NovelToon NovelToon
HIDDEN STEPS

HIDDEN STEPS

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Fantasi / Teen School/College / Tamat
Popularitas:129.4k
Nilai: 4.7
Nama Author: addinh9

Ini kisah yang bermula dari masa SMA,
dimulai dari kesalahan yang di tengah pertemanan yang di bumbui dengan cinta.

Semasa SMA Andrian menyukai gadis bernama Bila, dia menggilai gadis tersebut namun tak pernah berani mengungkapkan.

Tak disangkanya sahabatnya sendiri menyukai Bila,

Sebuah konflik remaja yang pelik dan menguras emosipun terjadi.

Sampai sebuah rahasia mengubah kehidupan mereka, masa depan mereka.



Apa yang terjadi jika lima tahun kemudian takdir mempertemukan kembali Andrian dengan Gadis yang pernah ia gilai di masa lalunya, namun dengan sebuah status sosial yang jauh berbeda?

Pertengkaran, perselisihan dan penyampaian cinta berbalut kedewasaan menjadi titik balik perubahan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon addinh9, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 7

Baris Takdir

***

Andrian melewati Zian yang tengah mengacak acak seluruh apartemen. Dirinya sudah lelah karena bekerja jadi tak punya waktu hanya untuk mengurusi bocah labil itu. Tadi pagi dia berteriak padanya karena membuat apartemen ini berantakan.

Setelah dia sendiri yang membersihkannya lalu mengapa sekarang dia juga yang memberantakinya lagi?.

Andrian memainkan ponselnya selagi menunggu keringat berhenti mengucur sebelum mandi.

Jarinya yang gesit menari nari di layar ponsel yang menampilkan beberapa berita. Sesekali ia akan mengupdate informasi sehingga tak akan terlalu ketinggalan jaman.

Mata tajam itu bergerak kanan ke kiri, lalu dengan kecepatan yang sama pula otaknya akan merekam berita itu. Walaupun tak sepintar Tian, dirinya tak sebodoh Adit. Anggap saja Andrian itu titik tengah keduanya. Kecuali urusan asmara tentunya. Ia akan selalu di belakang, bukan di tengah apa lagi di depan.

Baru saja ia akan memarahi Zian saat dengan tak sopannya Zian menggoyang goyangkan pundaknya dengan berseru,

"Kakak liat flashdisk aku? Itu hilang kak!" Zian tak mampu memikirkan jika flashdisk itu sampai hilang. Di dalamnya ada tugas Bahasa Inggris yang menjadi tugas pertama sekaligus terakhir yang di berikan untuk nilai akhir. Tugas kelompok dimana ia tak ikut mengerjakan, apa jadinya jika hilang nanti, pasti teman temannya akan sangat marah. Dan yang paling penting, semua video koleksinya ada disitu dengan file rangkap yang hanya diketahui oleh dirinya dimana posisinya berada. Jangan tanya video apa ok?!.

Andrian menyingkirkan tangan kurus itu dari pundaknya. Menikmati wajah khawatir adiknya, dengan mata melotot cemberutnya itu, adiknya menjadi sangat lucu.

"Nggak tau." Jawabnya.

"Gimana gak tahu. Kan kemaren aku bawa kesini. Yang disini cuma aku sama kakak. Jadi yang liat cuma kita!"

"Kamu taruh dimana.." tanya Andrian sabar

"Kan kemarin aku taruh di laci bawah TV. Sekarang ga ada."

"Coba cari lagi bisa aja kamu ga liat."

Dengan patuh Andrian membalikan badannya.

Beberapa menit kemudin suara itu muncul lagi di pintu kamarnya.

"Ga ada, yang ada flashdisk kakak. Mana itu buat besok, kalo ilang gimana?" Zian dengan sedih menundukan badannya di pinggir ranjang Andrian.

Andrian hampir saja tertawa saat ia ingat sesuatu.

"Kalo yang di laci itu punya kakak berarti yang kakak kasih ke Alex itu punya kamu." Celetuknya dengan lirih hampir seperti gumaman.

Tapi Zian mendengar itu, lalu ditatapnya sang kakak dengan tajam. Kalau seperti ini, sisi kemiripannya hampir seratus persen dengan Andrian.

"Pokoknya aku ga mau tau. Sekarang juga flashdisk aku harus ada SEKARANG!" Tatapan setajam milik Andrian itu membuat Andrian sedikit terganggu.

"Besok aja, kamu mampir dulu ke kantor juga ketemu Alex kan?" Jawabnya enteng.

"Kak Alex pasti ga bawa flashdisknya kalo gitu." Kadang Zian bingung dengan kebegoan kakaknya itu.

"Yaudah kakak telpon dia suruh bawa kesini."

"Kakak pikir dia babu! Ga punya perasaan banget. Ga sopan tahu gak!"

Andrian menghubungi Alex tanpa memperdulikan Zian. Tapi beberapa menit, selalu saja perempuan yang mengangkatnya.

"Gak aktif." Gumamnya.

"Aku juga bilang apa, ga sopan tahu. Mending sekarang kakak ambil deh kerumah kak Alex." Perintah Zian seenaknya.

Bagaimanapun, Andrian tetaplah Andrian. Dan Zian tetaplah Zian. Dengan itu Andrian tetap kakak yang menyayangi adiknya dan Zian adalah adik yang manja.

Maka Andrian dengan berat hati mengiyakan. Tapi sebelum itu, ia mandi dan berpakaian casual.

"Ayo!" Ajak Andrian sambil memegang kunci mobil.

"Siapa yang ngilangin? Kenapa aku harus ikut." Balasnya cemberut.

Andrian menggela nafasnya. Lalu dengan kecepatan tinggi ia menuju ke apartemen Alex.

Memencet bel. Seorang wanita membukakan pintu untuknya. Dengan wajah yang sama sama terkejut, mereka terpaku di pintu sebelum seorang anak kecil kecil memeluk kaki wanita itu dari belakang.

"Denis ga bisa buka toples bubuk kejunya" Adunya pada wanita itu.

Anak yang sama saat ia liat waktu itu, juga wanita yang sama saat ia lihat waktu itu. Bila.

Tersadar dari lamunanya, Bila mempersilahkan Andrian untuk masuk. Bisa Andrian lihat kalau Bila mendudukan anak bernama Denis itu ke kursi. Dengan lembut membukakan toples itu dan menaburkan bubuk keju di atas nasi goreng. Lalu ia melangkah ke dapur berniat membuatkan kopi untuk Andrian. Karena tak ada pembatas menuju ke dapur maka Andrian bisa melihat wanita itu meracik kopi.

Lalu tatapan Andrian beralih ke bocah yang duduk di depannya. Sekilas wajah itu mirip dengan wanita yang kini sedang membuatkan minuman untuknya. Lalu bayang bayang masalalu menghantuinya. Anak ini adalah anak Bila. Anak yang membuatnya harus berhenti sekolah.

Rasa benci dan sakit hati menusuk dadanya walaupun ia tahu kalau semua itu tak ada sangkutanya dengan Bila apalagi dengan anak ini.

"Dimana Alex." Alih alih wanita itu yang menjawab anak yang kini memakan nasi goreng itu menjawab dengan menelan makanan terlebih dahulu.

"Ayah sedang mandi." Jawabnya lalu menyingkirkan piring dari hadapannya dan berlari ke sebuah kamar sambil mengucapkan. "Denis sudah kenyang. Denis mau belajar dulu." Yang dijawab "Ya" oleh wanita itu.

Andrian tersenyum getir. Tentu saja itu pasti memang anak dia dengan Alex. Anak yang menjadi sebab ia keluar dari sekolah dan menikah dengan Alex, sang ayah dari anak itu. Kenapa dunia lucu. Selalu mempertemukan seseorang seolah tak ada orang lain di dunia ini.

Wanita itu meletakkan cangkir kopi di depannya, lalu duduk di depannya dengan senyuman di mulutnya.

"Alex sedang mandi, sebentar lagi selesai" katanya dengan canggung.

Andrian tak menjawab, hanya memandang wajah munafik itu dengan datar yang membuat wanita itu tak nyaman.

"Aku tidak menyangka kalau yang orang lain katakan memang benar. Jadi kau benar benar menjual diri? Lalu anak itu hasil dari kerjaanmu? Itu alasanya kau keluar dari sekolah kan? Sekolah benar benar tutup mulut sampai kebenaran tak pernah terungkap. Yah, walaupun Gosip gosip banyak menyebar aku tak pernah menyangka itu adalah kenyataan." Andrian tak tahu apa yang ia lakukan. Kata kata itu seperti muncul dengan sendirinya.

Sedangkan di hadapannya Bila hanya diam tanpa menjawab, ia tak menangis ataupun marah. Ia seperti pendengar yang baik. Hanya beberapa kali wajah itu seperti menampilkan ekspresi muak lalu berubah datar yang familliar.

"Untung saja kau hamil dengan Alex tidak dengan lelaki hidung belang yang berperut buncit seperti yang biasa memesanmu. Alex sungguh sial memilki istri ****** seperti--" Belum kata katanya berlanjut sebuah suara membuatnya memalingkan pandangganya.

"CUKUP!"

"Aku tak tahu apa yang terjadi pada kalian berdua sebelumnya, tapi apa pantas kau bicara seperti itu pada adikku? Bahkan untuk posisimu yang sekarang, bukan tempatnya menjadi bahan hinaanmu yang tak bermoral.

Aku sungguh minta maaf kalau ku bilang kau sangat tidak tahu diri. Mungkin di kantor kau adalah bosku. Tapi ini adalah rumahku. Aku tak bisa diam saja jika kau menghina adikku seperti itu. Dan kau tak akan bisa menghina adikku seperti itu."

1
Bunny
sukaaaa;)

baca karyaku yukk
MY CONTRACT WIFE♡
BELVA
mampir kembali di novel
#gadis imut diantara dua raja

mksh ya ka
BELVA
slm kenal ya
BELVA
aku datang membawa like banyak untuk mu
BELVA
hallo author kece aku datang nih
saaa
ngakak karna bra nya si indah 😂😂
Alisya Putri
mantap....

salam sukses selalu buat thornya dari a world full of zombies hadir lagi 💚😘

yuk saling dukung 😎🙂
𝑳 𝑪
Aku mampir kak 😊

Tetap semangat berkarya. 💪mari saling dukung kak😊

Salam dari
▪︎Lahirnya Penguasa Kegelapan
Pow
Ditunggu masterpiece selanjutnya dari kak Fruiss ❤
Sehat selalu ya kak
fruiss: makasih kakak❤️
total 1 replies
kh!@#g fu sh3=g
hai thor aku datang lagi membawa 20 like di karya kamu hidden steps, salam kenal. semangat thor
Yaumi Amalia
aku mampir kak 🤗 semangat terus 💪 mampir di karyaku"Friend but married 🤗🙏
D.M.E.S
sudah rate 5 jugaaa 😊
D.M.E.S
bom like sampai sini thor..
salam dari 'Jodohku Dekat di Mata' 😊
Lidia Tikla
next
Elisabeth Ratna Susanti
triple like😍
Elisabeth Ratna Susanti
hadir😍
Tari Husada
like.
semangat!

- Rendra dan Dalia -
fruiss: makasih kakak
total 1 replies
Chida
siaaaap meluncur 💃💃
fruiss: makasih kakakkkkk :)
total 1 replies
fruiss
HALO KAKK.. MAMPIR YUK KE CERITA AKU YANG BARU, STATIS❤️
Andika Viki Bimantara
jelek
fruiss: iya. kenapa ya kok jelek. baca sendiri aja ogah gue😂
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!