NovelToon NovelToon
Kisah Arga Season 2

Kisah Arga Season 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Perjodohan / Tamat
Popularitas:200.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Yuli sumarni

Nama gue Zahra pindahan dari Jakarta ke Bandung, semenjak perusahaan Bokap gue bangkrut akhirnya gue dan keluarga putuskan sekolah di Bandung dan menemukan cinta sejati gue di Bandung. yang susah banget meluluhkan hati pria ini sampai gue bisa mendapatkan hatinya. cinta gue penuh rintangan yang harus kita berdua hadapi.. mau tau lanjut ceritanya mampir dulu yuk ke cerita yuli cinta cowok dingin.
happy reading ya!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuli sumarni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 15

"Zahra, kamu masuk kamar belajar!" Bokap gue menyuruh masuk kamar.

"Pah, Zahra mau belajar sama Bima, Bima kan pintar." Sahut Nyokap gue.

Bokap langsung diam dan masuk kamar. Bima pun pamit pulang. Bima berpesan Ke gue, hadapi dan kuat. Jangan pernah menangis. Gue pun tenang dengan ucapan Bima. Gue pun masuk kamar dan merenung.

****

"Hai bro, sendiri aja? si enengnya kemana?" Dimas menghampiri Bima. Bima melamun di danau.

"Hai bro, di rumah gak bisa main." Jawab Bima.

"kenapa? biasanya teh dia suka main ke sini!" sahut Dimas.

"Ada Bokapnya, jadi gak boleh main." Jawab Bima.

"Bro, saya teh jualan es kelapa dan kelapa hijau, mau!" Dimas menawarkan es kelapa hijau.

"Boleh." Bima tersenyum.

Bima dan Dimas begitu akrab, dan Bima sering mampir ke warung kecilnya Dimas. Bima pun akhir-akhir ini, sering bercerita tentang gue.

pagi pun tiba, seperti biasa Bima datang menjemput gue. Tapi selalu di cuekin Bokap gue. Gue ngerasa bersalah jadinya.

"Sayang, maafin Bokap aku yah!" Gue meminta maaf ke Bima.

"Gak apa-apa sayang, aku juga mau buktiin, kalau aku bisa jadi orang sukses dan bisa membahagiakan kamu nanti." Bima tersenyum dan membelai rambut gue.

"Iya, aku percaya! semangat Sayap cintaku!" gue tersenyum dan mencubit pipi Bima.

"Dih, udah mulai genit! awas yah!" Bima membalas mencubit pipi gue.

"Pagi om, tante! mau jemput Zahra." Tio datang ke rumah dan mempengaruhi lagi bokap gue.

"Eh Tio, Zahra udah berangkat, kamu kurang pagi." Bokap gue sambil menyirami tanaman.

"Om, Zahra berangkat sama siapa?" sahut Tio.

"Gak tahu om namanya. Mah, tadi Zahra berangkat sama siapa itu yang kumel dan acak kadul?" tanya Bokap berkata ke Nyokap gue.

"Oh, Bima om, namanya Bima, kenapa di kasih berangkat sama dia? dia itu suka ngajak bolos Zahra Om." Sahut Tio berbicara bohong.

"Mah, coba kamu telepon Zahra atau gurunya! benar gak dia bolos!" Bokap gue marah dan mematikan kran.

"Kamu jangan sembarangan fitnah orang Tio, Tante tidak suka yah!" Nyokap gue gak percaya dan marah.

"COBA KAMU TELEPON DONG MAH! GURUNYA AJA TELEPON!" Bokap gue marah dan bersuara keras.

Akhirnya, Nyokap telepon Bu Sarmi untuk mengetahui yang sebenarnya. Ternyata yang di bilang Tio itu bohong, akhirnya Bokap gue agak kesal dengan Tio begitu pun Nyokap gue.

****

"Benar-benar yah si Tio itu Yang, pengen aku labrak dia." Sahut gue kesal.

"Kamu sabar, kalau kita ladenin nanti kamu juga yang kena masalah, nanti ujungnya kita gak bisa bareng lagi." Sahut Bima menasehati gue.

"Gak mau sayang, aku gak mau kena masalah dan gak bisa bareng kamu lagi." Sahut gue melas.

"Nah itu, nanti pulang sekolah ke danau yuk!" Bima tersenyum dan mengedipkan mata.

"Kamu gak kerja emang?" tanya gue ke Bima.

"Tadi Bos bilang, lagi gak ada barang." Jawab Bima.

"Asyik,baku mau!" jawab gue.

"Tapi kamu bilang Nyokap dan Bokap dulu yah! bilang aja kerja kelompok!" sahut Bima.

"Iya sayang." Gue tersenyum.

"Senyum-senyum mulu! ha-ha-ha." Bima meledek gue.

"Ihhh... kamu mah." Gue cemberut lagi.

"Bima, ini buah dari Nyokap gue buat Ibu lo!" ucap Sandra.

"Gak usah repot-repot San, bilangin terima kasih yah!" Bima berterima kasih ke Sandra.

"Iya Bim, sama-sama! oh iya, jalan yuk Bim pulang sekolah!" sahut Sandra.

"Maaf San, gue mau jalan sama pacar gue Zahra." Sahut Bima.

"Oh gitu, ya udah Bim." Sandra dengan raut wajah yang marah.

"Eh Sandra, lo tahu diri dong, Bima kan pacarnya Zahra, gak tahu malu lo ngajakin cowok orang depan ceweknya!" Manda kesal dan mengejek Sandra.

"Eh, diam deh lo! berisik lo!" sahut Sandra.

"Hey, kenapa? cemburu lagi?" Bima meledek gue.

"Siapa yang cemburu? senang yah ada calon mertua ngasih buah buat Ibu kamu." Ucap gue.

"Duh, duh, cemburu! ha-ha-ha... nanti buahnya gak aku kasih Ibu, tapi aku kasih Dimas." Bima meledek dan mencubit pipi gue.

"Benaran yang? nanti dari aku aja buahnya yah, buat Ibu kamu sekalian kenalan." Gue tersenyum lagi.

"Iya sayangku..." Bima menatap gue tajam.

****

Bima menceritakan kedekatannya dengan Dimas, dan ingin mengajak gue untuk minum kelapa hijau di tempat Dimas. Gak terasa bel pulang pun berbunyi, gue dan Bima buru-buru keluar sekolah. Ngeri ada Tio atau Anjar.

Akhirnya, gue sampai di danau dan mampir ke warung Dimas. Gue dan Bima bercanda, berbincang-bincang dengan Dimas sambil meminum air kelapa hijau. Ternyata Dimas anaknya asyik, meskipun Dimas putus sekolah, dia tidak putus asa untuk mau belajar bersama Bima.

"Sayang, makasih yah kamu udah ajak aku jalan-jalan ke sini! boleh aku bertemu Ibu kamu?" sahut gue ke Bima.

"Boleh, tapi besok yah! soalnya udah sore juga, takut orang tua kamu khawatir." Bima menasehati gue sambil memegang pipi gue.

"Sayang naik perahu itu yuk!" ajak Bima.

"Tapi sayang, aku takut nyebur, kalau nyebur kamu tahu sendiri." Jawab gue.

"Udah, tenang aja, ada Aku!" Bima menarik tangan gue.

"Gimana? enak kan?" tanya Bima.

"Senang Yang, aku senang banget." Gue tersenyum dan sambil melihat-lihat keindahan alam. Bima tersenyum dan menatap gue tajam.

"Baru ini, yang bisa aku kasih ke kamu, belum bisa lebih kaya cowok lain." Jawab Bima.

"Sayang, ini aja aku udah bahagia kok, jangan berkata begitu lagi yah!" gue menasehati Bima sambil senderan di pundak Bima.

"Sini deh! lebih enak duduk dekat pinggir!" ajak Bima menarik gue.

"Sayang, jangan aku takut!" gue sambil menghela nafas dan memejamkan mata.

"Ada aku sayang, coba sini pelan-pelan pegang tangan aku! jangan di pejamkan mata kamu! nanti kamu gak bisa ngerasain keindahannya."

Hati-hati ya dek!" sahut abang perahunya menasehati.

"Iya Bang, gimana enak gak?" tanya Bima.

"Uhhh....uhh...uhh... terima kasih ya sayang!" gue tersenyum dan sambil merasakan sejuknya angin sore dan perahub yang bergoyang.

Tiba-tiba, gue terpeleset. Bima menarik gue dan gue dagu gue dekat dengan Bima. Hampir aja gue mencium pipinya Bima. Bima menatap gue tajam dan tidak mau melepaskan gue, dada gue berdetak kencang dan bergetar.

"Maaf yah!" sahut gue.

"ha-ha-ha... gak apa-apa sayang, kan kamu pacar aku! aku juga tahu batasannya kok, gak akan mencium kamu sebelum menikah, takut yah!" Bima meledek gue.

"Enggak takut, cuma dada aku dag, dig, dug gini!" sahut gue.

"Sini! sini! senderan aja biar getaran kamu hilang dan bisa rileks." Bima menyuruh gue bersandar di bahunya, dan Bima memegang tangan gue erat.

"Udah rileks?" tanya Bima.

"Rileks kok sayang, tapi kamu jangan berkata begitu tahu batasan, aku gak mau gitu!" ucap gue.

"Maksud kamu? kamu mau emang aku cium? ha-ha-ha... ya masa di depan orang aku cium kamu, kan aku bilang setelah menikah." Ucap Bima.

Bima ternyata anaknya baik, dia sangat menjaga kehormatan gue. Gue sungguh bahagia bisa menjadi pacarnya Bima.

*BERSAMBUNG*

1
🐧ᵉᶜ✿Bunda Elsha Chacha🐧
lah koq udah tamat KK yul
yuli novelis🕊🕊: Iya bunda tamat hehe🥰🥰
total 1 replies
TereLea(♥ω♥ ) ~♪
dobel like kaka
V᭄ᭃ͢dєͮvͥiͤl₲₲»̶̳͓✧ᴾᴳ ⃫⃟ ⃟⅌
next
Dodi Fernando
Semangat terus gak bosan💪❤️❤️❤️
yuli novelis🕊🕊: makasih semangatnya 🙂🙏
total 1 replies
Bima
Tamat? semangat terus ya keren abis ceritanye👍👍👍
yuli novelis🕊🕊: Makasih semangatnya 🙂🙏
total 1 replies
Mulyati Yati
Endingnya bagus keren👍👍👍

tetap semangat ya neng💪💪
yuli novelis🕊🕊: Iya mah makasih udah ikutin terus kelanjutannya ya Mah, makasih juga semangatnya 🙂
total 1 replies
nda suryadi
ditunggu kelanjutannya kak Yuli...💪💪💪💪🥰🥰🥰
yuli novelis🕊🕊: Makasih nda, di tunggu kelanjutannya ya nda semoga gak bosan🙂🙏
total 1 replies
Bima
Semangat terus di tunggu lanjutnye 👍👍👍
yuli novelis🕊🕊: Makasih semangatnya ya, jangan bosan🥰🙏
total 1 replies
ig@imaaa_ayuuu
Ceritanya seru, keren 👍 Semangat trs Kak🥰💪
yuli novelis🕊🕊: Semangat juga buat karya kamu ya💪💪
total 1 replies
Mulyati Yati
Semoga terbongkar kebusukan Rani, semangat ya neng keren saya suka💪👍
yuli novelis🕊🕊: Makasih semangatnya mah semoga gak bosan🥰🙏
total 1 replies
Dodi Fernando
Semangat terus keren banget gak bosen ❤️❤️❤️❤️
yuli novelis🕊🕊: Makasih semangatnya semoga gak bosan 🥰🙏
total 1 replies
V᭄ᭃ͢dєͮvͥiͤl₲₲»̶̳͓✧ᴾᴳ ⃫⃟ ⃟⅌
titip jempol
yuli novelis🕊🕊: Makasih ya
total 1 replies
Aldekha Depe
yuhuuuu depe kembali berisik. semangat semangat semangat💪💪💪
yuli novelis🕊🕊: Makasih semangatnya kak, semangat juga buat karyanya 💪💪
total 1 replies
ig@imaaa_ayuuu
Lanjut Kak Yul, semangat trs 🥰💪
yuli novelis🕊🕊: Semangat juga buat karyanya ya💪💪
total 1 replies
ig@imaaa_ayuuu
Keren 👍👍
yuli novelis🕊🕊: Makasih Risma🥰
total 1 replies
Bang Regar
like 👍 next kak
Bima
Semangat keren👍👍👍
yuli novelis🕊🕊: makasih semangat nya Semoga gak bosan ya🥰🙏
total 1 replies
Dodi Fernando
Semangat terus aku gak bosan ceritanya 👍💪🥰💪
yuli novelis🕊🕊: Alhamdulillah makasih semangatnya semoga gak bosan🥰🙏
total 1 replies
Mulyati Yati
lanjut neng, gregetan dengan Rani kapan kebongkarnya semoga cepat terbongkar kasihan Askia. semangat neng lanjut👍👍👍
yuli novelis🕊🕊: Ikutin terus kelanjutannya ya mah semoga gak bosan makasih semangatnya 🥰🙏
total 1 replies
TereLea(♥ω♥ ) ~♪
semangat kak yul sayang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!