NovelToon NovelToon
Kau Hancurkan Surga Kita

Kau Hancurkan Surga Kita

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Poligami
Popularitas:380.6k
Nilai: 5
Nama Author: Eva silviana

Nadin dan Amran mereka adalah sepasang suami istri, mereka juga di karuniai seorang anak yang bernama Zahra.

keluarga mereka juga sangat bahagia biasa di bilang sakinah.

Tapi semenjak seseorang di masa lalu Amran datang semuanya seakan hancur seketika.

"Tapi apakah Nadin dapat bertahan di madu oleh suaminya Amran?."

"Atau kah perempuan itu yang akan memiliki semua?."

"Dan apakah Amran akan memilih keduanya atau hanya salah satu dari mereka?."

Terus aja pantau dan baca di novel saya😊
jangan lupa komen, share dan sukai ya😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eva silviana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 15

4 BULANAN.

Beberapa minggu pun berlalu, sudah waktunya Nadin dan Amran mengadakan empat bulanan untuk anak pertamanya itu.

Di bantu oleh kedua orangtua nya Nadin dan Amran menyiapkan perlengkapan untuk empat bulanan tersebut,seperti mengurus catering makanan untuk tamu tamu yang akan datang sewaktu empat bulanan tersebut sedang dilaksanakan.

Sewaktu datang kerumah Nadin kedua orangtua nya pun juga membawakan buah buahan dan kue kue untuk acara cucu pertama nya itu.

Ningg... Nongg...

Ningg... Nongg...

Tok... Tok... Tok...

"Mbak tolong bukain pintu nya ada yang datang." Berteriak dari ruang tamu.

Mbak Imah pun langsung membukakan pintu tersebut.

Kreeeettt... suara pintu depan terbuka.

"Eh Bu Pak masuk," kata mbak Imah.

"Iya Mbak bagaimana kabar nya baik," tanya ibu.

"Alhamdulillah Bu baik."

"Dimana Nadin dan suaminya," tanya ayah.

"Ada Pak di ruang tamu sedang menghias ruangan untuk acara empat bulanan besok."

"Oh ya sudah."

Kedua orangtua Nadin langsung masuk dan menghampiri Nadin dan Amran yang sedang berada di ruang tamu tersebut, Amran dan Nadin pun memberikan sambutan seperti sun tangan kepada kedua orangtua nya.

"Ibu,Ayah sudah datang," ucap Nadin.

"Iya Din." Jawab ibu.

Merekapun langsung duduk di kursi dan berbincang dengan anak dan menantunya itu.

"Makanan untuk acara besok sudah Ibu siapkan sudah pesan kepada teman Ibu untuk acaramu besok."

"Iya Bu, Aku juga belum memikirkan soal makanan untuk acara besok kalau sudah Ibu siapkan jadi Nadin enggak perlu pesen lagi."

"Ini Ibu juga membawakan buah buahan dan kue untuk besok."

"Ya ampun Bu kenapa banyak banget."

"Kan buat acara cucu ibu Nak." Tersenyum

"Ya ampun terimakasih Bu sudah repot repot bawaain ini."

"Iya Nak, tidak apa apa." Tersenyum manis.

Kemudian Nadin memanggil mbak Imah yang sedang berada di dapur untuk membereskan buah buah dan kue yang di bawa orangtua nya.

"Mbak, Mbak Imah."

"Iya Bu." Sambil berjalan menghampiri Nadin.

"Ini tolong kamu bereskan oleh oleh yang di bawa ibu, dan tata dengan rapih taruh di atas meja yang sudah di siapkan untuk acara besok ya."

"Iya Bu."

Kemudian mbak Imah pun langsung membawa nya kebelakang untuk di bereskan.

"Nak,kalian sudah mengundang ustad untuk acara besok?."

"Sudah Yah."

"Besok kalian banyak mengundang orang orang yang akan datang?."

"Enggak Yah cuman teman dekat dan tetangga tetangga yang dekat dekat saja."

"Ya sudah."

Amran dan Nadin pun melanjutkan kembali pekerjaan mereka untuk acara besok.

Mereka juga mengundang dokter yang selalu membuat janji dengan mereka yaitu dokter Karina, yang mengurus dan yang selalu memeriksa kesehatan kandungan Nadin.

"Kalau saja kamu belum pulang ke singapura mungkin yang datang bukan dokter Karina pasti itu kamu May," ungkap dalam hati Amran.

Mungkin sampai sekarang Amran masih memikirkan mantan kekasih nya itu karna rasa bersalah nya,sampai sampai Mayelani harus pergi ke singapura, untuk melupaka Amran.

Walau sekarang Amran sudah menjalani rumah tangga dengan Nadin istri nya tapi rasa bersalah kepada Mayelani masih saja dia ingat, karena perpisahan yang sangat menyakitkan itu telah melukai hati Mayelani sehingga dia menjauhi Amran.

Amran sesungguhnya sangat sangat menyayangi keluarga kecil nya itu sehingga dia tak pernah memberitahu istri tentang masa lalu nya, keadaan istri nya yang sedang mengandung Amran juga takut melukai hati istri nya tentang Mayelani dan kehidupan di masa lalu nya.

Amran yang sedang membereskan ruangan terlihat sedang memikirkan sesuatu sehingga Nadin mencoba untuk bertanya kepada suaminya.

"Mas kenapa kamu bengong?" tanya Nadin.

"E-enggak sayang."

"Kamu kelihatan nya sedang memikirkan sesuatu."

"Tidak Mas tidak memikirkan apa apa sayang."

"Eum... gitu yah."

"Mas lanjut beres beres dulu, kamu istirahat saja jangan banyak bergerak nanti kamu kecapean."

"Iya sayang."

Nadin pun beristirahat sejenak karena memang dia sangat kecapean seharian sudah mempersiapkan untuk acara besok.

Sambil duduk di kursi dan melihat suaminya yang sedang membereskan ruang tamu dalam hati nya berbicara, "Mas kamu ini kenapa aku lihat lihat kamu bengong terus memikirkan apa kamu mas."

Melihat istrinya yang sedang menatapnya Amran pun tersenyum manis kepada istri nya itu.

Waktu pun terus berlalu jam pun terus berputar hari sudah semakin gelap persiapan untuk empat bulanan pun sudah hampir selesai, sudah waktu nya mereka semua menghentikan pekerjaan mereka karena hari yang sudah semakin malam.

Kemudian semua orang bersiap siap untuk makan malam dan melaksanakan shalat magrib.

Sesudah shalat magrib selesai Nadin pun berkata kepada Amran.

"Mas?." Sambil melihat suami nya.

"Iya Nad ada apa?," tanya Amran.

"Terimakasih Kamu sudah mewujudkan rumah tangga yang sakinah seperti menurut nya, Kamu menuntunku menuju jalan nya surga yang aku inginkan kini sudah aku wujudkan bersama kamu."

"Nad, sudah seharus nya sebagai suami aku menuntunmu menjadi wanita yang sholehah dan sudah sepatut nya aku memberikan surga yang baik kepadamu."

"Semoga surga yang kita bangun akan terus menjadi surga sampai kejanah nya ya Mas."

"Iya sayang." Sambil mencium kening istrinya.

Amran pun langsung memikirkan perkataan istrinya barusan.

"Ya allah apakah aku berdosa kepada istriku karena masih memikirkan Mayelani wanita selain dirinya, aku hanya merasa bersalah karena aku sudah menyakiti nya dan aku hanya ingin meminta maaf saja kepada nya," ungkap dalam hatinya.

"Mas, Mas kok bengong lagi."

"E-eh sayang enggak aku cuman memikirkan anak kita nanti."

"Eum,sabar yah Mas." Tersenyum manis.

Sambil melihat suaminya, dalam hati Nadin berbicara," Mas aku tau kamu sedang memikirkan sesuatu,sebagai seorang istri instingku sangat tepat kepadamu, tapi apa pun yang kamu pikirkan semoga kamu tidak memikirkan perempuan selain aku." Tersenyum kepada suaminya.

BERSAMBUNG...

...****************...

Semoga kalian suka🤗

1
elly fitriyatun
seharusnya nadia peka ada hawa2 pelakor ini mlh diksh kesempatan...bego bgt jd istti
November
lanjut
Kasma Aisya
lanjut Thor...
Nisa Amalia
Bahasanya sopan dan tersusun rapih
Nisa Amalia
hmmm curiga nihh ada yg dikangenin di kantor
Nisa Amalia
ayah Nadin udah nga sabar pingin punya mantu
Nisa Amalia
kasihan Amran
Soraya
ditunggu updatenya ya thor
Soraya
suka Visual nya thor artis lokal
Soraya
mulai deh Amran gak jujur lagi mending kmu jujur aja Amran klo ada sekertaris baru di kantor mu dri pada nti ada mslh lagi
Soraya
klo bos bebas mecat karyawan nya klo dia gak suka
Soraya
Luar biasa
Soraya
Amran cari penyakit buang nya kok dirumah
Soraya
Amran jg bodoh
Soraya
Alan aja yg bodoh
Soraya
Alan harusnya gak usah nyampein titipan dri Mae walaupun itu amanah tpi resikonya berpengaruh besar buat rumah tangga nadin
Soraya
knp Amran gak boleh masuk harusnya klo istri mau melahirkan suaminya mendampingi bukannya disuruh nunggu diluar thor
Soraya
bingung mau komen apa ksh jempol aja ya thor
Soraya
nama nya Nadin apa Aisyah thor
Soraya
mampir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!