NovelToon NovelToon
Destiny RiBay

Destiny RiBay

Status: tamat
Genre:Teen / Cintapertama / Patahhati / Badboy / Tamat
Popularitas:78.4k
Nilai: 5
Nama Author: Lavinka

Cerita ini bercerita tentang gadis yang di rundung oleh teman-temannya, kemudian memilih berubah dan balas dendam kepada semua orang yang telah menyakitinya.

"Apa lo nggak punya kaca, hingga berani-beraninya itik buruk rupa kayak lo menyukai gue?"

"Yah, apa lo belum mandi? Bau lo busuk banget kaya sampah!"

Umpatan demi umpatan Hanna dapatkan dari orang lain, hingga membuat gadis itu berusaha berubah dan mempercantik diri.

"Kamu akan menjadi milikku Hanna! Karena sampai kapanpun hanya aku yang pantas menjadi pendamping hidupmu!"

Siapakah yang akan mendapatkan cinta dari Hanna?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lavinka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Emosi

"Maaf, gue nggak bisa. Permisi!" Rihanna pergi meninggalkan dua orang lelaki itu menuju kendaraannya berada.

Mobil keluaran terbaru ini, adalah milih Hanna. Walaupun tidak semahal milik Zyan ataupun Bayu, tetapi ini adalah hasil keringat dia sendiri. Waktu itu, setelah tiba di Indonesia dia meminta anak Tante Irene untuk menemaninya membeli mobil secara cash.

Zyan sangat bangga saat itu.

Saat Rihanna akan membuka pintu, ada sebuah tangan yang menahan. Dia tolehkan wajahnya, dan decak kesal keluar dari bibir gadis itu, "Ada apa," ucap Hanna datar.

Bayu menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal, "Kenapa kamu menolak ajakan saya?" tanya lelaki itu bingung.

"Apa harus ada alasan untuk menolak ajakan seseorang?"

"Tentu! Dan beri saya alasan itu?"

Gadis itu berdiri, kemudian menyandar di depan pintu mobil sambil melihat angkuh lelaki di depannya, "Karena gue nggak minat makan bareng sama lo, Puas!" hardiknya keras.

"Kenapa?"

Zyan yang berniat ikut dalam pembicaraan mereka berdua, di tahan oleh gadis itu.

"Gue ada acara malam ini," Rihanna berkata jujur, karena dia dan keluarga akan pergi ke acara teman dari sang Ayah. Lagian dia juga malas jika harus lama berhadap-hadapan dengan si Bayu.

Luka di hatinya belum sembuh, bahkan masih menganga lebar. Jadi tak ada alasan buat dia untuk menerima ajakan dari si pemberi sakit.

"Dimana?"

"Lebih baik kamu pulang, Bay! Karena Hanna memang tidak berniat untuk pergi dengan kamu, saat ini."

"Tapi, kenapa?" kekeh lelaki itu tidak terima.

Rihanna sudah malas meladeni tingkah Bayu, kemudian memilih membuka pintu mobilnya cepat. Beruntung Zyan bisa menahan lengan lelaki itu. Jadi Hanna bisa pergi meninggalkan tempat itu dengan leluasa.

"Hai jantung, berhenti berdetak seperti itu! Aku sakit, dan bisakah kau berdegup seperti biasa saja?" ucap gadis itu sambil memukul-mukul dadanya sendiri.

Rasa nyeri dan sesak, jika harus berdekatan dengan lelaki itu membuat dia merasa tidak nyaman. Di satu sisi, Hanna ingin memafkan lelaki itu, tetapi tidak bisa. Ada sesuatu dalam diri gadis itu yang ingin membalas semua perbuatan Bayu.

"Tarik nafas, Hanna! Keluarkan, pelan-pelan," Gadis itu menginstruksi dirinya sendiri agar lebih tenang, dengan cara menarik nafas dan mengeluarkan secara perlahan.

Berhasil.

Setelah bisa mengendalikan emosi, Hanna pergi menuju rumah dia yang terletak tidak terlalu jauh dari kantor dia bekerja. Karena desakan dari sang kepala keluarga, dia akhirnya datang. Oleh sebab itu Hanna kini sedang menuju ke istana Buchori.

Sampai di rumah, dia langsung masuk ke dalam, karena memang pintu sudah terbuka lebar. Diabaikannya tatapan menusuk dari si adik tiri dan Masayu. Hanna juga sudah lelah jika harus berdebat dengan keluarga bunglon itu.

"Ciih, sok cantik banget, sih, lo Hantu!" sindir Lia saat Hanna melewatinya.

Gadis itu hanya diam dan masuk kedalam kamar, untuk mandi dan berganti baju. Dia sedang tidak nafsu makan. Biarlah nanti dia bisa icip-icip di acara pesta itu.

Waktu sudah menunjukkan pukul tujuh malam. Keluarga Malik kini sudah berada di sebuah Ballroom hotel , yang cukup besar dan megah. Tatanan dekorasinya sangat memanjakan mata para tamu undangan, seperti Hanna sekarang. Dia tidak henti berdecak kagum saat disuguhi pemandangan seperi ini.

"Wow, aku selalu kagum dengan dekorasi pelaminan seperti ini. Apa aku bisa, yah, suatu saat nanti mengadakan acara pernikahanku seperti ini?" gumam Hanna pelan.

"Nggak usah mimpi! Karena nggak bakalan ada yang mau nikah sama gadis cupu dan bau ketek kaya Lo!" cemooh Lia terhadap gadis itu.

Hanna memandang Lia dengan datar, "Apa itu masih berlaku? Dan ... apa kamu tidak melihatnya sekarang? Bagaimana ... para lelaki itu memandang kagum dengan penampilan saya hari ini?" goda gadis itu.

Yup, penampilan Hanna malam ini memang sangat mempesona. Berkat ajaran dari Tante Irene, dia kini sudah bisa menyesuaikan pakaian apa yang pantas di pakai saat datang ke acara seperti ini. Bahkan beliau juga mengajarkan cara memakai make-up yang natural.

Dia jadi merindukan Tante kesayangannya itu.

"Apa lo bilang?" sentak Lia tidak terima.

Masayu yang sedang menemani sang suami, mulai terusik dengan keributan dari dua gadis itu. Sedangkan Malik yang sedang sibuk bercengkrama dengan sang pemilik acara, tidak menyadarinya.

"Pah, aku mau ambil minum dulu, yah?" dusta wanita itu.

"Baiklah, hati-hati, yah Sayang!" kata Malik lembut.

Masayu hanya mengangguk, kemudian menundukkan kepala, pamit, kepada pemilik acara. Dia melangkah begitu anggun hingga membuat orang tak percaya, jika wanita itu sudah mempunyai anak gadis yang sudah dewasa. Dia menyeringai saat sebuah ide jahat melintas dipikirannya.

Dengan sengaja, Masayu menyenggol nampan si pelayan yang berisi minuman tepat di samping gadis itu.

Keributan pun terjadi.

Hanna berteriak keras, saat tiba-tiba ada air dingin yang menumpahi seluruh tubuhnya. Dress berwarna putih itu kini berubah menjadi merah. Si pelayan yang merasa bersalah, langsung meminta maaf kepada gadis itu

"Maafkan saya nona, saya tidak sengaja! Maaf! Tolong, maafkan saya!" racau si pelayan itu dengan gugup.

Hanna menatap orang di belakang si pelayan itu dengan pandangan tajam. Dia mengacuhkan orang di depannya, kemudian mendatangi wanita bunglon itu dengan emosi yang meluap-luap, "Senang, heh!" tekan gadis itu.

TBC

Hari ini double up. jadi jangan lupa like, Vote dan komennya. kasih hadiah juga yah kak. 🥰🥰🥰♥️♥️

1
Bintang_Biru
dp dulu kak bab 1 nanti lanjot lagi mau makan dari tadi belom jadi2 gara2 asik di grup mulu kamu udah minggat ajah kak😂😂
Aumy Re
mampir lagi thor 🖐🖐
Imaya
keren thor
Andi
Lia boleh gak sih gue bejek congor lu🙄
Lavinka: boleh kak.🤭
total 1 replies
Andi
Baru masuk dah emosi😎 aduh ngajak adu jotos ini ya
Lavinka: boleh kak, di persilahkan sangat.kkkk. makasih kak udah mampir 🥰
total 1 replies
Maminya Nathania Bortum
walaupun penampilan dan wajah Hanna kurang menarik tetapi hatinya yang cantik akan mampu mengeluarkan aura cantik yg alami.
Maminya Nathania Bortum
kasihan Hanna mendapatkan ibu tiri dan adik tiri yg jahat
Lavinka: iya, mereka emang kejam sangat
total 1 replies
Maminya Nathania Bortum
Rihana dan Bayu selain cocok digadang-gadangkan mnjadi pasangan disekolah dari dunia nyatapun mereka pasangan yg serasi sama-sama memiliki wajah menarik
Maminya Nathania Bortum: sama sama kk
total 2 replies
sari. trg
Baik kak...

"AKU INI ANAK KAMU "AYAH" akan segerakan mampir. ☺️
Jans🍒
mmpir lg kak
Lee
semangat up lg kak othor...
meli meilia
semangatt Kak.. sy ga bs nge like yg di sebelah.. gaptek.. udh updatw yg di sini aja yaa kaa..😁😁
Aumy Re
halo thor...
ijin mampir baca ya
salam di batas cakrawala
Anita_Kim
Next Kak...
نور✨
semangat 💪
Miss GH
kenapa aku baru selesai bacanya. tambah bonus up nya lah ribay zyan love
Hazhilka279
bacanya nyicil cem kreditan
Syalalala~
Hanna, semangat 🥺
Syalalala~
baru sempet baca😭
🐈"€£! S@",,, P,,,
ikutan 🤤🤤🤤🤤
🐈"€£! S@",,, P,,,: udh pake tisu ajj Kka🤭🤭🤭🤭

sama sama🤗🤗🤗
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!