NovelToon NovelToon
Hati Yang Kau Sakiti

Hati Yang Kau Sakiti

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Poligami / Romantis / Tamat
Popularitas:787.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: cucu@suliani

IG. suliani_cucu

Rasa cinta yang kuat terhadap lelaki yang tak pernah memandangnya merupakan hal berat untuk Fatimah, apa lagi saat lelaki tersebut memilih untuk menikahi Kakak kandungnya.
Hal itu membuat Fatimah kecewa, sampai-sampai dia tak ingin mengenal lagi yang namanya lelaki.
Akan tetapi, nasib seakan mempermainkan hidupnya. Kakeknya yang sedang kritis memintanya untuk menikah dengan lelaki yang tak dia kenal sama sekali.
Akankah kisah rumah tangganya berakhir bahagia?
Ataukah akan menjadi siksaan yang tiada akhir untuknya?
Kepoin kuy..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cucu@suliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melihatnya

Saat tiba di depan ruangan Rudi, Fatimah pun membukakan pintu ruangan Rudi dengan perlahan. Alangkah kagetnya saat dia melihat ada Audy di sana, Audy terlihat begitu agresif, dia duduk di pangkuan Rudi sambil berusaha untuk menciumnya.

Fatimah hanya bisa tersenyum kecut, dia tak menyangka jika Audy akan senekat itu. Akan tetapi, dia pun berpikir, jika Audy terasa wajar jika melakukan hal itu.

Karena memang, Audy adalah istri sah Rudi juga. Walaupun mang hanya sah di mata agama.

Untuk sesaat dia melihat Audy yang dengan rakusnya memagut bibir Rudi, awalnya Rudi terlihat mendorong Audy. Namun, tak lama Rudi'pun terlihat menikmatinya.

Hati Fatimah terasa sakit, walau sekuat apa pun benteng pertahanan yang dia pasang. Tetap saja Fatimah merasa tak kuat, karena dia juga hanya manusia biasa.

Ingin sekali dia berlari dan menjambak rambut Audy, ingin sekali dia berkata jika dia'lah yang lebih berhak mendampingi suaminya itu.

Namun Fatimah urungkan, walaupun kenyataannya Fatimah tak kuat, setidaknya dia tak boleh menampakan kelemahannya. Dia tak boleh terlihat konyol dan hanya akan membuat dirinya malu nantinya.

Fatimah terlihat menutup kembali pintu ruangan Rudi dengan sangat pelan, agar Rudi dan juga Audy tak menyadari kehadirannya. Kemudian, Fatimah pun menghampiri asisten pribadi Rudi.

"Mas, Ronald. Saya titip kue buat suami saya," ucap Fatimah.

Fatimah lalu menyimpan paper bag yang berisi kue di atas meja Ronald, Ronald sempat memandang Fatimah dengan raut wajah iba.

Dia tahu jika di dalam ruangan atasannya tersebut, sedang ada Audy. Wanita yang sejak lama menjadi kekasih dari atasannya tersebut, akan tetapi menurut Ronald, rasanya Rudi sudah tidak pantas berhubungan dengan Audy lagi.

Karena dia, sudah memiliki istri yang sangat sempurna seperti Fatimah. Wanita yang sangat cantik, kaya dan juga terlihat sangat tegar.

"Ibu ngga masuk dulu, Bapak' kan ada di dalam." Tawar Ronald basa-basi.

Tentu dia tak bisa begitu saja melepaskan istri bos'nya untuk pergi, dia harus sisipan mungkin dalam bersikap.

Fatimah lalu tersenyum."Tidak usah, saya masih ada keperluan."

Fatimah sengaja menutupi kekecewaannya dengan senyuman, percuma dia melampiaskan kekecewaannya.

Karena dia sangat tahu, jika dia memang istri sahnya Rudi. Bahkan sah di mata agama dan juga negara, namun Fatimah sangat tahu jika Audy pasti tetaplah menang di hati Rudi.

Apalagi saat ini Audy sedang mengandung, sudah pasti Rudi akan memilih Audy, pikirnya. Kadang dia merasa tak berguna sebagai permpuan, dinikahi tapi tak pernah disentuh.

Sekalinya Rudi ingin menyentuhnya, karena Rudi pernah melihat Fatimah dalam keadaan polos. Fatimah yakin, jika Rudi hanya bernafsu saat mengajaknya untuk melakukan hubungan suami istri, bukan karena cinta.

"Saya pergi dulu," pamit Fatimah.

Ronald langsung menganggukkan kepalanya, dia tentu tak bisa menahan lagi kepergian istri dari bos'nya.

"Silahkan, Nyonya." Jawab Ronald.

Ronald sebenarnya merasa sangat iba dengan Fatimah, namun dia bisa apa... Dia hanya bawahan yang mengabdi pada Rudi.

Selepas kepergian Fatimah, Ronald langsung malanjutkan pekerjaannya kembali. Karena, memang masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.

Satu jam kemudian, Rudi nampak keluar bersama dengan Audy. Wajah Audy dan juga Rudi terlihat berseri, penampilan mereka pun sudah terlihat berbeda. Baju mereka terlihat telah berganti, karena memang seperti itulah mereka.

Ronald memang masih bujang, namun dia sangat tahu apa yang selalu dilakukan oleh Rudi dan juga Audy saat mereka bersama.

Rambut Audy dan juga rambut Rudi terlihat masih sedikit basah, Ronald pun bisa menyimpulkan dengan apa yang telah terjadi di dalam ruangan Rudi, bahwa dugaannya memang benar.

"Ronald, saya mau keluar sebentar. Mau makan siang, kalau ada yang nyariin saya tolong ditunggu." Pesan Rudi pada Asistennya tersebut.

Ronald melirik jam yang melingkar di tangannya, waktu sudah menunjukkan pukul 2 dan atasannya tersebut berbicara tentang makan siang. Ronald hanya menyunggingkan senyuman tipis di bibirnya.

"Iya, Tuan." Jawabnya.

Tatapan Rudi beralih pada paper bag yang berada di atas meja Ronald. Dia sangat mengenal logo paper bag tersebut Toko Callista, tentu dia sangat tahu jika itu adalah toko kue milik mertuanya.

"Kamu mesen kue?" tanya Rudi.

Ronald langsung mengikuti arah tatapan mata Rudi, dia tersenyum saat Rudi melihat kue yang dititipkan oleh Fatimah untuknya.

"Tidak, Tuan. Ini titipan dari Nyonya Arra," kata Ronald.

Wajah Rudi terlihat sangat kaget saat mendengar nama istrinya disebut, berbeda dengan Audy yang menampilkan senyum kemenangan. Rudi langsung bertanya kepada Ronald, karena penasaran.

"Kapan Arra ke sini? Kenapa kamu ngga bilang sama saya?" tanya Rudi.

Ronald lalu mengangkat tangan kirinya, dia melihat jam miliknya kemudian dia pun menatap Rudi.

"Sekitar satu jam dua puluh menit yang lalu, Tuan." Jawab Ronald.

Wajah Rudi nampak pias, beberapa kali dia terlihat menjambak rambutnya dengan kasar. Seingatnya saat itu dia sedanh bercumbu dengan Audy, dia pun jadi menduga-duga.

"Apa tadi--"

"Iya, Tuan. Nyonya sempat mau masuk, tapi sepertinya anda sedang sibuk. Jadi Nyonya memilih untuk pergi," jawab Ronald cepat.

Dia sengaja mengatakan hal itu, agar bosnya itu bisa berpikir jernih. Jika Audy dibandingkan dengan Fatimah, tentu Audy tak ada apa-apanya dengan Fatimah.

Audy hanya wanita yang selalu menggunakan tubuhnya untuk merayu pria incarannya, tentu Ronald tahu akan hal itu. Karena sebelum berpacaran dengan Rudi, dia sempat beberapa kali melihat Audy yang sedang berkencan dengan pria berkas mahal.

Bahkan di saat seperti ini pun, Fatimah masih unggul dibanding Audy, dia masih bisa bersikap santai di kala rasa sedih menyerangnya.

Wajah Rudi tampak pias, lalu dia pun langsung merangkul pundak Audy.

"Kamu pulang sendiri saja, ya... Mas masih ada perlu, bisa, kan?" tanya Rudi.

Audy langsung mendelik sebal. "Ngga bisa, Mas. Mas udah janji tadi mau nemenin aku makan di Resto pavorit kita, inget Mas, ini anak. kamu yang mau!" Audy berbicara dengan nada tinggi membuat Ronald terkejut mendengarnya.

Rudi pun ikut merasa prustasi, dia ingin segera menelpon istrinya. Dia ingin menjelaskan semuanya, itupun jika Fatimah mau mendengarkannya.

Namun Audy terlihat tak memberikannya kesempatan, sungguh egois sekali pikirnya.

"Ya sudah, kita berangkat sekarang." Rudi pun akhirnya mengikuti keinginan dari Audy, dia sudah sangat lelah jika harus berdebat.

Apalagi setelah pertempuran mereka barusan, rasanya Rudi mendapatkan kenikmatan dan kesialan dalam satu waktu yang sama.

Selepas kepergian Rudi, Ronald hanya bisa menggelengkan kepalanya. Lelaki yang memiliki jabatan tertinggi di perusahaan tersebut, malah takluk dengan wanita yang dirasanya tidak baik seperti Audy.

+

+

+

Selamat siang, semoga kalian sehat selalu. Jangan lupa kasih likenya ya..

1
antha mom
keren 👍👍👍👍👍🔥
Rismawati Damhoeri
ah ternyata mantan brensek juga toh?, tak apalah dapat janda...
Rismawati Damhoeri
kasihan kamu Albert dapat sisa
Rismawati Damhoeri
di biarin aja rud? takut nanti nggak bisa masuk ya?
Rismawati Damhoeri
daripada perawanmu di kasih ka suami plin planmu, baguslah sama Albert, bongak!!
Rismawati Damhoeri
enak kamu ya thor, pada di maki2 reader, abis bikin Fatimah itu bego bin oon
Cucu Suliani: Sesuai judul ya, Kak. Hati yang kau sakiti😊
total 1 replies
Rismawati Damhoeri
untung bulan melindungi Fatimah yg oon....
Rismawati Damhoeri
baik atau bodoh itu cuma beda tipis ya?, mau aja ngantar laki kawin lagi, ngarepin surga...?
Andhista
bagus..👍🤗
Rensᴛ⑅⃝ˢ🐈
auto jadi CEO
Ida Naurah
lucu ya bule dipanggil mas
Ida Naurah
ya lagian arra ada2 aj masa baru 1 x udh langsung jd, tp mungkin ada jg yg kaya gitu
Ida Naurah
Luar biasa
Ida Naurah
lah apa n Lo tau Rudi waktu tidur sama Lo kn siaudi udh g bersegel Gmna sihhh
Ida Naurah
hadeuhhhh sifatimah ini emang g jijik apa suami bkas orang
Ida Naurah
awas aj klw sampe Fatimah luluh sama sirudi
nuraeinieni
aq mampir thor
Cucu Suliani: Maaciw Kakak Cantik 🥰❤️
total 1 replies
Rahma Waty
kok JD perempuan nggak bisa ambil keputusan tegas.kalo sdh sakit tetap aja seperti wanita bodoh.
Rahma Waty
buat apa sakit hati lebih baik menjauh dari penyakit
Surati
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!