NovelToon NovelToon
Istri Titipan Talak 3

Istri Titipan Talak 3

Status: tamat
Genre:Duda / Romantis / Tamat
Popularitas:237.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: Eni pua

Dimas Darmawan, seorang dokter muda yang terpaksa menikahi mantan istri sahabatnya bernama Winda Alicia.
Bayu, sahabat Dimas yang merupakan mantan suami Winda. Bayu merencanakan pernikahan Dimas dan Winda agar dia bisa rujuk kembali dengan Winda setelah jatuh talak 3.
Hanya enam bulan pernikahan dan mereka harus bercerai.
Apa yang membuat Bayu begitu gigih berusaha ingin rujuk dengan Winda?
Dapatkah Dimas menjaga istri titipan talak 3 sahabatnya?
Ataukah cinta akan tumbuh diantara mereka setelah menikah dan menjadi dilema bagi Dimas?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eni pua, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15. Lilis dan Zaki

Sekitar jam 4 sore, Lilis bergegas pergi menuju toko kue Winda seperti permintaan kakaknya. Permintaan yang menurut Lilis sangat kekanak-kanakan. Tetapi Lilis menyadari situasi kakaknya yang sedang jatuh cinta.

Penampilan Lilis ketika di luar kantor sangat berbanding terbalik dengan ketika di dalam kantor. Jika di kantor dia menjadi manajer sekaligus anak bos yang berpakaian rapi dan elegan seperti jabatannya. Tetapi saat dia bukan sang manajer, dia akan menjadi Lilis yang bebas berpakaian sesukanya.

Kendaraannya bukan mobil melainkan sebuah sepeda motor besar yang dianggapnya kekasih. Karena selalu menemaninya kemanapun dia pergi. Untuk menunjang penampilannya, dia pasti membawa pakaian ganti di dalam tas ransel yang selalu dibawanya.

Setelah berganti pakaian, Lilis segera memacu motornya menuju toko kue Winda, kakak iparnya. Motornya berhenti tepat didepan toko kue Winda, lalu dia bergegas masuk.

Tetapi betapa terkejutnya dia ketika melihat kakak iparnya sedang berpelukan dengan seorang laki-laki. Tentu saja Lilis sangat marah dan darah mudanya bergejolak.

Lilis menarik tubuh laki-laki itu lalu memukulnya hingga pria itu jatuh dan bibirnya terluka.

"Lilis, tunggu. Apa yang kamu lakukan?!" teriak Winda sambil menahan tubuh Lilis.

"Mbak Winda, pasti pria itu punya niat jahat pada mbak Winda. Pake peluk-peluk segala, nggak tahu apa yang dipeluk sudah bersuami," ucap Lilis emosi.

"Heh, wanita ganas. Pikir pake otak sebelum bertindak. Tanya kek, atau apa. Ini langsung main pukul aja. Kalau kamu bukan wanita, aku sudah balas pukulan kamu," kata Zaki kesal sambil mengusap bibirnya yang berdarah.

"Heh, pria mesum. Nggak perlu pake otak ngadepin pria mesum kayak kamu. Emang perlu langsung ditonjok aja muka kamu tu biar kapok," balas Lilis tak mau kalah dengan Zaki.

"Ngatain orang pria mesum. Emang pingin di gampar itu muka, dasar wanita ganas," ucap Zaki kesal.

"Sudah sudah. Kalian ini kenapa? Zaki minta maaf sama dia, sudah ngatain dia wanita ganas. Dan kamu Lilis, minta maaf pada Zaki karena kamu sudah memukulnya," kata Winda sambil mendudukkan Lilis di kursi.

"Nggak mau. Dia yang sudah mukul duluan dia harusnya yang minta maaf dulu padaku bukan sebaliknya," jawab Zaki kesal.

" Baiklah Zaki, Lilis. Kalian sudah salah paham. Mari aku perkenalkan kalian berdua. Ini Lilis, ipar aku. Dan ini Zaki sepupu aku. Jadi kalian berdua adalah keluarga. Jadi jangan bertengkar lagi. Pusing aku," ucap Winda lalu duduk sambil menghela nafas.

Lilis dan Zaki saling berpandangan. Mereka sama-sama merasa bersalah, tapi mereka juga merasa malu untuk meminta maaf duluan. Namun sebagai laki-laki, Zaki memang harus meminta maaf dulu meski Lilis yang salah duluan. Itu salah satu jurus jitu dalam berumah tangga yang Zaki tahu.

Zaki melangkah mendekati Lilis yang sudah siap jika tiba-tiba Zaki memukulnya.

"Maaf, telah mengatai kamu wanita ganas," ucap Zaki sambil mengulurkan tangannya.

Lilis bernafas lega. Ternyata Zaki bukan ingin memukulnya tetapi justru meminta maaf duluan. Padahal jelas-jelas Lilis yang salah yang sudah memukul Zaki duluan.

"Sama-sama. Aku juga minta maaf karena aku sudah salah paham dan memukul kamu duluan," ucap Lilis sambil tersenyum.

"Tidak apa-apa. Hanya salah paham saja," kata Zaki membalas senyum Lilis.

Astaga, cakep sekali kalau dia sedang tersenyum. Apalagi dilihat dari dekat, kenapa wajahnya tampak ganteng banget? Hatiku, jantungku. Kenapa? batin Lilis.

"Lilis, ada apa kamu kemari?" tanya Winda membuat Lilis kaget dan melepaskan jabat tangannya dengan Zaki.

"Lilis hanya mampir kok mbak. Siapa tahu mbak Winda butuh bantuan untuk mengantar pulang. Daripada naik taksi," kata Lilis mencari alasan.

"Kamu tidak perlu mengkhawatirkan mbak Winda. Aku disini bersamanya. Aku bisa mengantarnya kemanapun dia pergi," ucap Zaki seolah jadi pelindung Winda.

"Zaki, sudahlah. Jangan mulai lagi. Lilis, Zaki memang tadi pagi sudah jemput aku, karena kita harus mengambil barang-barang untuk kepentingan toko ketempat yang agak jauh. Tapi nanti aku pulangnya bisa kok ikut kamu," kata Winda menjelaskan.

"Oke mbak Winda. Aku akan tunggu sampai mbak Winda pulang," kata Lilis sambil tersenyum.

"Zaki, aku nanti pulang duluan. Kamu atur saja semua seperti yang aku katakan tadi ya," kata Winda.

"Baik, mbak Winda tidak perlu khawatir. Aku pasti akan melaksanakan sesuai arahan mbak Winda," kata Zaki sambil tersenyum.

Lilis terpaku melihat Zaki. Tidak hanya ganteng, dia juga pekerja keras dan punya kemampuan berbisnis.

Sungguh sangat mengagumkan. Pria penuh pesona. Tidak, apa aku sudah jatuh cinta padanya? Oh tidak. Aku pasti sudah gila.

"Lilis, ayo kita pulang," ajak Winda.

Lilis segera menuju motornya dan segera melaju setelah Winda naik ke motornya. Lilis mengantar Winda pulang ke rumah dengan selamat lalu dia berbalik arah menuju kerumahnya.

Sampai di rumah, Lilis terkejut melihat sebuah mobil berada di depan rumahnya. Lilis ingat pemilik mobil itu adalah Bayu. Lilis bergegas masuk dan menguping pembicaraan Bayu dengan ayah dan ibunya.

"Nak Bayu, kami tidak percaya jika Dimas bisa melakukan ini. Meskipun kami bukan dari keluarga ustad, kami sedikit banyak juga tahu hukumnya. Kami juga tidak akan membiarkan Dimas melakukan hal yang tidak sepantasnya dia lakukan," kata pak Dirga marah.

"Tidak mungkin Dimas mempermainkan sebuah pernikahan. Dia bukan orang seperti itu. Kamu jangan berusaha merusak rumah tangga Dimas," tambah bu Sapna.

"Saya tidak bermaksud merusak rumah tangga Dimas, dan saya juga tidak mengada-ada tentang semua ini. Karena sayalah yang membuat perjanjian dengan Dimas," kata Bayu lebih jelas.

"Kau yang menyuruh Dimas menikah dengan mantan istri talak 3 kamu? Jadi, Winda adalah mantan istri kamu?!" tanya pak Dirga hampir tidak percaya.

"Sudahlah pak, jangan dengarkan dia. Pergilah, jangan pernah membuat cerita bohong pada kami!" kata Bu Sapna kesal.

"Baik, terserah kalian," kata Bayu dengan kesal juga.

"Pergi...!" teriak bu Sapna.

Bayu segera pergi dengan hati kesal karena tidak berhasil membuat orang tua Dimas percaya dengan omongannya. Gagal sudah harapannya untuk menggunakan orangtua Dimas untuk memisahkan Dimas dan Winda.

Bayu dan Lilis berpapasan di depan pintu. Lilis menatap Bayu dengan penuh amarah. Ingin rasanya dia melempar tubuh laki-laki itu kelaut agar tidak mengganggu hubungan Winda dan kakaknya. Bayu hanya menghela nafas lalu pergi meninggalkan Lilis yang masih terlihat kesal.

Namun Bayu tidak semudah itu menyerah.

Masih banyak waktu dan cara untuk membuat mereka berpisah. Atau aku akan menghancurkan Dimas agar tidak menganggap remeh diriku.

Sanggupkah Dimas menghadapi ulah Bayu yang terus ingin membuatnya terjatuh?

Tungguin ya kelanjutannya

Sambil menunggu up selanjutnya, otor rekomendasikan satu karya bagus dari temen otor yang berjudul Sistem Kekayaan Pemulung by Julia Fajar Kepoin ya jangan lupa like koment fav ....mkasih y

1
falea sezi
bukannya nikah ma dimas kok jd bayu
falea sezi
Winda bodoh
Hera sasuwe
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Rizky Sandy
semakin bingung ak,,,,
Eni pua: Apanya yg bingung Kak? Bisa tanya author nya langsung 🙏
total 1 replies
Savitri Sari Baginda
Lumayan
Sumarni Ukkas
endingx parah bgt..
Anfit Annisa Fitri Tangka
Minyakk mdc
@ £I£I$ Mυɳҽҽყ☪️
semangat kak author
Eni pua: mkasih kak
total 1 replies
tria sulistia
zaki nih kayanya.
Ainisha_Shanti
good luck sis Eni 👍👍👍
Eni pua: mkasih kak 🤗
total 1 replies
Ainisha_Shanti
Astaghfirullah... semoga Vani bertemu dengan Winda di hospital
Maisyaroh
apa yng mnolng Vani itu kakeknya dr keluarga ibunya Thor???atau masih keluarga walaupn keluarga jauh
Eni pua: Mkasih atas dukungannya untuk karya ini 🥰
total 1 replies
Ainisha_Shanti
semoga Vani dirawat tempat Dimas berkerja
Ainisha_Shanti: masama😊
total 2 replies
Tiadayanglain
Aku berharap semoga anak dimas semua hilang smpai g ketemu
Sebab rugi punya ayah dia lemot dan lambat dalam bertindak
Tiadayanglain
Pergi lah perempuan bodoh
Semoga cepat mati
Jdi cerita pun tamat
Tiadayanglain
Dengar tu perempuan plinplan g punya sikap
Geram aku
Tiadayanglain
Dasar perempuan plinplan
Makanya ada msalah di bicarakan sama suami
Jngan sok2 simpan sendiri
Kembali lah Kau sama bayu tu
Dasar perempuan bego
Ainisha_Shanti
semoga Vani ditemui oleh orang baik
Eni pua: aamiin
total 1 replies
nonsk2711
udh di plot nya thor....crt ini nti di lnjt hubungan Deni n Vani ya 🤭
nti ketemu sdh pd dewasa gt ya thor...sotoy akutuh 🤣🤣
Eni pua: sayangnya hari ini tiba2 pingin stop sampai sini aja. 🙏
total 4 replies
Maisyaroh
ya ampun Thor.....vaninya d umpetin sama siapa sih????kok tega bngt misahin tu ank dr orng tuanya
Maisyaroh: iya nih kayaknya🤣🤣
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!