh tingkah kekasihnya.

"Kan tadi katanya gak suka kalau difoto diam-diam, ya jadi gak salah dong kalau aku sekarang terang-terangan fotonya," jawab Galih. Pemuda itu tertawa sampai memegangi perutnya.

"Tapi gak gitu juga konsepnya, Galih." Asmara memutar bola matanya malas lalu membalikkan tubuhnya membelakangi Galih.

"Kamu masak apa?" bisik Galih tepat ditelinga Asmara. Tangan nakalnya sudah melingkar diperut gadis itu.

"Aku lupa namanya, tapi ingat rasanya." jawab Asmara santai namun terdengar ambigu ditelinga Galih. Mendadak pikirannya melayang kemana-mana.

Melihat Galih yang terdiam sambil senyum-senyum membuat Asmara curiga.

"Kamu mikirin jorok ya?" tuduh Asmara tepat sasaran membuat Galih menjadi salah tingkah.

"Hehehe... tau aja kamu Bee..." Galih mendusel kepalanya dileher Asmara.

"Jangan rusuh, gak lihat apa aku lagi masak." ucap Asmara.

"Iya maaf."

Asmara tak menanggapi ucapan Galih lagi sebab kini ia tengah sibuk mengangkat masakannya untuk diletakkan diatas piring.

Kentang dan telur telah disulap Asmara menjadi bola-bola goreng dengan ditambah sedikit keju didalamnya. Seperti katanya tadi jika ia lupa namanya namun ingat rasanya.

Dulu Maya, kepala pelayan dirumah mamanya sering memasak seperti ini dan Asmara masih mengingat jelas jika rasanya sangat enak.

"Kamu duduk dulu sana, aku gak bisa kerja cepat kalau kamu kaya gini." tegur Asmara pada Galih. Pemuda itu hanya menggidikkan bahunya acuh dan tetap menempel seperti perangko dipunggung Asmara.

"Iya," jawab Galih sambil melepaskan pelukannya, tapi sempat-sempatnya mendaratkan kecupan dibibir Asmara yang sedari tadi terlihat menggoda.

"Ih kamu nakal"

"Gak papa, kan nakalnya sama kamu Bee..," Galih menyengir kuda.

" Ya.. ya.. ya.. terserah kamu deh,"

"Emm.. coba sedikit boleh gak?" tanya Galih sambil memandangi masakan Asmara yang ada diatas meja.

Asmara tertawa. "Boleh sayang, sini." Asmara mengambil satu buah kentang yang telah ia sulap menjadi bola-bola itu lalu menyodorkan kemulut Galih.

Dengan patuh Galih membuka mulutnya dan memakannya.

"Gimana? enak?" tanya Asmara pada Galih yang tengah sibuk mengunyah makanan buatannya.

"Resep baru ya?" Bukannya menjawab, Galih malah bertanya balik pada Asmara.

"Baru buat kamu, tapi enggak buat aku."

Galih mengerutkan keningnya.

"Maksudnya?" tanyanya.

Asmara tersenyum. " Tante Maya dulu sering buatin aku kaya gini," tunjuk Asmara pada masakannya. "Dan sekarang giliran aku masakin buat kamu, khusus hanya kamu."

Wajah Galih seketika merona, mendengar ucapan Asmara. Galih salah tingkah dibuatnya.

"Jadi ceritanya spesial ni?" Asmara mengangguk sebagai jawaban.

Senyum Galih merekah bersamaan dengan tangannya yang mengait pinggang Asmara. Pemuda itu tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya lagi, gadisnya selalu bisa membuatnya merasa bahagia walau dengan cara yang sederhana.

"Tadi kamu tanya rasanya kan?" Galih menatap kedua mata gadisnya. Lagi-lagi Asmara hanya mengangguk membuat Galih semakin gemas.

Galih mendekat mulai mengikis jarak, lalu perlahan tangan kirinya menarik pinggang Asmara dan pertemuan bibir pun tidak bisa terelakkan.

Asmara melotot saat merasakan lidah Galih menerobos masuk melalui celah bibirnya yang sedikit terbuka. Ia pun dapat merasakan sisa makanan dari mulut Galih berpindah kemulutnya, reflek Asmara mendorong dada Galih dengan tangannya namun ternyata sia-sia sebab Galih lebih dulu menahan tengkuk Asmara dengan tangan satunya.

Galih tidak akan membiarkan ciuman itu terlepas dengan mudah.

Cukup lama pemuda itu bermain disana. Nafas Asmara memburu saat Galih terus saja menghisap dan meraup isi dirongga mulutnya. Sungguh Gadis itu rasanya ingin mati saat ini, galih benar-benar tidak membiarkan Asmara mengambil nafas.

Asmara yang panik pun sekuat tenaga menendang kaki Galih berharap dilepaskan namun ternyata hasilnya sama saja. Galih terlalu larut dalam ciumannya.

Asmara merasa ciuman Galih semakin liar membuat tubuhnya seketika melorot kebawah hingga terduduk dilantai.

Galih semakin erat menarik tubuh Asmara, membawa tubuh ramping itu untuk duduk dipaha atasnya. Asmara meremas baju Galih saat merasakan sesuatu menekan diarea bawahnya. Sepertinya peliharaan yang diberi nama Anaconda milik Galih itu sudah terbangun dari tidurnya membuat tubuh Asmara menegang seketika.

Tangannya ingin sekali mendorong tubuh Galih sebab ia sudah tak tahan dan kelelahan, namun seperti ada perasaan yang menahannya.

Tubuhnya bereaksi, sepertinya ia sedikit menikmatinya. Sensasi yang baru pertama kali ia rasa, hingga akhirnya rasa sakit dibibirnya membuat Asmara tersadar kembali dari pikiran kotor yang sempat hinggap dikepalanya.

Sekuat tenaga Asmara menjambak rambut Galih, membuat kepala pemuda itu mendongak keatas dan ciuman panas dibibirnya itu pun akhirnya terlepas.

"Aaakk!" Galih meringis saat merasakan sakit diujung kepalanya, kemudian tersenyum devil dengan bibir yang basah dan sedikit membesar.

Asmara melotot pada Galih. "Kamu mau bunuh aku ya! gila tau gak!" semprot Asmara sembari melepas jambakannya dirambut Galih lalu beralih memegangi bibirnya sendiri.

"Lihatlah sekarang, aku sudah sembuh. Ternyata obatku itu memang kamu." Galih berkata lembut. Tangannya pun tergerak mengusap bibir Asmara, membersihkan sisa Saliva yang tertinggal disana.

"Alasan,"

Galih terkikik Lalu membawa tubuh gadis itu kedalam dekapannya.

"Maaf ya, sepertinya aku harus jujur mengatakan ini." Galih sengaja menjeda ucapannya. "Rasa bibirmu lebih lezat dari pada masakanmu" ucapnya sambil menghujani ciuman dikening gadisnya.

"WOI! SEDANG APA KALIAN." Tiba-tiba terdengar suara yang sangat familiar membuat sepasang kekasih itu serempak menoleh.

Seketika Asmara bangkit dari pangkuan Galih dan berlari walau terseok-seok. Sementara Galih masih duduk diatas lantai yang terasa dingin itu, tanpa alih-alih ikut berlari dengan kekasihnya.

1
վմղíα | HV💕
salam kenal Thor mampir juga kecerita ku 👃
Authophille09
lagi kak, kok udh jarang update skrg? padahal kita nungguin motifnya terus
A̳̿y̳̿y̳̿a̳̿ C̳̿a̳̿h̳̿y̳̿a̳̿
lanjut kka, kok jarang bngt up nya, kangen ni🥺
A̳̿y̳̿y̳̿a̳̿ C̳̿a̳̿h̳̿y̳̿a̳̿
makin seru, lanjut kka
NR
iya kak, Alhamdulillah 😊
A̳̿y̳̿y̳̿a̳̿ C̳̿a̳̿h̳̿y̳̿a̳̿
lanjut kka,, 🌹 untukmu biar makin semangat
NR: makasih kak😘
total 1 replies
A̳̿y̳̿y̳̿a̳̿ C̳̿a̳̿h̳̿y̳̿a̳̿
syukurlah asmara sudah siuman
gegechan (ig:@aboutgege_)
bener emang, semua orang punya porsi untuk mendapatkan suatu hal di dunia ini...
semangat terus kak, salam dari ARCTURUS, jangan lupa mampir ya
Lily Flow
tidak ada anak yg ingin terlahir tanpa ayah ataupun ibu
Lily Flow
thor emang ada perut bagian belakang?
kenapa di kasih keterangan perut bagian depan, kan perut emang cuma di depan😃
A̳̿y̳̿y̳̿a̳̿ C̳̿a̳̿h̳̿y̳̿a̳̿
kasian 🐕🐩 dibawa dlm masalah ini☺️🤭

semoga asmara dan galih cepet pulih, ntar sama siapa lagi aku nitip pop ice😁🤭

🌹 untuk author,, semangat sllu kka🤗🤗
A̳̿y̳̿y̳̿a̳̿ C̳̿a̳̿h̳̿y̳̿a̳̿
cepet lanjutt kka, aku kasih dua tangkai 🌹 biar cepet Up yg banyak🤗
A̳̿y̳̿y̳̿a̳̿ C̳̿a̳̿h̳̿y̳̿a̳̿
ini terlalu menyedihkan 😭😭 semoga mereka berdua selamat
A̳̿y̳̿y̳̿a̳̿ C̳̿a̳̿h̳̿y̳̿a̳̿
ajjaakk aku, ni pengen banget ke pasar malem naik bianglala, tapi disini ada pasar malem becek tempatnya, hujan terus, kan ngga lucu klo aku jatuh😱🤭
Aira Lim
kenapa ada bawang disini😭
Aira Lim
biang keladi mah, kamu kali galih🤭
nona er
jadi pengen bikin kentang bola keju mozzarella huaaaa
Nuna_Endah
galih konyol sekali wkwkkw. kaki smpe terpijak pengunjung lain. wkwkkw Awaa pulang nggak dpt imbalan dari asmara..
Nuna_Endah
apa ini kok sensor wkwkw
NR: apa ya, kayanya nen*n🤭😁
total 1 replies
NR
Tau tuh si Galih, persis kaya gada tempat lain aja🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!