Mutia, Gadis Manis itu merasa Tuhan begitu menyayanginya, selain sang mama, kini ia juga di hadapkan dengan seorang Om-om mesum yang tidak lain adalah bosnya sendiri. Kedua orang tersebut bagaikan bayangan diri sendirinya, apapun yang ia lakukan pasti tidak pernah terlepaa dari pantauan mereka.
Namun semua berubah saat ia bertemu dengan Raga, pegawai baru yang tidak diragukan lagi ketampanannya.
Lantas bagaimana kisah Mutia selanjutnya? Akankah si Bos membiarkan ia dekat dengan lelaki lain?
Akan ada banyak kejahilan serta kisah seru lainnya, jangan ketinggalan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erin FY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 15
Dikejar om seksi
Part 15
Setelah beberapa detik terkejut dengan ucapan Denis, kesadaran mama pun kembali. Melihat ada sinyal bahwa dia akan mendapatkan mantu ganteng dan kaya, mama pun langsung pasang muka semanis mungkin.
"Ouw tentu, tentu Pak bos boleh kapan-kapan nginep di sini. Ti ggal di sini pun mama tak keberatan," jawab mama semangat.
"Mama?" tanya Denis dengan dagi berkerut.
"Iya, Mama. Tak masalah jika kamu menganggapku mama sekarang," jawab mama lagi.
Mutia yang melihat tingkah pola mamanya langsung menatap tajam ke arah sang mama. Seketika itu pula batinnya merasa tak enak, hidupnya kini akan dibayang-bayangi dengan dua orang yang sangat menganggu hidupnya.
Setelah basa-basi tak jelas, akhirnya Denis dan Mutia pun berangkat kerja. Selama di perjalanan keduanya hanya saling membisu. Denis yang biasanya senang sekali menggoda kini pun hanya berkonsentrasi pada jalanan, entah apa yang ia pikirkan.
"Dasar lelaki aneh!" gerutu Mutia dalam hatinya.
"Mbak Mut, kita impas. Aku sudah bertemu mamamu, kamu pun sudah bertemu mamaku, jadi kapan kita pertemukan mereka?" ucap Denis saat sampai di parkiran toko.
Mutia yang mendengarnya langsung menatap tajam ke arah Denis. Dia tak habis pikir, bagaimana lelaki ini berpikir sejauh itu, bahkan mereka saja belum sedekat itu.
"Ngimpi!" seru Mutia sembari keluar dari mobil dan membanting pintu mobil dengan keras. Tanpa menoleh lagi, Mutia buru-buru masuk ke dalam toko.
Denis masih tetap duduk di mobil. Bibirnya tak berhenti tersenyum. Ia yakin sebentar lagi Mutia akan bisa menerimanya. Jalannya sudah terbuka lebar, restu pun sudah ia dapat, kini ia hanya menunggu Mutia membuka hati untuknya.
Denis keluar dari mobil dengan.bibir terus tersungging. Ia membayangkan banyak hal indah bersama Mutia. Aah ... tak sabar rasanya.
"Selamat siang, Om. Kemana saja jam segini baru sampai?" Sebuah sapaan Denis dapatkan saat pertama kali ia membuka pintu kantornya.
Ia hapal betul siapa pemuda di hadapannya itu. Hanya saja, ia merasa heran sejak kapan pemuda ini mau menemuinya di kantor.
"Ada perlu apa? Tumben kamu kesini?" jawab Denis datar.
"Aku mau bekerja di sini," jawab pemuda itu dengan senyum mengembang.
Dahi Denis berkerut, "Mau bikin ulah apa lagi ini bocah?" gerutunya dalam hati.
"Nggak perlu! Saya lagi gak butuh pegawai."
"Pelit amat sih, Om, ama ponakan sendiri. Ini juga mama yang nyuruh."
"Kamu bikin ulah apa lagi? Sampai mamamu nyuruh kerja?"
"iish ... pikirannya jelek mulu. Aku butuh tempat buat PKL, Om. Males kalau harus ikut orang lain, kalau ikut Om kan enak."
"Maksudmu, kalau di sini kamu bisa santai-santau gitu? Jangan harap! Di sini semua profesional, gak ada kata keluarga, aku atasan kamu anak buah, titik!
"Ya elah, Om, masih aja kaku jadi orang. Serah Om deh, yang penting aku dapat nilai."
"Satu lagi, jangan ada yang tau kalau kamu keponakanku. Aku gak mau ada yang salah paham dan iri."
"Siaap,"
Pemuda yang bernama Arga itupun pamit pulang. Ibu Arga memang sangatlah dekat dengan Denis. Sebagai anak tunggal Denis seringkali kesepian, itulah sebabnya Ibu Arga yang merupakan keponakan mama Denis sering diajak main ke sana.
Sepulang Arga, Denis memijat pelipisnya. Dia tak yakin keputusannya tepat. Pasalnya, Arga terkenal dengan sifatnya yang playboy. Wajah dan fasilitas yang mendukung, membuat dia dengan gampang mendapatkan wanita manapun.
tolong sambung... best nie..tak sabar nak baca...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa