Alisha Inara gadis cantik yang berusia 20 tahun, dia biasa di panggil Nara. Nara seorang gadis lugu, sederhana dan suka membantu Ibunya.
Suatu hari Nara di pertemukan laki-laki yang suka padanya, laki-laki itu bernama Adit Irawan yang satu tempat kerja dengannya dan berteman pula di Facebook.
Di hari yang bersamaan setelah berada di rumah Nara berkenalan dengan Veri Firmansyah melalui media sosial Facebook dari pesan Messenger.
Kisah Percintaan mereka seperti roller coaster penuh dengan lika liku.Siapakah yang akan mendapatkan Nara.
Buat yang penasaran dengan ceritanya, langsung saja ya baca ceritanya..
Terimakasih banyak 🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Windye Indie Prakoso, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
14. Sosok Veri
Nara duduk di atas tempat tidurnya sambil tangannya mengambil Handphonenya yang terletak di meja kecil samping tempat tidurnya.
Nara mulai melihat Handphonenya, setelah melihat Handphonenya Nara senyum-senyum sendiri.
Ternyata Nara mendapatkan beberapa SMS dari Adit yang mengabarkan Nara kalau dia sudah sampai rumah dan menanyakan sesuatu pada Nara.
"De, Kakak baru banget sampe rumah ni.." Pesan SMS dari Adit yang pertama.
"Kamu udah makan belum De?".Pesan SMS Adit kedua.
"Ade kok nggak bales SMS Kak, kamu udah tidur ya?". Pesan SMS Adit yang ketiga.
Nara melihat SMS Adit yang menanyakan soal dirinya, wajahnya berubah menjadi sumeringah sekali.
Nara langsung membalas pesan dari Adit.
"Maaf Kak baru bales.. Aku baru selesai bantu Ibuku. Alhamdulillah, Aku sudah makan kok Kak." Jawab Nara membalas pesan ke Adit.
Dalam hitungan detik Adit langsung membalas pesan Nara.
"Kakak kirain kamu udah tidur De.. Bantuin Ibu ngapain De?.," Tanya Adit.
"Ibuku dapat pesenan bikin lontong 100 sama gorengan 100 Kak buat besok pagi-pagi sekali jadi di kerjain sekarang biar besok pagi tidak buru-buru Kak." Jawab Nara menjelaskan ke Adit.
"Ooohh..Pantesan lama bales SMS Kakak.. Rajin banget deh kamu pokoknya De.." Ucap Adit dengan emoticon Love di belakangnya.
"Biasa saja kali Kak, sudah kewajiban Anak untuk bantu orang tua". Balas Nara dengan emoticon tersenyum.
"Anak Jaman sekarang sudah Langka De yang kaya kamu gitu." Balas Adit.
"Aku tidur dulu ya Kak, soalnya besok Aku harus bangun pagi sekali buat bantuin mamahku siapin pesanan orang." Balas Nara.
"Ya sudah kamu istirahat ya De.." Balas Adit.
"Iya Kak". Balas Nara singkat.
"Good Night De." Balas Adit dengan emoticon love dan tersenyum.
"Good Night juga Kak." Balas Nara sambil tersenyum mengetik handphonenya.
Sebelum tidur Nara mengecek Facebook ya,ternyata Banyak sekali yang meminta pertemanan dengannya, Ada juga teman sekolah yang nge-add Nara.tanpa mengecek satu per satu profil mereka Nara langsung mengkonfirmasi semuanya.
Karena sudah lama Nara tidak menulis status, Nara menulis Status di beranda Facebooknya.
"Hari yang cukup melelahkan, tetapi kalau kita mengerjakannya dengan ikhlas terasa ringan untuk di lakukan.." Tulis Status Nara di Facebooknya.
Nara juga mulai mengecek Pesan messenger yang sudah banyak sekali yang belum sempat Nara balas.
Dari semua pesan tersebut ternyata ada pesan dari Veri Firmansyah yang sudah banyak sekali mengirim pesan ke Nara.
"Nara lagi apa Ni?.," Tanya Veri di messenger.
"Nara kok jarang online.," Ucap Veri di messenger.
"Nara aku boleh tidak kenal lebih dekat sama kamu?" Tanya Veri di messenger.
"Nara kok tidak pernah bales pesan messenger Aku, kenapa kamu takut ya?." Tanya Veri di messenger.
Hanya membaca pesan dari Veri Nara langsung mulai penasaran dengan sosok Veri yang selalu kepo dengan dirinya.
Nara mulai mengecek profil di beranda milik Veri firmansyah.
Visual Veri Firmansyah
Nama : Veri Firmansyah
Jenis kelamin : Laki-laki
Umur : 23 Tahun
Agama : Islam
Veri Firmansyah terlihat dari fotonya laki-laki yang berwajah Tampan.
Veri Firmansyah seorang laki-laki yang susah di tebak karena setiap status yang ada di berandanya hanya berkata., "Hmmmm..".
Nara melihat semua status dari Veri di beranda milik Veri hanya garuk-garuk kepala.
"Ni orang Kok nggak jelas banget sih, statusnya cuma Hmmmmm..semuanya.," Ucap Nara sambil mengotak-atik handphone yang sedang di pegangnya.
Tidak lama kemudian status yang Nara buat tadi ada yang mengomentari.ternyata Veri yang berkomentar di status Nara.
"Hmmmmm..masa sih Nara?!.," Ucap Veri dengan emoticon smile di belakangnya.
"Iya dong Pak.." Jawab Nara.
Setelah membalas komentar dari Veri, Nara juga membalas pesan messenger dari Veri.
"Lagi sibuk Pak maaf baru sempat balas." Jawab Nara yang membalas pesan messenger ke Veri.
Nara langsung mematikan Handphonenya dan mengecharge handphone dan langsung bergegas tidur karena besok pagi sekali Nara harus membantu Ibunya.
Malam berlalu dengan begitu sunyi.
Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 04:00 WIB.
Karena sudah terbiasa Nara setiap hari bangun jam 4 pagi jadi tanpa menghidupkan alarm pun Nara tidak pernah kesiangan bangun.
Nara beranjak bangun dan langsung merapihkan tempat tidurnya.
Setelah itu Nara keluar Kamarnya dan melihat ibunya sudah bangun dari tadi dan sedang membuat adonan untuk bakwan dan tahu isi.
"Mamah Aku mandi sama Sholat dulu ya, nanti setelah aku selesai aku bantuin mamah.," Ucap Nara.
"Iya Nak.." Jawab Ibu Nara sambil wajahnya melihat Nara dan tangannya memegang bahan untuk membuat adonan.
Nara bergegas mandi dan melaksanakan solat subuh di kamarnya.
Nara bergegas keluar dan membantu Ibunya yang sedang menggoreng Bakwan.
"Sini Mah aku yang menata lontongnya ke dalam box.," Ucap Nara.
"Iya Nak itu box ya ada di atas meja makan." Jawab Ibu Nara.
"Pesenan lontong buat Ibu Ida 100 kan Mah?." Tanya Nara.
"Iya lontongnya 100,bakwan 50 sama tahu isinya 50 Nak." Jawab Ibu Nara.
"Siap Mah". Sahut Nara.
Nara mulai menata lontongnya kedalam box biar terlihat rapi agar pelanggan Ibunya merasa puas.
"Semalam Bapak pulang Jam berapa Mah?.," Tanya Nara.
"Semalam Bapak pulang jam 23:30 Nak, itu makanya Bapak belum bangun. Lelah banget kayanya Nak." Ucap Ibu Nara menjelaskan soal Bapaknya.
"Ya Allah.. Kasian banget Bapak sampai malam gitu pulangnya". Jawab Nara yang merasa kasian dengan Bapaknya.
"Tuntutan pekerjaan gimana Lagi Nak,." Ucap Ibu Nara.
"Doain Aku ya Mah biar Aku sukses biar Mamah sama Bapak tidak usah cape-cape lagi kaya gini.," Ucap Nara yang meminta doa kepada Ibunya.
"Mamah selalu doain Kamu Nak, tanpa kamu minta mamah selalu doakan Anak-anak Mamah." Jawab Ibu Nara sambil mengelus lembut kepala Nara.
"Terimakasih ya Mah.," Sahut Nara sambil memeluk Ibunya dan mencium tangan Ibunya.
"Iya sayang.." Sahut Ibu Nara sambil mencium kening Nara.
Rangga pun keluar dari kamarnya dan mulai meledek Ibu dan kakaknya.
"Pagi-pagi udah pelukan ajah udah kaya teletabis kalian berdua.. Hahaha.." Ucap Rangga sambil tertawa meledek Kakak dan Ibunya.
"Apa si Kamu De.. Pagi-pagi udah Jail." Ucap Nara.
"Hahaha.. Nggak apa-apa kali kak biar seru." Sahut Rangga sambil tertawa melihat Nara yang kesal.
"Sudah sana Kamu mandi De,bantuin Mamah juga nggak bisanya cuma ngeledek doang." Ucap Nara sambil tertawa kecil.
Ibu Nara hanya tersenyum melihat Nara dan Rangga saling meledek satu sama lain.
"Nak itu bakwan yang udah mateng coba di hitung udah ada berapa nak, kalau udah 50 kamu rapihin di box ya Nak.," Ucap Ibu Nara.
"Iya Mah." Sahut Nara.
🌸BERSAMBUNG 🌸
Maaf ya teman-teman jika ada kesalahan dalam penulisan ya, mohon kritik dan sarannya ya.. Jangan lupa tinggalkan jejak yaa.. 😉
Jangan lupa Like, Komen, Vote dan Rate ya Terimakasih sudah mampir membaca karya saya 🙏
*hujan dibalik punggung
*suamiku ceo ganas
Semangat Up kak, lanjut 🌸🌸🌸
salam dari -ZEVANAYA-
salam hangat dari Zahra Anak Yang Tak Berdosa