NovelToon NovelToon
Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cintapertama / Romansa Fantasi
Popularitas:963
Nilai: 5
Nama Author: Na_1411

seorang wanita yang mencintai sahabat kecilnya, dia merelakan cinta pertamanya bersama dengan wanita pilihannya. dalam diamnya dia harus memendam perasaan yang teramat menyiksa, tapi cinta yang teramat besar dengan sahabatnya menjadikan dia harus mengorbankan semuanya untuk laki laki yang dia cintai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Na_1411, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Evan.

kemarahan James melihat kedekatan Eric dan Neta membuatnya semakin uring uringan, dia selama beberapa hari tidak bisa fokus kerja.

Pagi ini seperti biasa Neta akan mendampingi James untuk meting di luar kantor, dia akan selalu ada di samping James karena posisinya sebagai sekertaris James.

Neta menatap semua dokumen yang ada di atas meja, tatapan mata James tak beralih melihat setiap gerak gerik Neta.

"Neta..." panggil James masih dengan tatapan seakan ingin mengintrogasi wanita cantik di depannya.

"hmm... Kenapa...?"

Neta menatap sekilas ke arah James, selanjutnya dia kembali menatap ke tumpukan berkas yang harus dia masukkan ke dalam tas kerja tempat dokumen yang akan dia simpan.

"apakah benar kamu sudah memikirkan matang matang hubunganmu dengan Eric...? Aku dengar om dan Tante akan menjodohkan kamu dengan anak relasi om Neo...?"

mendengar ucapan James, Neta menghentikan gerakkan tangannya. Dia menatap i pad yang akan dia masukkan ke dalam tas, James melihat Neta yang diam tanpa bereaksi apapun.

"dari mana kamu tahu...? Apa Niko yang bilang, atau..."

Neta merasa penasaran dengan James yng ternyata sudah mengetahui semuanya.

"aku tahu dari papa, dan aku berfikir hubunganmu dengan Eric yang terjadi begitu mendadak aku ketahui mungkin ada hubungannya dengan rencana om Neo."

Neta mengalihkan pandangannya menatap James, dia berusaha tersenyum melihat ke arah James yang terlihat penasaran di lihat dari raut wajah James menatap Neta.

"hubunganku dengan Eric karena memang kami saling mencintai, kedekatan kami bukan karena aku akan di jodohkan dengan anak relasi teman bisnis papa. Jadi aku mohon sama kamu, bisa kan kamu dukung hubunganku sama Eric...? Mungkin memang sudah saatnya aku mencari kekasih agar hidupku bisa lebih bersemangat kedepannya...?"

James mengepalkan tangannya erat, dia masih tidak terima menerima kenyataan jika Neta sudah mempunyai kekasih.

"hmm... Baiklah, aku akan menerima semuanya. Tapi jika aku dengan ternyata hubungan kalian sebatas sandiwara dan terpaksa agar kamu menghindar dari perjodohan orang tuamu, maka aku akan...."

Belum juga James meneruskan ucapannya, Neta tersenyum sambil menatap remeh ke arah James.

"maka kamu akan membuat perhitungan dengan Eric, begitu...?"

Neta berdiri setelah merapikan semuanya, dia akan segera kembali ke kantor karena dia ingin segera menyelesaikan pekerjaannya yang masih menumpuk.

"jangan kawatir James, hubungan kami memang berdasarkan saling suka dan kami saling mencintai satu sama lain. Kalau begitu aku pulang dulu, kamu mau menemui Clara bukan...? Jadi aku akan kembali ke kantor, masih beberapa dokumen yang harus aku cetak sebelum di serahkan untuk kamu cek nanti. Dan.... Aku tidak ingin lembur, karena aku tidak ingin membuat kekasihku menunggu kepulangan ku."

Neta mengedipkan sebelah matanya menatap ke arah James, dia sengaja melakukannya agar James mau mengerti jika Neta sudah tidak singel dan dengan seenaknya James bisa memberikan tumpukan pekerjaan yang harus Neta selesaikan.

Neta melangkah pergi meninggalkan James yang masih duduk di tempatnya, sedangkan James yang mulai frustasi karena ucapan Neta dengan kesal meraup mukanya kasar.

"sesenang itu kamu Neta, setelah kamu memiliki kekasih...?" Batin James terlihat kesal.

Neta yang kini sudah berada di dalam taksi perlahan memutar kepalanya menatap James yang terlihat tidak baik baik saja di dalam restoran, posisi James yang ada di samping jendela memudahkan Neta dapat melihat kondisi James.

"maaf James, aku harus membohongimu. Mungkin benar dengan ucapan Eric waktu itu, kamu adalah bayang bayangku, bayang bayang yang selalu mengahangi kebahagiaanku. Jadi mulai sekarang aku akan berusaha mencari kebahagiaanku sendiri tanpa ada aturan atau kekangan dari kamu." batin Neta.

James segera berdiri setelah meneguk habis jus jeruk di gelasnya, dia memilih akan segera menemui Clara di rumahnya.

sudah dua hari ini Clara ijin tidak masuk karena sedang sakit, dan baru hari ini juga James bisa ada waktu untuk menjenguk kekasihnya.

Mobil yang di kendarai James baru saja masuk ke pekarangan rumah milik Clara, seperti biasa james akan di sambut satpam di rumah Clara dengan senyum ramah.

James yang baru saja keluar dari mobil di kejutkan dengan seorang laki laki tampan seusianya yang baru saja keluar dari rumah Clara, laki laki yang sangat James kenal.

"hei James...." sapa laki laki tersebut melihat James yang masih berdiri di samping mobilnya.

"Evan...?" Sapa James ramah.

Segera Evan menghampiri James dan memeluknya singkat.

"bagaimana kabar kamu bro...?" tanya Evan basa basi.

"seperti yang kamu lihat ..?" jawab James dengan nada santai.

"oh iya, bagaimana dengan kabar Neta...?".

Mendengar pertanyaan Evan James terdiam, dia kembali teringat jika dulu waktu sekolah Neta pernah menjadi incaran Evan.

"dia... Dia baik..." jawab James terlihat gugup.

"kamu pasti mau menemui Clara bukan...?"

Evan menatap James yang masih berpenampilan dengan pakaian kantornya yang terlihat rapi.

"iya, aku baru bisa menjenguk dia sekarang. Dari kemarin aku sibuk banget, jadi yah..."

Evan tersenyum, dia paham jika seorang CEO seperti James akan selalu sibuk dan sulit untuk membagi waktunya.

"dia ada di dalam, sepertinya hatinya sedang senang. Jadi kamu tidak usah kawatir jika dia akan ngambek sama kamu, oh iya... boleh aku minta kontak Neta. sudah lama aku jumpa sama dia, oh... Kalau tidak bagaimana jika kita ada in reuni. Aku akan undang teman teman seangkatan kita, dan kebetulan Minggu depan aku akan membuka kafe milikku. Jadi kita bisa kumpul di sana, bagaimana...?"

James terdiam, dia berfikir tidak ada salahnya jika mereka berkumpul lagi seperti dulu. Tapi untuk kontak Neta, James sedikit keberatan untuk menyerahkan ke Evan.

" kamu atur aja enaknya bagaimana, tapi untuk masalah kontak Neta. sorry bro, aku enggak berani. Itu masuk ranah privasi, beda lagi jika dia yang serahin sama kamu. Sorry banget ya..."

James menepuk pundak Evan, dia begitu menyesal karena tidak bisa menyerahkan kontak Neta sembarangan. apalagi James tahu jika Evan pernah menyukai Neta, jadi lebih baik James menolak permintaan Evan.

"ya... Ya... Aku paham, nanti biar aku minta sendiri ke Neta. Ya sudah aku pergi dulu ya, masih ada pekerjaan yang harus aku tinjau, kamu masuk aja."

Evan segera pergi setelah berpamitan dengan James, sedangkan James yang melihat kepergian Evan segera masuk ke dalam kediaman Clara.

Neta yang baru saja sampai di kantor dengan segera menyalin hasil meting tadi bersama James dengan relasi bisnisnya.

pandangan Neta yang fokus sampai tidak menyadari kedatangan Eric yang ada di sampingnya, Eric yang tidak ingin menggangu Neta menarik kursi di samping Neta perlahan.

pandangan mata Eric tak lepas menatap Neta yang sedang mengetikkan jemari tangannya di atas Tut keyboard, susunan huruf yang tertata rapi membuat Eric semakin kagum dengan Neta.

merasa semua sudah beres, Neta segera mematikan komputernya. Neta yang dari tadi fokus dengan kerjaannya sampai tidak menyadari kedatangan Eric yang duduk di sampingnya, perlahan pandangan mata Neta menatap Eric yang tersenyum melihat ke arahnya.

"hai... sudah selesai...?" ucap Eric dengan suara pelan.

"ya tuhan... Eric, ngapain kamu datang enggak bilang bilang...?"

Neta perlahan memukul lengan Eric.

"takut ganggu, bagaimana....? Mau pulang sekarang...?" tawar Eric.

Neta mengangukan kepalanya, rasanya dia ingin segera beristirahat. Tubuhnya terlalu lelah hari ini, dia sangat merindukan tempat tidur empuknya.

1
Nurgusnawati Nunung
hadir..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!