NovelToon NovelToon
Jeratan Tuan Sempurna

Jeratan Tuan Sempurna

Status: tamat
Genre:Cintapertama / One Night Stand / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.9
Nama Author: KOHAPU

"Menikahlah denganku, aku akan memberikanmu uang untuk balas dendam. Habiskan semua uang, bahkan semua uang yang ada di rumahku..." Kalimat yang diucapkan oleh seorang pemuda rupawan, dengan tubuh sempurna, mengecup bibirku. Harum parfumnya yang maskulin telah menyatu dengan tubuhku.

Semalam kami memang melakukannya, benar-benar melakukannya. Pria yang paling sempurna di kantor tempatku bekerja, tampan, pintar, karier cemerlang. Apa yang kurang darinya? Kenapa dia mau-maunya tidur dengan si cupu muka jerawatan sepertiku.

Keberuntungan yang gila-gilaan!

*
Namaku Valentino, manager pemasaran. Tidak memiliki ambisi maupun cinta. Tapi ketika gadis berkacamata ini berani menentang dan menamparku di hadapan umum, saat itulah aku sadar. Aku membutuhkan gadis ini, predator yang akan aku bawa ke dalam rumah untuk melawan ayah dan ibu angkatku.

Memberinya cinta, dia akan menjadi kesatria. Sedangkan aku akan memeluknya dari belakang. Itulah aku, yang ingin bersembunyi di bawah rok istriku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Salah Kostum

Zizy menggigit bagian bawah bibirnya sendiri. Bagaimana ini? Valentino bahkan belum datang sama sekali. Benar-benar kalut, jika pria itu ingkar janji maka dirinya akan malu seumur hidup. Mungkin akan membawa seluruh keluarganya pindah ke kota. Tinggal bersama di kontrakan sempit.

Wanita yang hanya dapat menghela napasnya menatap ke arah sang kakak."Bukan Jaka, orangnya selalu tepat waktu. Jadi 15 menit lagi baru akan sampai."

"Ta...tapi Jaka datang bagaimana ini? Kamu juga sudah buat persiapan menyambut tamu. Tetangga sudah kasak kusuk di luar." Pak Rusli menghela napasnya bingung harus bagaimana.

"Permisi pak." Ucap orang tua Jaka yang sudah sepuh. Tentu saja usia ayah Jaka pak Samsul sudah mencapai 70 tahun, sedangkan ibu Jaka Bu Samina berusia 68 tahun.

Kedua orang yang sudah benar-benar renta. Zizy benar-benar panik saat ini. Keluarganya tidak berkecukupan, ditambah menikahi Jaka bujang tua berusia 48 tahun yang memiliki hutang 20 juta, kedua mertua yang sudah renta. Dirinya memang pada awalnya sudah putus asa untuk mendapatkan jodoh hingga berniat menikah dengan Jaka. Tapi tidak di kondisi seperti ini juga! Cinta memang dapat tumbuh seiring waktu, itulah yang ada di benaknya yang tidak pilih-pilih.

Tapi niatnya untuk menikah dengan Jaka karena menganggap dirinya sudah mapan, peternakan sapi yang dikatakan kakaknya. Rumah orang tua yang sudah di renovasi. Bahkan uang tabungan yang mencapai 90 juta. Tapi semuanya tidak ada, ditambah Jaka yang pengangguran dengan beban hutang. Seputus asa apapun dirinya tidak mungkin memasukkan diri dalam kobaran api.

Jodoh dapat dicari. Walaupun Valentino tidak datang dan tidak mau menikahinya. Dirinya hanya perlu hidup berkonsentrasi pada keluarganya seperti sebelumnya.

Ketiga orang itu duduk di atas tikar, lantai dari semen halus yang tidak berkeramik menjadi alas bagi bagian bawah tikar tersebut.

Sedangkan saudara-saudara dan tetangga yang lain ada di bagian luar rumah. Duduk di kursi panjang yang dipinjam dari berbagai tempat. Kue basah dan teh telah terhidang menjamu keluarga Zizy yang lain.

Mereka mulai berbisik-bisik membicarakan pernikahan kedua orang ini. Anggota keluarga Zizy yang salah paham, juga menjamu anggota keluarga besar Jaka yang baru datang. Mereka berfikir ini memang lamaran antara Jaka dan Zizy.

"Begini pak, kehadiran kami disini untuk melamar anak bapak Zizy untuk putra kami Jaka." Ucap Samsul penuh senyuman.

Rusli dan Jantayu menoleh ke arah Zizy yang telah didandani dengan make up tebal ala salon murah yang ada di desa itu. Alis wanita itu benar-benar dilukis tebal, merah pipi yang merah bagaikan terkena bekas tamparan, ditambah dengan kontur tebal, membuat hidungnya bukan terlihat mancung tapi terlihat coklat gelap. Makeup yang glamor dengan bulu mata cetar mengguncang katulistiwa.

Zizy hanya menggeleng, sebagai tanda jangan menerima lamaran ini. 10 menit lagi, jika Valentino tidak datang, maka dirinya nanti malam akan berkemas mencari kontrakan di kota untuk keluarganya. Sudah cukup malu rasanya melihat semua ini. Tunggu dulu, apa iblis bernama Valentino itu sengaja menghancurkan hidupnya, karena sebuah tamparan? Itulah yang ada dalam benak Zizy saat ini.

"Be... begini pak Samsul. Kami sedang menunggu kedatangan pacar Zizy yang kebetulan melamar hari ini juga. Zizy sudah mempunyai pilihan dan kami sebagai orang tua hanya dapat memberikan restu." Jawaban dari Rusli hati-hati, tidak ingin kena sembur.

Orang-orang di luar sana mulai berbisik-bisik. Mereka yang memang menganggap Zizy sebagai perawan tua tidak tau diri.

"Sudah bagus Jaka menurunkan harga dirinya mau melamar Zizy lagi. Eh, ini malah ditolak."

"Iya, mungkin terkena pengaruh budaya kota. Tidak sadar jika tidak punya anak nanti siapa yang akan merawat saat tua."

"Mau gimana lagi buk, namanya juga terlalu pilih-pilih. Palingan juga dibohongi pacarnya."

"Kasihan Jaka, dua kali lamarannya ditolak. Padahal Zizy juga tidak cantik-cantik amat!"

Kalimat pedas yang terlontar dari mulut ibu-ibu itu. Tidak mempertimbangkan bahkan Jaka datang dengan tangan kosong ingin meminta anak orang untuk menikah dengannya.

"Aku sudah sabar menunggu, tapi kenapa kamu menolak?" Tanya Jaka, membuat Jatayu ingin muntah rasanya. Mengingat sudah berapa gadis yang dilamar Jaka, tapi semuanya menolak, bukan tanpa sebab. Tidak hanya sudah berumur dengan wajah pas-pasan tapi karena kebiasaan berjudi Jaka. Hutang 20 juta, juga pasti tentu akan dibebankan pada istrinya nanti mengingat Jaka yang hanya bekerja senin, kamis. Istilah lainnya, malas bekerja.

"Maaf, tapi Zizy punya pekerjaan di kota. Tidak mungkin tinggal di desa, karena pekerjaan Zizy." Alasan halus dari wanita itu, mengetahui tidak ada perubahan dengan watak tetangganya ini. Satu-satunya pria yang pernah melamarnya dulu.

"Kalau begitu mudah, kita hubungan jarak jauh. Kamu tinggal membelikanku phonecell yang bisa video call. Lalu aku tinggal disini, kamu tinggal kirim uang. Aku akan mengurus rumah dan keluarga kita." Ucap Jaka tanpa beban, membuat raut muka Zizy yang terlewat cetar anyeb, bagaikan sayur tanpa garam.

Sudah jelas pria ini seperti Wijaya yang hanya menginginkan jatah gaji bulanannya. Memang apa salah dirinya, wajahnya yang terkena jerawat parah? Atau kulitnya yang kusam mengeluarkan minyak jelantah?

"Maaf, tapi kami tidak bisa." Ucap Jantayu sopan.

Samsul kali ini angkat bicara, setelah menghela napas berkali-kali."Nak Jantayu, maaf jika ikut campur urusan keluarga kalian. Tapi kamu sebagai anak laki-laki seharusnya sadar diri. Jangan menjadi beban keluarga, jangan membebankan semuanya pada adikmu Zizy. Dia juga berhak menikah dan mendapatkan kebahagiaannya."

Jantayu tertunduk mengepalkan tangannya tidak dapat melawan sama sekali. Air matanya mengalir, ini memang sepenuhnya salahnya, matanya sedikit melirik ke arah Sita dan Ernest. Seharusnya dirinya dapat membantu mereka bukannya ikut-ikutan menjadi beban untuk Zizy.

"Benar-benar menyebalkan," batin Zizy berusaha tersenyum.

"Tapi maaf, tetap saja saya tidak dapat menerima. Saya sudah mempunyai pilihan lain." Ucap wanita itu sesopan mungkin. Berhati-hati benar-benar berhati-hati. Walaupun tetangga dan saudara mereka mulai berbisik-bisik membicarakannya.

"Siapa yang mau dengan perawan tua?"

"Zizy tidak cantik-cantik amat. Wajahnya buluk kebanyakan jerawat. Sok-sokan nolak Jaka. Sudah bagus Jaka mau menerimanya."

"Punya pacar dari kota? Paling juga dijadikan istri simpanan. Kan memang terbiasa seperti itu, bos-bos tua di kota, cari selingan di desa."

"Sudah jelek, ditambah matre lagi. Kalau saya jadi Zizy mending sama Jaka yang sudah pasti bujang. Daripada jadi istri simpanan."

Entah kemana issue di luar sana menjadi issue istri simpanan bos-bos tua gemuk. Zizy memijit pelipisnya sendiri, bahkan bos-bos kaya akan pilih-pilih istri simpanan. Tidak mungkin menjadikan dirinya yang tidak sedap dipandang mata sebagai istri simpanan.

Sedangkan senyuman terlihat dari wajah keluarga Jaka. Walaupun tidak cantik, Zizy dapat menjadi sandaran keluarga mereka.

"Bagaimana nak Zizy? Saya hanya menyarankan untuk menerima putra saya. Jangan berkorban demi keluargamu. Sudah saatnya Jantayu menjadi tulang punggung keluarganya." Ucap Samsul.

Brak!

Zizy yang sudah pusing dari tadi menggebrak meja."Memang siapa yang mau bayar biaya pernikahannya!?" tanyanya pada akhirnya. Pertanyaan yang sejatinya menyudutkan keluarga Jaka.

"Ten...tentu saja kamu. A...aku belum bekerja. Kamu baru saja pulang dari kota, tentu saja mempunyai uang simpanan---" Kata-kata Jaka disela.

"Aku punya uang simpanan 90 juta. Tapi sudah aku gunakan untuk membayar hutang kakakku. Sisa hutangnya masih sekitar 10 juta, kalau kamu mau membayar hutang kakakku. Aku pertimbangkan untuk menerima lamaranmu!" tegas Zizy pada akhirnya. Dirinya benar-benar murka dari tadi keluarga ini berputar-putar bagaikan orang tersesat.

Lebih banyak orang-orang yang mencibirnya lagi sebagai wanita materialistis dan sebagainya. Wanita yang hanya menginginkan pria kaya. Benar-benar muak menerima cibiran tetangga dan saudara jauh.

Hingga satu kalimat bentakan dari Zizy membuat semua orang diam."Kalau kalian mau menikah dengan Jaka, menanggung biaya pernikahan, bekerja keras di kota, membayar hutangnya yang mencapai 20 juta, sedangkan suami kalian ingin ongkang-ongkang kaki di rumah! Silahkan maju! Walaupun tidak punya uang, tapi saya bersedia berhutang untuk menikahkan kalian atau anak gadis kalian dengan Jaka!"

Semua orang yang mencibir di luar sana terdiam saling melirik. Walaupun dalam hati mereka benar-benar kesal dengan kata-kata Zizy.

Jaka menghela napas kasar, mengepalkan tangannya. Berusaha bersabar, memiliki istri Zizy adalah satu-satunya kesempatannya. Istri yang bekerja di kota, mengirimkan uang diatas lima juta perbulan. Apalagi dengan nominal uang 90 juta yang dikatakannya.

"Biar kakakmu Jantayu yang membiayai pernikahan kita. Lagipula uangmu 90 juta untuk membayar hutangnya. Jadi biaya pernikahan 10 juta. Kakakmu Jantayu masih berhutang 80 juta pada kita." Kata-kata dari mulut Jaka yang membuat Zizy benar-benar menganga.

Apa dia sudah gila? Itulah yang mungkin ada di benaknya. Sedangkan Jantayu hanya diam, dirinya tidak dapat membela adiknya sendiri, mengingat hutang itu terus-menerus diungkit oleh bibir Jaka. Juni dan Rusli yang sudah menjadi beban bagi anak mereka pun tidak tahu harus berucap apa.

Hingga, sebuah mobil terparkir di tepi jalan pedesaan. Mobil sport dengan warna hijau tua, diikuti oleh sebuah mobil box. Tidak ada yang dianggap orang tua olehnya. Karena itu pria ini datang seorang diri.

Setelan tuxedo putih, membawa buket mawar putih yang indah. Melamar wanita secara modern, lengkap dengan cincin berlian yang ada dalam kotak di sakunya. Pemuda yang berjalan usai turun dari mobil yang terparkir di depan rumah Zizy.

Benar-benar terlihat rupawan dan dewasa calon pengantin satu ini. Jika bisa dibilang bagaikan foto model pria Asia Timur. Bagaimana dengan wanita yang dilamarnya? Jangan ditanya lagi, tentang riasannya, membuat ingin membenturkan kepala ke dinding rasanya. Melihat perbedaan kostum mereka.

1
jumirah slavina
astagaaaaaaaa Zi... mantra'mu

🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
✨Susanti✨
semangat terus berkarya
sukses ya kak💪
✨Susanti✨
akal-akalan mereka ini kayaknya
✨Susanti✨
yess
✨Susanti✨
ada masanya semua akan berbalik
✨Susanti✨
malangnya sutra
✨Susanti✨
ada kalanya semua akan berbalik
✨Susanti✨
sudah bosan hidup
✨Susanti✨
gaakan jadi cerita jika tidak ada kesalahpahaman 😩
✨Susanti✨
semangat kak
✨Susanti✨
🤣🤣🤣
✨Susanti✨
😩😩😩 tak kira beneran, padahal udah mau mewek
✨Susanti✨
tuh kan 😩😭😭
✨Susanti✨
apa bakal ada tragedi kah?
✨Susanti✨
semangat kak 😩🤣🤣
✨Susanti✨
curiga sama gangga ini🤔
✨Susanti✨
sampe ikut emosi bacanya
✨Susanti✨
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
widya widya
Hebat Arya. Orang baik, hidupmu kedepannya pasti akan baik 🙏
widya widya
Mampir mau baca kisah putra Nadila 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!