NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Mantan Gay?

Mengejar Cinta Mantan Gay?

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Tamat
Popularitas:137.2k
Nilai: 5
Nama Author: NalaLa

Zara gadis cantik yang merasakan patah hati karena cinta pertama dalam hidupnya telah meninggalkan dirinya untuk selamanya.
Baba atau Ayah Zara meninggal dunia karena penyakit jantung.
Belum usai masa berkabungnya, kini gadis malang itu harus kembali merasakan patah hati untuk ke dua kalinya.

Serkan Sayisman, pria yang selama 3 tahun ini mengisi hari-harinya telah memutuskan hubungan mereka yang abu-abu karena kesenjangan sosial yang jauh.

Zara memilih pulang ke negara asal Ibunya dan memulai hidup baru disana berharap bisa dengan cepat melupakan Serkan.

Jantung Zara berdetak kencang kala menatap pria berwajah tampan dan manis yang berdiri di depannya.

Angga Adnan Prayoga,
pria misterius dengan sejuta pesona yang mampu menggeser posisi Serkan di hati Zara.
Namun, Zara harus berjuang keras saat Angga mengatakan;

"Apa kau siap mengetahui siapa diriku yang memiliki orientasi BERBEDA?"

Deg!!

Perjalanan cinta Zara Khayatian Al Rasyid mengejar cinta Angga Adnan Prayoga di mulai!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NalaLa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Angga's Past 2 !

...Terlalu banyak perbedaan di antara kita,...

...Apa yang harus aku lakukan Zara?...

Angga berdiri di dekat ruangan Direktur Utama,

tak lama kemudian Zara keluar dari ruang sekretaris.

"Pak Angga, maaf menunggu lama. Tadi Bu Rani pulang lebih dulu," jawab Zara merasa tidak enak dengan Angga.

"Tidak apa-apa. Ayo kita turun," ajak Angga sambil mengulurkan tangannya.

Zara terdiam sejenak.

"Ayo," Zara menerima uluran tangan Angga.

Angga menggandeng tangan Zara masuk ke dalam lift khusus para Direktur.

Ting....

Pintu lift terbuka.

Angga dan Zara keluar lift dan berjalan menuju mobil Angga yang terparkir tidak jauh dari pintu keluar kantor di basemen.

Angga membukakan pintu mobil untuk Zara, setelah Zara masuk Angga berlari kecil memutari mobil dan masuk ke dalam mobil.

"Kamu keberatan nggak kalau saya ajak ke mall sebentar untuk membeli kemeja?" Tanya Angga.

"Boleh, Mas." Angga tersenyum senang mendengar jawaban Zara.

Angga menjalankan mobil mewahnya menuju mall GI.

45 menit kemudian,

Angga dan Zara berada di dalam gerai pakaian yang cukup terkenal.

Zara memilihkan kemeja yang Angga inginkan, Angga hanya terus saja menatap Zara dengan tatapan yang sulit artikan.

"Ini bagus kan? Cocok buat Mas Angga," ucap Angga menyerahkan sebuah kemeja hitam bermotif.

"Aah, iya akan aku coba," jawab Angga kemudian masuk ke ruang ganti.

5 menit kemudian,

Zara mengacungkan kedua jempolnya melihat Angga begitu tampan memakai kemeja santai itu.

"Aku memang selalu tampan Zara, memakai apapun." Zara menyebikan bibirnya mendengar ucapan Angga.

"Hahahaha, kenapa begitu bibirnya? Memang aku tampan kan?" Goda Angga.

"Iya in aja deh, biar seneng!" Jawab Zara.

"Hahahhaa, iya sudah ayo? Kamu mau cari sesuatu?" Tanya Angga.

"Nggak ada Mas, semua kebutuhan ku sudah di cukupi oleh Ami. Aku benar-benar merasa sungkan, karena Ami begitu memanjakan aku," jawab Zara lirih.

"Heii, Ami Ika memang begitu. Sudah ayo kita cari makan saja daripada kamu sedih," hibur Angga.

Angga dan Zara berjalan ke kasir untuk membayar kemeja yang di belinya.

Angga mengajak Zara makan malam di salah satu resto yang ada di dalam mall tsb.

Angga hanya diam dan terus memandang wajah cantik Zara. Entah apa yang ada di pikiran Angga, dia seolah mencari-cari sesuatu di pandangannya kepada Zara.

Sekarang Angga dan Zara berada di dalam mobil menuju apartemen Zara. Zara langsung mengajak Angga pulang karena takut pulang terlalu malam.

"Terima kasih Zara sudah menemani," ucap Angga sesaat setelah sampai di depan lobby Apartemen Zara.

"Sama-sama Mas, terima kasih juga sudah mentraktir aku makan malam," jawab Zara.

"Heem, ya udah cepat masuk dan segera mandi ya?" Ujar Angga dengan lembut.

"Iya Mas, hati-hati di jalan ya? Assalamualaikum," salam Zara.

Angga diam saja saat Zara mengucapkan salam.

"Iyaa waalaikum salam," jawab Angga beberapa saat kemudian.

Bruummmm!!!

Angga menjalankan mobilnya meninggalkan apartemen Zara.

Di dalam perjalanan pulang,

Angga terdiam setelah mendengar Zara mengucapkan salam tsb.

Pov Angga,

Zara seorang muslim?

Aaah, tolol banget sih gue!! Dari namanya aja udah ketahuan dia seorang muslim.

Terlalu banyak penghalang aku dekat dengan Zara.

Hati ku masih sangat bertaut kuat kepada El, aku seorang yang bahkan tidak menyembah siapa-siapa? Aku hidup dengan segala logika dan tidak percaya apa itu keyakinan rohani.

Zara....

Baru aku mulai ingin dekat dengan mu,

Tapi, terlalu banyak perbedaan di antara kita.

Apa yang harus aku lakukan?

End.

Sesampainya di Apartemen,

Angga langsung mandi dan sekarang duduk santai di balkon apartemennya.

Semilir angin malam menerpa wajah tampannya. Mata tajamnya menatap foto seluruh keluarga Jarvis yang ada di ponselnya.

Pikirannya kembali melayang ke masa lalunya hingga dia bisa menjadi anak angkat di keluarga Jarvis.

Flashback On,

Pikiran Angga kembali mengingat masa dimana dirinya di lecehkan pria tidak bermoral itu.

Angga berjalan sendiri, dan merasakan ada yang ada mengikutinya. Angga menoleh kebelakang namun tidak ada orang di belakangnya, Angga kembali meneruskan perjalanannya menuju rumah.

Hingga ada seseorang yang menepuk pundaknya,

Puk.. puk...

Angga menoleh dan..

Buggh!!!

Pria bertubuh tinggi tegap memukul perut Angga, hingga Angga jatuh kebelakang.

Angga kecil jatuh terlentang dengan satu tangan memegangi perutnya yang sakit akibat pukulan pria itu.

Tanpa di duga, pria asing itu menindih tubuh kecil Angga dengan duduk di atas perut Angga.

Pria asing itu membuka resleting celananya dan mengeluarkan alat vitalnya lalu memaksa Angga mengul*m alat vital pria asing itu.

Angga kecil hanya mampu menangis tanpa bisa melakukan perlawanan.

Pria asing itu terus mencengkram leher Angga, bila Angga melawan pria itu tidak segan-segan akan mencekik Angga.

"Aahh, ya bagus bocah aneh. Lakukan terus sampai aku puas!! Aah," racau pria tak bermoral itu.

Angga kecil hanya berharap Tuhan mencabut nyawanya atau ada yang menolongnya.

Tiba-tiba...

Buughh, buugghh!!!!

Pria asing itu jatuh tersungkur di samping Angga, saat seorang pria bertubuh tegap memukuli pria tak bermoral tsb.

"Beri dia pelajaran, tindakannya sangat menjijikan dan tidak bermoral. Setelah kamu puas memberinya pelajaran seret dia ke kantor polisi," ucap seorang pria tua ber jas hitam itu.

Grep!!

Tubuh kecil Angga di peluk oleh pria tua tsb.

"Ayo, ikut Kakek. Jangan takut, kakek orang baik." Angga mengangguk mendengar ucapan Kakek itu.

Kakek itu memeluk dan menuntun Angga masuk ke dalam mobil mewahnya.

Mata Angga berbinar kagum menatap rumah mewah dan megah yang ada di hadapannya.

Kakek itu mengajak Angga masuk ke dalam rumah mewah bak istana tsb.

Ceklek..

"Siapa yang kau bawa ini, Sayang?" Tanya seorang wanita paruh baya yang bisa di pastikan adalah istri kakek itu.

"Nanti aku ceritakan, mana Ika? Panggil dia, minta tolong agar membantu anak ini mandi," ucap Kakek.

"Ika?? Ika???" Panggil Nenek.

Datanglah seorang wanita cantik menghampiri dirinya yang masih di rangkul Kakek.

"Ika, tolong bantu dia membersihkan diri. Pakaikan baju milik El, kasihan bajunya kotor nanti Papa ceritakan," ujar Kakek kepada wanita bernama Ika itu.

"Ayo, nak ikut Ami!" Angga mengangguk dan tangannya langsung di gandeng oleh wanita cantik itu.

Angga di ajak naik ke lantai dua rumah mewah itu, kemudian masuk ke dalam kamar yang khas sekali dengan kamar anak laki-laki.

Ranjang empuk, interior yang bagus dan banyak perabotan pendukung di kamar ini.

Angga kemudian masuk ke kamar mandi, dan membersihkan dirinya yang kotor terkena tanah.

Setelah selesai mandi Angga memakai baju yang ukurannya hampir sama dengannya walau sedikit kebesaran.

"Waah kamu sangat tampan, ayo kita turun? Sudah di tunggu yang lain, ayo?" Ajak wanita cantik itu seraya menggandeng tangan Angga.

Saat menuruni tangga,

Mata Angga menatap ada 4 orang sedang duduk di sofa besar yang ada di ruang santai keluarga.

"Ayo sini, Nak. Duduk dekat Kakek," panggil Kakek kepada Angga.

Angga berjalan ke arah Kakek dan duduk di samping Kakek.

"Kamu sudah bersih dan nyaman kan? Sekarang, mari kakek perkenalkan dengan seluruh keluarga Kakek. Nama Kakek adalah Alan Jarvis, ini istri kakek yang bernama Rosie Ane Jarvis, itu yang gagah dan tampan adalah putra sulung Kakek Hutomo Abimael Jarvis, sebenarnya masih ada 1 lagi putra kakek tapi dia berasa di luar kota namanya Prasetyo. Aah.. lalu itu wanita yang menemani mu tadi adalah istri putra Kakek namanya Zulaikah Nurjanah dan kamu lihat itu? Itu adalah kebanggaan Kakek, cucu kakek Nathaniel Abigail Jarvis panggil dia El. Sekarang perkenalkan siapa nama mu, Nak?" Ucap Kakek yang memperkenalkan seluruh keluarga Jarvis.

Angga dengan gugup dan gemetaran akhirnya memperkenalkan dirinya.

"Na..ma ku Angga Ad..nan Prayoga," jawab Angga dengan terbata-bata karena gugup.

"Jangan gugup, Nak. Sekarang ayo kita makan dulu," ajak seorang pria tampan dan gagah bernama Hutomo itu.

Angga dengan seluruh keluarga Jarvis. Angga hanya makan sedikit karena entah kenapa perasaannya tidak nyaman saat bertatapan dengan bocah laki-laki bernama El itu.

"El sementara kamu ajak Angga tidur di kamar mu dulu, besok baru kita siapkan kamar untuk Angga. Ayo sekarang kalian tidur," suruh Tuan Hutomo.

"Ayo, ikut ke kamar ku?" Ajak El.

Angga mengangguk dan mengikuti El.

Ternyata kamar El yang tadi Angga pakai untuk mandi dan berganti baju.

"Kamu kelas berapa?" Tanya El.

"Kelas 3 smp," jawab Angga lirih.

"Sama aku juga kelas 3, tapi kamu kayaknya masih kecil?" Tanya El penasaran.

"Iya aku masih 12 tahun," jawab Angga.

"Yes, nanti ajari aku ya? Kamu pasti pinter, aku benci banget matematika," ujar El.

"Iya, akan aku ajari." Jawab Angga tersenyum

Tiba-tiba El merangkul Angga.

Deg...

Deg..

Deg..

Jantung Angga berdebar kencang saat El merangkul dan mengajaknya bercanda.

"Apa ini?"

Flashback Off.

tbc,

1
Novie Cherly Tololiu
Kecewa
Novie Cherly Tololiu
Buruk
solehatin binti rail
👍👍👍👍👍😘😘😘😘
Qillah julyan
kok mudah saja bilang iya ajakan laki2 lain..heh..perempuan apa itu
.malu sm hijab mu..tdk tau adab..
Qillah julyan
di sinilah akan di buktikan siapa yg berjuang agar rumah tangganya utuh tdk mendua....zara atau angga..
Qillah julyan
knp sih jd perempuan dr anak pemuka agama tp gatalnya gak kira2 masih aaja mata jelalatan mauin laki orang..di sebut jalang cocok kali yaa ihh
Qillah julyan
abah gagal mendidik bininyaaa..mulut julid.amit2
Qillah julyan
mesti di rukyahhh.itu si angga..jijik jdnya
Qillah julyan
menjijikan sdh di lepas..nanges..tp mempertahan kan tdk mampu..apa nmnya itu?pecundang
yani
sad ending bikin nyesek
pipi gemoy
yah..... Angga 🥀😶
pipi gemoy
hajar Delon🌹👻
pipi gemoy
congrats Angga n Zara 🌹
pipi gemoy
Angga jaminan nya seluruh harta 🌹😂
pipi gemoy
pusing juga baca silsilah keluarga Zara 😁
pipi gemoy
mampir Thor
anisah
Angga .....SDH pergi duluan ????😭😭😭😭😭knp ngk di kumpulin sampai aku Nini...Thor....
anisah
aduh....knp nih orang muncul lagi ..semoga aja taubat...deh...awas jgn macem2.....pasti km nyesel ingin ketemu Sandra dan anakmu...
anisah
alhmdlh...akhirnya keajaiban itu datang....Thor ngetawain di angga boleh ngk??? si Angga yg kaku aja sekarang tau loh merk susu yg tokcer....susu cap Sandra....🤭🤭🤭yg bikin Delon tambah bugar..
😃😃😃
anisah
aku yakin pasti ada keajaiban untuk kalian berdua ....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!