NovelToon NovelToon
Fated To Love You

Fated To Love You

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:577.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Isthiizty

IG : Isthiizty

Disarankan untuk membaca novel PERNIKAHAN RAHASIA SEPASANG ANAK SMA dan SHE'S MINE terlebih dahulu.

Apapun yang sudah di takdirkan menjadi milikmu, tidak akan meleset sedikitpun meski semua orang menghalanginya.

Begitupula jika memang tidak di takdirkan untuk menjadi milikmu, mau seluruh makhluk di dunia ini mendukungmu, sampai kapanpun tak akan pernah menjadi milikmu.

Jadi jangan pernah menyalahkan keadaan. Karena jika dia memang ditakdirkan untukmu, pasti akan ada jalan untuk kalian bersatu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isthiizty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bos Abal-Abal

Alex menganggukan kepalanya dengan sangat yakin saat Mike menunjuk ke arah dirinya sendiri. Bahkan dengan santainya Alex mengatakan hal yang membuat Mike berdecak kesal. "Iya elo, masak gue. Kan disini ceritanya gue yang jadi bosnya. Dan fungsi lo sebagai asisten kan buat nurutin perintah gue."

Mike terdiam. Dia tak bisa memasak. Dia juga tak mau jika di suruh memasakan spaghetti brulee untuk Alex. Memangnya siapa Alex? Disini dia kan hanya berperan sebagai bos tipu-tipu saja dan bukan bos sungguhan.

Lagi pula Mike sudah membayar mahal agar Alex mau berpura-pura menjadi bosnya. Mentraktir makan siang selama satu bulan penuh itu sudah lebih dari cukup untuk bayaran Alex berakting. Apalagi akting Alex tak bagus-bagus amat. Sangat jauh dengan akting para aktor ternama negeri ini.

"Di sini sudah ada chef khusus yang akan memasak pesanan bos. Apalagi disini kita hanya sebagai pelangan. Jadi gak boleh sembarangan orang masuk ke dalam dapur cafe. Karena setiap cafe pasti memiliki peraturan masing-masing," ucap Mike mencoba memberi alasan.

"Lo gak mau nurutin perintah gue?" tanya Alex dengan wajah yang terlihat menahan kekesalan. Bagaimana tidak kesal. Rencananya untuk mengerjai Mike akan gagal jika pria itu menolak perintahnya.

"Tentu saja saya mau bos. Hanya saja disini saya yang cuma seorang asisten bos Alex pasti tak di izinkan masuk ke dalam dapur cafe," ujar Mike memberi alasan.

"Ckk, lo lupa siapa pemilik cafe ini? Apa perlu gue telfon Natan cuma buat izin biar bisa masuk dapur cafe ini?"

Mike mendengus kesal. Tentu saja dia tahu pemilik cafe ini yang tak lain adalah milik kakak Natan teman sekelas mereka dulu saat SMA.

Bahkan Natan juga lah yang pertama kali mengajak mereka berkunjung ke cafe milik kakaknya itu. Hingga akhirnya cafe ini menjadi salah satu tempat andalan saat Mike dan teman-temannya berkumpul saat masih di bangku SMA dulu.

"Ada apa sih?" tanya Ello yang baru saja kembali dan melihat perdebatan antara kedua sahabatnya.

"Ini asisten nolak perintah bosnya," ujar Alex mengadu.

"Mike gak boleh gitu sama bos sendiri. Mau di pecat kamu?" ancam Ello. Dia menatap tak suka ke arah Mike. Tentu saja kali ini dia mulai ikut berakting setelah tadi Alex sempat membisikan sesuatu padanya.

"Bukan gitu. Tapi perintah bos Alex itu gak masuk akal. Dan terkesan kurang kerjaan," sahut Mike ikut mengadu. Jujur saja kali ini dia berharap Ello mau membelanya.

"Emang apa perintah Alex?" tanya Ello dengan tatapan menyelidik. Dia memang tahu Alex akan mengerjai Mike dengan mengikuti keinginan Mike untuk berpura-pura menjadi bosnya. Tapi dia tak tahu rencana apa yang sudah di susun di otak Alex, karena pria itu tadi tak memberitahu apa rencananya.

Mike pun menjawab dengan membacakan permintaan Alex yang sempat dia tulis di buku yang berada di tangannya.

"Itu mah permintaan kecil. Btw seklian lo catet permintaan gue."

"What... Permintaan kecil?" Mike menantap Ello dengan kedua mata yang sudh membola dengan sempurna. Dia tak menyangka sahabat yang selama ini dia anggap baik ternyata begitu tega padanya. Padahal Mike yakin jika Ello tahu dirinya sama sekali tak bisa memasak. Tapi sahabatnya itu justru mengatakan jika permintaan Alex hanya hal kecil. Dasar sahabat durjana.

"Udah gak usah di besar-besarin masalah kecil kayak gini. Mending sekarang lo catet pesenan gue. Gue kan juga bos lo," sahut Ello dengan senyum aneh di bibirnya. Dan setelah melingat senyum Ello, Mike yakin makanan yang akan di pesan sahabatnya kali ini juga akan membuat dirinya kesusahan sama persis seperti permintaan Alex.

"Tuh catet juga pesanan Ello," sela Alex menimpali. Hingga membuat Mike menatap kesal pada Kikim si tuyul miskin.

"Emang mau pesen apa sih?" tanya Mike pada akhirnya memilih mengalah.

"Gue haus. Panas-panas gini enaknya minuman yang nyegerin. Jadi gue mau pesen satu gelas ice lemon tea. Tapi gulanya jangan banyak-banyak ya, soalnya gue udah manis. Takut nanti Ayura cemburu kalau gue dikerubungin semut." Ello menyebutkan pesanannya sembari tersenyum sok manis dan tentu saja hal itu berhasil membuat Mike mendengus kesal. Kenapa dirinya bisa mempunyai dua sahabat yang sama-sama tidak waras seperti Ello dan Alex.

"Udah itu aja?" tanya Mike dengan nada ketus dan terkesan tak sopan terhadap bosnya.

"Ya belum lah. Gue kan belum pesen makanannya. Gue juga laper kali," jawab Ello tak kalah ketus.

"Udah makanannya kayak biasanya aja. Butter chicken rice. Nanti aku pesenin pake extra nasi yang banyak biar bos kenyang dan gak bawel lagi," ujar Mike lalu menutup buku tulis di tangannya.

"Gak mau," tolak Ello. "Hari ini gue mau makan steak," ucap Ello meyebutkan makanan yang dia inginkan.

"Gak usah aneh-aneh deh. Entar gak kenyang dan otomatis bikin bos tambah cerewet." Bukan tanpa alasan Mike menolak pesanan Ello. Karena jujur saja dia takut Ello akan mengerjainya sama seperti Alex. Sungguh dia tak mau di repotkan oleb bos abal-abalnya.

"Loh kok jadi lo yang ngatur. Kan gue bosnya, terserah gue dong mau makan apa," sahut Ello kesal.

"Gak tau tuh dari tadi asisten kita yang satu ini nyolot terus ngomongnya," sela Alex ikut menimpali. "Kayaknya dia udah mulai bosen kerja sama kita deh. Mending kita cari lagi aja asisten yang lebih bener," lanjut Alex pura-pura mengancam.

Mike menghela nafas kesal. "Baiklah segelas ice lemon tea dan steak," ucap Mike mengalah. Dia sudah bersiap menuju dapur tapi perkataan Ello menghentikan langkah kakinya.

"Tunggu dulu."

Mike berbalik dan menatap sebal ke arah Ello. "Kenapa lagi?"

"Gue belum selesai pesennya," jawab Ello dengan raut wajah sok polosnya.

"Kan udah pesen ice lemon tea sama steak. Masih kurang?" tanya Mike yang kembali bertanya dengan nada ketus.

"Udah itu aja. Tapi gue mau steaknya di masak dengan kematangan medium. Terus jangan lupa waktu di bumbuin dipijit-pijit biar gak pegel. Ehh, maksud gue biar bumbunya meresap. Dan masaknya......."

"Floryn." Ello menghentikan ucapannya saat seorang pria seumuran mereka memanggil Floryn yang sejak tadi masih berdiri tepat di sisi Mike.

1
Queensyaa
itu kan siapa yah
Queensyaa
🤭🤭🤭
Queensyaa
iya lah masa boong😄
Queensyaa
jodohnya papa mike
Queensyaa
kecil kecil bikin repot
Dinda Adiana
grogi banget ya Mike Sampek salah ngomong gitu 🤭🤭
mae munah
waduh kejam jg ia mike melindungi florin sampai sgitunya itu artinya mike betul-betul tunjukan keseriusannya kpd km flo dan jarang ada lho cwo gentle ky mike TOP BGT lah mike
Evi
lanjut ke Hiro thoor
Dinda Adiana: sekalian sama Fano
total 1 replies
32. Putu Bagus
Kecewa
32. Putu Bagus
Biasa
Mai
astagfirullah...sakit perut gue Thor......🤣🤣🤣🤣🤣
Nasyifa Syifa
tentang Hiro ga ada thor?? pen banget baca alur cerita Hiro
Harita Ajun
Luar biasa
Kadsah Kadsah
bagus
Septo Andriansyah
Kecewa
Wirda Wati
pasti Mike tu
Wirda Wati
lanjuuuy
Wirda Wati
teman tapiesra
Wirda Wati
akan pacarmu jawab mike
Wirda Wati
pagar makan tanaman
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!