Liburan yang harus nya bahagia, harus berakhir duka saat Renata Di jebak oleh sahabat dan calon suami nya. Renata tidak menyangka jika hari itu ia harus menikah dengan seorang pengangguran. Dengan mahar Seribu rupiah yang di miliki oleh pria asing itu, mereka pun akhirnya sah di mata para masyarakat.
Renata tidak pernah semalu itu. Ia di anggap berzina dan akhirnya di paksa menikahi pria asing.
Orang tua nya tidak tahu. Ia sendirian di sana. Mereka semua telah meninggal kan nya di desa terpencil itu.
Akan kah Renata bisa bangkit?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uul Dheaven, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 14
Renata dan yang lainnya telah melewati hutan dan juga hampir tiba di pinggir kota. Setelah beberapa bulan ia terjebak di desa kelahiran suami nya, akhirnya Renata bisa kembali melihat kelap kelip lampu yang ada di kota.
Walaupun belum sampai, tapi keramaian mulai mengusik tidur nya. Ia tidak sabar lagi ingin segera bertemu dengan kedua orang tua yang sangat ia sayangi.
"Nona Renata, sebentar lagi kita akan sampai." Ucap Riko.
"Kita akan langsung ke rumah mama dan papa?"
"Tidak. Tuan berkata, jangan membawa nona ke sana. Kita akan bertemu di tempat yang sudah di sebutkan oleh Tuan. Tuan tidak ingin rencana yang telah beliau susun gagal."
"Baiklah. Aku akan menurut saja pada kalian."
Jika Renata sudah tidak sabar lagi ingin bertemu dengan kedua orang tua nya, berbeda dengan Fuad yang begitu takjub dengan suasana yang ada di pinggiran kota.
Lalu lalang kendaraan dan juga suara klakson membuat nya sesekali menutup telinga karena terlalu berisik. Ia takjub dengan kota. Tapi ia tidak suka dengan kebisingan.
Akan tetapi, ia tidak memperlihatkan nya pada Renata yang begitu antusias ingin bertemu dengan kedua orang tua nya.
Setelah beberapa saat kemudian, tiba lah mereka di sebuah rumah tua. Rumah itu adalah rumah keluarga ibu nya Renata. Di sana lah tempat yang aman supaya mereka bisa bertemu.
Walaupun rumah itu terbuat dari kayu, tapi ukuran nya tidak main-main. Keluarga nenek nya Renata dari pihak mama nya sengaja melakukan hal itu agar para sanak keluarga bisa ngumpul di waktu tertentu.
Mobil mereka pun akhirnya masuk ke dalam pekarangan yang begitu asri. Tampak beberapa rumah kaca dan bahkan rumah pohon ada di sana.
Fuad mereka kembali ke desa saat melihat pekarangan rumah nenek nya Renata. Dan akhirnya ia tahu jika kemampuan Renata memang turun temurun dari keluarga nenek nya.
"Rena sayang...." Mama nya Renata tidak sabar dan langsung membuka pintu mobil lalu memeluk anak semata wayang nya sambil menangis. Tangis seorang ibu yang sudah lama di pisahkan dari anak nya.
"Mamaaaaa."
Huwaaaaaaa
Renata pun menangis tersedu-sedu. Ia sangat merindukan mama nya yang selama ini begitu baik pada nya. Setelah puas memeluk sang mama, Renata pun tidak lupa menghampiri papa nya yang masih tampak berpura-pura kuat.
Padahal air mata sudah menetes dari wajah tampan itu. Ya. Papa nya Renata memang sudah berumur. Tapi masih tampak awet dan juga tampan.
"Renata, mereka ini...." Suara papa nya Renata tertahan saat Fuad dan ibu nya turun dari mobil. Ibu dan anak itu seakan tidak enak mengganggu pertemuan Renata dan keluarga nya.
"Oh ya, Rena hampir lupa. Ini suami dan juga ibu mertua yang baik nya seperti ibu peri." Ucap Renata sambil menggandeng tangan Ibu mertua nya. Fuad pun langsung menyalami kerja mertua nya dan tampak segan.
Ia terus menunduk karena perbandingan diri nya dan keluarga Renata sangat lah jauh sekali. Ia hanya lulusan sekolah menengah dan juga anak desa. Berbeda dengan Renata yang memiliki segala nya.
"Saya Fuad, Om."
"Jangan panggil Om. Panggil Papa. Jika kamu adalah suami anak ku, maka kamu juga anak ku. Aku pasti akan menyayangi mu seperti menyayangi Renata. Tapi ingat, jangan pernah menyakiti nya. Karena aku tidak akan segan-segan menghancurkan hidup orang-orang yang menyakiti anak ku."
Papa nya Renata masih saja teringat dengan Marisa dan juga Levaro. Besok adalah hari pernikahan dua pengkhianat itu. Dan besok juga semua kedok dan kejahatan mereka akan terbongkar.
******
Berita tentang pernikahan Marisa dan juga Levaro begitu hangat untuk di perbincangkan. Dimana-mana, mereka semua sedang membicarakan tentang seorang wanita yang akan menggantikan teman nya yang kabur untuk menikah
Bahkan sampai detik ini, para neterjen masih saja berpikir jika Renata kabur dan tidak ingin menikah dengan Levaro. Sehingga Marisa berbaik hati mau menggantikan Renata.
Sungguh sandiwara Marisa dan juga Levaro begitu rapi. Mereka sudah lama merencanakan semua nya tanpa ada yang tahu.
Dua pasangan pengkhianat itu juga sangat bahagia karena mengira semua rencana mereka telah berhasil. Tidak ada berita apapun dari perbatasan dan tanda nya Renata masih di sana dan menjalani hari-hari nya.
Padahal sebenarnya para penjaga pos sama sekali tidak tahu jika Renata dan keluarga Fuad sudah lolos hari itu. Mereka masih saja berjaga di sana tanpa tahu apapun.
"Sayang, besok kita akan menjadi suami istri yang sah. Akhirnya anak ku punya seorang ayah dan kita tidak perlu sembunyi-sembunyi lagi di depan umum." Ucap Marisa.
"Dengan atau tidak ada nya rencana ini, aku tetap akan bertanggung jawab pada mu, sayang. Rencana mu ini terlalu beresiko. Aku sangat takut saat tahu kita akan membuang Renata. Padahal, aku bisa saja meminta Renata untuk menjadikan mu madu nya."
"Aku tidak mau. Aku mau menikah dengan sah. Aku mau kita memiliki buku nikah supaya anak kita nanti tidak kesulitan ketika sekolah. Jika aku menjadi madu nya, pasti lah kita hanya bisa menikah siri."
"Jangan ngambek gitu dong sayang. Kan bisa kita ubah. Aku dan kamu menikah dengan sah. Sedangkan aku dan Renata, hanya lah menikah siri. Biarkan saja ia menderita jadi pelakor."
Hahahahaha
"Kamu ini! Hmmm,,, Varo, semoga pernikahan kita besok lancar dan tidak ada nya halangan.Aku berharap besok adalah pernikahan kita sekali seumur hidup. Aku mau selama nya dengan mu."
"Tentu saja, Marisa sayang. Sampai kapan pun kami adalah cinta ku."
Dua pengkhianat itu masih terus memadu kasih di atas tempat tidur milik Renata. Tanpa sepengetahuan mereka, seluruh ruangan yang ada di apartemen tersebut sudah di pasang kamera pengintai dengan kualitas tinggi.
Hal itu dilakukan oleh Papa nya Renata saat mereka berdua tidak berada di sana. Papa dan Mama nya Renata benar-benar membuat rencana balas dendam yang matang demi anak mereka.
Tidak ada satu pun orang tua yang mau anak nya di manfaatkan lalu di buang ketika tidak di butuhkan lagi. Dan sekarang, rasa marah dan kesal di dalam hati orang tua nya Renata, bersiap untuk meledak.
Hanya tinggal menunggu waktu. Marisa dan juga Levaro mendapatkan karma nya. Begitu pula dengan orang-orang yang mendukung kejahatan mereka. Semua nya tidak luput dari perhatian Tuan Marles Sharka.
"Varo, pelan-pelan. Anak kita masih kecil."
"Aku tahu. Maafkan aku. Kamu terlalu candu, Marisa.... Tidak seperti Renata yang kampungan. Aku bahkan belum pernah berciu-man dengan nya."
Entah mengapa, tiba-tiba saja Levaro malah memikirkan Renata. Ia berhubungan badan dengan Marisa tapi yang ada di dalam pikiran nya adalah Renata. Sungguh Levaro sangat pintar dalam mempermainkan kedua nya.
kasih racun saja tuh 🤣🤣🤣🤣
aduh kan ya gmn masa iya krn uang bnyk trus bnyk istri kan ya kasihan istri sah pertamnya kan
tinggal ngu aja kapan itu datang
weeekkk
ahahaha soookorrrrr
ben kapok
perlu di tiadakan itu
jangan2 fuad anak jenius tp krn kecelakaan jd kek gtu
pasti trauma yg buat dya sprti anak kecil stop di memori di situ juga
ringan dan bisa belajar dari ketulusan berteman it seperti apa