PERINGATAN!!!
NOVEL INI BIKIN NGAKAK PEMBACA!
"Ini Mengisahkan tentang bocah yang bernama Ardi yang konyol, dia suka sekali memakan coklat dan wafer karamel.
Dia mempunyai kakak yang bernama Astrid, dia suka sekali menganggu kakaknya dengan berbagai cara.
Dia mempunyai sahabat yang bernama Derek, Derek adalah bocah konyol yg suka band seperti Ardi."
Mau tau kisah selanjutnya?
___Silakan Baca___
Terima Kasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tiada Tanding, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 14 Terlambat Sekolah (Lagi)
Hari ini aku agak terlambat sekolah. Menyembunyikan kacamata hitam Astrid memakan waktu agak lebih lama dari pada biasanya. Menyelipkannya ke dalam sebuah katong salad yang terbuka adalah hebat, kupikir.
...Astrid tidak akan menemukannya jika Mom...
tidak sedang membuat roti lapis.
Kalau aku tidak keluar rumah sebelum Astrid, Mom pasti tahu kelakuanku.
Aku menyelinap ke dalam kelas tepat saat nama kami di panggil.
Mr. Superman mendongkak dari daftar absensi dan bertanya mengapa aku terlambat. Aku melakukan sesuatu yang akan di lakukan siapa pun jika berada di posisiku. Menyalahkan kakak perempuanku yang telah mengunciku di kamar mandi.
Mr. Superman mencatat alasanku di daftar abensi, kemudian melanjutkan.
^^^FIUH!^^^
ANISA ULANDARI tidak sedikit pun tertarik pada alasanku karena dia terlalu sibuk mengingat
...EJAANNYA!...
(OH! TIDAK! JANGAN tes mengeja.)
Ini bukan awal yang baik untuk memulai hari. Aku panik dan bertanya-tanya bagaimana aku bisa melewati semua ini saat sesuatu yang hebat terjadi.
Aku melihat ke meja Mr. Superman dan kupikir aku bisa melihat semua jawaban tes mengeja minggu ini. Kertasnya terbalik, tapi aku bisa membaca kata-katanya dari belakang. Dan menyalinnya dengan cepat sebelum ada yang menyadarinya.
(Tes ini akan sangat mudah sekarang!)
Seperti ini 👇
^^^↙ಠ_ಠ (Yang bisa kulihat)^^^
gnasiP
aerA
aremaK
oidaR
gnuyaP
onaiP
oloS
atseiF
kitsalP
^^^↙(Yang kutulis)^^^
Pisang
Area
Kamera
Radio
Payung
Piano
Solo
Fiesta
Plastik
Mr. Superman memulai tesnya. Aku berpura-pura berpikir dengan saksama dan menuliskannya. Dan saat itu juga, aku sadar ada sebuah masalah yang sangat BESAR.
Tesnya berbeda dengan hasil tes di meja Mr. Superman. Yang membuatku berpikir bahwa aku malah menuliskan tes untuk minggu depan.
Aku panik, pikiranku kosong dan aku sudah melewatkan TIGA ejaan pertama.
EMPAT ejaan... LIMA ejaan... ENAM-TUJUH-DELAPAN... Seluruh tes. Aku terus berpura-pura menulis agar Mr. Superman tidak mencurigai apa pun dan berharap yang terbaik. Jika Mr. Superman melihat bahwa aku sudah menuliskan hasil tes minggu depan, dia pasti curiga!
Tes selesai dan kami harus menukar kertas dengan teman di sebelah kami agar bisa memeriksanya. Marcus menyerahkan kertasnya kepadaku.
Oh, astaga, aku terlibat masalah sekarang...
^^^Aku harus berpikir cepat...^^^
AGHH!
...Bencana telah datang...
^^^dalam bentuk pena yang bocor^^^
Mr. Superman menyuruhku membersihkan "kecelakaan" tintaku. UUPS!
Aku memeriksa hasil tes Marcus. Dia pikir dia melakukan dengan sangat baik dan tampak sangat sombong.
...Marcus Meldrew...
...1. Kentag ❌...
...2. Vulkanis ✅...
...3. Filem❌...
...4. Kangguru❌...
...5. Pahlawan✅...
...6. Iglow❌...
...7. Gema✅...
...8. Manga❌...
Hanya 3/8 untuk marcus. Sekarang tidak terlalu sombong.
Anisa mendapatkan nilai 8/8 (dia sangat pintar).
Aku berkata "WOW! Bagus sekali, Anisa" (Itu membuat Marcus diam).
"Kau SANGAT pintar mengeja, ya?"
Kemudian, Anisa berkata, "Terima Kasih... Tapi aku tak bisa menggambar sebagus kau."
(Dia benar-benar mengatakan sesuatu yang menyenangkan kepadaku.)
Jadi, sementara kelas memeriksa hasil tes mengeja, aku menunjukkan gambar-gambar DOGZOMBIES kepada Anisa dan memintanya memilih yang terbaik. (Pilihan Anisa sama dengan pilihan Mr. Superman.)
Ini percakapan yang lama yang pernah kulakukan dengan Anisa. Aku menceritakan tentang DUDE3 dan konser mereka di kita kami.
Ternyata, Anisa BENAR-BENAR menyukai mereka juga, dan mereka juga, dan ini HEBAT!
Aku berusaha mencari cara terbaik untuk mengajak Anisa menonton DUDE3 saat dia berkata dia suka bernyayi. Aku berkata, "Aku juga suka menyanyi," dan dia bertanya "Sungguh?" dan aku menjawab, "Ya, aku tak pernah berhenti bernyanyi."
Jadi, dia menyarankan agar aku bergabung dengan panduan suara sekolah (sepertinya) dan aku mendengar diriku berkata, "Itu ide bagus, aku akan SANGAT SENANG bergabung dengan panduan suara."
(MENGAPA? MENGAPA? MENGAPA aku mengatakan itu?)
Dan itu juga yang Derek katakan saat aku mengatakan kepadanya,
"Aku ikut panduan suara. Itu akan jadi latihan yang bagus untuk nyanyianku dan band"
"Menurutmu begitu?" (Derek tidak yakin.)
(Tidak, menurutku tidak. Tapi, aku berharap Anisa mau ikut menonton DUDE3 dan aku tak bisa mengatakannya kepada Derek.)
Aku melewati poster latihan panduan suara di papan pengumuman sekolah. Dan aku tak percaya latihan-latihannya berlangsung pada WAKTU MAKAN SIANG! Aku bisa melewatkan satu atau dua pelajaran yang membosankan.
Mungkin aku akan ikut sekali atau dua kali agar Anisa senang~ kemudian nanti keluar. Rencana Bagus.
Poster-poster latihan panduan suara di papan pengumuman sekolah👇
AWAS KUTU RAMBUT!
JANGAN LUPA
PERIKSA RAMBUTMU!
SISIRLAH DENGAN TERATUR
JANGAN BERTUKAR SISIR!
^^^SENYUM^^^
^^^FOTO SEKOLAH LAGI^^^
^^^SENIN PAGI INI^^^
^^^JANGAN LUPA!^^^
...MENYANYI...
...ITU MENYENANGKAN...
...Bergabunglah dengan...
...PANDUAN SUARA...
...asuhan Mr. Nap...
...Latihan setiap hari Rabu...
...waktu makan siang...
...di aula sekolah....
...SEMUA BOLEH BERGABUNG...
...----------------...
Kyak apa hiteris y tuh ank" lihat peliharaan Ardi 👀👀
pengen cepat pulang 😂😂😂