NovelToon NovelToon
Satu Imam Dua Makmum

Satu Imam Dua Makmum

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Mengubah Takdir
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Adiba Aza hra

Bagi Azam, satu-satunya wanita yang berhak bersandar di bahunya hanyalah Aira Humaira, istri sekaligus sahabat sejatinya.Namun, sebuah kesalahan yang tak di sengaja.kini berubah menjadi hantu yang menuntut penebusan. Safira kini hidup sebatang kara dan hidup menderita akibat kelalaian Azam. Ketika uang tak lagi mampu membasuh rasa bersalah, Aira justru menyodorkan madu pernikahan sebagai jalan keluar."Aku ikhlas, Mas..." kata-kata Aira terdengar tegas, meski hatinya sendiri hancur.Terjebak di antara tuntutan istri yang dicintainya dan penolakan hatinya untuk mendua, keputusan apa yang akan diambil Azam? Siapkah Aira menyaksikan suaminya bersanding dengan wanita lain, ketika ego dan rasa bersalah bertabrakan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adiba Aza hra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30 Trauma dan Rahasia Kelam

Aira mempererat pelukannya. Perempuan itu bahkan tidak mau melihat siapa pun kecuali Azam. Dengan lembut Azam mengusap kepala sang istri. Laki-laki itu menatap dingin ke depan, siap untuk menerkam musuhnya.

"Sssst, sayang. Di sini ada aku, ya. Jangan takut," kata Azam lembut.

Tiba-tiba pintu kamar dibuka dari luar. Pak Fikri masuk dengan mendorong kursi roda Kinan.

"Gimana, Dok, keadaan putri saya?" tanya Ayah Fikri yang langsung menghampiri Aira.

"Aira mengalami trauma pasca-kejadian itu. Semoga saja dia bisa berdamai dengan dirinya lagi, ya, Pak," jelas Dokter Risma yang dibalas anggukan oleh Ayah Fikri.

Aira mendongak menatap wajah teduh sang ayah. Ayah Fikri mengusap lembut sudut mata indah Aira.

"Sayang, ini Ayah," kata Ayah Fikri gemetar. Aira langsung beralih memeluk sang ayah erat.

Ayah Fikri tidak akan tinggal diam. Laki-laki paruh baya itu diam-diam sudah melacak keberadaan Vito tanpa sepengetahuan Azam ataupun siapa pun.

Sejak Aira balita, Fikri sendirilah yang merawat Aira tanpa bantuan babysitter ataupun pembantu. Mungkin jika ingin memandikan Aira kecil, Ayah Fikri meminta Mbok Yem, istri Wak Deni, untuk memandikan Aira. Sebagai seorang ayah yang tidak pernah menyakiti hati ataupun fisik putrinya, kini ia melihat dengan jelas kebiadaban seorang Vito.

Dalam diam, Kinan menatap kehangatan pelukan sang ayah dengan saudara kembarnya.

"Aira, kamu gimana? Kamu baik-baik aja, kan?" tanya Kinan khawatir.

Aira yang mendengar suara Kinan langsung melepaskan pelukannya.

"Yah, Aira gak mau dia. Suruh dia pergi dari sini, Yah!" kata Aira yang menatap Kinan penuh dengan kebencian.

"Dia jahat, dia gak berperasaan. Aira gak mau dia!!!" kata Aira menunjuk ke arah Kinan.

"Maksud kamu apa, Aira? Kita kan udah kenal lama..."

"DIAM!!! KELUAR KAMU DARI SINI, CEPAT!!!" teriak Aira emosi.

Azam langsung memeluk Aira. Baru kali ini Azam dan Ayah Fikri melihat Aira yang begitu emosi dan berbicara dengan nada tinggi.

"Ayah, bawa saja Kinan ke kamarnya. Aira biar istirahat dulu," kata Azam dan langsung diiyakan Ayah Fikri.

Dengan cepat Ayah Fikri mendorong kursi roda Kinan.

"Yah, apa salah Kinan? Kenapa Aira bilang aku jahat dan gak berperasaan? Apa karena Ayah sudah mempertemukan Kinan sama Bunda makanya Aira cemburu dan gak suka?" kata Kinan berpura-pura menangis.

Ayah Fikri membantu Kinan naik ke tempat tidur rumah sakit, lalu menggeleng cepat.

"Tidak seperti biasanya Aira seperti ini, Nak. Kamu sendiri pasti juga tau, kan, gimana Aira dulu?" kata Ayah Fikri, lalu duduk di sofa yang tidak jauh dari tempat tidur Kinan.

Kinan mengepalkan kedua tangannya, lalu mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.

"Ingat, ibumu ada bersama saya!!! Jadi jangan coba-coba melaporkan saya!!!"

Satu pesan masuk dari nomor Vito. Kinan hanya membaca pesan itu tanpa membalas apa pun.

"Kalau kamu mau ibumu selamat dan keluarga kamu utuh, ambilkan dokumen penting yang Azam dan ayah kamu punya."

Kinan mengepalkan kedua tangannya kuat-kuat. Tanpa semua orang tahu, itulah alasan mengapa Kinan melakukan hal kejam kepada Aira.

Jam menunjukkan pukul 20.00 malam. Seno dan Ardi sudah menemukan rekaman CCTV di tempat Aira dan Kinan disekap.

"Woi, ini serius??? Itu kan si Kinan?!!!" pekik Seno tidak percaya.

Ardi melempar kulit kacang ke wajah tampan Seno.

"Pelanin napa suara elo! Entar kedenger nyokap gue, bisa dirujak lo," kata Ardi kesal.

Malam itu mereka mencari bukti lain. Beberapa hari kemudian, akhirnya mereka sudah bisa menemukan bukti yang cukup untuk dilaporkan ke pihak yang berwenang.

"Akhirnya hari ini kalian sudah dibolehkan pulang. Ayah lega banget melihat putri Ayah akhirnya sudah sembuh," kata Ayah Fikri senang.

Sejak siuman, Aira terlihat begitu membenci Kinan dan menjadi lebih pendiam. Azam yang belum mendapat kabar dari Seno dan Ardi masih bersikap biasa saja terhadap Kinan.

Ingin sekali Kinan memberitahukan kebenarannya, namun perempuan itu sudah terlalu dalam terluka oleh perlakuan Kinan beberapa hari lalu.

Saat mereka sudah tiba di rumah mewah Ayah Fikri, Ayah Fikri sudah menyiapkan kamar tidur untuk Kinan yang didekorasi sederhana namun mewah.

"Mulai sekarang ini kamar kamu, Nak. Semoga kamu suka, ya," kata Ayah Fikri antusias.

Mata indah Kinan berkaca-kaca. Rasa menyesal dan kecewa terhadap dirinya sendiri karena telah menyakiti Aira membuat Kinan merasa tidak pantas diperlakukan baik oleh ayahnya.

1
Redmi
Lanjutkan 😎
Tempat resep ide jajanan Sekolahan
Lanjut 👍🙏
Tempat resep ide jajanan Sekolahan
Lanjut 👍
Tempat resep ide jajanan Sekolahan
Lanjut👍
Saddam Husein
lanjut👍
Saddam Husein
Semangat terus kak 😎👍
Tempat resep ide jajanan Sekolahan
hubungan sama orang tua atau saudara terasa asik biasanya kebanyakan kn nya fokus ke pemeran utama yg ini nih asikkkk gokil /Drool//Joyful//CoolGuy/
pokok lanjut bro Apa lagi pas di suruh masak nasi ngakak. habis hahaa lanjutkan bos kuhh
Tempat resep ide jajanan Sekolahan
Mantap gw yg cowo aja ngakak bca nya 🤣😄
Adiba Azahra
Wah, terima kasih banyak, Kak! 😍 Semoga makin baper ke depannya, ya. Ikuti terus kelanjutan ceritanya! 🔥🚀
Ridwan Hasan: Dari judul nya udah nyesek 🙏 Bagus kak semangat siap menyemak 👍
total 3 replies
Redmi
Lanjuttttttttttt 😍
Redmi
Aaaa ikut baper 😍🙏
gk kebayang aku punya suami kayak azam 🤣 😍
Redmi
Lanjut kak Bagus
Adiba Azahra: Terima kasih banyak, Kak! 🥰 Ditunggu kelanjutannya, ya, secepatnya! 🚀🔥
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!