Bella merupakan wanita cantik, pintar dan mandiri. Sukses di usia muda dalam bisnis karena keuletan dan ketekunannya membuatnya jadi rebutan para lelaki di kotanya. Namun Bella berprinsip tak ingin menikah. Karena Bella memiliki pengalaman pahit di dalam hidupnya.
Tak disangka ia mengalami cinta 1 malam dengan seorang pria asing, ketika ia melakukan jamuan pesta di luar negeri. Alhasil di rahimnya hidup makhluk tak berdosa.
Apakah Bella akan menuntut pria asing tersebut untuk bertanggung jawab?
Ataukah Bella menggurkan janinnya?
Mau tahu lebih dalam lagi?
Yuk... baca lebih dalam lagi!
Novel ini, meski hanya khayalan untuk menghibur pembaca. Namun Penulis berharap pembaca dapat mengambil hikmah dari setiap cerita di dalamnya.
Agar novel ini selain bergenre romantis, juga bergenre edukasi bagi remaja di zaman modern khususnya.
Selamat membaca😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haura Kanza Nabilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 15. sarapan Queen
Hari pun berlalu...
Entah ada angin apa, Queen yang biasanya penurut, saat ini sedang ingin di manja oleh Bella.
"pokoknya Queen hanya mau memakan masakan mama Bella." rengek Queen.
"Oma yang buatkan saja ya nak, mama kamu sedang sibuk nak!" Rayu mama Rosa.
" gak mau... Queen kepingin makan masakan Mama dan di buatkan bekal makan juga untuk sekolah" rengek Queen lagi sambil menarik baju Bella.
"Oke... oke... mama buatkan, tapi sarapan yang simple saja ya nak, karena mama sudah ada janji ya Queen manis!" bujuk Bella, agar Queen tidak ngambek, yang nanti nya akan menyebabkan Bella gagal ke kantor.
" Oke... makasih mama ku yang paling cantik" puji Queen merayu Bella.
Dengan cekatan dan trampil Bella pun segera ke dapur dan membuat sarapan sekaligus bekal makan untuk Queen sekolah, karena Queen memang langsung di daftarkan sekolah TK pada saat tiba di negara kelahiran Bella.
Beginilah pemandangan Bella ketika di dapur
Tak memerlukan waktu yang lama bagi Bella membuat sarapan dan bekal untuk Queen.
"Tarra..." ucap Bella yang tiba - tiba saja membuat Queen terkejut.
"sarapan sudah jadi tuan putri.." ucap Bella sambil meletakkan sepiring nasi dan telur yang telah di bentuk beruang lengkap dengan hiasan selimut telur dadar bermotifkan saus tomat.
"masih ada satu lagi, bekal makan siang untuk putri manis mama" ucap Bella lagi sambil memperlihatkan sekotak makan siang untuk Queen.
Queen yang melihat kreasi mama nya, tak tega memakan makanan tersebut, sebab merasa sayang.
" kenapa nak, koq gak di makan? gak enak ya? " tanya Bella penasaran.
" Enggak kenapa - napa mah..., Queen masih ingin memandangnya saja, karena sangat indah dan lucu bentuknya." sanggah Queen.
" oh... begitu." jawab Bella.
" sudah hampir jam 8, Queen mau di antar mama atau oma?" tanya Bella yang memang sudah terlanjur telat berangkat ke kantor.
" Sama oma saja ma... " Jawab Queen pengertian karena sudah tercapai keinginannya.
" Hmmm... oke, mama berangkat dulu ya nak. Jangan bikin ulah dan menyusahkan oma!" pesan Bella sambil berpamitan kepada Queen ketika Queen mencium tangan Bella.
" aku pamit dulu ya ma.." ucap Bella kepada mama Rosa dan kemudian mencium tangan mamanya sebagai bentuk penghormatan kepada yang lebih tua.
Bella pun meninggalkan rumahnya, dan segera menuju perusahaannya.
**
Tak di sengaja... Ketika Bella baru saja memarkirkan mobilnya dan berjalan menuju perusahaan nya, Bella bertemu kembali dengan Mark Chow di jalan.
Mark dengan senyum malu - malu menyapa Bella.
" Pagi... nona Bella..."
" Pagi juga Tuan Mark Chow" sapa Bella kembali.
Mereka berdua tampak saling melepaskan senyuman, seperti orang yang sedang di mabuk kasmaran. Sehingga membuat baper para karyawan karyawati yang ada di sekitar.
Nih Author kasih lihat pemandangan mereka berdua.
"pagi bu... pagi pak..." sapa karyawan Bella hormat sambil baper
"pagi" jawab Bella dan Mark kompak.
Melihat pemandangan yang begitu "wah" karena menurut pandangan karyawan mereka bos dan patner nya dari negara tetangga sangat serasi.
Dalam hati kecil mereka, mereka berharap semoga mereka berjodoh, menikah dan mempunyai anak yang lucu. ( kalo kata Author sih anak ude punya, nikah nya aja yang belom.... " ups... keceplosan"😓 )
Bella pun segera menuju ruangannya, di ikuti oleh Mark. Ya karena mereka berdua akan melanjutkan pembicaraan mengenai rapat tempo hari.
"Wow..., mereka jadian ya?" ceplos salah satu karyawan Bella.
"Ga mungkin, bos kita itu kan terlihat anti cowok." sanggah Rosi dengan percaya dirinya.
"kata siapa? buktinya dari tadi bu bos kita, senyum- senyum sumringah dari tadi." ucap wenny penggemar Bella.
" Masa sih?" tanya Rosi ke Linda
" betul... bu bos kita beda banget senyum nya." jawab Linda
Rosi yang mendengar pengamatan teman - temannya barusan merasa pasrah dan merelakan nya. " kalo saingan nya bu bos mah, ya nyerah deh, Mereka serasi koq. Tapi..." ucap Rosi terpotong.
"tapi apa? " tanya Linda dan wenny kompak
"tapi klo bu bos ude bosen, gw mau koq di kasih bekas an bu bos" canda Rosi membuat tawa teman- teman nya.
***
(kira- kira Bella dan Mark membicarakan apa saja ya di dalam ruangan Bella?)
(apa benar Bella ada rasa sama Mark?)
yuk baca terus kisahnya!
jangan lupa ya tanda jempol nya, sebagai jejak pembaca sekaligus support untuk Author.
terima kasih🙏
aku suka...👍👍👍
mamamu mau kau nikah cpat syngnya ank kesayngnnya di prkosa
maafkan terlambat nemu cerita bagus ini ☺