NovelToon NovelToon
Jodohku Tetanggaku

Jodohku Tetanggaku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:115.3k
Nilai: 4.6
Nama Author: dewi indra

Apa jadinya jika tetangga samping rumahmu adalah jodoh yang di utus Tuhan untukmu?

Awal pertemuan Tasya dengan Aldo di sebuah gang sempit tempat di mana sebuah kejadian yang menimpa Tasya. Namun untungnya seorang pria yang bernama Aldo datang menolongnya, dan disanalah awal pertemuan dan kisah cinta mereka akan di mulai.

Akan tetapi disaat Tasya sudah menjalani kasih dengan Aldo, disana pihak orang tua dari Tasya malah tidak merestui dan menentang hubungan mereka berdua.

Lalu akankah hubungan mereka berdua berjalan dengan baik? Apakah mereka bisa melewati cobaan dan lika-liku kisah cinta Mereka?

Penuh masalah dan pertentangan, ikuti kisah romantis dari kedua insan ini dalam cerita jodohku tetanggaku!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi indra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

013

"Kalau begitu Tasya izin ke kamar dulu ya." Ucap Tasya.

"Iya nak." Ucap Anastasia

"Ayah, kakak aku ke kamar dulu."

"Aku ikut dong." Ucap Aurora seraya bangkit dari duduknya.

"Ya udah ikut aja." Ucap Tasya

"Yah, aku ke kamar dulu." Ucap Aurora dan Tasya.

"Iya nak." Ucap Rajendra

Mereka berdua berjalan beriringan menuju ke arah kamar.

"Dodo, kamu ngak ke kamar?" Tanya Rajendra kepada anak laki-lakinya itu.

"Ngak ah yah, lagi pengen disini." Ucap Dodo sambil memainkan PS nya itu.

"Kamu ini ngak berhenti-henti ya main PS." Ucap Anastasia sambil mengelang-gelengkan kepalanya melihat tingkah sang anak.

"Iya Dodo kamu main PS terus." Ucap Rajendra.

"Ah ayah ibu aku lagi asik nih, ngomongnya nanti aja." Ucap Dodo

"Dasar anak ini di kasih tahu malah ngak mau denger, ya udah yah kita ke ruang makan aja ibu mau buatin ayah nasi goreng." Ucap Anastasia

"Iya ayo Bu." Ucap Rajendra

Anastasia dan Rajendra pun pergi meninggalkan Dodo di ruang tamu itu.

"Ahh ibu dan ayah selalu menggangguku." Gumam Dodo

Ditempat lain Aurora dan Tasya sedang berada di dalam kamar sambil membawa beberapa paper bag berukuran sedang.

"Kak lihat ini, ibu membelikan aku drees bagus kan?" Ucap Tasya sambil memperlihatkan dress tanpa lengan ke arah kakaknya itu.

"Wah, bagus sekali kakak suka warnanya juga cantik." Ucap Aurora seraya tersenyum

"Iya kak, ibu memang mengerti baju apa yang aku sukai, dan ibu juga masih banyak membelikan kita oleh-oleh."

"Iya kamu benar, ehh Tasya lihat ini ibu membelikan aku jam tangan." Ucap Aurora begitu bersemangat

"Ahh mana coba aku lihat." Ucap Tasya lalu mendekat ke arah Aurora

"Ini jam kesukaan aku tahu." Ucap Aurora bahagia.

"Jam ini sangat cantik kak."

"Tentu saja, kakak akan memakai ini saat pergi bersama Bram nanti."

"Aish kakak ciee." Ucap Tasya sambil mencolek dagu Aurora.

"Ihh Tasya apaan sih." Ucap Aurora kesal

"Kak aku mau cerita sesuatu nih ke kakak."

"Kamu mau cerita apa?" Ucap Aurora lalu duduk di atas kasur milik Tasya.

"Sebenarnya aku sudah memiliki pacar kak, tapi kakak jangan cerita ke ayah ya." Ucap Tasya

"Tentu kakak tidak akan cerita dengan ayah, lalu siapa pacar mu itu?"

"Pacar ku Aldo kak, tetangga kita." Ucap Tasya

"Wah yang benar kamu, ternyata anak itu juga suka sama kamu lalu bagaimana dengan wanita yang kamu ceritakan itu?"

"Wanita yang aku kira pacaranya Aldo itu ternyata adik sepupu dia, Aldo sendiri yang kasih tahu aku."

"Kamu salah paham dong waktu itu."

"Iya kak, aku udah salah paham sama dia."

"Kapan kalian mulai berpacaran?"

"Baru saja kak, tadi pagi Aldo menyatakan cinta kepadaku." Ucap Tasya sambil tersenyum

"Astaga kok bisa bagaimana ceritanya?"

"Ceritanya panjang kak, intinya aku dan Aldo sudah resmi berpacaran loh."

"Syukur deh kalau gitu, kakak bahagia lihat kamu bahagia."

"Trimaksih kak, kakak paling ngerti aku."

"Iya Tasya."

"Meskipun kakak kadang ngeselin tapi kakak adalah kakak terbaik aku." Ucap Tasya sambil memeluk Aurora.

"Ahh kakak jadi terharu." Ucap Aurora sambil memeluk tubuh sang adik.

"Kakak janji kan ngak akan aduin ke ayah?"

"Tentu adikku tersayang."

Tasya melepaskan pelukannya itu dan menatap wajah Aurora.

"Kak, kenapa ayah tidak pernah menyayangi aku."

"Kamu bicara apa sih Tasya."

"Iya kak, aku merasa ayah tidak pernah mengerti dan memahami aku."

"Kamu jangan berpikir seperti itu."

"Tapi kak, aku berbeda dengan kalian ayah lebih menyayangi kalian berdua sedangkan aku tidak kak."

"Tasya kamu bicara apa, ayah tidak pernah seperti itu."

"Kakak memang tidak merasa seperti itu, tapi aku yang merasakannya kak."

"Memangnya ayah melakukan apa kepadamu Tasya."

"Ayah selalu saja memaksaku untuk melakukan sesuatu hal yang tidak pernah aku inginkan, ayah juga tidak menyetujui aku untuk berpacaran padahal umurku sudah pas untuk berpacaran."

"Mungkin itu untuk kebaikanmu Tasya, kamu jangan berpikir macam-macam dulu."

"Ngak kak, itu bukan untuk kebaikanku."

"Udah... udah.. kamu jangan berpikir aneh-aneh lagi sekarang kamu istirahat aja dulu, kakak mau bersiap-siap berangkat kerja dulu."

"Hm... iya kak." Ucap Tasya

Aurora bangkit dari duduknya ia mengelus puncak kepala sang adik lalu pergi meninggalkan Tasya yang masih berdiri di dalam kamar.

Tasya mengehela nafas panjang, Tasya merebahkan tubuhnya di atas kasur king sizenya itu.

"Uhh.. kepala ku pusing sekali." Gumam Tasya.

Tasya menarik selimut tebalnya itu dan menutup bagian tubuhnya.

ia mulai memejamkan matanya untuk memulai ritual tidur siangnya.

*********

KEESOKAN HARINYA

Jam 07.00 Tasya bangun dari tidurnya ia berjalan ke arah kalender yang tergantung di tembok kamarnya itu.

"Wah ternyata hari ini, hari Minggu aku ngak sabar pergi bersama dengan Aldo." Gumam Tasya bersemangat

Drtt...drtt... (Suara hp milik Tasya)

Tasya mengambil benda pipih miliknya itu yang terletak di atas meja.

"Ahh ternyata Aldo, ngapain ya dia telpon aku pagi-pagi begini." Ucap Tasya

Tasya mengeser tombol hijau pada layar hpnya itu.

"Hallo" Ucap Tasya

"Selamat pagi sayang." Ucap Aldo di sebarang sana.

Tasya tersenyum lebar saat mendengar kata sayang yang di ucapakan oleh Aldo.

"Iya Do, ada apa menelpon ku pagi-pagi begini?"

"Memangnya ngak boleh ya, nelpon pagi-pagi begini?"

"Ehh, bukan gitu tumben aja gitu." Ucap Tasya

"Ayo lihat ke arah jendela."

Tasya berjalan ke arah jendela, ia membuka kaca jendela kamarnya itu.

"Aldo, kamu dari tadi berdiri di sana ya." Ucap Tasya sambil tersenyum ke arah Aldo yang berada di jendela kamar sebrang rumahnya itu.

"Tentu saja, aku menunggu mu bangun." Ucap Aldo sambil terkekeh.

"Aduh aku lupa belum cuci muka pasti muka aku jelek." Batin Tasya

Tasya langsung menutup wajahnya dengan telapak tangan sebelah kanannya itu.

"Sayang kenapa di tutup mukanya?" Tanya Aldo.

"Aku malu, soalnya aku baru bangun tidur pasti muka aku jelek deh." Ucap Tasya malu-malu

"Hahah..." Tawa Aldo di sebrang sana.

"Kok ketawa, tuh kan pasti aku jelek." Ucap Tasya kesal

"Siapa bilang kamu jelek, aku ke tawa karena lucu lihat tingkah kamu, kamu itu ngak pernah jelek di mata aku malah kamu cantik banget tahu, apalagi baru bangun tidur kamu makin tambah seksi gimana gitu." Ucap Aldo

"Kamu mesum, aku mau tutup jendelanya aja." Ucap Tasya kesal

"Jangan dong, aku bercanda kamu tetep cantik di mata aku jadi jangan di tutup dong mukanya."

"Iya." Ucap Tasya singkat

Tasya lalu berhenti menutup wajahnya, ia melihat ke arah Aldo yang tersenyum manis ke arahnya itu.

"Tasya kamu cantik." Ucap Aldo

"Kamu bohong ya."

"Ngak aku ngak bohong sayang."

"Yaya terserah kamu aja deh." Ucap Tasya

"Tasya kamu ingat kan, sekarang kita mau makan ke cafe hari ini kan kencan pertama kita." Ucap Aldo

"Iya aku ingat kok, Do." Ucap Tasya

1
Lucky
siap kak😊
Jepri Sal
ok d tunggu
Arni Said
lanjut....bikin penasaran....
Arni Said
ceritanya menarik...
Susi Ana
jempol hadir, mampir ya
Ellaa🎭
lanjut yaa🥰

salam -Kay and Say-
Elisabeth Ratna Susanti
like👍
Ai
next up! semangat nulisnya thorr🤗
.
.
.
salam dari "Diakah Jodohku, Jodohku dari Kakaku "☺
Jangan lupa tinggalkan jejak 😉
el Nabil
keren banget 👍
Akira ✨
like 😉
Eda Sally
keren say😍
Hesti Heryanti
MENGINTIP JODOHKU SELALU LIKEEEEEEEE KAK.
maafkan telat"yh. tp, pasti aku mampir kok.


semangat dan sehat selalu kak.
salam kangen dari Amera..
mengintip Jodohku sudah up loh 😍
Caramelatte
semangat upnya thor!
Salam –Belong to Esme–
Hesti Heryanti
maafkan terlambat
salam hangat Mengintip Jodohku kak
selalu like dan support 🥰

yuk mampir lagi kak.
sudah up loh
Atikah Kah
episode 41
Hiatus
lanjut
Lucky: Siap kak🙏
total 1 replies
el Nabil
like tetap semangat

salam hangat dari 🌺 IMPIAN GADIS MANIS
Lucky: siap kak🤗🙏
total 1 replies
Ellaa🎭
next up thor 💪🌹
mampir K&S dah uppppp
Lucky: mksih kak🙏🤗
total 1 replies
Umi Yan
Semangat, ditunggu lagi up terbarunya kak😊💪
Lucky: Siap kak🤗
total 1 replies
Elisabeth Ratna Susanti
suka👍
Lucky: mksih kak🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!